<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://sumedang.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Wahana News Sumedang - Inspirasi Konsumen Sumedang</title>
        <link>https://sumedang.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita Sumedang dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Sumedang</description>
        <lastBuildDate>Sat, 16 May 2026 14:00:18 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by sumedang.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Wahana News Sumedang - Inspirasi Konsumen Sumedang</title>
            <link>https://sumedang.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang Gelar Doa Bersama dan Persiapan Keberangkatan ke Madinah di Mekkah</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/kbihu&#45;multazam&#45;tanjungsari&#45;sumedang&#45;gelar&#45;doa&#45;bersama&#45;dan&#45;persiapan&#45;keberangkatan&#45;ke&#45;madinah&#45;di&#45;mekkah&#45;7LO1FhJS76/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/kbihu&#45;multazam&#45;tanjungsari&#45;sumedang&#45;gelar&#45;doa&#45;bersama&#45;dan&#45;persiapan&#45;keberangkatan&#45;ke&#45;madinah&#45;di&#45;mekkah&#45;7LO1FhJS76/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 00:10:44 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, KH. Asep Fu’ad Adnan, menyampaikan doa bersama sekaligus memberikan penjelasan terkait pelaksanaan tawaf wada serta teknis keberangkatan jemaah menuju Madinah, usai rangkaian ibadah di Tanah Suci.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, KH. Asep Fu’ad Adnan, menyampaikan doa bersama sekaligus memberikan penjelasan terkait pelaksanaan tawaf wada serta teknis keberangkatan jemaah menuju Madinah, usai rangkaian ibadah di Tanah Suci.</p><p>Kegiatan tersebut dilaksanakan di Musholla Hasan Salem Al-Jafri’s Waqf Descended No. Hotel 813, Mekkah Al-Mukarramah, &nbsp;dan diikuti oleh para jemaah haji KBIHU Multazam. Kamis (11/6/2026),</p><p>KH. Asep Fu’ad Adnan menjelaskan bahwa rangkaian ibadah jemaah telah berlangsung dengan baik sejak beberapa hari terakhir, di mulai dari ziarah sekitar masjid harom, ziarah dan mendaki jabal nur, ziarah jeddah, ziarah tho'if pada hari sabtu, kemudian dilanjutkan ziarah Makkah dari ziarah toib pada hari Sabtu, kemudian dilanjutkan dengan ziarah Mekkah dan pelaksanaan umrah ke-5 pada hari Senin.</p><p>Selanjutnya, pada malam Rabu dan Kamis, jemaah kembali melaksanakan ibadah umrah hingga mencapai umrah ke-7 yang sekaligus menjadi penutup rangkaian ibadah umrah selama di Mekkah.</p><p>“Alhamdulillah seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan baik. Jemaah dapat melaksanakan ibadah di sela waktu luang, semuanya dalam keadaan sehat lahir dan batin. Memang ada beberapa jemaah yang tidak ikut karena kondisi kesehatan yang kurang fit,” ujar KH. Asep Fu’ad Adnan.</p><p>Ia menambahkan, kegiatan doa bersama tersebut juga menjadi momentum tasyakuran atas selesainya rangkaian ibadah umrah, sekaligus penegasan persiapan keberangkatan jemaah menuju Madinah setelah menyelesaikan seluruh agenda di Mekkah.</p><p>Menurutnya, setelah kegiatan tersebut, jemaah akan bersiap melaksanakan tawaf wada sebagai bagian dari prosesi perpisahan dengan Baitullah sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah.</p><p>“Pagi ini kita melaksanakan doa bersama sekaligus penjelasan tawaf wada dan persiapan keberangkatan ke Madinah di musala hotel di Mekkah Al-Mukarramah. Alhamdulillah semua berjalan lancar,” jelasnya.</p><p>KH. Asep Fu’ad Adnan juga menyampaikan bahwa pada malam hari nanti, jemaah akan melaksanakan iktikaf bersama di Masjidil Haram setelah salat Maghrib hingga pukul 24.00 waktu setempat sebagai penutup rangkaian ibadah di Mekkah.</p><p>“Kami akan melaksanakan iktikaf bersama di Masjidil Haram setelah Maghrib sampai pukul 12 malam sebagai bagian dari penutup ibadah di Mekkah,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/kbihu-multazam-tanjungsari-sumedang-gelar-doa-bersama-dan-persiapan-keberangkatan-ke-madinah-di-mekkah_QfBP6T84b6.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Agus Wahidin: Program 3 Juta Rumah Harus Tepat Sasaran dan Berbasis Gotong Royong</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/agus&#45;wahidin&#45;program&#45;3&#45;juta&#45;rumah&#45;harus&#45;tepat&#45;sasaran&#45;dan&#45;berbasis&#45;gotong&#45;royong&#45;00j4m650ek/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/agus&#45;wahidin&#45;program&#45;3&#45;juta&#45;rumah&#45;harus&#45;tepat&#45;sasaran&#45;dan&#45;berbasis&#45;gotong&#45;royong&#45;00j4m650ek/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 00:05:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, H. Agus Wahidin, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Program Pembangunan Tiga Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, H. Agus Wahidin, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Program Pembangunan Tiga Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.</p><p>Hal tersebut disampaikan Agus usai menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Fasilitasi dan Sosialisasi Program Pembangunan Tiga Juta Rumah dalam rangka Kemitraan Bersama DPR RI, yang digelar di Aula Tampomas PPS, Kabupaten Sumedang, Kamis (11/6/2026).</p><p>Agus menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam rangka mendukung implementasi program perumahan nasional.</p><p>“Pada hari ini, Kamis 11 Juni 2026, dalam rangka sosialisasi dan fasilitasi program Bapak Presiden Prabowo tentang 3 juta rumah, DPR RI, Kemendagri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Pemda Sumedang berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan di Aula Tampomas,” ujar Agus.</p><p>Ia menambahkan, sejumlah narasumber turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan dari Direktorat SUPD Kemendagri, anggota DPR RI Dapil Jawa Barat IX (Sumedang, Majalengka, Subang), serta dirinya sebagai Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan.</p><p>Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk perwakilan penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan, serta masyarakat yang telah memanfaatkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau rumah subsidi.</p><p>Menurut Agus, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program perumahan pemerintah dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.</p><p>“Tujuannya agar bantuan pemerintah ini tepat sasaran dan optimal, sehingga masyarakat yang sebelumnya belum memiliki rumah bisa memiliki rumah, dan yang rumahnya tidak layak huni menjadi layak huni,” jelasnya.</p><p>Ia menegaskan bahwa program perumahan ini merupakan bentuk nyata implementasi semangat gotong royong sebagaimana instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan sektor perumahan rakyat.</p><p>“Kolaborasi ini sangat bermanfaat dan sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, yaitu gotong royong membangun rumah untuk rakyat. Semua pihak harus bersama-sama membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki rumah layak huni,” tambahnya.</p><p>Agus juga menegaskan bahwa Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menjadi leading sector dalam pelaksanaan program tersebut, dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan di tingkat pusat maupun daerah.</p><p>Ia menyebutkan bahwa kehadirannya di Sumedang merupakan bagian dari tugas kementerian dalam melakukan sosialisasi, fasilitasi, dan monitoring pelaksanaan program, sekaligus sebagai bentuk keterikatan dirinya sebagai putra daerah.</p><p>“Saya ditugaskan oleh Bapak Menteri dan Ibu Dirjen untuk hadir di Sumedang, selain sebagai putra daerah, juga untuk mensosialisasikan, memfasilitasi, dan memonitor agar program perumahan ini tepat sasaran dan berjalan optimal,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/agus-wahidin-program-3-juta-rumah-harus-tepat-sasaran-dan-berbasis-gotong-royong_FX9AgcJHi9.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jemaah Haji Sumedang Kloter KJT 29 Dijadwalkan Tiba 22 Juni 2026, Kemenhaj Imbau Keluarga Patuhi Aturan Penjemputan</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/jemaah&#45;haji&#45;sumedang&#45;kloter&#45;kjt&#45;29&#45;dijadwalkan&#45;tiba&#45;22&#45;juni&#45;2026&#45;kemenhaj&#45;imbau&#45;keluarga&#45;patuhi&#45;aturan&#45;penjemputan&#45;75btX26jFo/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/jemaah&#45;haji&#45;sumedang&#45;kloter&#45;kjt&#45;29&#45;dijadwalkan&#45;tiba&#45;22&#45;juni&#45;2026&#45;kemenhaj&#45;imbau&#45;keluarga&#45;patuhi&#45;aturan&#45;penjemputan&#45;75btX26jFo/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 00:01:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang telah menyiapkan jadwal pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Sumedang yang tergabung dalam Kloter KJT 29 Embarkasi Kertajati Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang telah menyiapkan jadwal pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Sumedang yang tergabung dalam Kloter KJT 29 Embarkasi Kertajati Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.</p><p>Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang H. Agus melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) H. R. Budi Hartanto dikantormya, Kamis, 11/06/2026, menyampaikan bahwa seluruh persiapan penyambutan dan pemulangan jemaah haji telah direncanakan dengan matang guna memastikan proses kepulangan berlangsung aman, tertib, dan lancar.</p><p>Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, jemaah haji Kloter KJT 29 diperkirakan tiba di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 15.10 WIB menggunakan pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SV 5223.</p><p>Selanjutnya, rombongan jemaah akan diberangkatkan dari Bandara Kertajati menuju Kabupaten Sumedang pada pukul 16.40 WIB dan diperkirakan tiba di Sumedang sekitar pukul 17.30 WIB.</p><p>Kloter KJT 29 terdiri dari 94 jemaah haji yang berasal dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Ajah Bina Insan, Intania, Mandiri, KBIHU Assyiifaa dan Multazam.</p><p>Pihak Kementerian Haji dan Umrah mengingatkan bahwa jadwal kepulangan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi penerbangan dan operasional penyelenggaraan ibadah haji.</p><p>"Jemaah haji akan dijemput langsung oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten/Kota dari Bandara Kertajati hingga ke Kabupaten Sumedang," ujar H. Budi.</p><p>Untuk menjaga kelancaran proses penjemputan, panitia menetapkan sejumlah ketentuan yang wajib dipatuhi oleh keluarga jemaah.</p><p>Setiap jemaah hanya diperkenankan dijemput oleh maksimal dua orang anggota keluarga. Selain itu, keluarga penjemput hanya diperbolehkan menggunakan satu kendaraan roda empat untuk setiap jemaah.</p><p>Penjemput yang akan memasuki kawasan Gedung Negara Sumedang wajib membawa kartu penjemput yang telah disiapkan oleh panitia.&nbsp;</p><p>Sementara kendaraan yang diperbolehkan masuk ke area Gedung Negara harus menggunakan stiker khusus yang diterbitkan oleh Panitia Haji Daerah.</p><p>Panitia juga telah mengatur area parkir kendaraan penjemput yang akan ditempatkan di sekitar kawasan Alun-Alun Sumedang guna menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan di lokasi penyambutan.</p><p>Dalam pelaksanaan penyambutan nanti, jemaah diminta tetap berada di dalam bus setibanya di Gedung Negara hingga mendapatkan arahan dari petugas.</p><p>"Ketika bus tiba di area Gedung Negara, jemaah dimohon tidak langsung turun dari kendaraan sebelum dipanggil oleh petugas. Hal ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama proses penyerahan jemaah kepada keluarga," jelasnya.</p><p>Petugas pendamping bus bersama unsur Saka Amal Bakti akan membantu proses penurunan koper kabin dan barang bawaan jemaah. Setelah itu, petugas akan memanggil nama jemaah sesuai identitas koper yang akan diserahkan kepada pemiliknya.</p><p>Proses tersebut juga akan mendapat dukungan dari aparat keamanan guna memastikan kelancaran arus penjemputan dan menghindari kerumunan di area pintu keluar.</p><p>Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang berharap seluruh keluarga jemaah dapat mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan sehingga proses kepulangan para tamu Allah tersebut dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tertib.</p><p>"Kami mengimbau seluruh keluarga jemaah untuk mematuhi aturan yang telah ditentukan oleh panitia demi kelancaran proses penyambutan dan keselamatan bersama. Semoga seluruh jemaah haji Kabupaten Sumedang kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur," pungkas H. Budi.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/jemaah-haji-sumedang-kloter-kjt-29-dijadwalkan-tiba-22-juni-2026-kemenhaj-imbau-keluarga-patuhi-aturan-penjemputan_89Wkn9ti3s.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN UP3 Sumedang Edukasi Siswa SD Tentang Bahaya Main Layangan Dekat Jaringan Listrik</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/pln&#45;up3&#45;sumedang&#45;edukasi&#45;siswa&#45;sd&#45;tentang&#45;bahaya&#45;main&#45;layangan&#45;dekat&#45;jaringan&#45;listrik&#45;zverz9sW38/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/pln&#45;up3&#45;sumedang&#45;edukasi&#45;siswa&#45;sd&#45;tentang&#45;bahaya&#45;main&#45;layangan&#45;dekat&#45;jaringan&#45;listrik&#45;zverz9sW38/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 11 Jun 2026 19:52:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Guna membangun kesadaran akan keselamatan ketenagalistrikan sejak usia dini, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang menggelar program sosialisasi ke SD Cikeruh II , Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang</strong> - Guna membangun kesadaran akan keselamatan ketenagalistrikan sejak usia dini, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang menggelar program sosialisasi ke SD Cikeruh II , Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor.</p><p>Diketahui, kegiatan edukatif tersebut berfokus pada pengenalan manfaat dan bahaya listrik, dengan sorotan utama mengimbau anak-anak agar selalu berhati-hati saat bermain layang-layang.</p><p>Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah menerangkan, dalam sosialisasi yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan tersebut, petugas PLN memberikan pemahaman emosional dan visual kepada para siswa mengenai risiko besar bermain layang-layang di dekat tiang maupun kabel jaringan listrik.</p><p>"Anak-anak juga diberikan pemahaman tegas bahwa mereka sama sekali tidak boleh mencoba mengambil sendiri layang-layang yang tersangkut pada instalasi listrik," ujarnya, Rabu (10/6/2026) kemarin.</p><p>Ramdani juga menyampaikan, masa anak-anak adalah fase terbaik untuk menanamkan budaya keselamatan (safety culture) agar melekat hingga mereka dewasa.</p><p>"Listrik memiliki manfaat yang luar biasa untuk belajar dan bermain, namun jika tidak berhati-hati, ada bahaya besar yang mengintai," ungkapnya.</p><p>Melalui sosialisasi tersebut, lanjut Ramdani, PLN ingin anak-anak di sekolah dasar paham bahwa bermain layang-layang harus di lapangan terbuka, jauh dari jaringan listrik.</p><p>"Kami juga menekankan, jika layang-layang tersangkut di kabel atau tiang listrik, jangan sekali-kali diambil sendiri menggunakan galah atau memanjatnya, karena sangat berbahaya dan rawan menyebabkan sengatan listrik. Segera laporkan kepada orang tua atau guru agar diteruskan ke PLN," paparnya.</p><p>Selain edukasi keselamatan fisik, para siswa juga diajarkan cara-cara sederhana dan bijak dalam menggunakan listrik di rumah, seperti tidak menyentuh sakelar saat tangan basah dan mematikan perangkat elektronik dan mencabut dari sumber listrik apabila tidak digunakan.</p><p>Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa program PLN mengajar atau sosialisasi ke sekolah-sekolah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk menciptakan lingkungan yang aman dari risiko kecelakaan listrik.</p><p>"Mengenalkan manfaat dan bahaya listrik sejak dini adalah langkah strategis PLN untuk membudayakan keselamatan serta kesadaran untuk bijak dalam berlistrik pada generasi penerus bangsa," kata Sugeng.</p><p>"Kami ingin anak-anak kita tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitarnya," sambungnya.</p><p>Dengan sinergi bersama pihak sekolah, lanjut Sugeng, PLN berharap informasi ini dapat menyebar luas, sehingga kasus gangguan pasokan listrik akibat layang-layang maupun kecelakaan akibat tersengat listrik pada anak dapat dicegah bersama-sama.</p><p>Edukasi yang berlangsung ceria ini ditutup dengan sesi tanya jawab berhadiah menarik dari PLN serta pengenalan aplikasi PLN Mobile sebagai solusi digital jika pihak sekolah maupun orang tua siswa membutuhkan layanan dari PLN.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pln-up3-sumedang-edukasi-siswa-sd-tentang-bahaya-main-layangan-dekat-jaringan-listrik_NF4c0Xdc4d.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sekda Sumedang Hadiri Sosialisasi Program 3 Juta Rumah, Percepatan PBG MBR Ditargetkan Maksimal 3 Jam</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/sekda&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;sosialisasi&#45;program&#45;3&#45;juta&#45;rumah&#45;percepatan&#45;pbg&#45;mbr&#45;ditargetkan&#45;maksimal&#45;3&#45;jam&#45;Vb655327bO/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/sekda&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;sosialisasi&#45;program&#45;3&#45;juta&#45;rumah&#45;percepatan&#45;pbg&#45;mbr&#45;ditargetkan&#45;maksimal&#45;3&#45;jam&#45;Vb655327bO/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 11 Jun 2026 14:00:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, menghadiri kegiatan Rapat Fasilitasi dan Sosialisasi Program Pembangunan Tiga Juta Rumah dalam rangka Kemitraan Bersama DPR RI yang digelar di Aula Tampomas PPS, Kabupaten Sumedang, Kamis (11/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, menghadiri kegiatan Rapat Fasilitasi dan Sosialisasi Program Pembangunan Tiga Juta Rumah dalam rangka Kemitraan Bersama DPR RI yang digelar di Aula Tampomas PPS, Kabupaten Sumedang, Kamis (11/6/2026).</p><p>Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri dan dibuka langsung oleh Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Suprayitno.&nbsp;</p><p>Hadir pula Anggota Komisi II DPR RI sebagai keynote speaker, Ujang Bey, Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Agus Wahidin, jajaran perangkat daerah Kabupaten Sumedang, di antaranya Disperkimtan, DPUTR, DPMPTSP, Camat Paseh, serta masyarakat.</p><p>Dalam laporannya, Ketua Panitia sekaligus Kasubdit Perumahan dan Kawasan Permukiman Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Vony Febriana Pratiwi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemerintah daerah dan masyarakat mengenai kebijakan, skema pembiayaan, serta peran para pemangku kepentingan dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).</p><p>"Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam pelaksanaan Program Pembangunan Tiga Juta Rumah melalui penguatan koordinasi lintas sektor, fasilitasi penyelesaian berbagai kendala implementasi, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap akses perumahan layak dan pembiayaannya, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program tersebut," ujarnya.</p><p>Vony menjelaskan, kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari Kementerian PKP, Pemerintah Kabupaten Sumedang, dan Bank BJB.&nbsp;</p><p>Sementara peserta yang hadir berasal dari unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dengan total kehadiran mencapai 135 peserta.</p><p>Sementara itu, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Suprayitno, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat akses masyarakat terhadap hunian yang layak.</p><p>Menurutnya, pemerintah terus melakukan berbagai terobosan, salah satunya dengan memberikan kemudahan dalam proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.</p><p>"Kami berkolaborasi dengan Kementerian PKP dan Kementerian Pekerjaan Umum agar masyarakat semakin mudah mendapatkan akses rumah layak. Bahkan Pak Menteri memberikan tantangan kepada daerah untuk mempercepat proses penerbitan PBG, dan Alhamdulillah Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah yang mampu melaksanakannya dengan cepat," kata Suprayitno.</p><p>Ia juga mengungkapkan adanya kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait perluasan kategori masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat mengakses program perumahan.</p><p>"Jika sebelumnya batas penghasilan penerima manfaat berada di kisaran Rp5 juta hingga Rp6 juta per bulan, kini diperluas hingga sekitar Rp8,5 juta bahkan Rp10 juta. Hal ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh akses terhadap hunian yang layak," jelasnya.</p><p>Menurut Suprayitno, program pembangunan tiga juta rumah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan yang masih cukup tinggi di Indonesia.</p><p>"Keberhasilan program perumahan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik rumah, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas kehidupannya," tambahnya.</p><p>Pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Ujang Bey membagikan pengalaman pribadinya mengenai pentingnya rumah yang layak bagi kesejahteraan keluarga.</p><p>Ia mengaku berasal dari keluarga petani sederhana dan pernah merasakan tinggal di rumah yang jauh dari kondisi ideal.</p><p>"Saya anak petani. Waktu kecil, enam bersaudara tinggal dalam rumah yang sangat sederhana. Saat musim hujan, atap rumah sering bocor dan kami harus menampung air hujan agar kasur tidak basah. Pengalaman itu membuat saya memahami betul bahwa rumah yang layak sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, kesehatan, dan masa depan anak-anak," tuturnya.</p><p>Menurut Ujang, rumah yang nyaman akan memberikan lingkungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang anak, termasuk dalam proses belajar dan pembentukan karakter.</p><p>Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi Program Tiga Juta Rumah yang melibatkan DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.</p><p>"Alhamdulillah hari ini Kabupaten Sumedang menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi Program Tiga Juta Rumah. Kehadiran DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian PKP merupakan hal yang sangat strategis bagi percepatan pelaksanaan program ini di Kabupaten Sumedang," ujarnya.</p><p>Tuti menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk pembebasan biaya PBG serta percepatan proses penerbitannya.</p><p>"Kami telah mengeluarkan kebijakan bahwa PBG untuk masyarakat berpenghasilan rendah dikenakan biaya nol rupiah. Selain itu, proses penerbitannya dipercepat dengan target maksimal tiga jam. Kebijakan ini bahkan telah diresmikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri PKP, dan Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah terdepan dalam penerapan layanan tersebut," jelasnya.</p><p>Menurut Tuti, Kabupaten Sumedang saat ini memperoleh alokasi sekitar 521 unit rumah dalam program tersebut dan proses pembangunannya telah mulai berjalan.</p><p>"Kami akan terus melakukan akselerasi agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat. Selain itu, kami juga mengusulkan penanganan kawasan kumuh, khususnya di wilayah Jatinangor dan Cimanggung, sehingga manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," pungkasnya.</p><p>Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, sektor perbankan, serta masyarakat dapat semakin kuat dalam mendukung percepatan Program Pembangunan Tiga Juta Rumah guna mewujudkan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/sekda-sumedang-hadiri-sosialisasi-program-3-juta-rumah-percepatan-pbg-mbr-ditargetkan-maksimal-3-jam_K637M85DDr.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bakesbangpol Sumedang Gelar Pendidikan Politik bagi Pemula, Wakil Bupati Dorong Partisipasi Pemilih Capai 90 Persen</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bakesbangpol&#45;sumedang&#45;gelar&#45;pendidikan&#45;politik&#45;bagi&#45;pemula&#45;wakil&#45;bupati&#45;dorong&#45;partisipasi&#45;pemilih&#45;capai&#45;90&#45;persen&#45;z921ntb7G1/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bakesbangpol&#45;sumedang&#45;gelar&#45;pendidikan&#45;politik&#45;bagi&#45;pemula&#45;wakil&#45;bupati&#45;dorong&#45;partisipasi&#45;pemilih&#45;capai&#45;90&#45;persen&#45;z921ntb7G1/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 11 Jun 2026 13:00:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pendidikan Politik (Non Pemilihan) kepada Pemula, Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat yang berlangsung di Kampus MAN 2 Sumedang, Kamis (11/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pendidikan Politik (Non Pemilihan) kepada Pemula, Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat yang berlangsung di Kampus MAN 2 Sumedang, Kamis (11/6/2026).</p><p>Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, serta menghadirkan narasumber dari KPU Kabupaten Sumedang dan Bakesbangpol Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Kepala MAN 2 Sumedang beserta jajaran guru, serta para siswa MAN 2 Sumedang.</p><p>Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menegaskan pentingnya meningkatkan partisipasi politik masyarakat, khususnya pemilih pemula yang diperkirakan akan mendominasi jumlah pemilih pada periode pemilihan mendatang.</p><p>"Tujuan kegiatan ini adalah agar partisipasi politik masyarakat di Kabupaten Sumedang terus meningkat. Kemarin saya berdiskusi dengan Ketua KPU, dan pada periode yang akan datang jumlah pemilih pemula diperkirakan mencapai 40 hingga 50 persen dari total pemilih. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesadaran dan daya pilih mereka agar tidak terjadi golput," ujar Fajar.</p><p>Menurutnya, tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Sumedang pada pelaksanaan Pemilu Legislatif maupun Pilkada sebelumnya telah mencapai kisaran 70 hingga 80 persen.&nbsp;</p><p>Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan angka tersebut dapat terus meningkat hingga mencapai lebih dari 90 persen.</p><p>"Ke depan kami ingin partisipasi masyarakat meningkat hingga di atas 90 persen. Sehingga saat pesta demokrasi berlangsung, masyarakat Kabupaten Sumedang benar-benar menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin terbaik berdasarkan visi, misi, program, dan kebijakan yang ditawarkan," katanya.</p><p>Fajar juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas demokrasi dengan menjauhi praktik-praktik politik yang tidak sehat, termasuk politik uang.</p><p>"Kita harus menjauhkan masyarakat dari politik-politik kotor, termasuk money politics yang dapat mencederai demokrasi di Indonesia. Demokrasi yang sehat harus dibangun dengan kesadaran politik yang baik dan pilihan yang rasional," tegasnya.</p><p>Sementara itu, Kepala MAN 2 Sumedang, Deden Ginanjar, menyambut baik pelaksanaan kegiatan pendidikan politik yang digelar Bakesbangpol Kabupaten Sumedang di lingkungan sekolahnya.</p><p>Ia mengaku bangga dan merasa terhormat karena MAN 2 Sumedang dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut, terlebih dengan kehadiran langsung Wakil Bupati Sumedang yang memberikan edukasi politik kepada para siswa.</p><p>"Alhamdulillah, ini merupakan suatu kehormatan bagi kami. Kehadiran Pak Wakil Bupati di MAN 2 Sumedang memberikan kesan yang sangat luar biasa. Beliau sangat humble dan memberikan peran yang sangat besar dalam memberikan pendidikan politik kepada para siswa kami," ujar Deden.</p><p>Menurutnya, pendidikan politik bagi generasi muda sangat penting untuk membangun pemahaman yang baik tentang demokrasi, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.</p><p>Deden berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan oleh berbagai instansi dan pemangku kepentingan lainnya agar para pelajar mendapatkan wawasan yang lebih luas terkait berbagai bidang pembangunan, termasuk politik dan demokrasi.</p><p>"Ke depan kami berharap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penyampaian informasi dan edukasi, termasuk di bidang politik maupun sektor lainnya, dapat terus dilaksanakan di MAN 2 Sumedang. Insya Allah kami siap menyambut dan mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini," pungkasnya.</p><p>Kegiatan pendidikan politik tersebut berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta, khususnya para siswa MAN 2 Sumedang yang merupakan bagian dari generasi pemilih pemula pada pemilu mendatang.&nbsp;</p><p>Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran politik yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam mendukung terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Sumedang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/bakesbangpol-sumedang-gelar-pendidikan-politik-bagi-pemula-wakil-bupati-dorong-partisipasi-pemilih-capai-90-persen_39u3ciB3nB.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dony Lepas 60 Peserta Pelatihan Jepang, Cetak SDM Sumedang Berdaya Saing Global</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;dony&#45;lepas&#45;60&#45;peserta&#45;pelatihan&#45;jepang&#45;cetak&#45;sdm&#45;sumedang&#45;berdaya&#45;saing&#45;global&#45;ahTUVapoqk/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;dony&#45;lepas&#45;60&#45;peserta&#45;pelatihan&#45;jepang&#45;cetak&#45;sdm&#45;sumedang&#45;berdaya&#45;saing&#45;global&#45;ahTUVapoqk/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 14:15:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Sebanyak 60 peserta resmi mengikuti Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang Tingkat Kabupaten Sumedang yang dibuka langsung oleh Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Sebanyak 60 peserta resmi mengikuti Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang Tingkat Kabupaten Sumedang yang dibuka langsung oleh Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir.&nbsp;</p><p>Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tampomas PPS, Rabu (10/06/2026).</p><p>Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan sumber daya manusia untuk mempersiapkan generasi muda Sumedang agar mampu beradaptasi dan bekerja di Jepang melalui jalur pemagangan dan industri.</p><p>Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa program ini menjadi “jembatan emas” bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi, khususnya dalam penguasaan bahasa dan pemahaman budaya Jepang.</p><p>“Penguasaan bahasa Jepang (Nihongo) dan pemahaman budaya kerja Jepang menjadi kunci utama. Oleh karena itu pelatihan intensif ini diselenggarakan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta kompetensi peserta sebelum diberangkatkan ke negara penempatan,” ujarnya.</p><p>Ia menyampaikan, tujuan utama kegiatan ini adalah membekali peserta dengan kemampuan komunikasi bahasa Jepang sesuai kebutuhan industri, mengenalkan etos kerja Jepang seperti disiplin dan kerja keras, serta membina fisik, mental, dan kedisiplinan peserta agar siap menghadapi lingkungan kerja di Jepang.</p><p>Taufik juga menjelaskan bahwa proses seleksi telah dilaksanakan sejak Mei 2026 diikuti oleh 201 peserta. Dari jumlah tersebut, hanya 60 peserta yang berhasil lolos dan mengikuti pelatihan intensif.</p><p>“Tahapan seleksi dilaksanakan pada 12–13 Mei 2026 di Kodim 0610 Sumedang, meliputi tes kesamaptaan, fisik, akademik, bahasa Jepang, matematika dasar, dan wawancara,” jelasnya.</p><p>Pelatihan dilaksanakan selama empat bulan, mulai Juni hingga September 2026, di lembaga pelatihan kerja (LPK) yang telah bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang.</p><p>Dalam sambutannya, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa momen ini merupakan awal perjalanan penting bagi para peserta dalam meraih masa depan yang lebih baik.</p><p>“Ini hari yang istimewa dan bersejarah. Dari tempat ini akan dimulai perjalanan hidup kalian menuju masa depan,” ujar Bupati.</p><p>Bupati juga menekankan pentingnya rasa syukur karena tidak semua pendaftar memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti program tersebut.</p><p>“Dari ratusan pendaftaran, hanya 60 orang yang terpilih. Ini harus disyukuri. Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.</p><p>Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius, disiplin, dan penuh tanggung jawab agar mampu menyerap seluruh materi dan siap menghadapi tantangan di Jepang.</p><p>“Fokuskan pikiran dan hati kalian dalam pelatihan ini. Kesuksesan masa depan ditentukan oleh kesungguhan kalian hari ini,” tambahnya.</p><p>Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap melalui program ini akan lahir tenaga kerja muda yang kompeten, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global, khususnya di Jepang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/bupati-dony-lepas-60-peserta-pelatihan-jepang-cetak-sdm-sumedang-berdaya-saing-global_4ERQ6hho43.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wawan Hendarwan Terpilih Pimpin ABPEDNAS Kabupaten Sumedang Periode 2026–2030</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/wawan&#45;hendarwan&#45;terpilih&#45;pimpin&#45;abpednas&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;periode&#45;20262030&#45;h7U8grEobO/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/wawan&#45;hendarwan&#45;terpilih&#45;pimpin&#45;abpednas&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;periode&#45;20262030&#45;h7U8grEobO/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:00:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Sumedang periode 2026–2030 berlangsung meriah dan demokratis.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Sumedang periode 2026–2030 berlangsung meriah dan demokratis.&nbsp;</p><p>Kegiatan yang dihadiri perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Sumedang tersebut digelar di Gedung KORPRI Sumedang, Rabu (10/06/2026).</p><p>Pemilihan ketua ABPEDNAS ini menjadi momentum penting dalam proses peleburan Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FKBPD) ke dalam organisasi ABPEDNAS sebagai wadah resmi BPD di tingkat nasional.</p><p>Ketua Panitia, Ading Sutisna, mengatakan bahwa pembentukan kepengurusan ABPEDNAS Kabupaten Sumedang mendapat dukungan penuh dari 26 kecamatan serta pengurus FKBPD sebelumnya.</p><p>"Kita saat ini melakukan pembauran dari FKBPD ke ABPEDNAS. Hari ini kita membentuk Ketua ABPEDNAS Kabupaten Sumedang yang didukung oleh 26 kecamatan dan juga pengurus FKBPD terdahulu," ujarnya.</p><p>Dalam proses pemilihan, terdapat dua kandidat yang maju sebagai calon ketua, yakni Agus dan Wawan Hendarwan.&nbsp;</p><p>Dari total 38 pemilik suara yang hadir, satu suara dinyatakan tidak sah dan dua peserta tidak hadir, sehingga jumlah suara sah sebanyak 35 suara.</p><p>"Hasil pemungutan suara menunjukkan Agus memperoleh 10 suara, sedangkan Wawan Hendarwan memperoleh 25 suara. Dengan demikian, Ketua ABPEDNAS Kabupaten Sumedang terpilih adalah Wawan Hendarwan," jelas Ading.</p><p>Menurutnya, dengan peleburan organisasi tersebut diharapkan fungsi pengawasan BPD terhadap berbagai program pemerintah dapat semakin efektif.</p><p>"Selama ini BPD lebih fokus pada pengawasan kepala desa. Padahal ada berbagai program nasional yang masuk ke desa seperti Dana Desa, Koperasi Desa, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang juga perlu mendapat perhatian dan pengawasan bersama," katanya.</p><p>Fokus Satukan BPD dan Perkuat Kolaborasi</p><p>Sementara itu, Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Sumedang terpilih periode 2026–2030, Wawan Hendarwan, menyampaikan bahwa prioritas utamanya adalah memperkuat persatuan seluruh anggota BPD di Kabupaten Sumedang.</p><p>"Tujuan utama saya adalah mempersatukan BPD dari 270 desa agar memiliki kekuatan yang lebih maju, bermartabat, berintegritas, dan semakin dihargai baik oleh pemerintah desa, kecamatan, maupun pemerintah kabupaten," ungkapnya.</p><p>Menurut Wawan, persatuan dan soliditas BPD menjadi modal penting untuk memperjuangkan aspirasi anggota hingga ke tingkat nasional, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anggota BPD.</p><p>Selain itu, dirinya menegaskan akan melanjutkan berbagai program dan perjuangan yang selama ini telah dirintis oleh FKBPD Kabupaten Sumedang.</p><p>"Kami akan melanjutkan perjuangan yang telah dilakukan FKBPD. Ke depan kami akan terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan FKBPD serta seluruh stakeholder terkait untuk memperjuangkan kepentingan BPD," katanya.</p><p>Dalam 100 hari kerja pertamanya, Wawan berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang guna mendorong berbagai program yang telah dirancang sebelumnya.</p><p>"Kami tetap berpegang pada tujuan awal, yaitu berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Banyak program baik yang telah dirancang sebelumnya oleh FKBPD, dan tugas kami sekarang adalah mengawal serta memperjuangkannya bersama pemerintah daerah," pungkasnya.</p><p>Dengan terpilihnya kepengurusan baru ABPEDNAS Kabupaten Sumedang, diharapkan organisasi tersebut dapat menjadi wadah yang semakin kuat dalam memperjuangkan peran, fungsi, dan kesejahteraan anggota BPD serta meningkatkan kualitas pengawasan dan pembangunan desa di Kabupaten Sumedang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/wawan-hendarwan-terpilih-pimpin-abpednas-kabupaten-sumedang-periode-20262030_8UshtrzfVJ.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hari Sumpah Pemuda Jadi Momentum Pilkades Serentak di 93 Desa Kabupaten Sumedang</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/hari&#45;sumpah&#45;pemuda&#45;jadi&#45;momentum&#45;pilkades&#45;serentak&#45;di&#45;93&#45;desa&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;V5uLDgoWoS/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/hari&#45;sumpah&#45;pemuda&#45;jadi&#45;momentum&#45;pilkades&#45;serentak&#45;di&#45;93&#45;desa&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;V5uLDgoWoS/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 12:00:22 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang kembali bersiap menghadapi agenda besar penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada 28 Oktober 2026.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang kembali bersiap menghadapi agenda besar penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada 28 Oktober 2026.&nbsp;</p><p>Sebanyak 93 desa yang tersebar di 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut.</p><p>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang Widodo, saat ditemui di kantornya pada Rabu (10/06/2026), mengatakan bahwa tahapan Pilkades serentak telah mulai berjalan sejak 5 Juni 2026.</p><p>"Tahapan Pilkades sudah dimulai sejak tanggal 5 Juni 2026, diawali dengan pemberitahuan masa akhir jabatan kepala desa oleh masing-masing Badan Permusyawaratan Desa (BPD)," ujarnya.</p><p>Menurutnya, puncak pelaksanaan Pilkades berupa pemungutan suara direncanakan berlangsung pada 28 Oktober 2026, yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.</p><p>"Rencana pemungutan suara akan dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2026. Sebanyak 93 desa di 26 kecamatan akan mengikuti Pilkades serentak," katanya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan ketentuan bagi aparatur pemerintahan desa yang akan mencalonkan diri sebagai kepala desa.&nbsp;</p><p>Kepala desa petahana yang kembali maju dalam kontestasi Pilkades diwajibkan mengambil cuti selama masa pencalonan sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>Sementara itu, aturan berbeda berlaku bagi perangkat desa yang ingin mencalonkan diri sebagai kepala desa. Mereka diwajibkan mengundurkan diri dari jabatannya setelah resmi ditetapkan sebagai calon kepala desa.</p><p>"Kalau kepala desa yang akan mencalonkan diri itu cuti. Sedangkan perangkat desa, ketika sudah ditetapkan sebagai calon, berdasarkan aturan yang berlaku saat ini harus mengundurkan diri. Jadi ada perbedaan ketentuan antara kepala desa dan perangkat desa," jelasnya.</p><p>Pilkades serentak tahun 2026 ini akan memilih kepala desa untuk masa jabatan periode 2026–2034 atau selama delapan tahun sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.</p><p>Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan aman, lancar, tertib, dan demokratis.&nbsp;</p><p>Selain itu, masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak untuk menentukan pemimpin terbaik bagi desanya masing-masing.</p><p>"Kami berharap nantinya terpilih kepala desa yang benar-benar terbaik melalui proses demokrasi yang sehat, sehingga mampu memimpin desanya masing-masing dalam mewujudkan kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/hari-sumpah-pemuda-jadi-momentum-pilkades-serentak-di-93-desa-kabupaten-sumedang_knOj13Pp5U.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Desa Baginda Gelar Musyawarah Desa Sosialisasi dan Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa Tahun 2026</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/desa&#45;baginda&#45;gelar&#45;musyawarah&#45;desa&#45;sosialisasi&#45;dan&#45;pembentukan&#45;panitia&#45;pemilihan&#45;kepala&#45;desa&#45;tahun&#45;2026&#45;pmXA9i0621/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/desa&#45;baginda&#45;gelar&#45;musyawarah&#45;desa&#45;sosialisasi&#45;dan&#45;pembentukan&#45;panitia&#45;pemilihan&#45;kepala&#45;desa&#45;tahun&#45;2026&#45;pmXA9i0621/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 11:00:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Pemerintah Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, menggelar Musyawarah Desa Sosialisasi dan Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baginda Tahun 2026 di GOR Desa Baginda pada Rabu (10/06/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Pemerintah Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, menggelar Musyawarah Desa Sosialisasi dan Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baginda Tahun 2026 di GOR Desa Baginda pada Rabu (10/06/2026).</p><p>Musyawarah Desa ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat Desa Baginda.&nbsp;</p><p>Kegiatan tersebut menjadi tahapan awal dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Baginda untuk masa jabatan periode 2026–2034.</p><p>Kepala Desa Baginda, Elan Sukarlan, mengatakan bahwa pelaksanaan musyawarah desa ini bertujuan untuk membentuk panitia pemilihan kepala desa sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait tahapan dan mekanisme Pilkades yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.</p><p>"Ini dalam rangka kegiatan musyawarah desa tentang pembentukan panitia Pilkades Desa Baginda periode 2026–2034. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh tahapan dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku dan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat," ujar Elan Sukarlan.</p><p>Menurutnya, pembentukan panitia pemilihan merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh proses Pilkades berjalan secara transparan, demokratis, dan akuntabel.&nbsp;</p><p>Panitia yang terbentuk nantinya akan bertugas menyelenggarakan seluruh tahapan pemilihan, mulai dari persiapan, penjaringan bakal calon, hingga pelaksanaan pemungutan suara.</p><p>Dalam musyawarah tersebut juga dilakukan pembahasan mengenai tugas dan fungsi panitia pemilihan serta pentingnya menjaga kondusivitas dan partisipasi masyarakat selama proses Pilkades berlangsung.</p><p>Pemerintah Desa Baginda berharap melalui musyawarah dan pembentukan panitia ini, pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, tertib, serta menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat Desa Baginda di masa mendatang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/desa-baginda-gelar-musyawarah-desa-sosialisasi-dan-pembentukan-panitia-pemilihan-kepala-desa-tahun-2026_hCQ6l3v0hn.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jamaah Haji Kloter 29 KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang Ikuti Ziarah Jeddah dan Umrah Sunnah</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/jamaah&#45;haji&#45;kloter&#45;29&#45;kbihu&#45;multazam&#45;tanjungsari&#45;sumedang&#45;ikuti&#45;ziarah&#45;jeddah&#45;dan&#45;umrah&#45;sunnah&#45;47m3g728k8/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/jamaah&#45;haji&#45;kloter&#45;29&#45;kbihu&#45;multazam&#45;tanjungsari&#45;sumedang&#45;ikuti&#45;ziarah&#45;jeddah&#45;dan&#45;umrah&#45;sunnah&#45;47m3g728k8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 07:45:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, KH. Asep Fu’ad Adnan, menyampaikan bahwa jamaah Kloter 29 telah melaksanakan rangkaian kegiatan ziarah ke sejumlah destinasi bersejarah di Jeddah, Kamis (4/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, KH. Asep Fu’ad Adnan, menyampaikan bahwa jamaah Kloter 29 telah melaksanakan rangkaian kegiatan ziarah ke sejumlah destinasi bersejarah di Jeddah, Kamis (4/6/2026).</p><p>Menurut KH. Asep Fu’ad Adnan, rombongan jamaah berangkat dari Makkah menuju Jeddah pada pukul 14.00 Was dan tiba sekitar pukul 16.30 Was.</p><p>“Alhamdulillah, jamaah Haji Kloter 29 telah melaksanakan ziarah Jeddah dengan lancar. Setibanya di Jeddah, destinasi pertama yang dikunjungi adalah kawasan Laut Merah. Sebanyak 30 jamaah mengikuti kegiatan menunggangi speed boat dan menikmati keindahan pesisir Laut Merah,” ujar KH. Asep.</p><p>Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke sejumlah lokasi bersejarah dan religi di Kota Jeddah.&nbsp;</p><p>Di antaranya mengunjungi Masjid Qisas serta Makam Hawa yang dikenal sebagai salah satu situs bersejarah yang banyak dikunjungi jamaah.</p><p>Tidak hanya wisata religi, jamaah juga berkesempatan mengunjungi kawasan pusat perbelanjaan populer di Jeddah, yakni kawasan Corniche (Kornes), yang saat ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan dan jamaah umrah.</p><p>Usai dari Corniche, rombongan melanjutkan perjalanan menuju kawasan Hudaibiyah. Di lokasi tersebut, jamaah mengambil miqat untuk melaksanakan umrah sunnah.&nbsp;</p><p>Selanjutnya, jamaah kembali menuju Masjidil Haram di Makkah guna menunaikan rangkaian ibadah umrah berupa tawaf, sa’i, dan tahalul.</p><p>Sementara itu, bagi jamaah yang tidak mengikuti umrah sunnah, mereka langsung kembali ke hotel untuk beristirahat.</p><p>KH. Asep Fu’ad Adnan mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh tersebut.</p><p>“Alhamdulillah seluruh kegiatan ziarah Jeddah dan pelaksanaan umrah sunnah berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam beribadah, serta memperoleh haji yang mabrur,” tuturnya.</p><p>Rangkaian kegiatan ziarah Jeddah ini menjadi salah satu agenda yang memberikan pengalaman spiritual sekaligus wawasan sejarah Islam bagi jamaah Kloter 29 KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/jamaah-haji-kloter-29-kbihu-multazam-tanjungsari-sumedang-ikuti-ziarah-jeddah-dan-umrah-sunnah_Z33sjty2ky.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dirgahayu ke&#45;76 IGTKI&#45;PGRI Kabupaten Sumedang, Teguhkan Komitmen Wujudkan Guru TK Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/dirgahayu&#45;ke&#45;76&#45;igtki&#45;pgri&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;teguhkan&#45;komitmen&#45;wujudkan&#45;guru&#45;tk&#45;sejahtera&#45;dan&#45;pendidikan&#45;berkualitas&#45;myTnoX0VTz/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/dirgahayu&#45;ke&#45;76&#45;igtki&#45;pgri&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;teguhkan&#45;komitmen&#45;wujudkan&#45;guru&#45;tk&#45;sejahtera&#45;dan&#45;pendidikan&#45;berkualitas&#45;myTnoX0VTz/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 11:00:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Ikatan Guru Taman Kanak&#45;Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI&#45;PGRI) Kabupaten Sumedang memperingati Dirgahayu ke&#45;76 IGTKI&#45;PGRI dengan mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak&#45;Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun”. Kegiatan berlangsung meriah di GOR Tadjimalela Sumedang, Kamis (4/6/2026),]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Sumedang memperingati Dirgahayu ke-76 IGTKI-PGRI dengan mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun”. Kegiatan berlangsung meriah di GOR Tadjimalela Sumedang, Kamis (4/6/2026),</p><p>Dalam sambutannya, Ketua Umum PP IGTKI-PGRI yang disampaikan oleh Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Sumedang, Dian Nurmayanti, menegaskan bahwa perjalanan 76 tahun IGTKI-PGRI merupakan bagian penting dalam sejarah pendidikan Indonesia, khususnya dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini melalui layanan Taman Kanak-Kanak yang berkualitas.</p><p>“Guru Taman Kanak-Kanak memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, nilai moral, kemandirian, dan kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Pendidikan TK bukan sekadar tahap awal, melainkan fondasi utama bagi keberhasilan pendidikan sepanjang hayat,” ujarnya.</p><p>Menurut Dian, tema yang diangkat pada peringatan tahun ini memiliki makna yang sangat strategis. Upaya mewujudkan program wajib belajar 13 tahun harus diawali dengan penguatan pendidikan TK sebagai fondasi pendidikan nasional.</p><p>“Apabila fondasi pendidikan kuat sejak jenjang TK, maka anak-anak akan lebih siap secara akademik, sosial, emosional, dan karakter untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Karena itu, penguatan pendidikan TK menjadi bagian penting dalam kebijakan pendidikan nasional,” katanya.</p><p>Ia juga menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan guru. Guru yang sejahtera akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik generasi bangsa.</p><p>Pada momentum HUT ke-76 ini, IGTKI-PGRI berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan guru TK, memperkuat kompetensi guru secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini, serta memperkokoh peran strategis TK dalam sistem pendidikan nasional.</p><p>Dian juga memaparkan berbagai capaian dan prestasi yang diraih IGTKI-PGRI Kabupaten Sumedang sepanjang tahun 2025.&nbsp;</p><p>Di antaranya keberhasilan meraih Juara II Tingkat Provinsi Jawa Barat dalam lomba membatik, penghargaan Best Practice Juara II Gempita Jawa Barat, serta sejumlah prestasi lainnya yang mengharumkan nama Kabupaten Sumedang.</p><p>Selain itu, terdapat kepala sekolah yang masuk kategori ASN Inspiratif dan GTK Inovatif, serta dua guru yang berhasil menjadi Master Trainer dalam program kerja sama pendidikan internasional dengan Singapura.</p><p>“Alhamdulillah, berbagai penghargaan dan prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sumedang,” ungkapnya.</p><p>Pada kesempatan tersebut, Dian juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Dinas Pendidikan yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap kesejahteraan guru TK melalui berbagai program, termasuk pemberian insentif dan bantuan sarana prasarana pendidikan.</p><p>Lebih lanjut, ia mengungkapkan kebanggaannya atas kolaborasi IGTKI-PGRI dengan Bunda PAUD Kabupaten Sumedang dalam penyusunan buku edukasi anak bertajuk “Jaga dan Sayangi Diri”.&nbsp;</p><p>Buku tersebut akan segera dilanjutkan dengan peluncuran seri kedua berjudul “Diriku Berharga” sebagai upaya edukasi dan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia dini.</p><p>Di akhir sambutannya, Dian mengajak seluruh peserta untuk mendoakan almarhumah Elis Herawati, M.Pd., tokoh pendidikan perempuan Kabupaten Sumedang yang telah memberikan dedikasi besar bagi dunia pendidikan.</p><p>Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara, menegaskan bahwa eksistensi IGTKI-PGRI selama 76 tahun bukan sekadar perjalanan sebuah organisasi, melainkan amanah besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.</p><p>“Peringatan HUT IGTKI bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk mengingat kembali amanah yang dititipkan kepada para pendidik anak usia dini. Anak-anak adalah titipan Allah SWT yang harus dijaga, dibimbing, dan dididik dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.</p><p>Menurutnya, guru TK memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan mengembangkan potensi anak melalui pendidikan yang berlandaskan nilai agama, budaya, dan karakter.</p><p>Ia menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sumedang bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu agama, budaya, dan pendidikan karakter.&nbsp;</p><p>Oleh karena itu, pendidikan anak usia dini menjadi fondasi yang sangat menentukan masa depan bangsa.</p><p>“Bagaimana wajah bangsa di masa depan sangat ditentukan oleh bagaimana anak-anak di didik hari ini. IGTKI-PGRI memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kasih sayang, karakter, dan budaya kepada generasi penerus sejak usia dini,” katanya.</p><p>Dian Sukmara juga mengingatkan pentingnya menjaga fitrah anak sebagai amanah yang harus dipelihara dengan penuh cinta dan tanggung jawab.</p><p>“Jaga pendengaran mereka, jaga penglihatan mereka, jaga hati mereka. Pelihara fitrah anak-anak dengan kasih sayang dan pendidikan yang baik, karena dari merekalah masa depan bangsa akan dibangun,” pungkasnya.</p><p>Peringatan Dirgahayu ke-76 IGTKI-PGRI Kabupaten Sumedang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini demi terwujudnya generasi Indonesia yang unggul dan berkarakter.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/dirgahayu-ke-76-igtki-pgri-kabupaten-sumedang-teguhkan-komitmen-wujudkan-guru-tk-sejahtera-dan-pendidikan-berkualitas_A5J2ZQCdfH.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tiga KBIHU dan Jamaah Mandiri Kloter 29 KJT Ziarah ke Jabal Nur, Dipimpin KH. Asep Fu’ad Adnan</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/tiga&#45;kbihu&#45;dan&#45;jamaah&#45;mandiri&#45;kloter&#45;29&#45;kjt&#45;ziarah&#45;ke&#45;jabal&#45;nur&#45;dipimpin&#45;kh&#45;asep&#45;fuad&#45;adnan&#45;lS6x0YJhgU/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/tiga&#45;kbihu&#45;dan&#45;jamaah&#45;mandiri&#45;kloter&#45;29&#45;kjt&#45;ziarah&#45;ke&#45;jabal&#45;nur&#45;dipimpin&#45;kh&#45;asep&#45;fuad&#45;adnan&#45;lS6x0YJhgU/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 15:30:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 29 KJT asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengikuti kegiatan ziarah spiritual ke Jabal NurMekkah, Rabu (03/06/2026).&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 29 KJT asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengikuti kegiatan ziarah spiritual ke Jabal Nur<br>Mekkah, Rabu (03/06/2026).&nbsp;</p><p>Kegiatan tersebut diikuti oleh jamaah dari KBIHU Multazam Tanjungsari, KBIHU Intania, KBIHU An Nuur, serta jamaah mandiri.</p><p>Ziarah dipimpin langsung oleh KH. Asep Fu’ad Adnan selaku pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang. Dalam kegiatan tersebut, para jamaah melakukan pendakian menuju Jabal Nur yang memiliki ketinggian sekitar 642 meter di atas permukaan laut.</p><p>KH. Asep Fu’ad Adnan mengatakan, kegiatan ziarah berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan semangat kebersamaan.&nbsp;</p><p>Sesampainya di kawasan Jabal Nur, jamaah melaksanakan pembacaan Marhaban, shalawat, serta doa bersama.</p><p>"Tadi malam kami melaksanakan ziarah ke Jabal Nur. Setelah mendaki hingga ke atas, kami mengaji, membaca Marhaban, shalawat, dan doa bersama. Alhamdulillah jamaah dari KBIHU Multazam, KBIHU Intania, KBIHU An Nuur, serta jamaah mandiri bisa bersama-sama mengikuti kegiatan ini. Semoga semuanya mendapatkan keberkahan," ujar KH. Asep Fu’ad Adnan.</p><p>Ia menjelaskan, tidak seluruh jamaah dapat mengikuti pendakian hingga puncak mengingat kondisi fisik dan usia yang berbeda-beda.&nbsp;</p><p>Sebagian jamaah yang lanjut usia memilih menunggu di bawah sambil mengikuti doa dan kegiatan ibadah dari lokasi yang lebih aman.</p><p>"Ada jamaah yang mampu naik hingga ke atas, namun ada juga yang sudah lanjut usia sehingga menunggu di bawah. Kami semua tetap berdoa bersama semoga diberikan kelancaran dalam seluruh rangkaian ibadah haji dan mendapat keberkahan dari Allah SWT. Amin ya Allah ya Rabbal Alamin," tambahnya.</p><p>Kegiatan ziarah dimulai setelah pelaksanaan salat Magrib. Para jamaah menempuh perjalanan dan pendakian hingga larut malam sebelum kembali ke hotel sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat.</p><p>Ziarah ke Jabal Nur merupakan salah satu kegiatan yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi jamaah haji. Di kawasan inilah terdapat Gua Hira, tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril.</p><p>Melalui kegiatan tersebut, jamaah diharapkan dapat menambah keimanan, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta mengambil hikmah dari perjuangan dakwah Islam yang dimulai dari tempat bersejarah tersebut.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/tiga-kbihu-dan-jamaah-mandiri-kloter-29-kjt-ziarah-ke-jabal-nur-dipimpin-kh-asep-fuad-adnan_pz9vhpc7u5.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Satpol PP Sumedang Soroti Dugaan Akal&#45;akalan Izin Minimarket di Tengah Moratorium</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/satpol&#45;pp&#45;sumedang&#45;soroti&#45;dugaan&#45;akal&#45;akalan&#45;izin&#45;minimarket&#45;di&#45;tengah&#45;moratorium&#45;rx7Nii5b4L/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/satpol&#45;pp&#45;sumedang&#45;soroti&#45;dugaan&#45;akal&#45;akalan&#45;izin&#45;minimarket&#45;di&#45;tengah&#45;moratorium&#45;rx7Nii5b4L/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 10:30:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang, Deni Hanafiah, menegaskan bahwa kebijakan moratorium terhadap pendirian minimarket modern seperti Indomaret dan Alfamart masih berlaku di Kabupaten Sumedang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang, Deni Hanafiah, menegaskan bahwa kebijakan moratorium terhadap pendirian minimarket modern seperti Indomaret dan Alfamart masih berlaku di Kabupaten Sumedang.</p><p>Hal tersebut disampaikan Deni saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2026).</p><p>Menurutnya, pihak Satpol PP terus melakukan pengawasan terhadap dugaan minimarket modern yang beroperasi tanpa memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku.</p><p>"Kalau ada informasi mengenai gerai yang diduga beroperasi secara diam-diam, kami akan langsung melakukan cek dan recek ke lapangan. Kami akan melihat terlebih dahulu kelengkapan dokumen perizinan yang dimiliki," ujar Deni.</p><p>Ia menjelaskan, apabila dokumen perizinan dinilai lengkap, Satpol PP akan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) atau dinas terkait untuk menunda sementara proses perizinan hingga rekomendasi teknis dari perangkat daerah teknis selesai diproses.</p><p>Deni menerangkan bahwa berdasarkan ketentuan yang berlaku, minimarket modern seperti Indomaret dan Alfamart umumnya memiliki luas bangunan di bawah 400 meter persegi.&nbsp;</p><p>Sementara bangunan dengan luas di atas 400 meter persegi hingga 5.000 meter persegi masuk dalam kategori department store atau toko modern yang berbeda klasifikasi.</p><p>"Yang sering terjadi, pengusaha mencoba menyiasati aturan dengan mengajukan bangunan di atas 400 meter persegi, tetapi dalam praktiknya menggunakan branding atau sistem operasional Alfamart maupun Indomaret. Ini yang menjadi persoalan," katanya.</p><p>Ia mencontohkan beberapa kasus yang pernah ditangani Satpol PP, termasuk bangunan usaha di kawasan Karasak dan sekitar Sawargi.&nbsp;</p><p>Menurutnya, beberapa lokasi tersebut sempat diberikan surat peringatan dan diminta menghentikan sementara aktivitas operasional karena proses perizinannya belum selesai.</p><p>"Kami pernah melakukan penyegelan dan memberikan surat peringatan melalui Bidang Penegakan Peraturan Daerah (GAKDA). Kami meminta agar tidak ada kegiatan operasional sebelum seluruh proses administrasi dan perizinan selesai," jelasnya.</p><p>Deni mengungkapkan bahwa dalam banyak kasus, aspek teknis bangunan umumnya telah dipenuhi.&nbsp;</p><p>Namun, dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kerap menjadi kendala karena berkaitan dengan kebijakan moratorium yang masih berlaku terhadap minimarket modern berukuran di bawah 400 meter persegi.</p><p>Ia juga meminta instansi yang berwenang dalam penerbitan rekomendasi teknis agar lebih cermat dalam melakukan verifikasi lapangan sebelum mengeluarkan persetujuan.</p><p>"Saya menyarankan kepada dinas terkait agar melakukan cek dan ricek terlebih dahulu sebelum menerbitkan rekomendasi teknis. Jangan sampai rekomendasi keluar tanpa melihat kondisi riil di lapangan, karena sering kali ada upaya mengakali aturan yang berlaku," tegasnya.</p><p>Deni menambahkan, Satpol PP pada dasarnya baru dapat melakukan tindakan setelah ditemukan adanya dugaan pelanggaran atau laporan dari masyarakat.&nbsp;</p><p>Karena itu, koordinasi antarinstansi dinilai penting agar pengawasan terhadap pendirian dan operasional toko modern dapat berjalan lebih efektif.</p><p>"Ketika sudah muncul permasalahan, baru biasanya masuk ke kami. Karena itu diperlukan pengawasan sejak awal agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/satpol-pp-sumedang-soroti-dugaan-akal-akalan-izin-minimarket-di-tengah-moratorium_7f5eFzsxsq.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>54 Paskibraka Sumedang 2025 Jalani Tugas Terakhir pada Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Siap Menjadi Duta Pancasila</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/54&#45;paskibraka&#45;sumedang&#45;2025&#45;jalani&#45;tugas&#45;terakhir&#45;pada&#45;upacara&#45;hari&#45;lahir&#45;pancasila&#45;2026&#45;siap&#45;menjadi&#45;duta&#45;pancasila&#45;w1daIpasU7/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/54&#45;paskibraka&#45;sumedang&#45;2025&#45;jalani&#45;tugas&#45;terakhir&#45;pada&#45;upacara&#45;hari&#45;lahir&#45;pancasila&#45;2026&#45;siap&#45;menjadi&#45;duta&#45;pancasila&#45;w1daIpasU7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:00:48 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Sebanyak 54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumedang Tahun 2025 menjalankan tugas terakhir mereka dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (1/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Sebanyak 54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumedang Tahun 2025 menjalankan tugas terakhir mereka dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (1/6/2026).</p><p>Usai pelaksanaan upacara, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang, Asep Rahmat Hidayat, mengungkapkan rasa bangganya terhadap para anggota Paskibraka yang telah menyelesaikan tugas pengibaran bendera dengan baik.</p><p>"Hari ini kita melaksanakan peringatan Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2026. Kami dari Kesbangpol merasa bangga karena kegiatan ini melibatkan anak-anak Paskibraka. Sebanyak 54 orang Paskibraka Tahun 2025 hari ini melaksanakan tugas terakhir mereka sebagai pengibar bendera," ujar Asep.</p><p>Menurutnya, berakhirnya tugas pengibaran bendera bukan berarti berakhir pula peran para anggota Paskibraka dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.&nbsp;</p><p>Setelah menyelesaikan tugas tersebut, mereka akan mengemban amanah baru sebagai Duta Pancasila.</p><p>"Setelah ini mereka akan dijadikan sebagai Duta Pancasila. Tugas mereka adalah menjadi generasi muda yang mampu mengajak dan memberikan teladan kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda, agar nilai-nilai Pancasila tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari," katanya.</p><p>Asep menegaskan, yang berakhir hanyalah tugas seremonial pengibaran bendera.&nbsp;</p><p>Sementara itu, pengabdian mereka dalam menyebarluaskan semangat kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila akan terus berlanjut.</p><p>"Jadi yang berakhir hanya tugas pengibaran bendera. Selanjutnya mereka akan bertugas sebagai Duta Pancasila," tambahnya.</p><p>Asep juga berharap generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama di tengah bonus demografi yang saat ini tengah dihadapi Indonesia.</p><p>"Ke depan, jumlah generasi muda akan lebih banyak dibandingkan generasi sebelumnya. Harapan kami, nilai-nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen terhadap NKRI terus tumbuh dan tertanam dalam jiwa generasi muda. Dengan begitu, persatuan dan kesatuan bangsa akan tetap terjaga dan utuh," pungkasnya</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/54-paskibraka-sumedang-2025-jalani-tugas-terakhir-pada-upacara-hari-lahir-pancasila-2026-siap-menjadi-duta-pancasila_kNYhvEH45F.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Sumedang Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;pimpin&#45;upacara&#45;peringatan&#45;hari&#45;lahir&#45;pancasila&#45;tahun&#45;2026&#45;0UUzZo5Mkc/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;pimpin&#45;upacara&#45;peringatan&#45;hari&#45;lahir&#45;pancasila&#45;tahun&#45;2026&#45;0UUzZo5Mkc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 09:30:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (1/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (1/6/2026).</p><p>Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Sumedang.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony Ahmad Munir membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.&nbsp;</p><p>Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.</p><p>"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," demikian amanat yang dibacakan Bupati Dony.</p><p>Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yaitu "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", dinilai sebagai pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan dunia akan perdamaian yang abadi.</p><p>Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.&nbsp;</p><p>Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan.</p><p>"Pancasila adalah fondasi bagi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik," ujar Dony saat membacakan amanat tersebut.</p><p>Indonesia, lanjutnya, terus menunjukkan peran dan kepemimpinan nyata dalam mewujudkan perdamaian dunia.&nbsp;</p><p>Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi berbagai konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa tertindas merupakan implementasi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.</p><p>"Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan sosial bagi seluruh umat manusia," katanya.</p><p>Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap berlandaskan arah moral yang kuat.&nbsp;</p><p>Karena itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>"Pancasila harus hadir dalam tindakan nyata, dalam semangat gotong royong, dalam penghormatan terhadap perbedaan, serta dalam keberpihakan kepada rakyat. Jangan biarkan ada warga yang merasa ditinggalkan dalam perjalanan pembangunan bangsa," ujarnya.</p><p>Menutup amanatnya, seluruh masyarakat Indonesia diajak untuk memperkuat kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.</p><p>"Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang kuat karena persatuannya dan besar karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Merdeka!" pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/bupati-sumedang-pimpin-upacara-peringatan-hari-lahir-pancasila-tahun-2026_98NGG3GBZx.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jemaah Haji KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang Akan Disibukkan Rangkaian Ibadah dan Ziarah Selama 10 Hari ke Depan</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/jemaah&#45;haji&#45;kbihu&#45;multazam&#45;tanjungsari&#45;sumedang&#45;akan&#45;disibukkan&#45;rangkaian&#45;ibadah&#45;dan&#45;ziarah&#45;selama&#45;10&#45;hari&#45;ke&#45;depan&#45;t3gYh8c2WV/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/jemaah&#45;haji&#45;kbihu&#45;multazam&#45;tanjungsari&#45;sumedang&#45;akan&#45;disibukkan&#45;rangkaian&#45;ibadah&#45;dan&#45;ziarah&#45;selama&#45;10&#45;hari&#45;ke&#45;depan&#45;t3gYh8c2WV/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 06:30:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Jemaah haji KBIHU Multazam Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, yang tergabung dalam Kloter 29 KJT Jawa Barat, akan menjalani berbagai rangkaian ibadah dan ziarah selama 10 hari ke depan di Tanah Suci.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Jemaah haji KBIHU Multazam Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, yang tergabung dalam Kloter 29 KJT Jawa Barat, akan menjalani berbagai rangkaian ibadah dan ziarah selama 10 hari ke depan di Tanah Suci.</p><p>Hal tersebut disampaikan oleh KH. Asep Fuad Adnan selaku pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, Senin (1/6/2026).</p><p>Menurut KH. Asep Fuad Adnan, sejumlah agenda keagamaan telah disusun untuk mengisi waktu menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji.&nbsp;</p><p>Rangkaian kegiatan tersebut meliputi ziarah dan umrah sunah ke berbagai lokasi bersejarah di sekitar Makkah dan Madinah.</p><p>"Selama 10 hari ke depan, jemaah akan disibukkan dengan pelaksanaan rangkaian ibadah dan ziarah, di antaranya Ziarah Jabal Nur, Ziarah Jeddah disertai Umrah Sunah ke-3 dengan miqat Hudaibiyah, Ziarah Thaif disertai Umrah Sunah ke-4 dengan miqat Qarnul Manazil, Ziarah Makkah disertai Umrah Sunah ke-5 dengan miqat Tan'im, Umrah Sunah ke-6 dengan miqat Ji'ronah pada 9 Juni 2026, serta Umrah Sunah ke-7 dengan miqat Hudaibiyah atau Ji'ronah," ujarnya.</p><p>Lebih lanjut, KH. Asep menyampaikan bahwa pada hari ini, Senin (1/6/2026), jemaah Kloter 29 KJT asal Kabupaten Sumedang telah melaksanakan Umrah Sunah dari miqat Ji'ronah.</p><p>"Alhamdulillah, pada tanggal 1 Juni 2026 telah dilaksanakan Umrah Sunah dengan miqat Ji'ronah pada pukul 19.30 waktu Arab Saudi. Kegiatan ini diikuti oleh jemaah yang tergabung dalam Kloter 29 KJT Kabupaten Sumedang," katanya.</p><p>Ia berharap seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci hingga kembali ke tanah air.</p><p>"Kami mendoakan seluruh bapak dan ibu jemaah haji agar menjadi haji yang mabrur dan maqbul. Semoga Allah SWT memberikan rezeki yang berkah, kesehatan, serta kelancaran dalam segala urusan. Aamiin ya Rabbal Alamin," pungkasnya.</p><p><strong>Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/jemaah-haji-kbihu-multazam-tanjungsari-sumedang-akan-disibukkan-rangkaian-ibadah-dan-ziarah-selama-10-hari-ke-depan_h99rCI1l7Y.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SMAN 1 Sumedang Lepas 388 Siswa Kelas XII, Digelar Sederhana dan Penuh Makna</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/sman&#45;1&#45;sumedang&#45;lepas&#45;388&#45;siswa&#45;kelas&#45;xii&#45;digelar&#45;sederhana&#45;dan&#45;penuh&#45;makna&#45;8Z8d8B46pr/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/sman&#45;1&#45;sumedang&#45;lepas&#45;388&#45;siswa&#45;kelas&#45;xii&#45;digelar&#45;sederhana&#45;dan&#45;penuh&#45;makna&#45;8Z8d8B46pr/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 30 May 2026 12:30:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; SMAN 1 Sumedang menggelar acara perpisahan dan pelepasan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/ 2026 di halaman kampus sekolah, Sabtu (30/5/2026).&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>SMAN 1 Sumedang menggelar acara perpisahan dan pelepasan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/ 2026 di halaman kampus sekolah, Sabtu (30/5/2026).&nbsp;</p><p>Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan mengusung konsep sederhana namun tetap sarat makna.</p><p>Rangkaian acara diawali dengan prosesi penyambutan guru, upacara adat penyambutan siswa kelas XII, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sambutan Ketua Angkatan, Ketua OSIS, Kepala Sekolah, dan Ketua Komite Sekolah.</p><p>Selain itu, acara juga diisi dengan prosesi sungkeman dan pelepasan atribut siswa kelas XII, serah terima simbolis perwakilan siswa, pengumuman siswa terbaik dalam Yearbook, pengumuman siswa yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), penampilan seni dari para siswa lintas angkatan, pembacaan puisi, hingga sesi foto bersama guru dan staf tata usaha.</p><p>Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Sumedang Titing Kurniati, mengatakan, pada tahun ini sebanyak 388 siswa dan siswi resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN 1 Sumedang.</p><p>"Dari 388 lulusan, sekitar 70 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri, baik melalui jalur SNBP maupun SNBT. Selain itu, lebih dari 100 siswa diterima di perguruan tinggi swasta," ujarnya.</p><p>Menurutnya, seluruh capaian siswa, baik yang diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta, tetap mendapat apresiasi dari pihak sekolah.&nbsp;</p><p>Namun, karena keterbatasan waktu dan tempat, pada acara tersebut yang diumumkan secara khusus adalah siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri.</p><p>"Semua siswa yang diterima di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, tetap kami publikasikan melalui media sosial resmi sekolah seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan platform lainnya," katanya.</p><p>Ia menjelaskan, konsep perpisahan tahun ini dibuat sesederhana mungkin agar tidak membebani orang tua siswa. Pendanaan kegiatan dilakukan secara mandiri oleh para siswa bersama komite angkatan.</p><p>"Acara ini dilaksanakan dengan konsep yang sangat sederhana dan tidak merepotkan orang tua. Sekolah hanya menyiapkan tempat, sementara siswa bersama komite angkatan berinisiatif mengelola kebutuhan kegiatan secara mandiri," jelasnya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga memberikan berbagai penghargaan kepada siswa berprestasi.&nbsp;</p><p>Selain itu, terdapat apresiasi khusus dari salah satu sponsor rumah makan yang memberikan penghargaan kepada siswa dengan nilai akademik tertinggi.</p><p>Sejumlah orang tua siswa turut hadir dalam kegiatan tersebut, terutama orang tua dari siswa yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri.</p><p>Pihak sekolah berharap para lulusan SMAN 1 Sumedang dapat terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi di jenjang pendidikan maupun kehidupan selanjutnya.</p><p>"Harapan kami, para lulusan dapat menjadi generasi yang lebih baik lagi, semakin unggul dalam belajar, berkarakter, dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki. Mereka adalah generasi penerus yang diharapkan dapat membawa nama baik sekolah, daerah, dan bangsa," pungkasnya.</p><p>Acara pelepasan berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momen berkesan bagi para siswa, guru, serta orang tua yang hadir untuk mengantar langkah para lulusan menuju jenjang pendidikan dan masa depan yang lebih tinggi.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/sman-1-sumedang-lepas-388-siswa-kelas-xii-digelar-sederhana-dan-penuh-makna_5voSk8qSra.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>BKPSDM Sumedang Gandeng BKN Bandung Gelar Uji Kompetensi ASN</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bkpsdm&#45;sumedang&#45;gandeng&#45;bkn&#45;bandung&#45;gelar&#45;uji&#45;kompetensi&#45;asn&#45;tupkqd99Pc/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bkpsdm&#45;sumedang&#45;gandeng&#45;bkn&#45;bandung&#45;gelar&#45;uji&#45;kompetensi&#45;asn&#45;tupkqd99Pc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 30 May 2026 12:00:47 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Upaya penguatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) terus dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang guna mewujudkan penempatan jabatan yang profesional, objektif, dan sesuai dengan kemampuan masing&#45;masing pegawai.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Upaya penguatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) terus dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang guna mewujudkan penempatan jabatan yang profesional, objektif, dan sesuai dengan kemampuan masing-masing pegawai.</p><p>Sebagai bagian dari upaya tersebut, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung menyelenggarakan kegiatan asesmen atau uji kompetensi menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT) bagi pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang.</p><p>Kegiatan asesmen tersebut diikuti oleh 100 peserta dan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Senin hingga Selasa, 18–19 Mei 2026, bertempat di Ruang Assessment Center BKPSDM Kabupaten Sumedang.</p><p>Kepala BKPSDM Kabupaten Sumedang, Ate Hadan Adi Gunawan, saat ditemui di kantornya, Jumat (29/5/2026), mengatakan bahwa pelaksanaan asesmen kompetensi merupakan salah satu langkah strategis dalam pengelolaan sumber daya aparatur yang berbasis merit.</p><p>Menurutnya, hasil asesmen akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam pengembangan karier ASN, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumedang.</p><p>"Melalui asesmen ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran kompetensi ASN secara lebih objektif. Hasilnya akan menjadi dasar dalam pengembangan karier, pembinaan pegawai, serta peningkatan kinerja aparatur di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang," ujar Ate.</p><p>Ia menambahkan, penerapan metode CACT memungkinkan proses pengukuran kompetensi dilakukan secara lebih akurat, transparan, dan terstandarisasi sehingga mampu menghasilkan data yang valid terkait potensi serta kemampuan ASN.</p><p>Dengan adanya asesmen kompetensi tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang berharap dapat mewujudkan sistem manajemen ASN yang profesional dan berbasis kompetensi, sehingga setiap pegawai dapat ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kapasitas, potensi, dan keahliannya.</p><p>Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sumedang dalam mendukung implementasi sistem merit serta meningkatkan kualitas birokrasi yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bkpsdm-sumedang-gandeng-bkn-bandung-gelar-uji-kompetensi-asn_9gyq1Gd7l5.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Disparbudpora Sumedang Buka Pasanggiri Tari Umbul Tingkat SMP/MTs, Diikuti 178 Peserta</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/disparbudpora&#45;sumedang&#45;buka&#45;pasanggiri&#45;tari&#45;umbul&#45;tingkat&#45;smpmts&#45;diikuti&#45;178&#45;peserta&#45;ZjdeUP0Qit/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/disparbudpora&#45;sumedang&#45;buka&#45;pasanggiri&#45;tari&#45;umbul&#45;tingkat&#45;smpmts&#45;diikuti&#45;178&#45;peserta&#45;ZjdeUP0Qit/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 30 May 2026 09:45:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang secara resmi membuka kegiatan Pasanggiri Tari Umbul tingkat SMP/MTs se&#45;Kabupaten Sumedang yang digelar di Kampus SMK KORPRI Sumedang, Sabtu (30/5/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang secara resmi membuka kegiatan Pasanggiri Tari Umbul tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Sumedang yang digelar di Kampus SMK KORPRI Sumedang, Sabtu (30/5/2026).</p><p>Kegiatan yang diselenggarakan oleh SMK KORPRI Kabupaten Sumedang tersebut mengusung tema “Melangkah Bersama Menjaga Warisan Budaya”.&nbsp;</p><p>Acara pembukaan berlangsung meriah dengan penabuhan goong dan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya pasanggiri.&nbsp;</p><p>Hadir dalam kegiatan tersebut para peserta, dewan juri, tamu undangan, serta perwakilan dari Disparbudpora Kabupaten Sumedang.</p><p>Ketua Panitia, Endang Yadi, mengatakan bahwa Pasanggiri Tari Umbul merupakan salah satu bentuk nyata pelestarian seni tradisi yang menjadi warisan budaya masyarakat Sumedang.</p><p>“Pasanggiri ini diselenggarakan sebagai upaya nyata untuk melestarikan, merevitalisasi, dan mengenalkan kembali kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang apresiasi bagi para pelaku seni tari,” ujarnya.</p><p>Menurut Endang, antusiasme pelajar terhadap Tari Umbul sangat luar biasa. Pasanggiri tahun ini diikuti oleh 17 sekolah, terdiri dari 15 SMP dan 2 MTs, dengan total 178 peserta.</p><p>Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri yang kompeten dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, serta SMKN 10 Bandung.</p><p>Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak memungut biaya pendaftaran. Para pemenang akan mendapatkan berbagai penghargaan, di antaranya piagam, uang pembinaan, piala, serta beasiswa pendidikan di SMK KORPRI Sumedang bagi peserta yang melanjutkan sekolah di lembaga tersebut.</p><p>“Juara umum akan memperoleh trofi bergilir dari Bupati Sumedang. Sementara juara pertama mendapatkan piala dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, uang pembinaan, piagam penghargaan, dan kesempatan memperoleh beasiswa di SMK KORPRI Sumedang. Begitu pula juara kedua dan ketiga yang akan menerima piala, uang pembinaan, piagam, serta beasiswa pendidikan,” jelasnya.</p><p>Endang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk Pemerintah Kabupaten Sumedang, para sponsor, dan seluruh panitia yang telah bekerja keras demi suksesnya acara.</p><p>Sementara itu, Kepala SMK KORPRI Kabupaten Sumedang, Dahlan, menuturkan bahwa Pasanggiri Tari Umbul tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan dan melestarikan budaya lokal yang berasal dari Kabupaten Sumedang.</p><p>“Tari Umbul merupakan salah satu kekayaan budaya Sumedang yang harus terus dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami berharap Tari Umbul semakin dikenal luas dan mampu mengangkat nama Kabupaten Sumedang,” katanya.</p><p>Dahlan menambahkan, di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, generasi muda perlu tetap memiliki rasa cinta dan kebanggaan terhadap budaya daerahnya sendiri.</p><p>“Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga menanamkan nilai sportivitas. Namun yang lebih penting adalah kebersamaan dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah sebagai identitas masyarakat Sumedang,” ujarnya.</p><p>Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kebudayaan Disparbudpora Kabupaten Sumedang, Moh. Budi Akbar, memberikan apresiasi tinggi kepada SMK KORPRI Sumedang atas inisiatif penyelenggaraan Pasanggiri Tari Umbul.</p><p>“Kami dari Bidang Kebudayaan Disparbudpora Kabupaten Sumedang dan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tari Umbul merupakan warisan budaya Indonesia yang harus terus dilestarikan. Bahkan ke depan mudah-mudahan dapat diusulkan menjadi warisan budaya dunia,” katanya.</p><p>Menurutnya, keterlibatan peserta didik dalam pasanggiri ini menunjukkan bahwa proses pewarisan budaya kepada generasi muda mulai berjalan dengan baik.</p><p>“Ini bukan sekadar festival atau perlombaan, tetapi merupakan bagian dari pembentukan karakter generasi muda agar bangga menjadi orang Sumedang, bangga menjadi warga Jawa Barat, dan bangga menjadi rakyat Indonesia,” tegasnya.</p><p>Budi Akbar menilai, pelestarian budaya memiliki dampak yang sangat luas, mulai dari penguatan karakter, peningkatan rasa nasionalisme dan patriotisme, hingga memberikan manfaat ekonomi melalui sektor pariwisata.</p><p>“Jika kegiatan seperti ini dilaksanakan secara rutin, tentu akan menjadi daya tarik yang mampu mendatangkan wisatawan ke Sumedang. Inilah yang disebut sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata,” ujarnya.</p><p>Ia berharap Pasanggiri Tari Umbul dapat menjadi inspirasi bagi sekolah dan lembaga pendidikan lainnya untuk turut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.</p><p>“Warisan budaya adalah harga diri bangsa. Karena itu, harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Melalui kegiatan ini, kita sedang mencetak generasi unggul yang memiliki karakter, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya bangsa,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/disparbudpora-sumedang-buka-pasanggiri-tari-umbul-tingkat-smpmts-diikuti-178-peserta_qfJ2R8a42e.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tiket Murah, Fasilitas Dibangun Lebih Baik: Tahura Gunung Kunci dan Palasari Siap Sambut Pengunjung</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/tiket&#45;murah&#45;fasilitas&#45;dibangun&#45;lebih&#45;baik&#45;tahura&#45;gunung&#45;kunci&#45;dan&#45;palasari&#45;siap&#45;sambut&#45;pengunjung&#45;1NdArB4fUS/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/tiket&#45;murah&#45;fasilitas&#45;dibangun&#45;lebih&#45;baik&#45;tahura&#45;gunung&#45;kunci&#45;dan&#45;palasari&#45;siap&#45;sambut&#45;pengunjung&#45;1NdArB4fUS/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 29 May 2026 11:00:43 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang dalam waktu dekat akan melakukan sejumlah pembenahan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci dan Tahura Palasari.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang dalam waktu dekat akan melakukan sejumlah pembenahan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci dan Tahura Palasari.&nbsp;</p><p>Pembenahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung yang berlibur bersama keluarga.</p><p>Kepala Bidang Kehutanan DLHK Kabupaten Sumedang, Amalia Hermayanti, mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan perbaikan di kawasan Tahura Gunung Kunci.</p><p>“Saat ini Tahura Gunung Kunci sedang dan akan dilakukan pembenahan-pembenahan. Kemarin sudah diperbaiki jogging track sekitar Gunung Kunci dan pemagaran di luar kawasan Gunung Kunci,” ujar Amalia saat ditemui di kantornya, Jumat (29/5/2026).</p><p>Selain itu, pihak DLHK juga akan membenahi area parkir dan taman bermain guna menunjang keamanan serta keselamatan para pengunjung.</p><p>“Untuk keamanan dan keselamatan para pengunjung, nanti akan dibenahi juga area parkir dan taman bermain di sekitar Gunung Kunci,” katanya.</p><p>Amalia menjelaskan, total terdapat empat titik fasilitas yang menjadi prioritas pembenahan. Dari jumlah tersebut, dua titik telah selesai diperbaiki.</p><p>“Untuk saat ini ada empat titik yang diperbaiki dan dua titik sudah rampung, tinggal parkiran depan dan taman bermain yang belum diperbaiki,” jelasnya.</p><p>Ia menambahkan, proses perbaikan seluruh fasilitas ditargetkan selesai dalam bulan ini agar pengunjung dapat menikmati suasana wisata yang lebih nyaman.</p><p>“Pada bulan ini kami akan memperbaiki semua fasilitas yang ada di Gunung Kunci demi kenyamanan dan keselamatan para pengunjung, karena itu yang utama bagi kami,” tambahnya.</p><p>Tidak hanya di Tahura Gunung Kunci, DLHK Sumedang juga berencana melakukan pembenahan di kawasan Tahura Palasari yang lokasinya tidak jauh dari pusat perkotaan Sumedang.</p><p>“Untuk Tahura Palasari, kami juga akan mengadakan pembenahan di sana. Saat ini baru difasilitasi pembuatan area parkir di bawah dan penambahan dua toilet di bagian atas,” ungkap Amalia.</p><p>Ke depan, pihaknya juga berencana membuka kembali pos loket pembayaran di kawasan Tahura Palasari guna mempermudah pelayanan kepada pengunjung.</p><p>“Ke depannya kami ingin membuka lagi pos loket pembayaran di sana, sehingga pengunjung selain ke Tahura Gunung Kunci juga bisa berkunjung ke Tahura Palasari,” ujarnya.</p><p>Terkait tarif masuk, Amalia menyebutkan harga tiket masih terjangkau dan sudah termasuk akses ke dua kawasan wisata tersebut.</p><p>“Untuk anak sekolah tiketnya Rp5 ribu dan itu sudah termasuk Tahura Gunung Kunci dan Tahura Palasari. Sedangkan untuk dewasa Rp10 ribu dan itu juga sudah include kedua lokasi wisata tersebut,” katanya.</p><p>Sementara untuk jam operasional, pelayanan wisata dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.</p><p>“Pelayanan buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore, kecuali saat Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha kami libur satu hari,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/tiket-murah-fasilitas-dibangun-lebih-baik-tahura-gunung-kunci-dan-palasari-siap-sambut-pengunjung_mvM7H4b6j2.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Seluruh Jemaah Kloter 29 Laksanakan Melontar Jumrah 11 Dzulhijjah Dipimpin Ketua Kloter dan Petugas Haji</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/seluruh&#45;jemaah&#45;kloter&#45;29&#45;laksanakan&#45;melontar&#45;jumrah&#45;11&#45;dzulhijjah&#45;dipimpin&#45;ketua&#45;kloter&#45;dan&#45;petugas&#45;haji&#45;0zYNk1iRRj/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/seluruh&#45;jemaah&#45;kloter&#45;29&#45;laksanakan&#45;melontar&#45;jumrah&#45;11&#45;dzulhijjah&#45;dipimpin&#45;ketua&#45;kloter&#45;dan&#45;petugas&#45;haji&#45;0zYNk1iRRj/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 29 May 2026 00:15:07 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Seluruh jemaah haji Kloter 29 melaksanakan rangkaian ibadah melontar jumrah pada 11 Dzulhijjah dengan tertib dan lancar.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Seluruh jemaah haji Kloter 29 melaksanakan rangkaian ibadah melontar jumrah pada 11 Dzulhijjah dengan tertib dan lancar.&nbsp;</p><p>Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jemaah dari rombongan pertama hingga terakhir dengan didampingi langsung oleh Ketua Kloter, TPHD, serta seluruh petugas kloter.</p><p>Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, KH Asep Fuad, mengatakan bahwa pelaksanaan melontar jumrah berjalan dengan aman dan kondusif.</p><p>“Seluruh jemaah Kloter 29 dari rombongan pertama sampai terakhir mengikuti prosesi melontar jumrah pada tanggal 11 Dzulhijjah. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Kloter, TPHD, dan seluruh petugas kloter yang ikut mendampingi rombongan. Jumlah jemaah kurang lebih sekitar 400 orang,” ujarnya, Sabtu (28/05/2026).</p><p>Ia menjelaskan, pendampingan penuh dari para petugas dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, tertib, dan sesuai dengan arahan yang telah ditentukan.</p><p>Suasana pelaksanaan ibadah berlangsung khidmat meski dipadati jutaan jemaah dari berbagai negara.&nbsp;</p><p>Para jemaah tampak tetap menjaga kekompakan serta mengikuti instruksi petugas selama perjalanan menuju lokasi jumrah hingga kembali ke pemondokan.</p><p>KH Asep Fuad juga mengapresiasi kerja sama seluruh petugas kloter yang terus siaga membantu kebutuhan para jemaah, terutama lanjut usia dan jemaah yang memerlukan pendampingan khusus.</p><p>Dengan terlaksananya prosesi melontar jumrah 11 Dzulhijjah ini, seluruh jemaah Kloter 29 diharapkan dapat menyelesaikan rangkaian ibadah haji berikutnya dengan lancar dan memperoleh haji yang mabrur.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/seluruh-jemaah-kloter-29-laksanakan-melontar-jumrah-11-dzulhijjah-dipimpin-ketua-kloter-dan-petugas-haji_P7H4U7ht8i.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang: Penyembelihan Hewan Kurban Jemaah Haji Telah Dilaksanakan di Kiswah</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/pembimbing&#45;kbihu&#45;multazam&#45;tanjungsari&#45;sumedang&#45;penyembelihan&#45;hewan&#45;kurban&#45;jemaah&#45;haji&#45;telah&#45;dilaksanakan&#45;di&#45;kiswah&#45;6S9Tk0DuAw/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/pembimbing&#45;kbihu&#45;multazam&#45;tanjungsari&#45;sumedang&#45;penyembelihan&#45;hewan&#45;kurban&#45;jemaah&#45;haji&#45;telah&#45;dilaksanakan&#45;di&#45;kiswah&#45;6S9Tk0DuAw/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 29 May 2026 00:01:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &amp;nbsp;&#45; &amp;nbsp;Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, KH. Asep Fuad menyampaikan bahwa proses penyembelihan hewan kurban bagi jemaah haji telah dilaksanakan di Maslaha Kiswah atau Rumah Potong Hewan (RPH) Kiswah pada 11 Zulhijjah 1446 Hijriah, Kamis (28/05/2025).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang &nbsp;- &nbsp;</strong>Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, KH. Asep Fuad menyampaikan bahwa proses penyembelihan hewan kurban bagi jemaah haji telah dilaksanakan di Maslaha Kiswah atau Rumah Potong Hewan (RPH) Kiswah pada 11 Zulhijjah 1446 Hijriah, Kamis (28/05/2025).</p><p>“Alhamdulillah penyembelihan hewan kurban untuk jemaah haji sudah dilaksanakan di Maslaha Kiswah atau rumah potong hewan (RPH) di Kiswah pada hari ini tanggal 11 Zulhijjah,” ujar KH. Asep Fuad.</p><p>Ia menjelaskan, seluruh hewan kurban telah disembelih sebanyak 11 pek atau untuk 11 orang jemaah.&nbsp;</p><p>Daging kurban tersebut kemudian dibagikan kepada fakir miskin yang berada di sekitar Tanah Haram.</p><p>“Dan semuanya sudah disembelih sejumlah 11 pek atau 11 orang, kemudian dibagikan kepada fakir miskin yang ada di sekitar Tanah Haram,” lanjutnya.</p><p>KH. Asep Fuad berharap seluruh amal ibadah kurban para jemaah diterima oleh Allah SWT serta doa-doa mereka dikabulkan.</p><p>“Alhamdulillah semoga kurbannya menjadi kurban yang diterima oleh Allah SWT, doa-doanya dikabulkan, dan menjadi haji mabrur,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/pembimbing-kbihu-multazam-tanjungsari-sumedang-penyembelihan-hewan-kurban-jemaah-haji-telah-dilaksanakan-di-kiswah_6rHuH4l9d9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Petugas PLN UP3 Sumedang Setia Jaga Pasokan Aman Saat Shalat Idul Adha 1447 Hijriah</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/petugas&#45;pln&#45;up3&#45;sumedang&#45;setia&#45;jaga&#45;pasokan&#45;aman&#45;saat&#45;shalat&#45;idul&#45;adha&#45;1447&#45;hijriah&#45;W7N4i9Ym99/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/petugas&#45;pln&#45;up3&#45;sumedang&#45;setia&#45;jaga&#45;pasokan&#45;aman&#45;saat&#45;shalat&#45;idul&#45;adha&#45;1447&#45;hijriah&#45;W7N4i9Ym99/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 27 May 2026 21:32:12 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; PT PLN (Persero) UP3 Sumedang berhasil menjaga keandalan pasokan listrik tanpa gangguan kedip maupun padam selama pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di seluruh wilayah kerja, tepatnya Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Majalengka.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang</strong> - PT PLN (Persero) UP3 Sumedang berhasil menjaga keandalan pasokan listrik tanpa gangguan kedip maupun padam selama pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di seluruh wilayah kerja, tepatnya Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Majalengka.</p><p>Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat agar dapat menjalankan ibadah Hari Raya Idul Adha dengan khusyuk dan aman.</p><p>Diketahui, keandalan pasokan listrik tersebut didukung oleh kesiapsiagaan personel PLN yang tetap bersiaga penuh selama momentum Idul Adha 1447 Hijriah.</p><p>Petugas PLN menjalankan tugas di lapangan dengan mengorbankan waktu bersama keluarga demi memastikan masyarakat tetap menikmati listrik yang andal selama kegiatan ibadah hingga rangkaian pemotongan hewan qurban berlangsung.</p><p>Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel siaga yang telah bekerja maksimal menjaga keandalan sistem kelistrikan selama Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.</p><p>"Alhamdulillah, PLN UP3 Sumedang berhasil menjaga pasokan listrik tetap andal tanpa kedip dan padam selama pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah," ujarnya, Rabu (27/5/2026).</p><p>Ramdani juga menerangkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh petugas yang tetap siaga di lapangan demi memastikan masyarakat dapat beribadah dengan nyaman.</p><p>"Di tengah momen berkumpul bersama keluarga, para petugas tetap menjalankan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab," ungkapnya.</p><p>Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat Sugeng Widodo mengatakan bahwa keberhasilan menjaga keandalan listrik selama Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p><p>"Seluruh personel maupun sarana pendukung layanan kelistrikan akan tetap mempertahankan kesiagaan penuh di lapangan sesuai dengan jadwal masa siaga yang telah ditetapkan pada 31 Mei 2026 nanti," kata Sugeng.</p><p>"Hal itu guna mengantisipasi segala bentuk dinamika beban listrik di area publik. Layanan pengaduan dan pelaporan gangguan kelistrikan juga tetap terbuka penuh 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile untuk menjamin kenyamanan maksimal sepanjang libur perayaan Idul Adha 1447 Hijriah ini," tambahnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/petugas-pln-up3-sumedang-setia-jaga-pasokan-aman-saat-shalat-idul-adha-1447-hijriah_G0LMM1353p.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PHD Sumedang H. Shohibin: Pelaksanaan Wukuf Jamaah KJT 29 di Arafah Berjalan Aman dan Lancar</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/phd&#45;sumedang&#45;h&#45;shohibin&#45;pelaksanaan&#45;wukuf&#45;jamaah&#45;kjt&#45;29&#45;di&#45;arafah&#45;berjalan&#45;aman&#45;dan&#45;lancar&#45;Bv91OGFZhg/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/phd&#45;sumedang&#45;h&#45;shohibin&#45;pelaksanaan&#45;wukuf&#45;jamaah&#45;kjt&#45;29&#45;di&#45;arafah&#45;berjalan&#45;aman&#45;dan&#45;lancar&#45;Bv91OGFZhg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 27 May 2026 14:30:15 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Sumedang, H. Shohibin, menyampaikan bahwa pelaksanaan puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah bagi jamaah Kloter 29 KJT berjalan aman, tertib, lancar, dan sukses.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Sumedang, H. Shohibin, menyampaikan bahwa pelaksanaan puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah bagi jamaah Kloter 29 KJT berjalan aman, tertib, lancar, dan sukses.</p><p>Wukuf yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Selasa (26/05/2026) tersebut merupakan salah satu rukun haji yang wajib dijalankan oleh seluruh jamaah haji.</p><p>Kloter 29 KJT sendiri terdiri dari jamaah asal lima kabupaten dengan jumlah total 441 jamaah. Pemberangkatan jamaah menuju Arafah dimulai sejak Senin pagi (25/05/2026) sekitar pukul 09.00 waktu Arab Saudi dari Hotel 918 dan Hotel 813, dimulai dari rombongan 1 hingga rombongan 11.</p><p>“Alhamdulillah seluruh jamaah berangkat menuju Arafah dengan lancar dan tiba bada Zuhur. Masing-masing jamaah langsung menempati tenda sesuai pembagian yang telah disiapkan oleh petugas kloter bersama para karom,” ujar H. Shohibin.</p><p>Ia menjelaskan, jamaah KJT 29 ditempatkan di beberapa tenda, di antaranya tenda nomor 20, 10, 12, 19, dan 8.&nbsp;</p><p>Untuk jamaah asal Sumedang, jamaah putra ditempatkan di tenda nomor 8, sedangkan jamaah putri berada di tenda nomor 19.</p><p>Di tenda nomor 8, jamaah Sumedang bergabung bersama jamaah asal Majalengka serta jamaah dari Banda Aceh.&nbsp;</p><p>Setelah salat Magrib, kegiatan pembinaan dan ta’aruf antardaerah dipimpin langsung oleh Prof. Dr. KH. Muhyiddin Abdul Qadir Al Manafi, MA selaku Mudir Ma’had International As Syifa sekaligus Ketua KBIHU As Syifa.</p><p>“Beliau memberikan kesempatan kepada perwakilan dari Sumedang, Majalengka, dan Aceh untuk saling memperkenalkan diri serta mempererat ukhuwah sesama jamaah,” katanya.</p><p>Kegiatan dilanjutkan dengan ibadah masing-masing jamaah, mulai dari membaca Al-Qur’an, berzikir, hingga istirahat menjelang pelaksanaan wukuf.</p><p>Pada pagi harinya usai salat Subuh, kembali digelar kegiatan kuliah subuh yang diinisiasi oleh Prof. Dr. KH. Muhyiddin Abdul Qadir Al Manafi, MA. Dalam kegiatan tersebut tampil sejumlah ustaz dan tokoh agama dari berbagai daerah.</p><p>Dari Sumedang hadir H. Shohibin, KH. Alan Sudirman, KH. Asep Fu’ad Adnan, serta PHD Kabupaten Tasikmalaya KH. Yahya Kamal.&nbsp;</p><p>Sementara dari Majalengka diwakili Ustaz Yusuf, dan perwakilan jamaah Banda Aceh juga turut menyampaikan tausiah.</p><p>Dalam tausiah umumnya, Prof. Dr. KH. Muhyiddin Abdul Qadir Al Manafi menjelaskan berbagai dalil mengenai keutamaan wukuf di Arafah.</p><p>“Keutamaan wukuf di Arafah tidak hanya dirasakan oleh jamaah yang hadir di sini, tetapi juga menjadi wasilah doa dan ampunan bagi keluarga, sahabat, dan orang-orang yang didoakan oleh jamaah haji,” tutur H. Shohibin mengutip tausiah Abuya.</p><p>Menjelang pelaksanaan wukuf, jamaah melaksanakan berbagai ibadah sunnah seperti salat duha, membaca Al-Qur’an, dan berzikir. H. Shohibin selaku PHD Kabupaten Sumedang juga turut mengoordinasikan pembagian petugas pelaksana wukuf di sejumlah tenda.</p><p>Untuk tenda nomor 10, khutbah wukuf disampaikan langsung oleh Prof. Dr. KH. Muhyiddin Abdul Qadir Al Manafi, MA, dengan imam KH. Acep dari Bandung Barat dan muazin Sener Mawan dari Bandung Barat.&nbsp;</p><p>Sementara pembimbing doa dan muhasabah dipimpin KH. Irfan Hilmi dari Tasikmalaya serta KH. Deden dari KBIHU Qowamah Tasikmalaya.</p><p>Adapun di tenda nomor 19 yang mayoritas ditempati jamaah perempuan, khutbah dipimpin KH. Arif selaku pembimbing ibadah tim kloter, imam dipimpin langsung oleh H. Shohibin dari Sumedang, serta muazin KH. Alan Sudirman.&nbsp;</p><p>Bimbingan doa dan muhasabah dipimpin KH. Ade dari Tasikmalaya selaku pimpinan KBIHU Ka’bah Islamiyah, didampingi KH. Yahya Kamal dari PHD Kabupaten Tasikmalaya.</p><p>Rangkaian pelaksanaan wukuf diawali dengan khutbah Arafah, dilanjutkan azan dan pelaksanaan salat Zuhur serta Asar, kemudian diteruskan dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin para pembimbing ibadah.</p><p>“Menjelang Magrib, Abuya memimpin doa bersama. Waktu itu merupakan saat yang paling istimewa dan mustajab bagi seluruh jamaah haji untuk memanjatkan doa,” pungkas H. Shohibin.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/phd-sumedang-h-shohibin-pelaksanaan-wukuf-jamaah-kjt-29-di-arafah-berjalan-aman-dan-lancar_7dvs9gcf9z.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jamaah Haji Kloter 29 KJT Sumedang Harapkan Haji Mabrur Usai Lontar Jumrah Aqabah</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/jamaah&#45;haji&#45;kloter&#45;29&#45;kjt&#45;sumedang&#45;harapkan&#45;haji&#45;mabrur&#45;usai&#45;lontar&#45;jumrah&#45;aqabah&#45;71fJddO5S1/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/jamaah&#45;haji&#45;kloter&#45;29&#45;kjt&#45;sumedang&#45;harapkan&#45;haji&#45;mabrur&#45;usai&#45;lontar&#45;jumrah&#45;aqabah&#45;71fJddO5S1/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 27 May 2026 08:00:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Jamaah haji Kloter 29 KJT asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telah menyelesaikan prosesi lontar Jumrah Aqabah di Mina dengan lancar dan khusyuk.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Jamaah haji Kloter 29 KJT asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telah menyelesaikan prosesi lontar Jumrah Aqabah di Mina dengan lancar dan khusyuk.&nbsp;</p><p>Kegiatan ibadah tersebut dilaksanakan bersama jajaran pembimbing dan tokoh agama dari sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).</p><p>Turut mendampingi jamaah dalam pelaksanaan ibadah tersebut di antaranya Prof. Dr. KH. Muhyidin Abdul Qodir Al Manafi, MA dari KBIHU As Syifa, KH. Asep Fu’ad Adnan, M.Ag dari KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, Dra. Hj. Aam Salamah dari KBIHU Intania, Drs. H. Shohibin, Ph.D dari PHD Kabupaten Sumedang, KH. Alan Sudirman, M.Ag dari KBIHU Bina Insan sekaligus PHD Kabupaten Sumedang, serta KH. Yahya Kamal, M.Pd.I dari PHD Kabupaten Tasikmalaya.</p><p>Hal tersebut disampaikan oleh pimpinan KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang di Mina, Rabu (27/05/2026).</p><p>Jamaah haji Indonesia bersama jutaan umat Islam dari berbagai negara di dunia melaksanakan prosesi melontar Jumrah Aqabah di Mina yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah.&nbsp;</p><p>Dalam balutan pakaian ihram, para jamaah menjalankan salah satu rangkaian wajib haji tersebut dengan penuh semangat, tertib, dan kekhusyukan.</p><p>Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari, KH. Asep Fu’ad Adnan, M.Ag mengatakan bahwa prosesi lontar jumrah memiliki makna spiritual yang sangat mendalam bagi jamaah haji.</p><p>“Prosesi melontar jumrah ini menjadi simbol penolakan terhadap godaan setan dan menjadi momentum spiritual yang mendalam bagi seluruh jamaah. Para jamaah berharap ibadah ini menjadi penyempurna haji mereka serta membawa keberkahan bagi keluarga dan kampung halaman,” ujarnya.</p><p>Suasana di Mina dipadati jutaan jamaah dari berbagai penjuru dunia yang secara bergelombang melaksanakan lontar jumrah sesuai jadwal yang telah ditetapkan otoritas Arab Saudi.&nbsp;</p><p>Meski cuaca cukup panas, jamaah Kloter 29 KJT asal Sumedang tetap menjalankan ibadah dengan penuh semangat dan disiplin.</p><p>Pihak KBIHU Multazam Tanjungsari juga terus mengingatkan jamaah agar menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji hingga selesai.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/jamaah-haji-kloter-29-kjt-sumedang-harapkan-haji-mabrur-usai-lontar-jumrah-aqabah_1vW2qC6Xkx.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sekda Sumedang Buka Sosialisasi dan ToT Agen Digitalisasi Bantuan Sosial</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/sekda&#45;sumedang&#45;buka&#45;sosialisasi&#45;dan&#45;tot&#45;agen&#45;digitalisasi&#45;bantuan&#45;sosial&#45;CME0idb0kk/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/sekda&#45;sumedang&#45;buka&#45;sosialisasi&#45;dan&#45;tot&#45;agen&#45;digitalisasi&#45;bantuan&#45;sosial&#45;CME0idb0kk/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 26 May 2026 16:45:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, membuka kegiatan Sosialisasi dan Training of Trainers (ToT) Agen Digitalisasi Bantuan Sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sumedang di Aula Tampomas PPS Kabupaten Sumedang, Selasa (26/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, membuka kegiatan Sosialisasi dan Training of Trainers (ToT) Agen Digitalisasi Bantuan Sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sumedang di Aula Tampomas PPS Kabupaten Sumedang, Selasa (26/05/2026).</p><p>Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial RI dari Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Non Kebencanaan, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), TKSK, fasilitator, P3K PW Kecamatan/Kelurahan, hingga para penyuluh sosial.</p><p>Dalam sambutannya, Sekda Sumedang menyampaikan bahwa Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah percontohan (piloting) digitalisasi bantuan sosial berbasis Digital Public Infrastructure (DPI).</p><p>“Di Jawa Barat hanya ada tiga kabupaten yang menjadi piloting terkait updating dan verifikasi bantuan sosial berbasis digital, yaitu Sumedang, Bogor, dan Ciamis. Ini merupakan suatu kehormatan bagi Kabupaten Sumedang. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial yang telah menetapkan Sumedang sebagai daerah percontohan digitalisasi bantuan sosial,” ujar Tuti Ruswati.</p><p>Menurutnya, program digitalisasi bansos tersebut bertujuan untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran melalui proses verifikasi dan validasi data yang lebih akurat dan efektif.</p><p>Ia mengakui selama ini masih banyak keluhan masyarakat terkait ketidaktepatan penyaluran bantuan sosial, baik penerima yang tidak layak namun mendapatkan bantuan, maupun masyarakat yang seharusnya menerima bantuan tetapi belum terdata.</p><p>“Momentum ini menjadi upaya kita untuk mengurangi ketidaktepatan sasaran tersebut. Bapak dan Ibu sebagai agen nantinya akan turun langsung ke masyarakat untuk melakukan verifikasi data. Ini bukan sekadar tugas, tetapi juga menjadi amal jariah karena membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.</p><p>Tuti juga menekankan pentingnya kesadaran dan keikhlasan para agen digitalisasi bansos dalam membantu masyarakat, khususnya dalam percepatan verifikasi berbasis digital.</p><p>Program tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari transformasi digital dalam sistem pemerintahan guna mempermudah pelayanan publik kepada masyarakat.</p><p>“Masyarakat nantinya dapat melakukan pendataan secara mandiri melalui portal resmi dengan autentifikasi digital ID atau biometrik. Sedangkan masyarakat yang memiliki keterbatasan, seperti lansia, penyandang disabilitas, atau yang tidak memiliki gadget, akan dibantu oleh para agen,” jelasnya.</p><p>Ia menerangkan, sistem digitalisasi bansos akan menyederhanakan proses pengajuan bantuan sosial menjadi tiga tahapan utama, yakni registrasi dan pengusulan, verifikasi dan validasi, serta penyaluran bantuan langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).</p><p>Pada kesempatan tersebut, Sekda juga memaparkan sejumlah tahapan yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mendukung perluasan piloting digitalisasi bansos berbasis DPI.</p><p>Di antaranya pembentukan Tim Koordinasi Digitalisasi Penyaluran Bantuan Sosial melalui Surat Keputusan Bupati, sosialisasi program pada 10 April 2026, pengumpulan data calon agen digitalisasi bansos dari berbagai OPD dan unsur masyarakat, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi calon agen.</p><p>“Saat ini progres aktivasi IKD sudah mencapai sekitar 90 persen dan terus kami dorong agar akhir Mei ini bisa selesai 100 persen,” ungkapnya.</p><p>Pemkab Sumedang juga telah melakukan penandatanganan dukungan teknis bersama seluruh pihak terkait guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai agenda strategis dan timeline yang telah ditetapkan pemerintah pusat.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/sekda-sumedang-buka-sosialisasi-dan-tot-agen-digitalisasi-bantuan-sosial_lXefUE08os.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>100 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II di BLK Sumedang</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/100&#45;peserta&#45;ikuti&#45;pelatihan&#45;berbasis&#45;kompetensi&#45;tahap&#45;ii&#45;di&#45;blk&#45;sumedang&#45;9cPnaex7xK/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/100&#45;peserta&#45;ikuti&#45;pelatihan&#45;berbasis&#45;kompetensi&#45;tahap&#45;ii&#45;di&#45;blk&#45;sumedang&#45;9cPnaex7xK/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 12:00:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Sebanyak 100 peserta terpilih mengikuti kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap II yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Sebanyak 100 peserta terpilih mengikuti kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap II yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, di Aula Tampomas PPS Kabupaten Sumedang, Senin (25/5/2026).</p><p>Pelatihan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumedang itu menghadirkan sejumlah program pelatihan berbasis kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.&nbsp;</p><p>Adapun program yang dibuka meliputi Penyiapan Produk Pastry dan Kue II, Menjahit Dasar Pakaian Pria dan Wanita III, Perbaikan Minuman Kopi (Barista), Desain Grafis untuk Content Creator, serta Operator Forklift.</p><p>Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah perusahaan dari Kabupaten Sumedang maupun luar daerah yang turut mendukung pelaksanaan pelatihan berbasis vokasi tersebut.</p><p>Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, Taufik Hidayat, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja melalui pelatihan berbasis unit kompetensi tahap II.</p><p>“Seluruh pelatihan ini akan diselenggarakan di BLK Kabupaten Sumedang. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sehingga dapat mengurangi angka pengangguran serta mendorong terwujudnya masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur,” ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen mendukung program pemerintah dalam penekanan dan pengentasan angka pengangguran di Kabupaten Sumedang, sejalan dengan Asta Cita atau delapan misi Pemerintah Pusat menuju Indonesia Emas 2045.</p><p>Menurut Taufik, rangkaian pelatihan dimulai dengan pembukaan pada 25 Mei 2026 dan akan berlangsung hingga 13 Juli 2026.&nbsp;</p><p>Pelaksanaan pelatihan dilakukan sesuai jadwal dengan pemberian materi kelompok non-unit kompetensi dan kelompok unit kompetensi.</p><p>Sementara itu, Sekda Sumedang Dr. Hj. Tuti Ruswati mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi.&nbsp;</p><p>Dari sekitar 2.000 pendaftar yang mengikuti proses seleksi, hanya 100 peserta yang dinyatakan lolos.</p><p>“Hari ini saya mewakili Pak Bupati membuka program pelatihan bersertifikasi bagi para lulusan SMK. Ini luar biasa karena dari 2.000 pendaftar, yang lolos hanya 100 orang. Mudah-mudahan ini menjadi modal bagi anak-anak untuk meningkatkan kompetensinya,” kata Tuti.</p><p>Menurutnya, kompetensi menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan dunia kerja saat ini.&nbsp;</p><p>Dunia industri tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga tenaga kerja yang siap pakai.</p><p>“Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen terus membuka pelatihan seluas-luasnya untuk meningkatkan kompetensi masyarakat. Karena lulusan sekolah saja ternyata belum cukup memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya.</p><p>Ia menjelaskan, program pelatihan disusun berdasarkan kebutuhan perusahaan agar tercipta link and match antara dunia pendidikan, pelatihan, dan industri.</p><p>Beberapa perusahaan yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya PT Gabudra, PT Litex, dan PT Kordon.&nbsp;</p><p>Kehadiran perusahaan tersebut dinilai penting, terutama dalam mendukung pelatihan operator forklift dan keterampilan teknis lainnya.</p><p>Tuti juga menyampaikan bahwa angka pengangguran di Kabupaten Sumedang terus mengalami penurunan setiap tahunnya.&nbsp;</p><p>Saat ini tingkat pengangguran berada di angka sekitar 5 persen, turun dari sebelumnya 6 persen.</p><p>“Alhamdulillah, angka pengangguran di Sumedang relatif turun sekitar satu persen. Mudah-mudahan ke depan bisa terus ditekan hingga mencapai 3 sampai 2 persen. Tentunya hal itu harus didukung program dan kegiatan pelatihan berbasis vokasi agar peserta bisa terserap dunia usaha dan dunia industri,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/100-peserta-ikuti-pelatihan-berbasis-kompetensi-tahap-ii-di-blk-sumedang_p35i7DbwC5.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Akad Nikah Putra Sekda Jabar di KUA Sumedang Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebahagiaan</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/akad&#45;nikah&#45;putra&#45;sekda&#45;jabar&#45;di&#45;kua&#45;sumedang&#45;selatan&#45;berlangsung&#45;khidmat&#45;dan&#45;penuh&#45;kebahagiaan&#45;BbU34xukO2/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/akad&#45;nikah&#45;putra&#45;sekda&#45;jabar&#45;di&#45;kua&#45;sumedang&#45;selatan&#45;berlangsung&#45;khidmat&#45;dan&#45;penuh&#45;kebahagiaan&#45;BbU34xukO2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 09:00:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan menyelimuti prosesi akad nikah Lucky Haiqal Fikri, putra Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, H. Herman Suryatman, dengan mempelai wanita Safa Nisa Aulia Fasa, putri dari H. Jalaludin Mahmud.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan menyelimuti prosesi akad nikah Lucky Haiqal Fikri, putra Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, H. Herman Suryatman, dengan mempelai wanita Safa Nisa Aulia Fasa, putri dari H. Jalaludin Mahmud.&nbsp;</p><p>Prosesi sakral tersebut digelar di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumedang Selatan, Ahad (24/5/2026) pukul 19.00 WIB.</p><p>Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri sejumlah tokoh penting serta jajaran Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sumedang.</p><p>Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman hadir langsung didampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumedang, Hamzah Rukmana beserta jajaran.&nbsp;</p><p>Sementara itu, Kepala KUA Sumedang Selatan, Acep Anwar bertindak sebagai penghulu yang memandu jalannya prosesi akad nikah.</p><p>Kehadiran jajaran Kementerian Agama tersebut menjadi wujud nyata penguatan layanan keagamaan yang humanis, profesional, dan membahagiakan masyarakat, sejalan dengan semangat transformasi layanan KUA di Jawa Barat.</p><p>Pernikahan ini juga terasa istimewa dengan hadirnya sejumlah tokoh penting yang menjadi saksi nikah kedua mempelai.&nbsp;</p><p>Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, turut hadir menyaksikan momen sakral tersebut.</p><p>Prosesi ijab kabul berlangsung lancar dan penuh haru di hadapan keluarga besar serta para tamu undangan yang memenuhi ruangan.&nbsp;</p><p>Doa-doa terbaik mengalir untuk kedua mempelai agar dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta senantiasa dilimpahi keberkahan.</p><p>Selain menjadi momen sakral, pernikahan ini juga menjadi ajang silaturahmi hangat antara unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan keluarga besar kedua mempelai.</p><p>Menariknya, momentum pernikahan ini sekaligus menjadi teladan nyata bagi masyarakat mengenai pelaksanaan akad nikah di KUA.&nbsp;</p><p>Saat menghadiri simulasi acara yang digelar pada Jumat (22/5/2026) di lokasi yang sama, Sekda Jabar, Herman Suryatman, sempat menyampaikan pesan khusus terkait pelaksanaan pernikahan di KUA.</p><p>Merujuk pada edaran Gubernur Jawa Barat, Herman mengajak masyarakat untuk tidak ragu melangsungkan prosesi ijab kabul di Kantor Urusan Agama.&nbsp;</p><p>Menurutnya, fasilitas dan pelayanan KUA saat ini sudah sangat representatif dan memadai.</p><p>“Nikah di KUA itu keren. Prinsipnya ‘Duit Weuteuh, Hirup Jeujeuh’ (uang tetap utuh, hidup tertata). Jangan sampai setelah selesai pesta pernikahan, kita justru meninggalkan beban utang,” ujar Herman.</p><p>Langkah keluarga Sekda Jabar yang memilih KUA Sumedang Selatan sebagai lokasi akad nikah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, bahwa kesederhanaan dan kesakralan pernikahan di KUA justru menghadirkan nilai kebersamaan, keberkahan, dan keteladanan tersendiri.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/akad-nikah-putra-sekda-jabar-di-kua-sumedang-selatan-berlangsung-khidmat-dan-penuh-kebahagiaan_1P9EUaR6dM.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kloter 29 KJT Siap Hadapi Puncak Haji, Ini Hasil Rakor Petugas dan Karom</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/kloter&#45;29&#45;kjt&#45;siap&#45;hadapi&#45;puncak&#45;haji&#45;ini&#45;hasil&#45;rakor&#45;petugas&#45;dan&#45;karom&#45;7im8ZbQ2ko/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/kloter&#45;29&#45;kjt&#45;siap&#45;hadapi&#45;puncak&#45;haji&#45;ini&#45;hasil&#45;rakor&#45;petugas&#45;dan&#45;karom&#45;7im8ZbQ2ko/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 00:10:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Sumedang, H. Sohibin, menyampaikan hasil rapat koordinasi dan sosialisasi kesiapan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) bagi jamaah haji Kloter 29 KJT yang digelar usai salat Subuh, Sabtu (24/05/2026) pukul 05.15 Waktu Arab Saudi (WAS).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Sumedang, H. Sohibin, menyampaikan hasil rapat koordinasi dan sosialisasi kesiapan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) bagi jamaah haji Kloter 29 KJT yang digelar usai salat Subuh, Sabtu (24/05/2026) pukul 05.15 Waktu Arab Saudi (WAS).</p><p>Kegiatan tersebut diikuti para petugas haji dan ketua rombongan (Karom) sebagai bagian dari persiapan teknis pemberangkatan jamaah menuju puncak ibadah haji.</p><p>“Alhamdulillah, hari ini kami telah melaksanakan rapat koordinasi sekaligus sosialisasi terkait kesiapan Armuzna dan manajemen pemberangkatan jamaah haji Kloter 29 KJT,” ujar H. Sohibin.</p><p>Ia menjelaskan, Kloter 29 KJT terdiri dari jamaah asal Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.</p><p>Jamaah Berangkat dari Markaz Dhiyafah 56</p><p>Dalam rakor tersebut, petugas menyampaikan bahwa jamaah Kloter 29 KJT berada di Markaz Dhiyafah 56 dan dijadwalkan berangkat dari hotel menuju Arafah pada Minggu, 25 Mei 2026.</p><p>“Pemberangkatan dari hotel ke Arafah direncanakan pada trip kedua sekitar pukul 11.30 sampai 16.00 waktu Arab Saudi,” katanya.</p><p>Sementara perjalanan dari Arafah menuju Muzdalifah dijadwalkan pada trip kelima sekitar pukul 23.00 hingga 24.00 WAS.&nbsp;</p><p>Kemudian perjalanan dari Muzdalifah menuju Mina direncanakan pada trip kelima sekitar pukul 03.30 hingga 04.30 WAS.</p><p>Meski demikian, pihaknya masih menunggu kepastian dari syarikah terkait jadwal final keberangkatan jamaah.</p><p>Jamaah Nafar Awal dan Nafar Tsani</p><p>H. Sohibin juga menjelaskan bahwa jamaah Kloter 29 KJT terbagi dalam dua kelompok, yakni Nafar Awal dan Nafar Tsani.</p><p>“Jumlah jamaah yang mengikuti Nafar Awal sebanyak 200 orang, sedangkan Nafar Tsani sebanyak 240 jamaah,” jelasnya.</p><p>Untuk penjemputan jamaah Nafar Awal direncanakan pada 12 Dzulhijjah sekitar pukul 11.00 hingga 14.00 WAS. Sedangkan jamaah Nafar Tsani dijadwalkan pada 13 Dzulhijjah dengan waktu yang sama.</p><p>Petugas pendamping pun telah dibagi menjadi dua kelompok untuk mendampingi masing-masing jamaah Nafar Awal dan Nafar Tsani.</p><p>Selain itu, pelaksanaan tawaf ifadhoh akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan jamaah.</p><p>“Kami memberikan kesempatan kepada jamaah untuk melaksanakan tawaf ifadhoh sesuai kondisi kesehatan masing-masing. Namun diharapkan bisa dilaksanakan lebih cepat ketika kondisi jamaah sudah sehat,” ujarnya.</p><p>Total Jamaah Kloter 29 KJT Sebanyak 441 Orang</p><p>Menurut H. Sohibin, total jamaah Kloter 29 KJT berjumlah 441 orang yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat.</p><p>Jamaah tersebut menempati dua hotel, yakni Hotel 803 dan Hotel 908.</p><p>Pembagian Tenda di Arafah</p><p>Dalam sosialisasi tersebut juga dibahas pembagian tenda di Arafah. Tahun ini terdapat kebijakan pemisahan tenda laki-laki dan perempuan.</p><p>“Untuk Kloter 29 KJT tersedia empat tenda dengan penempatan terpisah antara jamaah laki-laki dan perempuan,” katanya.</p><p>Adapun pembagiannya sebagai berikut:</p><p>- Tenda nomor 10 kapasitas 143 orang untuk jamaah laki-laki asal Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Bandung Barat.</p><p>- Tenda nomor 12 kapasitas 74 orang untuk jamaah perempuan asal Kabupaten Bandung Barat dan Majalengka.</p><p>- Tenda nomor 8 kapasitas 66 orang untuk jamaah laki-laki asal Sumedang dan Majalengka, bersama sebagian jamaah dari Aceh.</p><p>- Tenda nomor 19 kapasitas 160 orang untuk jamaah perempuan asal Tasikmalaya, Sumedang, dan Kota Tasikmalaya.</p><p>Petugas Pelaksana Wukuf Dibagi Dua Tim</p><p>Petugas pelaksana wukuf juga telah dibentuk menjadi dua tim untuk mendukung kelancaran ibadah jamaah di masing-masing tenda.</p><p>Tim pertama bertugas di tenda 19 dengan susunan:</p><p>- Khutbah dan MC: H. Arif</p><p>- Imam: H. Sohibin</p><p>- Muadzin: H. Alan</p><p>- Doa dan muhasabah: H. Yahya dan H. Irfan</p><p>Sedangkan tim kedua bertugas di tenda 10 dengan susunan:</p><p>- Khatib: K.H. Acep atau Abuya</p><p>- Muadzin: Ustaz Darmawan</p><p>- Imam: K.H. Asep Fuad</p><p>Doa dan muhasabah: K.H. Ade Tahqiq dan K.H. Deden</p><p>Selain itu, petugas juga menyiapkan koordinator tenda untuk membantu pengaturan konsumsi dan kebutuhan jamaah selama di Armuzna.</p><p>Pembagian Tenda Jamaah di Mina</p><p>Untuk penempatan jamaah di Mina, Kloter 29 KJT dibagi ke dalam tiga tenda utama, yaitu:</p><p>- Tenda nomor 12 diisi jamaah Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya.</p><p>- Tenda nomor 11 diisi jamaah Sumedang dan Majalengka.</p><p>- Tenda nomor 9 diisi jamaah Kabupaten Bandung Barat.</p><p>Dalam setiap tenda, jamaah laki-laki dan perempuan tetap dipisahkan menggunakan sekat atau hijab.</p><p>Tim Kesehatan Bagikan Oralit untuk Jamaah</p><p>Sebelum kegiatan rakor ditutup, tim kesehatan turut memberikan sosialisasi kesehatan kepada seluruh ketua rombongan.</p><p>Petugas kesehatan membagikan tambahan oralit kepada setiap jamaah melalui ketua regu dan ketua rombongan sebagai upaya menjaga kondisi fisik selama pelaksanaan Armuzna.</p><p>“Masing-masing jamaah mendapatkan enam bungkus oralit untuk kebutuhan selama enam hari pelaksanaan Armuzna agar kondisi fisik tetap terjaga,” ungkapnya.</p><p>Di akhir keterangannya, H. Sohibin berharap seluruh jamaah haji, khususnya Kloter 29 KJT, diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.</p><p>“Kami memohon doa agar seluruh jamaah haji, khususnya dari Sumedang dan umumnya Kloter 29 KJT, dapat melaksanakan wukuf di Arafah, menuju Muzdalifah dan Mina, hingga tawaf ifadhoh dengan sehat, lancar, dan sempurna. Semoga Allah memberikan kemudahan dan keberhasilan dalam ibadah hajinya,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/kloter-29-kjt-siap-hadapi-puncak-haji-ini-hasil-rakor-petugas-dan-karom_akp8hNYGrp.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jemaah Haji KBIHU Multazam Tanjungsari Gelar Doa Bersama dan Istighosah Jelang Puncak Ibadah Haji</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/jemaah&#45;haji&#45;kbihu&#45;multazam&#45;tanjungsari&#45;gelar&#45;doa&#45;bersama&#45;dan&#45;istighosah&#45;jelang&#45;puncak&#45;ibadah&#45;haji&#45;tz60Y0Fo7I/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/jemaah&#45;haji&#45;kbihu&#45;multazam&#45;tanjungsari&#45;gelar&#45;doa&#45;bersama&#45;dan&#45;istighosah&#45;jelang&#45;puncak&#45;ibadah&#45;haji&#45;tz60Y0Fo7I/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 24 May 2026 16:00:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Jemaah haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Multazam Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang tergabung dalam Kloter 29 KJT menggelar doa bersama dan istighosah di Musholla Hotel Hassan Salem Aljufri 1813, Minggu (24/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Jemaah haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Multazam Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang tergabung dalam Kloter 29 KJT menggelar doa bersama dan istighosah di Musholla Hotel Hassan Salem Aljufri 1813, Minggu (24/05/2026).</p><p>Kegiatan tersebut diikuti belasan jemaah dengan penuh kekhusyukan. Para jemaah tampak serius mengikuti rangkaian doa dan dzikir yang dipandu langsung oleh pembimbing KBIHU Multazam, KH. Asep Fuad.</p><p>Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang. Asep Fuad menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama dan istighosah tersebut dilaksanakan sebagai persiapan spiritual menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji, khususnya saat pelaksanaan Armuzna yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina.</p><p>“Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji, kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk permohonan kelancaran kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai pembekalan spiritual dan mental bagi para jemaah yang akan segera melaksanakan puncak ibadah haji,” ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, seluruh jemaah diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar, aman, dan penuh kekhusyukan.</p><p>“Kita bermunajat agar seluruh prosesi Armuzna, Arafah, Muzdalifah, dan Mina dapat dijalani dengan lancar, aman, dan penuh kekhusyukan. Selain itu, kami juga memberikan pengarahan teknis dan tata cara ibadah selama di Armuzna,” tambahnya.</p><p>Doa bersama dan istighosah tersebut berlangsung khidmat serta menjadi momentum penguatan mental dan spiritual para jemaah sebelum memasuki tahapan inti pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/jemaah-haji-kbihu-multazam-tanjungsari-gelar-doa-bersama-dan-istighosah-jelang-puncak-ibadah-haji_kBdVXokqbd.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Sumedang Resmikan dan Serahkan Kunci 4 Rumah Relokasi Terdampak Pergerakan Tanah di Cisarua</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;resmikan&#45;dan&#45;serahkan&#45;kunci&#45;4&#45;rumah&#45;relokasi&#45;terdampak&#45;pergerakan&#45;tanah&#45;di&#45;cisarua&#45;b7KI97cwaq/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;resmikan&#45;dan&#45;serahkan&#45;kunci&#45;4&#45;rumah&#45;relokasi&#45;terdampak&#45;pergerakan&#45;tanah&#45;di&#45;cisarua&#45;b7KI97cwaq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 23 May 2026 12:00:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri puncak Milangkala Kecamatan Cisarua ke&#45;25 sekaligus meresmikan dan menyerahkan kunci rumah relokasi bagi warga terdampak pergerakan tanah di Dusun Sukaasih, Desa Cisalak, Kecamatan Cisarua, Sabtu (23/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri puncak Milangkala Kecamatan Cisarua ke-25 sekaligus meresmikan dan menyerahkan kunci rumah relokasi bagi warga terdampak pergerakan tanah di Dusun Sukaasih, Desa Cisalak, Kecamatan Cisarua, Sabtu (23/05/2026).</p><p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumedang, Kepala Dinas Perkimtan, Camat Cisarua, unsur TNI-Polri (Danposramil dan Kapolsek Cisarua), Pemerintah Desa Cisalak, serta para penerima manfaat relokasi.</p><p>Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen hadir dalam penanganan warga terdampak bencana, khususnya relokasi dari kawasan rawan pergerakan tanah.</p><p>“Kami bersama Wakil Bupati, Sekda, dan Dinas terkait menyusulkan empat rumah relokasi bagi warga terdampak bencana tahun lalu. Pemerintah melakukan pembebasan lahan sekaligus pembangunan rumah untuk masyarakat,” ujar Bupati.</p><p>Ia menjelaskan, program relokasi ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sebelumnya tinggal di wilayah rawan bencana.</p><p>“Warga yang sebelumnya tinggal di lokasi rawan sekarang sudah bisa pindah ke rumah baru yang lebih aman. Ini solusi agar masyarakat tidak lagi khawatir terhadap potensi bencana,” tambahnya.</p><p>Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melanjutkan program relokasi serupa di wilayah rawan lainnya secara bertahap sesuai perencanaan dan ketersediaan lahan.</p><p>Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Sumedang, Marlina, mengatakan bahwa empat unit rumah relokasi telah selesai dibangun dan resmi diserahkan kepada warga penerima manfaat.</p><p>“Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan kunci kepada empat rumah relokasi korban pergerakan tanah di Desa Cisalak. Rumah sebelumnya berada di lokasi rawan longsor dan tidak boleh ditempati lagi demi keselamatan,” ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, rumah lama nantinya akan dibongkar dan dialihfungsikan menjadi area hijau dengan penanaman pohon keras untuk mengurangi risiko bencana.</p><p>Menurut Marlina, rumah relokasi yang dibangun memiliki tipe 36 dengan dua kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, serta fasilitas dasar lainnya yang masih dapat dikembangkan oleh penghuni sesuai kebutuhan.</p><p>“Kami juga sudah mengingatkan agar administrasi kependudukan para penerima disesuaikan dengan alamat baru,” katanya.</p><p>Ia menyebutkan, selain empat rumah yang telah diserahkan, satu unit rumah tambahan akan dibangun pada 2027 di lahan yang sudah disiapkan di sekitar lokasi relokasi tersebut.</p><p>Pemerintah Kabupaten Sumedang juga akan terus memperkuat penanganan rumah pascabencana melalui kolaborasi dengan BPBD, termasuk dalam proses kajian kelayakan dan penentuan jenis penanganan, baik relokasi maupun rehabilitasi.</p><p>“Ke depan penanganan rumah pascabencana akan lebih cepat, lebih terkoordinasi, dan masyarakat bisa lebih tenang serta aman,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bupati-sumedang-resmikan-dan-serahkan-kunci-4-rumah-relokasi-terdampak-pergerakan-tanah-di-cisarua_cc345ff365.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SMP Ar Rafi’ BHS Sumedang Gelar Screw Students Creativity Show &amp; Expo 2026</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/smp&#45;ar&#45;rafi&#45;bhs&#45;sumedang&#45;gelar&#45;school&#45;students&#45;creativity&#45;show&#45;dan&#45;expo&#45;2026&#45;1E0K05tidI/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/smp&#45;ar&#45;rafi&#45;bhs&#45;sumedang&#45;gelar&#45;school&#45;students&#45;creativity&#45;show&#45;dan&#45;expo&#45;2026&#45;1E0K05tidI/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 23 May 2026 09:45:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; SMP Ar Rafi’ BHS Sumedang menggelar kegiatan Screw Students Creativity Show &amp; Expo dihadiri Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang di Aula Tampomas PPS Kabupaten Sumedang, Sabtu (23/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>SMP Ar Rafi’ BHS Sumedang menggelar kegiatan Screw Students Creativity Show & Expo dihadiri Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang di Aula Tampomas PPS Kabupaten Sumedang, Sabtu (23/05/2026).</p><p>Kegiatan tersebut menjadi puncak pembelajaran tahun ajaran 2025–2026 dengan menampilkan berbagai kreativitas, bakat, dan hasil karya siswa dari seluruh jenjang kelas.</p><p>Kepala SMP Ar Rafi’ BHS Sumedang, Gina Andriani mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari proyek pembelajaran terintegrasi dari berbagai mata pelajaran sekaligus menjadi salah satu center of excellence sekolah.</p><p>“Ini adalah School Students Creativity Show and Expo. Yang kami tampilkan sebenarnya proyek-proyek terintegrasi dari berbagai mata pelajaran dan ini merupakan center of excellence kami di SMP Ar Rafi’ BHS,” ujarnya.</p><p>Menurut Gina, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kemampuan di bidang seni, kreativitas, hingga karya inovatif melalui expo dan gelar karya.</p><p>“Anak-anak menampilkan seluruh kemampuannya dalam bidang seni, kemudian juga mereka menampilkan bakatnya. Nanti ada expo di mana hasil karya mereka ditampilkan, kemudian ada juga gelar karya lainnya,” katanya.</p><p>Ia menjelaskan, seluruh siswa tanpa terkecuali dilibatkan dalam kegiatan tersebut sesuai dengan kemampuan masing-masing.</p><p>“Semua siswa kami dilibatkan, tidak ada pengecualian. Mereka semua tampil sesuai dengan kemampuannya masing-masing,” tambahnya.</p><p>Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah juga mengundang para orang tua siswa, jajaran Dinas Pendidikan, hingga calon orang tua siswa yang telah mendaftar untuk tahun ajaran berikutnya.</p><p>Gina berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter dan kepercayaan diri siswa.</p><p>“Harapannya kegiatan ini membawa dampak positif kepada siswa-siswa kami. Mereka dilatih untuk kebersamaan, percaya diri, dan mendapatkan pengalaman berharga. Menjadi seorang performer itu tidak mudah, sehingga anak-anak dibiasakan untuk siap tampil di mana pun dan kapan pun,” pungkasnya.</p><p>Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, KH. Dadang Setiawan, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Students Creativity Show and Expo yang digelar SMP Ar Rafi’ BHS Sumedang sebagai wujud penguatan pendidikan bermutu dan pengembangan karakter siswa.</p><p>Dalam keterangannya, Dadang menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua melalui pendekatan deep learning, meaning learning, mind learning, dan joy learning.</p><p>“Pemerintah melalui Dinas Pendidikan membuka ruang partisipasi semesta seluas-luasnya. Selama itu baik untuk pendidikan, akan terus kita dorong,” ujarnya.</p><p>Ia menjelaskan, pendidikan bermutu harus diikuti dengan penguatan karakter peserta didik.&nbsp;</p><p>Hal ini sejalan dengan nilai-nilai yang terus ditekankan di Jawa Barat melalui konsep Pancawaluya, yakni cageur, bageur, bener, pinter, dan singer.</p><p>Menurutnya, setelah karakter terbentuk, maka akan lahir prestasi yang lebih baik dari peserta didik.</p><p>“Kalau sudah punya karakter yang kuat, maka pada akhirnya akan melahirkan prestasi yang hebat,” katanya.</p><p>Dadang juga mengapresiasi perkembangan SMP Ar Rafi’ BHS yang dinilainya menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dalam hal kreativitas siswa.</p><p>Ia menyebut karya-karya siswa yang ditampilkan dalam expo merupakan bukti nyata kemampuan generasi muda yang semakin berkembang di era pendidikan saat ini.</p><p>“Anak-anak kita hari ini jauh lebih kreatif. Tinggal bagaimana kita mengarahkan dan membimbing potensi mereka,” ungkapnya.</p><p>Ia menambahkan, kegiatan seperti Creativity Show and Expo sangat penting sebagai ruang aktualisasi siswa sekaligus pembelajaran karakter, kepercayaan diri, dan pengalaman tampil di depan publik.</p><p>“Ini bukan sekadar tampil lima menit, tapi proses pembelajaran yang luar biasa untuk membentuk mental dan karakter anak,” jelasnya.</p><p>Di akhir pernyataannya, Dadang menyampaikan apresiasi kepada pihak yayasan, sekolah, guru, orang tua, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.</p><p>“Terima kasih atas kerja sama semua pihak. Semoga kegiatan ini menjadi agenda rutin dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/smp-ar-rafi-bhs-sumedang-gelar-school-students-creativity-show-dan-expo-2026_h7Ex55mqAe.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Country Road Milangkala Cisarua ke&#45;25 Bersama Sumedang Walker, Sekda Sumedang Hadiri Perayaan di Lapang Cisalak</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/country&#45;road&#45;milangkala&#45;cisarua&#45;ke&#45;25&#45;bersama&#45;sumedang&#45;walker&#45;sekda&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;perayaan&#45;di&#45;lapang&#45;cisalak&#45;rlEXo61h3j/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/country&#45;road&#45;milangkala&#45;cisarua&#45;ke&#45;25&#45;bersama&#45;sumedang&#45;walker&#45;sekda&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;perayaan&#45;di&#45;lapang&#45;cisalak&#45;rlEXo61h3j/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 23 May 2026 09:00:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Ribuan peserta memeriahkan kegiatan Country Road Milangkala Kecamatan Cisarua ke&#45;25 bersama komunitas Sumedang Walker yang digelar di Lapang Cisalak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Sabtu (23/05/2025).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Ribuan peserta memeriahkan kegiatan Country Road Milangkala Kecamatan Cisarua ke-25 bersama komunitas Sumedang Walker yang digelar di Lapang Cisalak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Sabtu (23/05/2025).</p><p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati didampingi Kadis Perkim, Kepala BKPSDM serta Plt. Kadiskominfosanditik Sumedang.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Camat Cisarua Lilis Budiani mengatakan bahwa peringatan Milangkala ke-25 Kecamatan Cisarua menjadi momentum penting sekaligus dirangkaikan dengan peresmian rumah relokasi bencana di wilayah Cisalak.</p><p>“Hari ini kita melaksanakan Milangkala Kecamatan Cisarua yang ke-25 sekaligus peresmian rumah relokasi bencana di Cisalak. Ada empat rumah untuk warga terdampak pergeseran tanah di Desa Cisarua,” ujar Lilis.</p><p>Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang, khususnya kepada Bupati Sumedang, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim), serta BPBD Kabupaten Sumedang atas dukungan terhadap pembangunan rumah relokasi tersebut.</p><p>Selain itu, pada kegiatan tersebut juga dilakukan peresmian satu unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang berasal dari bantuan dana PMI Kabupaten Sumedang.</p><p>“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati dan PMI atas bantuan satu unit Rutilahu. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan menjadi berkah bagi penerimanya,” tambahnya.</p><p>Sementara itu, Sekda Kabupaten Sumedang Dr. Hj. Tuti Ruswati menyampaikan bahwa Milangkala Kecamatan Cisarua ke-25 merupakan momentum strategis untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap pelayanan publik serta kebersamaan masyarakat.</p><p>“Milangkala ini menjadi momentum yang sangat strategis untuk berefleksi diri, bagaimana pelayanan publik di Kecamatan Cisarua, bagaimana kebersamaan dan persatuan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama,” kata Tuti.</p><p>Menurutnya, hingga saat ini Kecamatan Cisarua menjadi salah satu kecamatan terbaik dalam mendukung visi Kabupaten Sumedang menuju “Sumedang Simpati Semakin Maju” sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.</p><p>Ia pun mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat Cisarua yang terus menjaga kekompakan dan mendukung program pembangunan daerah.</p><p>“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan selamat Milangkala Kecamatan Cisarua ke-25. Mudah-mudahan Kecamatan Cisarua semakin maju, semakin bersatu, semakin kompak demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.</p><p>Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan publik.&nbsp;</p><p>Namun demikian, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan memuaskan.</p><p>Kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan dengan diikuti peserta jalan sehat dari berbagai kalangan masyarakat serta komunitas Sumedang Walker yang terus mendukung program pemerintah daerah melalui semangat persatuan dan kekompakan.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/country-road-milangkala-cisarua-ke-25-bersama-sumedang-walker-sekda-sumedang-hadiri-perayaan-di-lapang-cisalak_5GEvR93g7F.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Sumedang Gelar Gerakan Pangan Murah di Halaman MPP</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/jelang&#45;idul&#45;adha&#45;1447&#45;h&#45;pemkab&#45;sumedang&#45;gelar&#45;gerakan&#45;pangan&#45;murah&#45;di&#45;halaman&#45;mpp&#45;z5xtQm91O3/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/jelang&#45;idul&#45;adha&#45;1447&#45;h&#45;pemkab&#45;sumedang&#45;gelar&#45;gerakan&#45;pangan&#45;murah&#45;di&#45;halaman&#45;mpp&#45;z5xtQm91O3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 22 May 2026 12:00:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang menggelar Gerakan Pangan Murah di Halaman MPP Kabupaten Sumedang, Jumat (22/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang menggelar Gerakan Pangan Murah di Halaman MPP Kabupaten Sumedang, Jumat (22/05/2026).</p><p>Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat. Sejak pagi hari, tampak antrean panjang warga yang ingin membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.</p><p>Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga di bawah pasaran, di antaranya MinyaKita Rp15.500 per liter, beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, telur ayam Rp24.000 per kilogram, beras lokal Rp60.000 per 5 kilogram, minyak goreng kemasan Rp15.000 per botol, gula pasir Rp17.500 per kilogram, serta daging ayam Rp35.000 per ekor.&nbsp;</p><p>Selain itu, tersedia pula aneka sayuran dan produk olahan daging dengan harga mulai Rp5.000 hingga Rp50.000.</p><p>Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DPKP Kabupaten Sumedang, Iwan Gustiawan, mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Hari Raya Idul Adha 1447 H.</p><p>“Ini adalah Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang,” ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.</p><p>“Yang lebih utama, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Sumedang,” tambahnya.</p><p>Menurut Iwan, tingginya antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak pagi hari. Bahkan warga telah datang lebih awal sebelum kegiatan dimulai.</p><p>“Kita mulai pembukaan tadi pukul 08.00 WIB, tetapi masyarakat sejak pukul 07.00 WIB sudah mulai mengantre untuk membeli sembako murah ini,” katanya.</p><p>Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau menjelang perayaan Idul Adha.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/jelang-idul-adha-1447-h-pemkab-sumedang-gelar-gerakan-pangan-murah-di-halaman-mpp_QI5tMd8eWO.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Sumedang Salurkan Bantuan Obat untuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Wujud Kepedulian Sosial Bagi Masyarakat</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/pln&#45;sumedang&#45;salurkan&#45;bantuan&#45;obat&#45;untuk&#45;pemeriksaan&#45;kesehatan&#45;gratis&#45;wujud&#45;kepedulian&#45;sosial&#45;bagi&#45;masyarakat&#45;7hsHv3v4v4/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/pln&#45;sumedang&#45;salurkan&#45;bantuan&#45;obat&#45;untuk&#45;pemeriksaan&#45;kesehatan&#45;gratis&#45;wujud&#45;kepedulian&#45;sosial&#45;bagi&#45;masyarakat&#45;7hsHv3v4v4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 22 May 2026 09:16:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Sumedang menyalurkan bantuan obat&#45;obatan untuk mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah Desa Pasir Biru Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang</strong> - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Sumedang menyalurkan bantuan obat-obatan untuk mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah Desa Pasir Biru Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang.</p><p>Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), serta memperkuat kehadiran perusahaan di tengah masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.</p><p>Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustityansah menerangkan, dukungan YBM PLN pada kegiatan tersebut bersumber dari dana zakat penghasilan pegawai PLN yang dihimpun secara amanah dan dikelola untuk berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat.</p><p>"Melalui penyaluran bantuan ini, PLN berharap akses layanan kesehatan bagi masyarakat dapat semakin terbuka, khususnya bagi warga yang membutuhkan," ujarnya dalam sambutan penyerahan bantuan, Kamis (21/5/2026).</p><p>Selain itu, lanjut Ramdani, ia menekankan tentang pentingnya sinergi antara kesehatan masyarakat dan ruang lingkungan yang aman.</p><p>Tak hanya itu, Ramdani juga turut &nbsp;memanfaatkan momentum tersebut untuk mengedukasi warga mengenai pentingnya Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) di lingkungan masyarakat.</p><p>“Melalui YBM PLN, kami ingin memastikan bahwa manfaat dari zakat penghasilan pegawai dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui dukungan pada kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini," katanya.</p><p>"Kami juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keselamatan di lingkungan sekitar, khususnya yang berkaitan dengan ketenagalistrikan," sambung Ramdani.</p><p>Ramdani berharap, apabila terdapat pohon produktif di sekitar tempat tinggal, namun berada sangat dekat dengan jaringan listrik, agar diberikan izin untuk dipangkas sebagian sesuai dengan jarak aman kurang lebih 3 meter.</p><p>"Lalu untuk anak-anak agar diingatkan untuk tidak bermain layang-layang apabila di sekitarnya terdapat jaringan listrik. Akan sangat membahayakan apabila benang layang-layang tersangkut jaringan listrik dan akan mengakibatkan padam yang meluas," paparnya.</p><p>Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo menegaskan bahwa PLN memandang tanggung jawab sosial sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari peran perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.</p><p>"PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi sosial yang nyata melalui berbagai program kemanusiaan dan lingkungan," terangnya.</p><p>Sugeng berharap, semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, sehingga keberadaan PLN tidak hanya dirasakan sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang hadir, peduli, dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup bersama.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/pln-sumedang-salurkan-bantuan-obat-untuk-pemeriksaan-kesehatan-gratis-wujud-kepedulian-sosial-bagi-masyarakat_L6f9FQXu4A.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Program PKW Tata Boga Jadi Upaya Ciptakan Peluang Kerja Baru di Sumedang</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/program&#45;pkw&#45;tata&#45;boga&#45;jadi&#45;upaya&#45;ciptakan&#45;peluang&#45;kerja&#45;baru&#45;di&#45;sumedang&#45;6wtd59775S/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/program&#45;pkw&#45;tata&#45;boga&#45;jadi&#45;upaya&#45;ciptakan&#45;peluang&#45;kerja&#45;baru&#45;di&#45;sumedang&#45;6wtd59775S/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 21 May 2026 12:00:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Sebanyak 15 peserta mengikuti Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tata Boga Tipe Silver 150 JP yang diselenggarakan oleh LPK Prestatif di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Kamis (21/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Sebanyak 15 peserta mengikuti Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tata Boga Tipe Silver 150 JP yang diselenggarakan oleh LPK Prestatif di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Kamis (21/05/2026).</p><p>Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Elis Suprihatin Herliani.</p><p>Program ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 34 Tahun 2026 tentang Penetapan Lembaga Penerima Bantuan Pemerintah Program PKW Tahun 2026 Tipe Silver Tahap VI.</p><p>Dalam keputusan tersebut, LPK Prestatif menjadi salah satu lembaga penerima bantuan pemerintah untuk pelatihan keterampilan bidang Pastry & Bakery (Bakery & Street Food).</p><p>Penanggung Jawab Program PKW LPK Prestatif Sumedang, Ati Rohaeti mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pelatihan dan pendidikan kewirausahaan kepada para peserta agar mampu mandiri secara ekonomi.</p><p>“Hari ini kami melaksanakan pembukaan kegiatan Program Kecakapan Wirausaha kerja sama LKP Prestatif dengan Kemendikdasmen. Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada para peserta agar dididik dan dilatih untuk berwirausaha,” ujarnya.</p><p>Menurut Ati, para peserta nantinya akan mendapatkan materi teori dan praktik selama pelatihan berlangsung.</p><p>“Mereka diberikan teori dan praktik. Setelah lulus diharapkan menjadi wirausahawan yang mampu membuka peluang kerja, bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga bagi orang lain,” katanya.</p><p>Ia menjelaskan, mayoritas peserta berasal dari Kabupaten Sumedang. Untuk tahun 2026, pemerintah memberikan kuota sebanyak 15 peserta yang telah memenuhi persyaratan usia produktif.</p><p>“Kami diberi amanah oleh pemerintah untuk 15 peserta yang memenuhi syarat. Peserta berada pada rentang usia produktif sekitar 16 sampai 24 tahun,” jelasnya.</p><p>Ati menambahkan, program PKW yang dilaksanakan tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua oleh LPK Prestatif setelah sebelumnya digelar pada tahun 2024 dengan jumlah 20 peserta.</p><p>“LKP Prestatif menyelenggarakan program ini untuk kedua kalinya. Tahun 2024 sebanyak 20 peserta dan sekarang tahun 2026 sebanyak 15 peserta,” ungkapnya.</p><p>Ia berharap pemerintah terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi usia produktif yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai kebutuhan dunia kerja.</p><p>“Harapan kami kepada pemerintah agar terus memberikan kegiatan-kegiatan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang belum mendapatkan pekerjaan atau kemampuan yang dimiliki belum sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja. Dengan program ini pemerintah hadir memberikan alternatif melalui pendidikan kewirausahaan agar mereka mandiri secara ekonomi dan mampu membuka peluang kerja,” tambahnya.</p><p>Sementara itu, Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Elis Suprihatin Herliani mengapresiasi upaya LPK Prestatif dalam mendapatkan program PKW Tipe Silver tersebut.</p><p>“Saya ucapkan terima kasih kepada Kursus Prestatif Kabupaten Sumedang yang telah berusaha mendapatkan program PKW jenis Silver ini. Tidak mudah untuk mendapatkannya dan saya ucapkan selamat,” katanya.</p><p>Elis berharap program tersebut mampu mencetak calon wirausahawan yang bertanggung jawab, disiplin, kreatif, dan inovatif.</p><p>“Mudah-mudahan nantinya bisa mencetak calon wirausahawan yang bertanggung jawab, disiplin, kreatif dan inovatif. Ini juga menjadi salah satu cara untuk memberikan mata pencaharian agar mereka mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak,” pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/program-pkw-tata-boga-jadi-upaya-ciptakan-peluang-kerja-baru-di-sumedang_nTPwtmW57o.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>KKMI Kabupaten Sumedang Gelar PKB Kepala MI, Kemenag Tekankan Profesionalitas dan Tata Kelola Anggaran</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/kkmi&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;gelar&#45;pkb&#45;kepala&#45;mi&#45;kemenag&#45;tekankan&#45;profesionalitas&#45;dan&#45;tata&#45;kelola&#45;anggaran&#45;eM47qqouF2/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/kkmi&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;gelar&#45;pkb&#45;kepala&#45;mi&#45;kemenag&#45;tekankan&#45;profesionalitas&#45;dan&#45;tata&#45;kelola&#45;anggaran&#45;eM47qqouF2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 20 May 2026 12:30:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Kepala Madrasah Ibtidaiyah se&#45;Kabupaten Sumedang.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Kepala Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh H. Hamzah Rukmana di Gedung Sarana Penunjang Pendidikan Kemenag Sumedang, Rabu (20/05/2026).</p><p>Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Sumedang, Dede Sumiati mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan profesionalitas kepala madrasah di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Sumedang.</p><p>“Dalam rangka kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk Kepala Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Sumedang, jumlah peserta seluruhnya ada 64 orang. Namun saat ini tidak semuanya hadir karena ada yang berhalangan dan sakit,” ujarnya.</p><p>Menurut Dede, sejauh ini perkembangan keprofesian di lingkungan madrasah sudah cukup baik dan menggembirakan.&nbsp;</p><p>Terlebih dengan adanya kegiatan PKB yang dinilai mampu meningkatkan kompetensi kepala madrasah.</p><p>“Alhamdulillah sejauh ini sudah cukup baik dan menggembirakan, apalagi dengan adanya kegiatan ini. Salah satu tujuannya tentu untuk meningkatkan kompetensi kepala madrasah, khususnya di Kabupaten Sumedang,” katanya.</p><p>Ia berharap setelah kegiatan tersebut selesai, akan ada tindak lanjut yang dapat meningkatkan kualitas dan kinerja kepala madrasah di masa mendatang.</p><p>“Harapannya tentu lebih baik dari sebelum kegiatan ini. Nantinya kegiatan ini juga harus dievaluasi sejauh mana kebermanfaatannya terhadap kinerja para kepala madrasah,” tambahnya.</p><p>Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, H. Hamzah Rukmana menegaskan pentingnya peningkatan profesionalitas kepala madrasah sebagai tenaga pendidik sekaligus manajer pendidikan.</p><p>“Pertama, terus tingkatkan profesi guru, karena kepala madrasah itu pada dasarnya guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala. Maka sebagai tenaga profesional dan pendidik harus terus mengasah profesionalitasnya,” ungkapnya.</p><p>Selain itu, Hamzah juga menekankan pentingnya kemampuan manajerial kepala madrasah dalam mengawal peningkatan mutu pendidikan di madrasah.</p><p>Ia turut mengingatkan agar penggunaan anggaran pemerintah, termasuk dana BOS, dilakukan secara akuntabel dan sesuai regulasi yang berlaku.</p><p>“Saya menitipkan bahwa anggaran pemerintah itu harus dipertanggungjawabkan. Maka ikuti juklak dan juknis, serta gunakan sesuai kebutuhan yang benar-benar mendesak,” katanya.</p><p>Menurutnya, dampak dari pengelolaan anggaran yang baik harus dirasakan langsung oleh siswa melalui peningkatan kualitas proses belajar mengajar hingga prestasi peserta didik.</p><p>“Pastikan siswa dan siswi menerima hak-haknya dalam proses belajar mengajar, berprestasi, berhasil menyelesaikan pendidikan, bahkan mampu meraih berbagai prestasi,” ujarnya.</p><p>Hamzah juga berharap kegiatan PKB tidak berhenti hanya sebatas workshop atau pelatihan, tetapi menjadi langkah berkelanjutan dalam mengembangkan kompetensi kepala madrasah.</p><p>“Harus terus kreatif mengembangkan potensi diri sebagai tenaga profesional sekaligus kepala madrasah,” tegasnya.</p><p>Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemahaman regulasi bagi para kepala madrasah sebagai landasan hukum dalam menjalankan program, baik yang berbasis anggaran maupun non-anggaran.</p><p>Ia mencontohkan program berbasis Surat Edaran seperti program ASRI, yang menekankan terciptanya lingkungan madrasah yang aman, sehat, rindang, indah, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah.</p><p>“Itu bagian dari inovasi bagaimana madrasah bisa menjadi tempat yang nyaman, rindang, indah, dan aman untuk semua,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/kkmi-kabupaten-sumedang-gelar-pkb-kepala-mi-kemenag-tekankan-profesionalitas-dan-tata-kelola-anggaran_71u0PXDy13.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jamaah Haji Asal Sumedang Haru Bisa Salat Dhuha dan Berdoa di Hadapan Ka’bah</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/jamaah&#45;haji&#45;asal&#45;sumedang&#45;haru&#45;bisa&#45;salat&#45;dhuha&#45;dan&#45;berdoa&#45;di&#45;hadapan&#45;kabah&#45;LEjZT0nEQT/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/jamaah&#45;haji&#45;asal&#45;sumedang&#45;haru&#45;bisa&#45;salat&#45;dhuha&#45;dan&#45;berdoa&#45;di&#45;hadapan&#45;kabah&#45;LEjZT0nEQT/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 May 2026 19:15:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Salah seorang jamaah haji asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kloter 29 KJT, Hasanah mengungkapkan rasa syukur dan harunya setelah mendapatkan kesempatan melaksanakan salat Dhuha dan berdoa langsung di hadapan Ka’bah Baitullah di Masjidil Haram, Selasa (19/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Salah seorang jamaah haji asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kloter 29 KJT, Hasanah mengungkapkan rasa syukur dan harunya setelah mendapatkan kesempatan melaksanakan salat Dhuha dan berdoa langsung di hadapan Ka’bah Baitullah di Masjidil Haram, Selasa (19/05/2026).</p><p>Hasanah mengatakan, ibadah tersebut diikuti bersama jamaah KBIHU Al-Multazam dan jamaah mandiri yang dipimpin oleh KH. Asep Fuad serta didampingi pengurus harian Kabupaten Sumedang, KH. Shohibin.</p><p>“Alhamdulillah pada hari ini saya bisa mengikuti salat Dhuha bersama jamaah Al-Multazam dan jamaah mandiri. Kami berangkat pukul 07.00 pagi waktu Arab Saudi menggunakan bus sholawat nomor 21 menuju Terminal Ajyad,” ujarnya.</p><p>Setelah tiba di terminal, para jamaah berjalan kaki menuju pelataran Masjidil Haram melalui Gerbang King Abdul Aziz hingga akhirnya sampai di hadapan Ka’bah Baitullah.</p><p>“Dengan penuh kekhusyukan kami dibimbing untuk berdoa bersama setelah menunaikan salat Dhuha. Kami memohon agar segala hajat dan cita-cita dikabulkan Allah SWT,” katanya.</p><p>Momen paling mengharukan dirasakan ketika para jamaah mendapat kesempatan menyentuh dinding Ka’bah di tempat-tempat mustajab untuk berdoa.</p><p>“Kami bisa menyentuh dinding Ka’bah bersama jamaah lainnya. Dengan penuh tangis dan haru kami berdoa sambil meneteskan air mata. Setelah 11 tahun menanti, akhirnya Allah memberikan kesempatan yang sangat indah ini,” ungkap Hasanah.</p><p>Menurutnya, pengalaman spiritual tersebut akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan sepanjang hidup.</p><p>Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pembimbing haji yang telah mendampingi dan membimbing jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.</p><p>“Saya pribadi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada KH. Asep Fuad selaku pembimbing haji dari Al-Multazam dan KH. Shohibin yang telah membimbing rangkaian ibadah salat Dhuha kami,” tuturnya.</p><p>Hasanah menambahkan, selepas salat Magrib waktu Arab Saudi, para jamaah dijadwalkan kembali melaksanakan ibadah umrah sunah yang juga akan dipandu oleh KH. Asep Fuad.</p><p>Ia pun memohon doa kepada masyarakat Sumedang agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji.</p><p>“Mohon doa agar kami jamaah asal Kabupaten Sumedang diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah. Cuaca di Mekkah cukup panas dan banyak jamaah yang mengalami flu, demam, dan batuk,” katanya.</p><p>Sementara itu, Pembimbing KBIHU Al-Multazam Tanjungsari Kabupaten Sumedang, KH. Asep Fuad menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran ibadah para jamaah.</p><p>“Alhamdulillah salat Dhuha di Masjidil Haram sekaligus doa bersama dan menyentuh Ka’bah Baitullah berjalan lancar. Semoga doa-doa jamaah diqobul maqbul oleh Allah SWT,” ujarnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/jamaah-haji-asal-sumedang-haru-bisa-salat-dhuha-dan-berdoa-di-hadapan-kabah_pz4p11k8bR.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja di Momentum May Day 2026 Sumedang</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bpjs&#45;ketenagakerjaan&#45;perkuat&#45;perlindungan&#45;pekerja&#45;di&#45;momentum&#45;may&#45;day&#45;2026&#45;sumedang&#45;6qmdj81vZ2/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bpjs&#45;ketenagakerjaan&#45;perkuat&#45;perlindungan&#45;pekerja&#45;di&#45;momentum&#45;may&#45;day&#45;2026&#45;sumedang&#45;6qmdj81vZ2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 May 2026 15:15:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 di kawasan IPP Sumedang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 di kawasan IPP Sumedang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.&nbsp;</p><p>Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang serta dihadiri unsur Forkopimda, serikat pekerja, perusahaan, dan para pekerja dari berbagai sektor.</p><p>Momentum May Day tahun ini tidak hanya menjadi ajang peringatan perjuangan kaum pekerja, tetapi juga menjadi penguatan komitmen bersama dalam menghadirkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Kabupaten Sumedang.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Sumedang melaksanakan penyerahan simbolis perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pekerja sebagai bentuk nyata hadirnya negara dalam memberikan rasa aman dan perlindungan bagi tenaga kerja.</p><p>Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sumedang, Rony Setiawan menyampaikan bahwa momentum May Day menjadi pengingat pentingnya perlindungan pekerja secara menyeluruh, baik pekerja formal maupun informal.</p><p>“May Day bukan hanya perayaan solidaritas pekerja, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja. BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memastikan pekerja merasa aman, terlindungi, dan sejahtera saat bekerja maupun ketika menghadapi risiko kerja,” ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan serikat pekerja menjadi kunci dalam meningkatkan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Sumedang.</p><p>Menurutnya, melalui penyerahan simbolis tersebut diharapkan semakin banyak pekerja yang memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan masa depan bagi pekerja dan keluarganya.</p><p>Peringatan May Day 2026 di Sumedang ini menjadi simbol sinergi yang kuat antara pemerintah, pekerja, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mewujudkan tenaga kerja yang aman, sejahtera, dan terlindungi.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bpjs-ketenagakerjaan-perkuat-perlindungan-pekerja-di-momentum-may-day-2026-sumedang_z5GU2b9qhg.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Disdik Sumedang: SPMB 2026/2027 Gunakan Sistem 4 Jalur, Sosialisasi Diperkuat Hingga Satuan Pendidikan</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/disdik&#45;sumedang&#45;spmb&#45;20262027&#45;gunakan&#45;sistem&#45;4&#45;jalur&#45;sosialisasi&#45;diperkuat&#45;hingga&#45;satuan&#45;pendidikan&#45;G765HjN2Pc/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/disdik&#45;sumedang&#45;spmb&#45;20262027&#45;gunakan&#45;sistem&#45;4&#45;jalur&#45;sosialisasi&#45;diperkuat&#45;hingga&#45;satuan&#45;pendidikan&#45;G765HjN2Pc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 May 2026 14:15:01 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2026/2027 di Kabupaten Sumedang dipastikan tidak mengalami banyak perubahan dibanding tahun sebelumnya.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2026/2027 di Kabupaten Sumedang dipastikan tidak mengalami banyak perubahan dibanding tahun sebelumnya.&nbsp;</p><p>Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan saat ditemui di kantornya, Selasa (19/05/2026).</p><p>Menurutnya, mekanisme penerimaan peserta didik baru tahun ini tetap mengacu pada sistem zonasi berbasis jalur yang telah diterapkan sebelumnya, dengan beberapa penyesuaian teknis pada pelaksanaan.</p><p>“Pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Untuk jenjang SMP terdapat empat jalur, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi atau perpindahan,” ujarnya.</p><p>Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), sistem penerimaan murid baru menggunakan tiga jalur, yakni jalur domisili, afirmasi, dan mutasi, tanpa jalur prestasi.</p><p>Eka menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan sosialisasi ke seluruh satuan pendidikan guna memastikan kesiapan pelaksanaan SPMB 2026, termasuk pemahaman teknis pendaftaran berbasis akun.</p><p>“Semua calon peserta didik, baik SD maupun SMP, wajib memiliki akun pendaftaran. Jika orang tua belum memahami teknisnya, nanti akan dibantu oleh operator di masing-masing sekolah,” jelasnya.</p><p>Ia menambahkan, pelaksanaan SPMB tahun ini akan dimulai pada 1 Juni 2026, yang dibagi dalam dua tahap.&nbsp;</p><p>Tahap pertama meliputi jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi, sedangkan tahap kedua untuk jalur domisili.</p><p>“Untuk SMP juga sama, tahap pertama jalur afirmasi, prestasi, dan perpindahan, sedangkan tahap kedua jalur domisili,” tambahnya.</p><p>Terkait daya tampung atau rombongan belajar (rombel), Disdik Sumedang menyebutkan bahwa penentuan jumlah rombel akan disesuaikan dengan ketersediaan ruang kelas serta jumlah penduduk di masing-masing wilayah.</p><p>Lebih lanjut, Eka juga menanggapi penetapan SMA Negeri 1 Sumedang sebagai Sekolah Unggulan atau “Sekolah Maung” oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.</p><p>Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat provinsi dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah.</p><p>“Kami pada prinsipnya mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. SMA Negeri 1 Sumedang tetap menjadi nama sekolahnya, hanya ditetapkan sebagai Sekolah Maung,” ujarnya.</p><p>Ia menegaskan bahwa status tersebut tidak mengubah identitas sekolah, melainkan memperkuat peran SMA Negeri 1 Sumedang sebagai sekolah unggulan yang menampung siswa berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik.</p><p>Dengan berbagai persiapan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang berharap pelaksanaan SPMB tahun 2026/2027 dapat berjalan lancar, transparan, dan memberikan akses pendidikan yang merata bagi masyarakat.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/disdik-sumedang-spmb-20262027-gunakan-sistem-4-jalur-sosialisasi-diperkuat-hingga-satuan-pendidikan_0otXhW1aho.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Sumedang Hadiri Puncak Peringatan Hari Buruh Internasional 2026</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;puncak&#45;peringatan&#45;hari&#45;buruh&#45;internasional&#45;2026&#45;vQ6fdnbmqZ/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;puncak&#45;peringatan&#45;hari&#45;buruh&#45;internasional&#45;2026&#45;vQ6fdnbmqZ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 May 2026 12:45:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Aula Tampomas PPS Kabupaten Sumedang, Selasa (19/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Aula Tampomas PPS Kabupaten Sumedang, Selasa (19/05/2026).</p><p>Peringatan May Day tahun ini berlangsung sederhana namun penuh makna dengan mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.&nbsp;</p><p>Kegiatan diisi dengan santunan kepada anak-anak, pembagian sembako kepada para pekerja purna tugas, serta pemberian santunan kepada keluarga almarhum pekerja dari BPJS Ketenagakerjaan Sumedang.</p><p>Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, Taufik Hidayat mengatakan, rangkaian kegiatan May Day 2026 digelar secara sederhana atas kesepakatan bersama dengan serikat pekerja.</p><p>“Ini merupakan keinginan dan harapan rekan-rekan serikat pekerja karena melihat kondisi saat ini. Mereka memiliki kepedulian bahwa kegiatan May Day lebih baik diwujudkan dalam bentuk kegiatan sosial,” ujarnya.</p><p>Menurut Taufik, kegiatan sosial tersebut menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, pekerja, dan berbagai mitra perusahaan di Kabupaten Sumedang.</p><p>“Harapan dari kegiatan ini adalah satu peringkat, satu tujuan untuk mencapai kebersamaan. Itu menjadi tagline Hari Buruh tahun 2026,” katanya.</p><p>Ia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, baik BUMD, BUMN maupun perusahaan swasta yang telah berpartisipasi dan berkolaborasi demi suksesnya peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Sumedang.</p><p>Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi kepada seluruh buruh dan serikat pekerja di Kabupaten Sumedang yang telah memperingati May Day secara aman, damai, lancar dan tertib.</p><p>“Saya ucapkan selamat kepada para buruh Sumedang yang telah melaksanakan peringatan May Day dengan aman, damai, lancar, dan tertib. Ini menandakan bahwa buruh di Sumedang tetap memperjuangkan hak-haknya dengan cara yang baik,” ujar Dony.</p><p>Ia juga mengapresiasi komunikasi dan dialog yang selama ini terjalin baik antara pemerintah daerah dan para pekerja.</p><p>Menurutnya, sejumlah aspirasi yang sebelumnya disampaikan perwakilan buruh kepada pemerintah daerah akan segera ditindaklanjuti, termasuk pembentukan Satuan Tugas Ketenagakerjaan.</p><p>“Dengan dialog, musyawarah, kekompakan, dan kebersamaan, berbagai persoalan ketenagakerjaan bisa kita selesaikan bersama,” katanya.</p><p>Dony menegaskan, Pemerintah Daerah memiliki komitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan hak-hak pekerja karena buruh merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah.</p><p>“Kalau buruh kuat, negara akan kuat, Sumedang akan semakin maju. Pemerintah harus hadir menjamin hak pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mempromosikan sejumlah program pelatihan kerja dan pemberdayaan ekonomi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Sumedang, seperti pelatihan kerja ke Jepang, pelatihan forklift, hingga bantuan Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) dengan bunga ringan.</p><p>Ia menyebutkan, program pelatihan kerja ke Jepang diberikan secara gratis mulai dari pelatihan hingga fasilitas keberangkatan.</p><p>“Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat agar memiliki kesempatan kerja yang lebih baik. Pelatihan forklift, menjahit, hingga peluang kerja ke Jepang harus dimanfaatkan dengan baik,” katanya.</p><p>Kegiatan May Day 2026 di Kabupaten Sumedang berlangsung penuh keakraban dan ditutup dengan berbagai kegiatan sosial serta pembagian doorprize bagi para peserta yang hadir.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bupati-sumedang-hadiri-puncak-peringatan-hari-buruh-internasional-2026_xUYt3D1K9w.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Sumedang Hadiri dan Beri Pengarahan pada Pelantikan Pengurus DPC APKESMI Sumedang 2026&#45;2031</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;dan&#45;beri&#45;pengarahan&#45;pada&#45;pelantikan&#45;pengurus&#45;dpc&#45;apkesmi&#45;sumedang&#45;2026&#45;2031&#45;Xk650dw16b/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;dan&#45;beri&#45;pengarahan&#45;pada&#45;pelantikan&#45;pengurus&#45;dpc&#45;apkesmi&#45;sumedang&#45;2026&#45;2031&#45;Xk650dw16b/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 May 2026 11:00:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Bupati Dony Ahmad Munir menghadiri sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Pelantikan Pengurus DPC APKESMI (Akselerasi Puskesmas Indonesia) Kabupaten Sumedang masa bakti 2026&#45;2031 yang digelar di Gedung Negara Sumedang, Selasa (19/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Bupati Dony Ahmad Munir menghadiri sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Pelantikan Pengurus DPC APKESMI (Akselerasi Puskesmas Indonesia) Kabupaten Sumedang masa bakti 2026-2031 yang digelar di Gedung Negara Sumedang, Selasa (19/05/2026).</p><p>Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi APKESMI dalam memperkuat sinergi pelayanan kesehatan primer, khususnya di lingkungan puskesmas di Kabupaten Sumedang.</p><p>Ketua DPC APKESMI Kabupaten Sumedang, dr. Cepy Tricahyadi, mengatakan amanah yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.</p><p>Ia menyoroti persoalan sumber daya manusia kesehatan, khususnya dokter dan dokter gigi di puskesmas.&nbsp;</p><p>Menurutnya, bukan karena tenaga kesehatan tidak tersedia, melainkan banyak yang lebih memilih berkarier di rumah sakit swasta dibandingkan di puskesmas.</p><p>“APKESMI harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami hadir bukan untuk menentang kebijakan pemerintah, tetapi sebagai penyambung lidah, mitra strategis antara puskesmas dan Dinas Kesehatan,” ujar dr. Cepy.</p><p>Ia juga mengungkapkan adanya ketimpangan kondisi antar puskesmas, baik dari sisi fasilitas maupun anggaran.&nbsp;</p><p>Menurutnya, terdapat puskesmas yang memiliki anggaran cukup besar namun menghadapi tantangan tertentu, sementara ada pula yang memiliki keterbatasan anggaran namun tetap dituntut memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.</p><p>“Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.</p><p>Dr. Cepy mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk saling menghargai dan memperkuat kolaborasi tanpa membeda-bedakan profesi.</p><p>“Mari kita berjalan beriringan, menyatukan hati, langkah, dan tujuan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang menyehatkan dan mensejahterakan masyarakat Sumedang,” tambahnya.</p><p>Sementara itu, Ketua DPW APKESMI Provinsi Jawa Barat, drg. Masayu Rubianti, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan di daerah.</p><p>Menurutnya, APKESMI dapat menjadi wadah perjuangan isu-isu strategis kesehatan sekaligus memperkuat integrasi pelayanan kesehatan primer di Jawa Barat.</p><p>“Kepedulian terhadap permasalahan kesehatan masyarakat dan puskesmas akan sangat bermakna bagi masyarakat maupun ekosistem tenaga kesehatan yang membutuhkan,” ujarnya.</p><p>Ia berharap pengurus APKESMI Kabupaten Sumedang yang baru dilantik mampu menjalankan program kerja secara profesional dan penuh dedikasi demi kemajuan organisasi serta pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumedang.</p><p>Dalam arahannya, Bupati Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi atas terbentuknya APKESMI sebagai wadah akselerasi kemajuan puskesmas di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumedang.</p><p>Menurutnya, keberadaan APKESMI diharapkan mampu mempercepat berbagai program, kebijakan, dan capaian pelayanan kesehatan masyarakat.</p><p>“APKESMI akan menjadi rumah ide, rumah inovasi, rumah percepatan perubahan untuk kemajuan puskesmas ke depan,” kata Dony.</p><p>Ia meyakini APKESMI akan menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara puskesmas dan pemerintah daerah.</p><p>Bupati Dony juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan jajaran puskesmas yang selama ini telah bekerja keras mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Sumedang.</p><p>Ia menyebut, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumedang tahun 2025 meningkat menjadi 75,5 dan menempatkan Sumedang pada peringkat ketiga tertinggi di Jawa Barat untuk kategori kabupaten.</p><p>“Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja keras seluruh tenaga kesehatan, termasuk jajaran puskesmas di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bupati-sumedang-hadiri-dan-beri-pengarahan-pada-pelantikan-pengurus-dpc-apkesmi-sumedang-2026-2031_vHG0xz5aw3.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mahkota Binokasih Kembali ke Keraton Sumedang Larang, Dedi Mulyadi: Spirit Budaya Harus Jadi Energi Pembangunan</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/mahkota&#45;binokasih&#45;kembali&#45;ke&#45;keraton&#45;sumedang&#45;larang&#45;dedi&#45;mulyadi&#45;spirit&#45;budaya&#45;harus&#45;jadi&#45;energi&#45;pembangunan&#45;24WDbwE7Fb/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/mahkota&#45;binokasih&#45;kembali&#45;ke&#45;keraton&#45;sumedang&#45;larang&#45;dedi&#45;mulyadi&#45;spirit&#45;budaya&#45;harus&#45;jadi&#45;energi&#45;pembangunan&#45;24WDbwE7Fb/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 18 May 2026 20:00:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Prosesi pengembalian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ke Keraton Sumedang Larang berlangsung khidmat pada Senin (18/05/2026).&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Prosesi pengembalian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ke Keraton Sumedang Larang berlangsung khidmat pada Senin (18/05/2026).&nbsp;</p><p>Momen tersebut menandai berakhirnya rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda yang sebelumnya mengelilingi sejumlah wilayah di Jawa Barat sebagai simbol penguatan identitas budaya Sunda, persatuan masyarakat, dan kebangkitan nilai-nilai leluhur.</p><p>Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih dipapag menuju Keraton Sumedang Larang oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aladila, unsur Forkopimda, tokoh adat, serta jajaran pemerintah daerah.&nbsp;</p><p>Ribuan masyarakat turut menyaksikan prosesi budaya yang menjadi puncak perjalanan kirab tersebut.</p><p>Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi mengatakan kirab Mahkota Binokasih menghadirkan banyak pelajaran penting bagi pembangunan daerah, terutama dalam penguatan budaya dan dampak ekonomi masyarakat.</p><p>“Dari kirab Tatar Sunda ini banyak hal yang ditemukan dan banyak hal yang harus dikerjakan. Dari sisi ekonomi, kegiatan ini memberikan implikasi yang cukup kuat. Kita lihat hotel-hotel penuh, kunjungan masyarakat ke berbagai daerah meningkat, dan beberapa wilayah mulai tampak lebih bersih. Ini spirit yang harus terus dibangun,” ujar Dedi.</p><p>Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat sepanjang perjalanan kirab menjadi bukti bahwa budaya Sunda masih memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat Jawa Barat.</p><p>“Kalau dihitung, masyarakat yang hadir menyambut kirab ini jumlahnya sudah jutaan orang. Ini peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jawa Barat. Spirit ini harus dijaga dan dijadikan energi untuk membangun daerah,” katanya.</p><p>Dedi menegaskan momentum budaya tersebut harus diikuti dengan pembenahan tata ruang, kebersihan lingkungan, arsitektur kawasan, hingga penguatan identitas daerah, khususnya di sekitar situs budaya dan keraton.</p><p>“Seluruh daerah ke depan harus jauh lebih baik. Kebersihan lingkungannya harus ditingkatkan, penataan kotanya diperkuat, branding daerah dikembangkan, dan estetika kawasan harus dijaga. Jangan dulu berpikir wisata, jangan dulu berpikir hasil. Tata dulu lembur kita, tata kota kita. Setelah itu, hikmah dan manfaatnya akan datang,” tuturnya.</p><p>Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keselarasan pembangunan di kawasan sekitar keraton agar tidak menghilangkan identitas historis dan nilai budaya warisan leluhur Sunda.</p><p>Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa syukur atas kembalinya Mahkota Binokasih ke tanah Sumedang setelah menempuh perjalanan budaya ke berbagai daerah di Jawa Barat.</p><p>“Alhamdulillah, sebuah perjalanan besar Tatar Sunda dimulai dari Sumedang dan kini kembali lagi ke Sumedang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, damai, dan lancar,” ujarnya.</p><p>Menurut Dony, kirab Mahkota Binokasih bukan sekadar seremoni budaya, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda agar memahami akar peradaban Sunda.</p><p>“Masyarakat, anak-anak sekolah, para pemuda hingga orang tua kini semakin memahami sejarah kerajaan Sunda. Lebih dari itu, nilai-nilai luhur yang diwariskan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.</p><p>Ia menambahkan, nilai silih asih, silih asah, dan silih asuh harus terus dihidupkan sebagai fondasi pembangunan masyarakat Sunda yang harmonis dan sejahtera.</p><p>“Kami berharap kembalinya Mahkota Binokasih ini menjadi berkah bagi masyarakat Jawa Barat, meningkatkan etos kerja urang Sunda dalam menjaga kehidupan dan membangun daerahnya, sehingga terwujud Sumedang dan Jawa Barat yang gemah ripah repeh rapih loh jinawi seperti masa kejayaannya dahulu,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/mahkota-binokasih-kembali-ke-keraton-sumedang-larang-dedi-mulyadi-spirit-budaya-harus-jadi-energi-pembangunan_j6dosdsVrO.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>DPD PDIP Jabar Gelar Diskusi di Sumedang, Adian Napitupulu Jadi Narasumber Utama</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/dpd&#45;pdip&#45;jabar&#45;gelar&#45;diskusi&#45;di&#45;sumedang&#45;adian&#45;napitupulu&#45;jadi&#45;narasumber&#45;utama&#45;9FL3q7Z8T5/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/dpd&#45;pdip&#45;jabar&#45;gelar&#45;diskusi&#45;di&#45;sumedang&#45;adian&#45;napitupulu&#45;jadi&#45;narasumber&#45;utama&#45;9FL3q7Z8T5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 18 May 2026 13:45:48 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat menggelar diskusi politik internal partai yang berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang, Senin (18/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat menggelar diskusi politik internal partai yang berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang, Senin (18/05/2026).</p><p>Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus partai, kader, anggota fraksi, serta tokoh internal partai. Hadir pula Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Bidang Komunikasi, Adian Napitupulu, yang memberikan pemaparan terkait kondisi politik nasional, ekonomi, dan sosial budaya di Indonesia.</p><p>Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang, Atang Setiawan, mengatakan Kabupaten Sumedang mendapat kehormatan atas kunjungan Adian Napitupulu dalam rangkaian agenda diskusi politik di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.</p><p>“Alhamdulillah Sumedang mendapat kunjungan dari Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Bidang Komunikasi, Bapak Adian Napitupulu. Beliau sengaja berkeliling ke seluruh kabupaten/kota dalam rangka diskusi politik berkaitan dengan kondisi politik, ekonomi, maupun sosial budaya di Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.</p><p>Menurut Atang, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran politik bagi kader partai dalam menyikapi kondisi bangsa saat ini.</p><p>“Ajang diskusi ini merupakan ajang pembelajaran bagi kader-kader partai dalam rangka menyikapi kondisi negara hari ini,” katanya.</p><p>Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu nasional menjadi sorotan, mulai dari kebijakan pemerintah, mekanisme penganggaran APBN, hingga dampak kenaikan nilai dolar terhadap rupiah terhadap kehidupan masyarakat.</p><p>“Tadi dibahas mengenai kebijakan-kebijakan fundamental dan populis dari Presiden. Kami juga diberikan penjelasan mengenai mekanisme penganggaran APBN dan dikaitkan dengan kondisi faktual di lapangan, termasuk program MBG,” jelas Atang.</p><p>Selain itu, kata dia, diskusi juga menyoroti dampak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat hingga ke tingkat desa.</p><p>“Melonjaknya kenaikan dolar terhadap rupiah secara langsung maupun tidak langsung berdampak terhadap seluruh segmen kebutuhan dasar masyarakat, termasuk masyarakat di desa,” ungkapnya.</p><p>Atang menambahkan, materi yang disampaikan Adian Napitupulu dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono mendapat respons positif dari peserta diskusi.</p><p>“Dua jam durasi diskusi terasa sangat cepat karena cara penyampaiannya menarik dan mudah dimengerti,” katanya.</p><p>Momentum tersebut juga dimanfaatkan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang untuk mengukuhkan sejumlah badan dan sayap partai di tingkat kabupaten.</p><p>Beberapa badan partai yang dikukuhkan di antaranya Badan Riset dan Analisis Kebijakan (BARAK) yang dipimpin Dadang Kusna, Badan Ekonomi Kreatif dipimpin Yadi Mulyadi, Baitul Muslimin Indonesia dipimpin KH Eman Sulaeman, Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat dipimpin Dahlia Sobana, Badan Penanggulangan Bencana dipimpin Deasy, Badan Saksi Pemilu Nasional dipimpin Dede Juariyah, serta Badan Kebudayaan Nasional yang dipimpin Abah Akok.</p><p>Sementara untuk organisasi sayap partai, Relawan Perjuangan Demokrasi diketuai Dimpu Silaban. Adapun beberapa sayap organisasi lainnya masih dalam proses pembentukan dan pengukuhan.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dpd-pdip-jabar-gelar-diskusi-di-sumedang-adian-napitupulu-jadi-narasumber-utama_38dylTmnyY.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>KCD Pendidikan Wilayah VIII Jabar Gelar Kick Off dan Sosialisasi SPMB Maung 2026/2027 di SMAN 1 Sumedang</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/kcd&#45;pendidikan&#45;wilayah&#45;viii&#45;jabar&#45;gelar&#45;kick&#45;off&#45;dan&#45;sosialisasi&#45;spmb&#45;maung&#45;20262027&#45;di&#45;sman&#45;1&#45;sumedang&#45;fJCh8478le/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/kcd&#45;pendidikan&#45;wilayah&#45;viii&#45;jabar&#45;gelar&#45;kick&#45;off&#45;dan&#45;sosialisasi&#45;spmb&#45;maung&#45;20262027&#45;di&#45;sman&#45;1&#45;sumedang&#45;fJCh8478le/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 18 May 2026 13:00:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Kick Off dan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Maung (Manusia Unggulan) Tahun Ajaran 2026/2027 di Graha Adinira SMAN 1 Sumedang, Senin (18/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Kick Off dan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Maung (Manusia Unggulan) Tahun Ajaran 2026/2027 di Graha Adinira SMAN 1 Sumedang, Senin (18/05/2026).</p><p>Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya Kapolres Sumedang, Kasdim 0610 Sumedang, Kejaksaan Negeri Sumedang, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Ketua MKKS SMA dan SMK, MKKS SMP Kabupaten Sumedang, serta para pengawas SMA dan SMK.</p><p>Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat yang membawahi Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung, Santy Kurnia Dewi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah awal pelaksanaan SPMB tahun 2026 sekaligus sosialisasi sistem penerimaan siswa baru untuk sekolah Maung maupun sekolah umum.</p><p>“Hari ini kami melaksanakan kegiatan kick off pelaksanaan SPMB tahun 2026. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII melaksanakan kick off di SMAN 1 Sumedang sekaligus sosialisasi SPMB, baik untuk sekolah Maung maupun sekolah umum,” ujarnya.</p><p>Santy menjelaskan, SMAN 1 Sumedang telah ditetapkan sebagai sekolah Maung atau sekolah manusia unggul oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.&nbsp;</p><p>Oleh karena itu, proses penerimaan peserta didik baru di sekolah tersebut hanya dilakukan melalui jalur prestasi.</p><p>“Untuk SPMB sekolah Maung, karena SMAN 1 Sumedang sudah ditetapkan sebagai sekolah manusia unggul, maka proses SPMB-nya hanya dilaksanakan melalui jalur prestasi, baik prestasi akademik maupun non-akademik,” katanya.</p><p>Pada tahun ajaran 2026/2027, SMAN 1 Sumedang akan membuka 12 rombongan belajar (rombel) untuk siswa kelas X dengan kapasitas masing-masing rombel sebanyak 32 siswa.</p><p>“Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 25 sampai 29 Mei 2026,” tambahnya.</p><p>Meski waktu pendaftaran relatif singkat, Santy memastikan para calon siswa yang belum diterima di sekolah Maung masih memiliki kesempatan mengikuti SPMB sekolah umum.</p><p>“Apabila tidak diterima di sekolah Maung, anak-anak tersebut masih bisa mengikuti SPMB di sekolah umum. Jadi tetap ada wadah bagi anak-anak yang belum bisa diterima di sekolah Maung,” jelasnya.</p><p>Ia berharap pelaksanaan SPMB tahun 2026, khususnya di Kabupaten Sumedang, dapat berjalan lancar dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.</p><p>“Harapannya kegiatan SPMB tahun 2026, khususnya di Kabupaten Sumedang, bisa terlaksana dengan baik dan memberikan layanan terbaik untuk anak-anak SMA di Kabupaten Sumedang,” ucap Santy.</p><p>Sementara itu, Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) SMAN 1 Sumedang, Taryat Sudrajat, mengaku bersyukur atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menunjuk SMAN 1 Sumedang sebagai sekolah Maung atau sekolah manusia unggulan.</p><p>“Alhamdulillah, kami dari SMAN 1 Sumedang mendapat kepercayaan luar biasa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan bahwa SMAN 1 Sumedang ditunjuk sebagai sekolah Maung, artinya sekolah manusia unggulan,” katanya.</p><p>Menurutnya, pihak sekolah siap menjalankan seluruh ketentuan dan mekanisme yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terkait pelaksanaan SPMB Maung.</p><p>“Persiapannya, insya Allah kami mengikuti jalur dan ketentuan yang sudah disiapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.</p><p>Untuk mendukung pelaksanaan penerimaan siswa baru, SMAN 1 Sumedang juga akan menggelar sosialisasi kepada calon peserta didik tingkat SMP, MTs, dan sederajat pada 20 hingga 24 Mei 2026.</p><p>“Insya Allah kami akan mengadakan sosialisasi kepada calon siswa baru tingkat SMP, MTs, dan sederajat. Dalam waktu yang singkat itu akan kami manfaatkan sebaik-baiknya,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/kcd-pendidikan-wilayah-viii-jabar-gelar-kick-off-dan-sosialisasi-spmb-maung-20262027-di-sman-1-sumedang_2gaBW3b6w4.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Cerita Jemaah Haji Sumedang Menikmati Suasana Ibadah Malam di Masjidil Haram</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/cerita&#45;jemaah&#45;haji&#45;sumedang&#45;menikmati&#45;suasana&#45;ibadah&#45;malam&#45;di&#45;masjidil&#45;haram&#45;4d6nJeIif9/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/cerita&#45;jemaah&#45;haji&#45;sumedang&#45;menikmati&#45;suasana&#45;ibadah&#45;malam&#45;di&#45;masjidil&#45;haram&#45;4d6nJeIif9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 17 May 2026 14:00:34 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Seorang jemaah haji asal Dusun Kebonkopi, Desa Sukaraja, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, bernama Hasanah yang tergabung dalam Kloter 29 KJT membagikan kisah perjalanan ibadahnya setibanya di Kota Suci Makkah, Arab Saudi, Minggu (17/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Seorang jemaah haji asal Dusun Kebonkopi, Desa Sukaraja, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, bernama Hasanah yang tergabung dalam Kloter 29 KJT membagikan kisah perjalanan ibadahnya setibanya di Kota Suci Makkah, Arab Saudi, Minggu (17/05/2026).</p><p>Hasanah mengungkapkan, dirinya bersama rombongan jemaah haji tiba di Bandara Abdul King Aziz Jeddah sekitar pukul 22.20 waktu setempat.&nbsp;</p><p>Setelah menjalani perjalanan panjang dan proses administrasi, rombongan kemudian diberangkatkan menuju hotel di kawasan Misfalah, Makkah Al-Mukarramah.</p><p>“Setibanya di Bandara Jeddah sekitar pukul 22.20 waktu setempat, kemudian kami menuju hotel dan sampai sekitar pukul 03.00 dini hari. Setelah itu dilakukan pemeriksaan paspor. Salat Magrib dan Isya kami laksanakan dengan cara qasar,” ujar Hasanah.</p><p>Ia menuturkan, setelah seluruh proses selesai, para jemaah diangkut menggunakan bus menuju Hotel Hasan Salim Al Jafri di daerah Misfalah dan tiba sekitar pukul 04.00 dini hari waktu Makkah.</p><p>Pada Jumat pagi, para jemaah mulai beristirahat untuk memulihkan kondisi.&nbsp;</p><p>Selanjutnya pada sore hari sekitar pukul 16.00 waktu setempat, Hasanah bersama rombongan melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram.</p><p>“Saya mengikuti rombongan jemaah KBIHU Multazam bersama Bapak KH Asep Fuad. Sementara saya sendiri bergabung dengan jemaah KBIH Bina Insan sebagai jamaah mandiri,” katanya.</p><p>Hasanah menjelaskan, rombongan berangkat dari Hotel Hasan Salem Al-Jafre nomor 813 sekitar pukul 14.30 waktu Makkah.&nbsp;</p><p>Perjalanan menuju Masjidil Haram difasilitasi menggunakan Bus Shalawat nomor 21 menuju Terminal Ajyad, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Gate King Abdul Aziz.</p><p>Selain melaksanakan umrah wajib, Hasanah juga mengikuti berbagai rangkaian ibadah sunnah di Masjidil Haram.&nbsp;</p><p>Pada dini hari, ia bersama jemaah lainnya kembali menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan qiyamul lail, thawaf sunnah, dan salat Subuh berjamaah.</p><p>“Rangkaian kegiatan biasanya tergantung masing-masing KBIH. Umumnya jemaah memilih ke Masjidil Haram pada malam hari untuk thawaf sunnah, salat malam, dan salat Subuh berjamaah,” ungkapnya.</p><p>Suasana khusyuk dan penuh haru dirasakan Hasanah selama berada di Tanah Suci. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah hajinya berjalan lancar serta diberikan kesehatan hingga kembali ke tanah air.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/cerita-jemaah-haji-sumedang-menikmati-suasana-ibadah-malam-di-masjidil-haram_aQAP2dmnrc.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jemaah Haji Kloter 29 KJT Asal Sumedang Selesaikan Sa’i Umrah Wajib dan Tahalul dengan Lancar</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/jemaah&#45;haji&#45;kloter&#45;29&#45;kjt&#45;asal&#45;sumedang&#45;selesaikan&#45;sai&#45;umrah&#45;wajib&#45;dan&#45;tahalul&#45;dengan&#45;lancar&#45;u6xJl9QI3v/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/jemaah&#45;haji&#45;kloter&#45;29&#45;kjt&#45;asal&#45;sumedang&#45;selesaikan&#45;sai&#45;umrah&#45;wajib&#45;dan&#45;tahalul&#45;dengan&#45;lancar&#45;u6xJl9QI3v/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 16 May 2026 20:00:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Jemaah haji asal Sumedang yang tergabung dalam Kloter 29 KJT telah menyelesaikan rangkaian ibadah Sa’i umrah wajib dengan lancar di Tanah Suci Mekah. Sabtu,16/05/2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Jemaah haji asal Sumedang yang tergabung dalam Kloter 29 KJT telah menyelesaikan rangkaian ibadah Sa’i umrah wajib dengan lancar di Tanah Suci Mekah. Sabtu,16/05/2026.</p><p>Pelaksanaan ibadah tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, meskipun diikuti oleh sejumlah jemaah lansia dan berkebutuhan khusus.</p><p>Hal itu disampaikan oleh Pembimbing KBIHU Tanjungsari Sumedang, KH. Asep Fuad, yang turut mendampingi langsung pelaksanaan ibadah para jemaah.</p><p>“Alhamdulillah seluruh rangkaian Sa’i umrah wajib sudah selesai dengan baik. Setelah itu jemaah juga telah melaksanakan tahalul setelah salat Magrib di Marwah,” ujarnya.</p><p>KH. Asep Fuad menambahkan, seluruh proses ibadah berjalan lancar tanpa kendala berarti, dan para jemaah kini telah beristirahat untuk memulihkan kondisi setelah rangkaian kegiatan ibadah yang cukup padat.</p><p>Dengan selesainya Sa’i dan tahalul tersebut, para jemaah diharapkan dapat melanjutkan rangkaian ibadah haji berikutnya dalam keadaan sehat dan tetap menjaga kondisi fisik dengan baik.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/jemaah-haji-kloter-29-kjt-asal-sumedang-selesaikan-sai-umrah-wajib-dan-tahalul-dengan-lancar_9v1wE0Dll4.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Meski Berkursi Roda, 20 Jemaah Haji Asal Sumedang Tetap Khusyuk Jalani Ibadah di Tanah Suci</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/meski&#45;berkursi&#45;roda&#45;20&#45;jemaah&#45;haji&#45;asal&#45;sumedang&#45;tetap&#45;khusyuk&#45;jalani&#45;ibadah&#45;di&#45;tanah&#45;suci&#45;I7Ja7bCJC0/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/meski&#45;berkursi&#45;roda&#45;20&#45;jemaah&#45;haji&#45;asal&#45;sumedang&#45;tetap&#45;khusyuk&#45;jalani&#45;ibadah&#45;di&#45;tanah&#45;suci&#45;I7Ja7bCJC0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 16 May 2026 19:00:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Sebanyak 20 jemaah haji pengguna kursi roda asal Kabupaten Sumedang yang tergabung dalam Kloter 29 KJT telah menyelesaikan rangkaian ibadah tawaf dan sa’i umrah wajib dengan lancar, Sabtu (16/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Sebanyak 20 jemaah haji pengguna kursi roda asal Kabupaten Sumedang yang tergabung dalam Kloter 29 KJT telah menyelesaikan rangkaian ibadah tawaf dan sa’i umrah wajib dengan lancar, Sabtu (16/05/2026).</p><p>Hal tersebut disampaikan oleh Pembimbing KBIHU Tanjungsari Sumedang, KH. Asep Fuad, usai mendampingi para jemaah dalam pelaksanaan ibadah di Masjidil Haram, Makkah.</p><p>“Alhamdulillah, semalam setelah selesai sekitar pukul 02.30 waktu setempat, kami berhasil mengantarkan 20 jemaah haji pengguna kursi roda dari Kloter 29 KJT menjalankan rangkaian tawaf dan sa’i umrah wajib dengan lancar,” ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, saat ini para jemaah tengah beristirahat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah umrah wajib tersebut.</p><p>Menurutnya, kelancaran pelaksanaan ibadah tidak terlepas dari kerja sama para pendamping dan petugas yang terus membantu mobilitas jemaah, khususnya lansia dan pengguna kursi roda.</p><p>“Sekarang para jemaah sedang beristirahat untuk memulihkan tenaga setelah menjalani rangkaian ibadah,” tambahnya.</p><p>Pelaksanaan ibadah umrah wajib bagi jemaah haji asal Sumedang tersebut berlangsung khusyuk dan tertib di tengah padatnya aktivitas jemaah di Masjidil Haram.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/meski-berkursi-roda-20-jemaah-haji-asal-sumedang-tetap-khusyuk-jalani-ibadah-di-tanah-suci_UqgvMr9e3r.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>FKUB Sumedang Ajak Tokoh Agama Perkuat Persatuan dan Toleransi</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/fkub&#45;sumedang&#45;ajak&#45;tokoh&#45;agama&#45;perkuat&#45;persatuan&#45;dan&#45;toleransi&#45;xxiuu8n367/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/fkub&#45;sumedang&#45;ajak&#45;tokoh&#45;agama&#45;perkuat&#45;persatuan&#45;dan&#45;toleransi&#45;xxiuu8n367/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 16 May 2026 14:00:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang &#45; Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumedang menggelar workshop bertema “Peran Strategis Tokoh Agama Dalam Memelihara Kerukunan Umat Beragama Menuju Generasi Emas Indonesia Tahun 2045” di Rumah Makan Ponyo Sumedang, Sabtu (16/05/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang - </strong>Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumedang menggelar workshop bertema “Peran Strategis Tokoh Agama Dalam Memelihara Kerukunan Umat Beragama Menuju Generasi Emas Indonesia Tahun 2045” di Rumah Makan Ponyo Sumedang, Sabtu (16/05/2026).</p><p>Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh FKUB Kabupaten Sumedang dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama (Kemenag) Sumedang, Polres Sumedang, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumedang.</p><p>Workshop ini diikuti berbagai unsur organisasi dan tokoh lintas agama di Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat pemahaman serta sinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat.</p><p>Ketua FKUB Kabupaten Sumedang, Dr. H. Syamsul Falah mengatakan, kegiatan workshop dan silaturahmi tersebut rutin dilaksanakan satu tahun sekali dengan melibatkan seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang agama.</p><p>“Ini mengumpulkan seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat dari semua agama, mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu dan lainnya. Ada juga tokoh muda maupun tokoh senior sehingga mereka bisa saling bersilaturahmi sambil menimba ilmu dari para narasumber,” ujarnya.</p><p>Menurutnya, kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Sumedang selama ini cukup kondusif. Hal tersebut tidak lepas dari intensitas komunikasi dan silaturahmi antar tokoh agama yang terus dibangun FKUB.</p><p>“Khususnya di Kabupaten Sumedang, dengan seringnya silaturahmi dan kegiatan yang suasananya tidak terlalu formal, mereka bisa saling ngobrol dan bertukar informasi. Sehingga sebelum terjadi konflik biasanya dilakukan mediasi terlebih dahulu bersama para pengurus FKUB dan pemerintah,” katanya.</p><p>Ia menambahkan, pendekatan dialog dan musyawarah dinilai efektif dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masyarakat sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.</p><p>“Kalau bisa diselesaikan di tingkat keluarga atau lingkungan, tentu tidak sampai mencuat menjadi persoalan yang lebih luas. Alhamdulillah, kerukunan umat beragama di Kabupaten Sumedang saya rasa cukup kondusif,” tambahnya.</p><p>Syamsul berharap melalui workshop tersebut para tokoh agama dapat semakin memahami langkah-langkah penanganan konflik, baik konflik antarumat beragama maupun intern umat beragama.</p><p>“Mudah-mudahan dari workshop ini menambah pengetahuan terutama dalam hal penanganan konflik keagamaan sehingga situasi di Kabupaten Sumedang tetap kondusif dan masyarakat bisa hidup tenang serta mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.</p><p>Adapun peserta yang hadir di antaranya Pengurus FKUB Sumedang, Pengurus Forum Pemuda Lintas Agama (FORMULA) Kabupaten Sumedang, perwakilan tokoh agama Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu, Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), ICMI Orda Sumedang, PC Nahdlatul Ulama (NU), PD Al-Jam’iyatul Washliyah, PC Syarikat Islam (SI), PD Persatuan Islam (PERSIS), PD Muhammadiyah, PD Persatuan Ummat Islam (PUI), PD LDII Kabupaten Sumedang, Pengurus FPK Kabupaten Sumedang, Pengurus FKDM Kabupaten Sumedang, tokoh pendidik/Guru PAI, serta perwakilan penyuluh agama dari Kecamatan Jatinangor, Tanjungsari, Cimanggung, Sumedang Selatan, Sumedang Utara, Situraja, dan Wado.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/fkub-sumedang-ajak-tokoh-agama-perkuat-persatuan-dan-toleransi_fhd5tQY2j8.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->