<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://sumedang.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Wahana News Sumedang - Inspirasi Konsumen Sumedang</title>
        <link>https://sumedang.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita Sumedang dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Sumedang</description>
        <lastBuildDate>Mon, 29 Jun 2026 14:00:05 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by sumedang.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Wahana News Sumedang - Inspirasi Konsumen Sumedang</title>
            <link>https://sumedang.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Sumedang Hadiri Pelantikan Forum OSIS, Dorong Pelajar Jadi Generasi Pemimpin Masa Depan</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;pelantikan&#45;forum&#45;osis&#45;dorong&#45;pelajar&#45;jadi&#45;generasi&#45;pemimpin&#45;masa&#45;depan&#45;47kF4zfd94/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;pelantikan&#45;forum&#45;osis&#45;dorong&#45;pelajar&#45;jadi&#45;generasi&#45;pemimpin&#45;masa&#45;depan&#45;47kF4zfd94/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 11:57:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri prosesi pelantikan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Kabupaten Sumedang yang berlangsung di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri prosesi pelantikan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Kabupaten Sumedang yang berlangsung di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026).</p><p>Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat, Sriyuda, jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang, serta para pengurus Forum OSIS Kabupaten Sumedang.</p><p>Kepala KCD Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat, Sriyuda, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru Forum OSIS Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi wadah positif bagi para pelajar dalam membangun kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.</p><p>"Kami mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Forum OSIS Kabupaten Sumedang. Semoga dengan dilantiknya pengurus baru ini dapat menjadi sinergi yang sangat baik bersama Kabupaten Sumedang dan kami di Provinsi Jawa Barat," ujar Sriyuda.</p><p>Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengapresiasi keberadaan Forum OSIS Kabupaten Sumedang sebagai wadah yang mampu mempererat hubungan antar pelajar dari berbagai sekolah.</p><p>"Alhamdulillah, hari ini saya bisa hadir dalam acara pelantikan dan peluncuran tahun Forum OSIS Kabupaten Sumedang. Saya memberikan apresiasi atas arti penting keberadaan Forum OSIS ini," kata Dony.</p><p>Menurutnya, Forum OSIS memiliki peran strategis dalam membangun jembatan persahabatan antar sekolah, sekaligus menjadi ruang bagi para pelajar untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, kreativitas, dan inovasi.</p><p>"Forum OSIS ini dapat menjadi tempat untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, menumbuhkan kreativitas dan inovasi, serta membangun semangat belajar dan kepedulian terhadap lingkungan sosial maupun lingkungan hidup," ungkapnya.</p><p>Dony juga berharap Forum OSIS dapat menjadi wadah yang mendorong para pelajar untuk aktif dalam berbagai gerakan positif, termasuk pencegahan perundungan serta penyalahgunaan minuman keras dan narkoba di lingkungan sekolah.</p><p>"Lebih dari itu, Forum OSIS harus mampu menjadi kekuatan para pelajar dalam gerakan anti-perundungan, anti-miras, anti-narkoba, serta ikut menciptakan sekolah yang ramah dan peduli terhadap lingkungan," tuturnya.</p><p>Ia meyakini bahwa melalui proses pembinaan di Forum OSIS, akan lahir generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan kuat dan mampu menjadi calon pemimpin masa depan Kabupaten Sumedang.</p><p>"Saya yakin Forum OSIS ini akan melahirkan pemimpin-pemimpin hebat masa depan Kabupaten Sumedang, karena melalui organisasi ini kemampuan kepemimpinan mereka akan terus diasah," pungkas Dony.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/bupati-sumedang-hadiri-pelantikan-forum-osis-dorong-pelajar-jadi-generasi-pemimpin-masa-depan_rtBTFbiqlu.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dony Ahmad Munir: Tahun Depan Sumedang Miliki Dua SMA Negeri Baru</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;dony&#45;ahmad&#45;munir&#45;tahun&#45;depan&#45;sumedang&#45;miliki&#45;dua&#45;sma&#45;negeri&#45;baru&#45;LtyfdrQ39b/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;dony&#45;ahmad&#45;munir&#45;tahun&#45;depan&#45;sumedang&#45;miliki&#45;dua&#45;sma&#45;negeri&#45;baru&#45;LtyfdrQ39b/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 11:39:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Sumedang. Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan menambah dua Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri baru pada tahun 2027, yakni SMA Negeri Paseh dan SMA Negeri Pamulihan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Sumedang. Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan menambah dua Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri baru pada tahun 2027, yakni SMA Negeri Paseh dan SMA Negeri Pamulihan.</p><p>Hal tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir usai menghadiri prosesi Pelantikan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Kabupaten Sumedang yang digelar di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026).</p><p>"Ada kabar baik untuk masyarakat Sumedang. Insyaallah tahun depan akan ada tambahan dua SMA Negeri di Kabupaten Sumedang, yaitu SMA Negeri Paseh dan SMA Negeri Pamulihan. Kami berharap masyarakat yang akan melanjutkan ke SMA bisa mempersiapkan diri," ujar Dony.</p><p>Dony menjelaskan, pembangunan SMA Negeri Paseh akan mulai dilaksanakan pada tahun ini dengan pembangunan infrastruktur pendukung terlebih dahulu.&nbsp;</p><p>Sementara pembangunan ruang kelas ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun depan.</p><p>Sedangkan untuk SMA Negeri Pamulihan, saat ini masih dalam tahap proses perencanaan.&nbsp;</p><p>Pemerintah menargetkan proses tersebut dapat diselesaikan pada tahun ini sehingga pembangunan fisik dapat dimulai pada tahun 2027.</p><p>"Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar seluruh prosesnya berjalan lancar sesuai dengan rencana. Mudah-mudahan tahun depan Sumedang benar-benar memiliki dua SMA Negeri baru yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.</p><p>Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat, Sriyuda, membenarkan rencana pembangunan dua SMA Negeri tersebut.</p><p>Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan tahapan pembangunan, dimulai dari pembangunan infrastruktur pendukung untuk SMA Negeri Paseh pada tahun ini, sedangkan pembangunan ruang kelas akan dilaksanakan pada tahun depan.</p><p>"Untuk SMA Negeri Pamulihan, pada perubahan anggaran tahun ini akan disiapkan proses perencanaannya. Setelah proses perencanaan selesai, insyaallah pembangunan fisiknya dapat dilaksanakan pada tahun depan," jelas Sriyuda.</p><p>Ia menambahkan, kehadiran dua SMA Negeri baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Sumedang.</p><p>Berdasarkan data yang dimiliki KCD Pendidikan Wilayah VIII, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Sumedang saat ini mencapai 9,2 tahun, sementara Angka Partisipasi Sekolah (APS) masih berada di kisaran 86 persen.&nbsp;</p><p>Artinya, masih terdapat sekitar 14 persen lulusan SMP di Kabupaten Sumedang yang belum melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau sederajat.</p><p>"Dengan hadirnya dua SMA Negeri baru ini, kami berharap akses pendidikan semakin terbuka sehingga dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumedang," pungkas Sriyuda.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/bupati-dony-ahmad-munir-tahun-depan-sumedang-miliki-dua-sma-negeri-baru_71Yl7yjzrS.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kesbangpol Sumedang Gelar Sosialisasi Ideologi Pancasila bagi Mahasiswa UNSAP, Perkuat Karakter Generasi Muda di Era Digital</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/kesbangpol&#45;sumedang&#45;gelar&#45;sosialisasi&#45;ideologi&#45;pancasila&#45;bagi&#45;mahasiswa&#45;unsap&#45;perkuat&#45;karakter&#45;generasi&#45;muda&#45;di&#45;era&#45;digital&#45;uO1T0dWehr/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/kesbangpol&#45;sumedang&#45;gelar&#45;sosialisasi&#45;ideologi&#45;pancasila&#45;bagi&#45;mahasiswa&#45;unsap&#45;perkuat&#45;karakter&#45;generasi&#45;muda&#45;di&#45;era&#45;digital&#45;uO1T0dWehr/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 10:43:04 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila kepada Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Perguruan Tinggi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas Sebelas April (UNSAP) Sumedang, Senin (27/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila kepada Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Perguruan Tinggi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas Sebelas April (UNSAP) Sumedang, Senin (27/7/2026).</p><p>Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNSAP Sumedang sebagai peserta sosialisasi.&nbsp;</p><p>Hadir sebagai narasumber perwakilan dari Kodim 0610/Sumedang, Polres Sumedang, serta Wakil Dekan III FISIP UNSAP yang juga merupakan dosen di Universitas Sebelas April Sumedang.</p><p>Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sumedang, Asep Rahmat Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pemahaman ideologi Pancasila di kalangan generasi muda.</p><p>"Hari ini kami mengadakan sosialisasi ideologi Pancasila bagi kalangan mahasiswa. Alhamdulillah kegiatan ini dapat dilaksanakan di Universitas Sebelas April Sumedang. Kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dan Asta Cita Presiden Prabowo, di mana pemahaman terhadap ideologi Pancasila harus benar-benar ditanamkan, khususnya kepada generasi muda," ujarnya.</p><p>Menurut Asep, selain menyasar mahasiswa, Kesbangpol Kabupaten Sumedang juga secara bertahap melaksanakan sosialisasi serupa kepada pelajar tingkat SMA, SMP, dan jenjang pendidikan lainnya.</p><p>Ia menjelaskan, mahasiswa dipilih sebagai salah satu sasaran utama karena memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus agen sosial yang dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.</p><p>"Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta membantu pemerintah menyosialisasikan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat," katanya.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, para narasumber juga membahas berbagai tantangan penerapan ideologi Pancasila di era digital.&nbsp;</p><p>Mulai dari penyebaran paham radikalisme, intoleransi, hingga maraknya penyalahgunaan teknologi digital yang berdampak negatif bagi generasi muda.</p><p>Asep menuturkan, perkembangan teknologi informasi harus disikapi secara bijak agar tidak menjadi ancaman bagi masa depan mahasiswa.</p><p>"Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana mahasiswa mampu menyaring informasi di era digital. Mereka harus waspada terhadap penyebaran paham radikalisme, intoleransi, maupun berbagai pengaruh negatif lainnya. Kami juga mengingatkan agar mahasiswa tidak terjerumus pada praktik-praktik yang merugikan, seperti judi online maupun tindakan asusila yang banyak ditemukan di kalangan generasi muda," jelasnya.</p><p>Melalui sosialisasi tersebut, Kesbangpol Kabupaten Sumedang berharap wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila semakin tertanam dalam diri mahasiswa, sehingga mampu menjadi pelopor dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.</p><p>"Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat yang besar. Apalagi peserta berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang sangat relevan dengan materi yang disampaikan. Semoga mereka dapat menjadi agen perubahan dan turut menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat luas," pungkas Asep.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/kesbangpol-sumedang-gelar-sosialisasi-ideologi-pancasila-bagi-mahasiswa-unsap-perkuat-karakter-generasi-muda-di-era-digital_JOm2S8VTDp.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang Gelar Renungan KUDATULI, Kenang 30 Tahun Tragedi 27 Juli 1996</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/dpc&#45;pdi&#45;perjuangan&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;gelar&#45;renungan&#45;kudatuli&#45;kenang&#45;30&#45;tahun&#45;tragedi&#45;27&#45;juli&#45;1996&#45;3wb2zjV4HP/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/dpc&#45;pdi&#45;perjuangan&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;gelar&#45;renungan&#45;kudatuli&#45;kenang&#45;30&#45;tahun&#45;tragedi&#45;27&#45;juli&#45;1996&#45;3wb2zjV4HP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 00:05:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang menggelar renungan dan doa bersama dalam rangka memperingati 30 tahun Tragedi 27 Juli 1996 atau yang dikenal sebagai KUDATULI (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli).&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang menggelar renungan dan doa bersama dalam rangka memperingati 30 tahun Tragedi 27 Juli 1996 atau yang dikenal sebagai KUDATULI (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli).&nbsp;</p><p>Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang, Minggu malam (26/7/2026).</p><p>Peringatan tersebut mengusung semangat mengenang peristiwa kelam yang menjadi bagian penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia.&nbsp;</p><p>Tragedi 27 Juli 1996 dikenang sebagai momentum ketika demokrasi diinjak, keadilan dilukai, dan perjuangan rakyat digerogoti oleh kekuasaan.&nbsp;</p><p>Namun, bagi PDI Perjuangan, KUDATULI bukan sekadar luka sejarah, melainkan api perjuangan yang terus menyala hingga kini.</p><p>Kegiatan dihadiri oleh jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumedang, para kader, serta tokoh-tokoh senior partai. Hadir pula sejumlah tokoh yang menjadi saksi bahkan pelaku sejarah dalam peristiwa KUDATULI tiga dekade silam.</p><p>Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PDI Perjuangan, Atang Setiawan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk refleksi sekaligus doa bersama untuk mengenang perjuangan para kader yang telah mempertahankan marwah partai dan demokrasi.</p><p>"Alhamdulillah, malam ini, memasuki tanggal 27 Juli 2026, kami melaksanakan refleksi dan doa bersama dalam memperingati Tragedi 27 Juli 1996 atau yang lebih dikenal sebagai Tragedi KUDATULI. Alhamdulillah, pada kesempatan ini hadir para pengurus partai, anggota fraksi, tokoh-tokoh senior partai, termasuk mereka yang menjadi bagian dari sejarah saat peristiwa 27 Juli 1996 terjadi, tepat 30 tahun yang lalu," ujar Atang.</p><p>Menurutnya, kegiatan refleksi ini memiliki makna penting, terutama bagi kader-kader muda agar memahami sejarah panjang perjuangan PDI Perjuangan.</p><p>"Harapan kami, khususnya untuk internal partai, refleksi ini dapat menjadi pengingat dan sarana pembelajaran mengenai sejarah perjalanan partai. Dengan memahami sejarah, diharapkan soliditas, kekompakan, dan semangat perjuangan kader-kader PDI Perjuangan semakin kuat, baik saat ini maupun di masa yang akan datang," katanya.</p><p>Atang menambahkan, semangat perjuangan yang diwariskan para pendahulu harus menjadi modal utama dalam menghadapi agenda politik mendatang.</p><p>"Menjelang Pemilu 2029 nanti, kami berharap perjuangan PDI Perjuangan di Kabupaten Sumedang semakin solid sehingga mampu kembali meraih kemenangan dalam kontestasi politik di Kabupaten Sumedang," pungkasnya.</p><p>Peringatan KUDATULI setiap 27 Juli menjadi momentum bagi kader PDI Perjuangan untuk mengenang perjuangan demokrasi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai keadilan, kebangsaan, dan keberpihakan kepada rakyat.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumedang-gelar-renungan-kudatuli-kenang-30-tahun-tragedi-27-juli-1996_EkRq145BkA.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Peringati HUT ke&#45;64 PWRI, Pensiunan Didorong Terus Berkarya untuk Pembangunan</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/peringati&#45;hut&#45;ke&#45;64&#45;pwri&#45;pensiunan&#45;didorong&#45;terus&#45;berkarya&#45;untuk&#45;pembangunan&#45;g10mX9WcfQ/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/peringati&#45;hut&#45;ke&#45;64&#45;pwri&#45;pensiunan&#45;didorong&#45;terus&#45;berkarya&#45;untuk&#45;pembangunan&#45;g10mX9WcfQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 26 Jul 2026 12:34:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumedang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;64 Tahun 2026 dengan mengusung tema &quot;Pensiunan adalah Aset Berharga Pembangunan&quot; serta tagline &quot;Purnatugas Yes, Purnabakti No&quot;.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumedang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Tahun 2026 dengan mengusung tema "Pensiunan adalah Aset Berharga Pembangunan" serta tagline "Purnatugas Yes, Purnabakti No".&nbsp;</p><p>Kegiatan berlangsung di Villa Brigjen (Purn) Udin Supidin, Madalaherang, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Minggu (26/7/2026).</p><p>Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban dengan dihadiri Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, mantan Bupati Sumedang H. Misbach, Asda Administrasi, BKPSDM, Bakesbangpol, para pengurus PWRI, anggota PWRI dari berbagai wilayah, serta tamu undangan lainnya.</p><p>Pada kesempatan tersebut, mantan Bupati Sumedang H. Misbach memberikan cinderamata berupa sebuah batu akik dan jam tangan kepada Ketua PWRI Kabupaten Sumedang H. Zaenal Alimin sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi.</p><p>Ketua PWRI Kabupaten Sumedang, H. Zaenal Alimin, mengatakan bahwa PWRI merupakan organisasi pensiunan yang memiliki keanggotaan bersifat stelsel pasif, sehingga setiap ASN, pensiunan BUMN, BUMD hingga perangkat desa yang telah memasuki masa purna tugas secara otomatis menjadi anggota PWRI.</p><p>"PWRI merupakan organisasi pensiunan yang keanggotaannya bersifat stelsel pasif. Jadi siapa pun yang telah purna tugas sebagai ASN, BUMN, BUMD bahkan perangkat desa secara otomatis menjadi anggota PWRI. Karena itu sampai hari ini kami belum memiliki data pasti mengenai jumlah anggota," ujarnya.</p><p>Ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-64 PWRI yang sepenuhnya terlaksana melalui swadaya para anggota dan donatur.</p><p>"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan donasi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Ini merupakan bukti keikhlasan dan kepedulian anggota terhadap organisasi," katanya.</p><p>Zaenal juga memberikan apresiasi kepada Kerukunan Wanita Wredatama (Kerta Wredatama) yang telah mempersiapkan penampilan seni selama hampir satu tahun hingga mampu tampil memukau pada acara tersebut.</p><p>Menurutnya, tema HUT PWRI tahun ini memiliki makna mendalam bahwa para pensiunan bukanlah beban pemerintah, melainkan aset yang masih memiliki pengalaman, kemampuan, dan potensi besar untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat.</p><p>"Tagline Purnatugas Yes, Purnabakti No mengandung arti bahwa kita memang selesai menjalankan tugas sebagai aparatur sesuai ketentuan, tetapi pengabdian kepada masyarakat dan kepada Allah SWT tidak pernah berhenti selama hayat masih dikandung badan," ungkapnya.</p><p>Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, Khairunnas anfa'uhum linnas, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.</p><p>Zaenal menuturkan, banyak anggota PWRI yang hingga kini masih aktif di berbagai organisasi sosial dan keagamaan, seperti PMI, Baznas, Majelis Ulama Indonesia (MUI), lembaga kemasyarakatan, hingga organisasi kepemudaan dan olahraga.</p><p>Menurutnya, masa pensiun seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.</p><p>Ia juga memaparkan sejumlah program PWRI Kabupaten Sumedang yang telah berjalan, di antaranya pengajian bulanan bekerja sama dengan Baznas yang rutin diikuti sekitar 90 peserta, pembentukan Sekolah Lansia dengan lebih dari 60 peserta, kegiatan senam rutin, hingga program wisata rekreasi bagi para lansia.</p><p>"Di Sekolah Lansia, para peserta mendapatkan materi tentang kesehatan, kemandirian, silaturahmi, hingga bagaimana menjalani masa lanjut usia dengan bahagia dan produktif. Alhamdulillah antusiasme peserta sangat baik," jelasnya.</p><p>Selain itu, PWRI juga tengah memperluas pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan maupun unit-unit pensiunan dari berbagai instansi agar keberadaan organisasi semakin dirasakan manfaatnya.</p><p>Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengucapkan selamat ulang tahun ke-64 kepada seluruh keluarga besar PWRI Kabupaten Sumedang.</p><p>"Selamat ulang tahun ke-64 PWRI Kabupaten Sumedang. Semoga semakin maju dan terus menjadi organisasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ucapnya.</p><p>Dalam sambutannya, Fajar mengajak seluruh anggota PWRI untuk terus berkontribusi sesuai pengalaman dan kemampuan yang dimiliki.</p><p>Ia juga memohon doa agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang mampu menjalankan amanah dengan baik.</p><p>"Mohon doanya agar kami menjadi pemimpin yang amanah. Kita melihat banyak berita tentang kepala daerah yang tersandung persoalan hukum. Karena itu kami ingin menjaga amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya," katanya.</p><p>Fajar juga mengajak para tokoh dan para pensiunan untuk ikut membantu pemerintah dalam membina generasi muda agar terhindar dari berbagai persoalan sosial seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, hingga tindak kriminalitas yang belakangan marak terjadi.</p><p>"Tolong bantu pemerintah daerah untuk mencerdaskan generasi muda. Mari kita sama-sama menjaga anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang negatif dan menjadi generasi yang membanggakan," ujarnya.</p><p>Melalui tema "Pensiunan adalah Aset Berharga Pembangunan", PWRI Kabupaten Sumedang menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk terus berkarya, berbagi pengalaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/peringati-hut-ke-64-pwri-pensiunan-didorong-terus-berkarya-untuk-pembangunan_dJ0c9wDWKS.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>ASPAI Sumedang Gandeng UIN Sunan Kalijaga, 119 Mahasiswa Belajar Budidaya Anggur dan Peluang Bisnisnya</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/aspai&#45;sumedang&#45;gandeng&#45;uin&#45;sunan&#45;kalijaga&#45;119&#45;mahasiswa&#45;belajar&#45;budidaya&#45;anggur&#45;dan&#45;peluang&#45;bisnisnya&#45;dS1ei30004/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/aspai&#45;sumedang&#45;gandeng&#45;uin&#45;sunan&#45;kalijaga&#45;119&#45;mahasiswa&#45;belajar&#45;budidaya&#45;anggur&#45;dan&#45;peluang&#45;bisnisnya&#45;dS1ei30004/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 15:30:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – DPD Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI) Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Pelatihan Budidaya Anggur bertajuk &quot;Teknik Praktis &amp; Sukses Bisnis Pertanian Masa Kini&quot; di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Dayangsumbi, Lingkungan Pacuan Kuda, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Sabtu (25/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>DPD Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI) Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Pelatihan Budidaya Anggur bertajuk "Teknik Praktis & Sukses Bisnis Pertanian Masa Kini" di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Dayangsumbi, Lingkungan Pacuan Kuda, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Sabtu (25/7/2026).</p><p>Pelatihan tersebut diikuti oleh 119 mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai bagian dari pembelajaran lapangan mengenai pengembangan pertanian modern berbasis agribisnis.&nbsp;</p><p>Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Lurah Talun, Lurah Kotakaler, para penggiat budidaya anggur, serta sejumlah tamu undangan.</p><p>Ketua DPD ASPAI Kabupaten Sumedang, H. Egi Zaenal Mutaqin, mengatakan kunjungan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi budidaya anggur yang kini berkembang pesat di Kabupaten Sumedang.</p><p>"Kami menerima kunjungan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang ingin belajar langsung mengenai budidaya anggur di Sumedang. Kebetulan lokasi ini juga merupakan sekretariat komunitas penggiat anggur Kabupaten Sumedang," ujarnya.</p><p>Menurut Egi, budidaya anggur di Sumedang bermula dari uji coba penanaman bibit yang didatangkan dari luar daerah.&nbsp;</p><p>Hasilnya cukup menggembirakan karena tanaman mampu tumbuh dengan baik dan mulai berbuah sekitar tujuh bulan setelah ditanam.</p><p>"Setelah berbunga, buah anggur membutuhkan waktu sekitar 100 hingga 120 hari untuk matang. Saat ini komunitas penggiat anggur di Sumedang sudah mencapai sekitar 300 orang yang tersebar di berbagai kecamatan," katanya.</p><p>Ia menjelaskan, budidaya anggur dalam pot memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Satu pot tanaman mampu menghasilkan sekitar 5 hingga 6 kilogram buah.&nbsp;</p><p>Dengan harga jual berkisar antara Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram, satu pot dapat menghasilkan pendapatan sekitar Rp500.000 dalam sekali panen.</p><p>"Jangan hanya menanam tanaman hias yang tidak menghasilkan. Menanam anggur di dalam pot juga bisa mempercantik rumah sekaligus memberikan nilai ekonomi. Kami ingin masyarakat bersama-sama menjadikan Sumedang sebagai sentra anggur sehingga kesejahteraan petani meningkat dan naik kelas," ungkapnya.</p><p>Egi menambahkan, keberhasilan budidaya anggur di Sumedang juga telah dibuktikan oleh sejumlah pegiat, termasuk Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang yang kini telah mengembangkan ratusan pot tanaman anggur di kediamannya.</p><p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang sekaligus penggiat budidaya anggur, H. Ayuh Hidayat, mengaku awalnya hanya mencoba menanam 14 bibit anggur yang diberikan oleh H. Egi Zaenal Mutaqin.</p><p>"Awalnya saya hanya iseng ingin mencoba. Setelah menerima 14 bibit anggur, saya mulai mencari referensi mengenai cara budidayanya. Alhamdulillah semuanya tumbuh dengan baik hingga akhirnya saya semakin serius mengembangkan tanaman anggur di rumah," katanya.</p><p>Menurut Ayuh, keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan untuk mengembangkan budidaya anggur karena tanaman tersebut dapat dibudidayakan di dalam pot dengan nilai jual yang cukup tinggi.</p><p>"Tanaman anggur dalam pot yang sudah berbuah memiliki nilai jual mulai dari Rp500 ribu hingga lebih dari Rp1 juta, tergantung ukuran dan produktivitasnya. Selain menjual tanaman, saya juga mengembangkan konsep penyewaan pot anggur," jelasnya.</p><p>Ia mengungkapkan, konsep penyewaan tanaman anggur menjadi peluang usaha baru yang cukup menjanjikan.&nbsp;</p><p>Pot anggur yang sedang berbuah disewakan kepada masyarakat dengan tarif sekitar Rp200 ribu per pot.&nbsp;</p><p>Setelah buah habis dipetik, tanaman dikembalikan dan dapat disewakan kembali kepada penyewa lain.</p><p>"Permintaannya cukup baik. Bahkan ada pelanggan yang rutin menyewa hingga sekitar 100 pot setiap bulan. Ini menunjukkan budidaya anggur tidak hanya menghasilkan buah, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif bagi masyarakat," ujarnya.</p><p>Ayuh juga melihat peluang pasar anggur akan semakin besar dengan adanya berbagai program pemerintah yang melibatkan koperasi sebagai pemasok kebutuhan pangan, termasuk penyediaan buah-buahan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</p><p>"Kami terus mendorong pelaku UMKM agar mulai melirik sektor pertanian produktif seperti budidaya anggur. Nantinya hasil panen dapat dipasarkan melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan berbagai program pemerintah. Ini menjadi peluang ekonomi yang harus dimanfaatkan masyarakat," katanya.</p><p>Melalui pelatihan ini, DPD ASPAI Sumedang bersama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berharap dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian modern sekaligus melahirkan wirausaha baru di bidang agribisnis.&nbsp;</p><p>Budidaya anggur dinilai memiliki prospek yang menjanjikan karena dapat dilakukan di lahan terbatas, memiliki nilai jual tinggi, serta berpotensi menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Sumedang di masa mendatang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/aspai-sumedang-gandeng-uin-sunan-kalijaga-119-mahasiswa-belajar-budidaya-anggur-dan-peluang-bisnisnya_Vbn5b3uqmb.jpe" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dari Gerak Jalan hingga Penghargaan, Hari Koperasi ke&#45;79 di Sumedang Berlangsung Meriah</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/dari&#45;gerak&#45;jalan&#45;hingga&#45;penghargaan&#45;hari&#45;koperasi&#45;ke&#45;79&#45;di&#45;sumedang&#45;berlangsung&#45;meriah&#45;nA304Nkx85/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/dari&#45;gerak&#45;jalan&#45;hingga&#45;penghargaan&#45;hari&#45;koperasi&#45;ke&#45;79&#45;di&#45;sumedang&#45;berlangsung&#45;meriah&#45;nA304Nkx85/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 12:00:44 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Puncak peringatan Hari Koperasi ke&#45;79 Tingkat Kabupaten Sumedang berlangsung meriah di halaman Pusdai Islamic Center Sumedang, Sabtu (25/7/2026).&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Kabupaten Sumedang berlangsung meriah di halaman Pusdai Islamic Center Sumedang, Sabtu (25/7/2026).&nbsp;</p><p>Mengusung tema "Terwujudnya Gerakan Koperasi Kabupaten Sumedang yang Kuat, Mandiri, Modern, dan Berdaya Saing dalam Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan dan Berkelanjutan" dengan semangat "Simpatina Kadeuleu, Karampa, Karasa", kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.</p><p>Rangkaian kegiatan diawali dengan gerak jalan sehat dan senam bersama yang diikuti ratusan insan koperasi.&nbsp;</p><p>Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan sosial seperti pengobatan gratis, donor darah, layanan BPJS Ketenagakerjaan, Bank Syariah Indonesia (BSI), hingga stan pelayanan koperasi.&nbsp;</p><p>Acara semakin semarak dengan pembagian santunan kepada anak yatim, penyerahan piagam penghargaan kepada koperasi dan tokoh koperasi berprestasi, hiburan rakyat, serta pembagian door prize.</p><p>Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sumedang, Aa Kartiwa, optimistis gerakan koperasi di Sumedang akan semakin maju di masa mendatang.&nbsp;</p><p>Menurutnya, kepengurusan yang ada saat ini memiliki kapasitas dalam tata kelola organisasi, pengembangan bisnis, hingga advokasi hukum.</p><p>"Kami yakin gerakan koperasi akan lebih baik dari hari ini. Kepengurusan yang ada memiliki kemampuan dalam tata kelola, bisnis, dan advokasi hukum. Tantangan ke depan, termasuk hadirnya Koperasi Desa Merah Putih, harus dijawab dengan penguatan kelembagaan yang baik," ujarnya.</p><p>Ia menegaskan, koperasi harus dibangun tidak hanya dari sisi kelembagaan, tetapi juga dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial.&nbsp;</p><p>Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menciptakan tata kelola koperasi yang profesional.</p><p>"Saya meminjam istilah Majelis Pakar, bangunlah jiwa, bangunlah badan. Jiwa berarti membangun semangat gotong royong, saling membantu, dan kepedulian. Sedangkan badan berarti memperkuat kelembagaan dan tata kelola usaha yang terintegrasi sehingga koperasi menjadi pilar ekonomi sirkular di Kabupaten Sumedang," katanya.</p><p>Aa Kartiwa juga berharap koperasi di Kabupaten Sumedang mampu menjadi percontohan di tingkat nasional.&nbsp;</p><p>Ia mengapresiasi para tokoh dan koperasi berprestasi yang menerima penghargaan sebagai bentuk motivasi agar terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p><p>Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Dr. H. Asep Sumaryana, mengucapkan selamat Hari Koperasi ke-79 kepada seluruh insan koperasi.&nbsp;</p><p>Ia berharap momentum ini semakin membangkitkan semangat untuk membangun koperasi yang lebih maju.</p><p>"Kami mengucapkan selamat Hari Koperasi. Mudah-mudahan semangat dan spirit membangun koperasi terus tumbuh. DPRD siap mendukung Dekopinda dan seluruh gerakan koperasi agar semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.</p><p>Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, Ayuh Hidayat, menyebut pelaksanaan Hari Koperasi tahun ini menjadi tantangan untuk menghadirkan kegiatan yang lebih besar pada tahun mendatang.</p><p>"Insyaallah tahun depan puncak Hari Koperasi harus lebih meriah dengan melibatkan seluruh anggota koperasi di Kabupaten Sumedang. Kami ingin menjadikan Sumedang sebagai kabupaten koperasi yang maju, kuat, dan menjadi kebanggaan Jawa Barat," katanya.</p><p>Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus mendorong peningkatan kualitas koperasi agar semakin profesional dan mampu menjawab tantangan zaman.</p><p>Sementara itu, sambutan Bupati Sumedang yang dibacakan Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sumedang, Asep Uus Ruspandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi serta jajaran Dekopinwil Jawa Barat yang telah mendukung kemajuan gerakan koperasi di Kabupaten Sumedang.</p><p>Dalam sambutannya disebutkan, peringatan Hari Koperasi ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun koperasi yang sehat, mandiri, modern, dan berdaya saing.</p><p>Saat ini Kabupaten Sumedang memiliki 1.083 koperasi, dengan sekitar 600 koperasi aktif. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah agar koperasi semakin kuat sebagai penggerak ekonomi masyarakat.</p><p>"Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen memberikan pendampingan, fasilitasi, pendidikan, dan pelatihan kepada koperasi agar mampu naik kelas menjadi koperasi yang sehat, mandiri, modern, dan memiliki daya saing tinggi," ujar Asep Uus membacakan sambutan Bupati.</p><p>Ia juga menegaskan bahwa semangat pembangunan Sumedang MembuMI melalui nilai Kadeuleu, Karampa, Karasa harus tercermin dalam gerakan koperasi, yakni menghadirkan hasil yang nyata, cepat beradaptasi terhadap perubahan, dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.</p><p>Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga memberikan penghargaan kepada koperasi berprestasi dan tokoh koperasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memajukan gerakan koperasi.&nbsp;</p><p>Selain itu, koperasi-koperasi di Sumedang turut menunjukkan kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan berbagai bantuan sosial lainnya.</p><p>Dengan semangat Hari Koperasi ke-79, Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Dekopinda berharap koperasi semakin menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan sumber daya manusia.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/dari-gerak-jalan-hingga-penghargaan-hari-koperasi-ke-79-di-sumedang-berlangsung-meriah_zVz2680UGk.jpe" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Hadiri Harlah ke&#45;53 KNPI, Dony Gaungkan Revolusi Kesadaran Pemuda</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;dan&#45;wakil&#45;bupati&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;harlah&#45;ke&#45;53&#45;knpi&#45;dony&#45;gaungkan&#45;revolusi&#45;kesadaran&#45;pemuda&#45;4868O79945/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;dan&#45;wakil&#45;bupati&#45;sumedang&#45;hadiri&#45;harlah&#45;ke&#45;53&#45;knpi&#45;dony&#45;gaungkan&#45;revolusi&#45;kesadaran&#45;pemuda&#45;4868O79945/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 00:00:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Sumedang menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke&#45;53 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumedang yang digelar di Cafe Sore Space, Sumedang, Jumat malam (24/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Sumedang menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumedang yang digelar di Cafe Sore Space, Sumedang, Jumat malam (24/7/2026).</p><p>Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta tersebut mengusung tema "Melepas Perasaan, Merayakan Muda".&nbsp;</p><p>Acara berlangsung dalam suasana hangat dengan rangkaian seremoni pemotongan tumpeng, penyampaian pesan kebangsaan kepada para pemuda, hingga hiburan musik dan pemutaran film yang disesuaikan dengan minat generasi muda.</p><p>Ketua KNPI Kabupaten Sumedang yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Muhammad Ridzki Kharisma, mengatakan tema yang diusung merupakan upaya KNPI untuk membuka ruang yang lebih luas bagi seluruh pemuda, tidak hanya mereka yang aktif dalam organisasi kepemudaan.</p><p>"Selama ini KNPI sering dipandang eksklusif karena hanya berinteraksi dengan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Melalui kegiatan ini kami ingin lebih dekat dengan para pemuda yang belum aktif berorganisasi, sehingga semakin banyak anak muda yang dapat disentuh dan dilibatkan," ujarnya.</p><p>Menurut Ridzki, langkah tersebut sejalan dengan pesan Bupati Sumedang mengenai pentingnya membangun revolusi kesadaran pemuda melalui aksi nyata yang berdampak positif bagi masyarakat.</p><p>Ia juga menyoroti berbagai persoalan yang melibatkan kalangan muda, termasuk fenomena kenakalan remaja dan tindak kriminal yang dilakukan oleh usia muda.&nbsp;</p><p>Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa sepenuhnya disalahkan kepada para pemuda.</p><p>"Kami juga harus melakukan introspeksi. Bisa jadi edukasi yang kami berikan kepada pemuda masih belum optimal. Kalau pembinaan dan edukasi berjalan lebih baik, saya yakin semakin banyak pemuda yang memiliki cara berpikir positif dan terarah," katanya.</p><p>Ridzki mengajak seluruh generasi muda untuk mempersiapkan masa depan dengan menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.</p><p>"Tugas kita sebagai anak muda adalah menjamin masa depan kita masing-masing. Jadilah pribadi yang mandiri, berkecukupan, membangun keluarga yang baik, tidak meresahkan masyarakat, dan memberi manfaat bagi sesama. Itu sudah merupakan kontribusi yang luar biasa," pesannya.</p><p>Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan ucapan selamat atas usia ke-53 KNPI.&nbsp;</p><p>Ia berharap organisasi kepemudaan tersebut semakin solid, matang, serta menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda di Kabupaten Sumedang.</p><p>"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-53 KNPI. Semoga KNPI semakin menjadi organisasi yang solid, semakin matang, dan menjadi rumah besar bagi para pemuda yang mampu melahirkan gagasan, karya, serta pengabdian terbaik bagi masyarakat," ujar Dony.</p><p>Menurutnya, KNPI tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpun, tetapi juga harus mampu menggerakkan potensi pemuda sehingga melahirkan inovasi dan karya yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.</p><p>Ia menegaskan perlunya revolusi kesadaran pemuda, yakni perubahan pola pikir yang diwujudkan melalui tindakan nyata.</p><p>"Revolusi kesadaran harus mentransformasikan kesadaran menjadi aksi nyata yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika keberadaan KNPI memberikan dampak, maka tanpa diminta pun para pemuda akan datang, bergabung, dan mencintai organisasi ini," katanya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Dony juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks, terutama akibat perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang berlangsung sangat cepat.</p><p>Karena itu, menurutnya, para pemuda harus terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan, pelatihan, workshop, organisasi, maupun berbagai pengalaman yang mampu memperluas wawasan dan jejaring.</p><p>"Kalau dunia berubah dengan cepat, maka kita juga harus mampu beradaptasi. Tingkatkan kompetensi, terus belajar, bangun jaringan, dan yang paling penting adalah menjaga integritas serta karakter," ujarnya.</p><p>Ia juga menekankan pentingnya memiliki visi yang jelas, berpikiran terbuka, dan berani mengeksekusi gagasan, bukan hanya berhenti pada diskusi dan penyusunan konsep.</p><p>"Sering kali kita memiliki banyak ide, banyak proposal, tetapi berhenti pada wacana. Yang dibutuhkan adalah keberanian mengeksekusi. Open mind, open heart, dan open will harus dimiliki agar gagasan benar-benar menjadi karya nyata," tegasnya.</p><p>Di hadapan para peserta, Dony menyampaikan bahwa setiap pemuda harus mulai menyiapkan diri sebagai calon pemimpin masa depan.</p><p>Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki visi jauh ke depan, mampu menginspirasi, terbuka terhadap kritik dan masukan, adaptif terhadap perubahan zaman, serta terus berorientasi pada pencapaian yang melampaui target.</p><p>"Pemimpin harus memberikan harapan, bukan ratapan. Pemimpin juga harus mampu mengidentifikasi perubahan yang ingin diwujudkan, memiliki visi, menginspirasi, berpikiran terbuka, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan terus progresif dalam mencapai tujuan," ungkapnya.</p><p>Mengakhiri sambutannya, Dony mengajak seluruh kader KNPI untuk memanfaatkan organisasi sebagai ruang belajar, berkolaborasi, memperkuat jejaring, sekaligus mengabdikan diri kepada masyarakat.</p><p>"Siapkan diri mulai sekarang. Matangkan diri di rumah besar KNPI. Jadikan setiap forum sebagai ruang belajar dan ruang tumbuh. Saya yakin dari para pemuda yang hadir malam ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Kabupaten Sumedang," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/bupati-dan-wakil-bupati-sumedang-hadiri-harlah-ke-53-knpi-dony-gaungkan-revolusi-kesadaran-pemuda_JHGZnjpPAp.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dony Ahmad Munir Gandeng Pakar Smart City Korea, Perkuat Transformasi Digital dan Kompetensi ASN Sumedang</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/dony&#45;ahmad&#45;munir&#45;gandeng&#45;pakar&#45;smart&#45;city&#45;korea&#45;perkuat&#45;transformasi&#45;digital&#45;dan&#45;kompetensi&#45;asn&#45;sumedang&#45;KHjA3UVgb3/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/dony&#45;ahmad&#45;munir&#45;gandeng&#45;pakar&#45;smart&#45;city&#45;korea&#45;perkuat&#45;transformasi&#45;digital&#45;dan&#45;kompetensi&#45;asn&#45;sumedang&#45;KHjA3UVgb3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 24 Jul 2026 11:30:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir bersama Director of Global R&amp;DB Center (GRC) and ASEAN Smart City Program (ASPP), Dr. JunSeok Joseph Hwang, menghadiri sekaligus memberikan paparan dalam Sharing Session bertema Transformasi Digital yang digelar di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Jumat (24/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir bersama Director of Global R&DB Center (GRC) and ASEAN Smart City Program (ASPP), Dr. JunSeok Joseph Hwang, menghadiri sekaligus memberikan paparan dalam Sharing Session bertema Transformasi Digital yang digelar di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Jumat (24/7/2026).</p><p>Kegiatan tersebut diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) muda Kabupaten Sumedang sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mewujudkan pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan konsep smart city.</p><p>Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Dr. JunSeok Joseph Hwang yang merupakan pakar global di bidang smart city dari Seoul National University, Korea Selatan.</p><p>"Hari ini kami bersyukur dan berbahagia karena Kabupaten Sumedang kedatangan seorang guru besar sekaligus pakar global dari Seoul National University. Kehadiran beliau merupakan kehormatan sekaligus kesempatan berharga bagi kami untuk belajar langsung dari pengalaman dan keilmuannya," ujar Dony.</p><p>Menurut Dony, sejak tiba di Sumedang, Dr. Hwang telah mengikuti sejumlah agenda, mulai dari diskusi santai sambil jogging di kawasan PPS, meninjau lingkungan pemerintahan, hingga melihat langsung pengelolaan sampah terpadu yang menjadi salah satu inovasi Kabupaten Sumedang.</p><p>Puncak kegiatan adalah sharing session bersama ratusan ASN muda Sumedang, di mana Dr. Hwang berbagi pengalaman, pengetahuan, dan hasil riset mengenai pembangunan kota cerdas.</p><p>"Saya yakin inovasi, penelitian, dan pengalaman beliau akan menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi ASN kami untuk menjadi pemimpin masa depan atau future leader di Kabupaten Sumedang," kata Dony.</p><p>Dony menambahkan, kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan Dr. Hwang akan terus diperkuat, khususnya dalam pengembangan konsep Smart City, mulai dari smart governance, smart living, smart environment, hingga smart people.</p><p>Selama ini, kata Dony, Sumedang secara rutin mengirimkan ASN untuk mengikuti ASEAN Smart City Professional Program (ASPP) yang diprakarsai Dr. Hwang.&nbsp;</p><p>Saat ini dua ASN mengikuti program tersebut setiap tahunnya, namun ke depan jumlah peserta akan ditingkatkan hingga sepuluh orang.</p><p>Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga berencana menyelenggarakan pelatihan serupa di Sumedang melalui program pelatihan intensif selama dua minggu bagi ASN.</p><p>"Melalui program ini kami ingin meningkatkan kompetensi ASN, memperkaya pengetahuan dan pengalaman mereka sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. Training hanyalah tujuan antara (intermediate goal), sedangkan tujuan utamanya (ultimate goal) adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang," tegasnya.</p><p>Sementara itu, Director of Global R&DB Center (GRC) sekaligus Director ASEAN Smart City Program (ASPP), Dr. JunSeok Joseph Hwang, mengaku terkesan dengan berbagai kemajuan yang telah dicapai Kabupaten Sumedang dalam membangun konsep kota cerdas.</p><p>Ia menyampaikan apresiasi atas undangan dan sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Sumedang.</p><p>"Saya melihat perubahan besar sedang terjadi di Sumedang. Yang paling mengesankan adalah pendekatan pembangunan smart city yang dimulai dari masyarakat dan budayanya. Menurut saya, itulah fondasi yang paling tepat," ujarnya.</p><p>Dr. Hwang menilai Sumedang memiliki modal kuat berupa kepemimpinan daerah yang visioner, semangat kebersamaan masyarakat, serta ASN yang kompeten dan memiliki komitmen tinggi dalam mewujudkan transformasi digital.</p><p>"Kepemimpinan yang baik akan menjadi teladan bagi masyarakat. Pada akhirnya seluruh warga akan bersama-sama menciptakan kualitas hidup yang lebih baik," katanya.</p><p>Menurutnya, meski bukan kota besar seperti Jakarta, Bandung, ataupun Bali, Sumedang justru menunjukkan implementasi smart city yang berjalan sesuai arah yang benar.</p><p>"Ini adalah kunjungan pertama saya ke Sumedang dan saya sangat terkesan. Saya percaya Sumedang dapat menjadi model smart city, tidak hanya bagi kota-kota kecil tetapi juga bagi kota-kota besar," ungkapnya.</p><p>Dr. Hwang juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi Kabupaten Sumedang melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, perencanaan, hingga menghadirkan para pakar dari Korea Selatan maupun berbagai negara lainnya.</p><p>"Saya berharap Sumedang menjadi model global dalam pembangunan smart city, smart civilization, dan smart citizenship. Saya akan terus mendedikasikan pelatihan dan pengalaman saya untuk mendukung keberhasilan Sumedang," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/dony-ahmad-munir-gandeng-pakar-smart-city-korea-perkuat-transformasi-digital-dan-kompetensi-asn-sumedang_Y0NiPxM7d8.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Prof. Hwang dari SNU Berbagi Inspirasi Transformasi Digital Bersama Anak Muda Sumedang, Bupati Dony: Pelayanan Publik Harus Terus Berinovasi</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/prof&#45;hwang&#45;dari&#45;snu&#45;berbagi&#45;inspirasi&#45;transformasi&#45;digital&#45;bersama&#45;anak&#45;muda&#45;sumedang&#45;bupati&#45;dony&#45;pelayanan&#45;publik&#45;harus&#45;terus&#45;berinovasi&#45;r97tAqzxfQ/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/prof&#45;hwang&#45;dari&#45;snu&#45;berbagi&#45;inspirasi&#45;transformasi&#45;digital&#45;bersama&#45;anak&#45;muda&#45;sumedang&#45;bupati&#45;dony&#45;pelayanan&#45;publik&#45;harus&#45;terus&#45;berinovasi&#45;r97tAqzxfQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 24 Jul 2026 11:00:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar Sharing Session bertema transformasi digital bersama Director of Global R&amp;DB Center (GRC) and ASEAN Smart City Program (ASPP), Dr. JunSeok Ioseph Hwang dari Seoul National University (SNU), yang dihadiri Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Jumat (24/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar Sharing Session bertema transformasi digital bersama Director of Global R&DB Center (GRC) and ASEAN Smart City Program (ASPP), Dr. JunSeok Ioseph Hwang dari Seoul National University (SNU), yang dihadiri Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Jumat (24/7/2026).</p><p>Kegiatan tersebut diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) muda dan kalangan generasi muda sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan transformasi digital serta peningkatan kualitas pelayanan publik.</p><p>Sebelum memberikan materi, Prof. Hwang bersama Bupati Dony Ahmad Munir meninjau kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS).&nbsp;</p><p>Keduanya berkeliling melihat berbagai fasilitas yang terintegrasi, mulai dari pengelolaan sampah, sarana olahraga, jogging track, lapangan mini soccer, lapangan bola voli, hingga sentra alat musik tradisional dan batik Kasumedangan.</p><p>Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Sumedang, Wuddan Lukmanul Hakim, mengatakan kunjungan Prof. Hwang merupakan tindak lanjut dari kunjungan ASN Kabupaten Sumedang ke Korea Selatan beberapa waktu lalu.</p><p>"Hari ini kita kedatangan Prof. Hwang dari Seoul, Korea Selatan. Ini merupakan kunjungan balasan setelah beberapa waktu lalu ASN Sumedang melakukan studi ke Korea. Hari ini beliau melihat secara langsung bagaimana tata kelola kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang yang terintegrasi," ujarnya.</p><p>Menurut Wuddan, Prof. Hwang mengapresiasi konsep PPS yang tidak hanya menjadi pusat pelayanan pemerintahan, tetapi juga menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.</p><p>"Tadi beliau ikut berjalan kaki bersama Pak Bupati, melihat jogging track, fasilitas olahraga, mini soccer, lapangan voli, hingga kebersihan lingkungan. Yang paling mendapat perhatian beliau adalah sistem pengelolaan sampah yang sudah terintegrasi," katanya.</p><p>Ia menjelaskan, sampah organik diolah menjadi kompos dan dimanfaatkan untuk budidaya maggot. Selanjutnya maggot dijadikan pakan ikan yang dipelihara di saluran air kawasan PPS.</p><p>"Ini menjadi contoh ekonomi sirkular yang sangat baik. Prof. Hwang sangat mengapresiasi bagaimana pengelolaan sampah di PPS mampu menghasilkan manfaat yang berkelanjutan sekaligus mendukung lingkungan yang bersih dan asri," ungkapnya.</p><p>Selain itu, Wuddan menegaskan fasilitas olahraga di kawasan PPS terbuka bagi masyarakat, tidak hanya untuk ASN.</p><p>"Silakan masyarakat memanfaatkan fasilitas olahraga di PPS. Hanya saja untuk lapangan mini soccer dan bola voli saat ini masih dalam tahap pemeliharaan. Insya Allah mulai Agustus nanti, bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI, fasilitas tersebut sudah bisa digunakan. Bahkan akan digelar turnamen bola voli dan mini soccer yang melibatkan peserta dari 26 kecamatan dengan semangat 'Sumedang Membumi, Sukses dan Sehat'," jelasnya.</p><p>Pada sesi diskusi, Prof. Hwang juga memberikan pembekalan kepada ASN muda mengenai pentingnya tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.</p><p>"Intinya, ASN harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Mudah-mudahan ilmu yang disampaikan Prof. Hwang dapat diterapkan oleh ASN muda di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima," tambah Wuddan.</p><p>Sementara itu, dalam paparannya, Dr. JunSeok Ioseph Hwang menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh perubahan pola pikir masyarakat.</p><p>Ia mencontohkan berbagai program bantuan pemerintah yang terkadang tidak menghasilkan perubahan jangka panjang karena masyarakat belum memiliki pemahaman mengenai tujuan pembangunan itu sendiri.</p><p>"Permasalahan utamanya bukan pada uang atau bantuan yang diberikan, tetapi pada bagaimana membangun pola pikir agar masyarakat mampu menciptakan perubahan yang berkelanjutan," ujarnya.</p><p>Menurut Prof. Hwang, generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun kota karena merekalah yang akan tinggal dan menikmati hasil pembangunan di masa depan.</p><p>"Kaum muda, baik aparatur pemerintah, pelajar, mahasiswa maupun pemimpin muda di masyarakat, memiliki motivasi terbesar untuk membangun kotanya sendiri. Karena itu, yang perlu dibangun bukan hanya infrastrukturnya, tetapi juga cara berpikir dan semangat untuk terus berinovasi," katanya.</p><p>Ia menjelaskan bahwa pendekatan pembangunan kota modern harus mengedepankan edukasi, kolaborasi, serta pertukaran gagasan, bukan semata-mata bantuan finansial.</p><p>Prof. Hwang juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam membangun kota yang berkelanjutan.</p><p>"Saya merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Bupati Dony Ahmad Munir. Setiap kota menghadapi tantangan yang sama, seperti kemacetan dan polusi. Namun, solusi dimulai dari perubahan cara berpikir masyarakat. Mobilitas yang baik dimulai dari budaya berjalan kaki, menciptakan ruang publik yang nyaman, serta membangun kota yang ramah bagi warganya," ungkapnya.</p><p>Melalui kegiatan Sharing Session ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap pengalaman dan praktik terbaik dari Korea Selatan dapat menjadi inspirasi bagi ASN muda dan generasi muda Sumedang untuk mempercepat transformasi digital, memperkuat inovasi pelayanan publik, serta mewujudkan Sumedang sebagai daerah yang semakin maju, modern, dan berdaya saing.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/prof-hwang-dari-snu-berbagi-inspirasi-transformasi-digital-bersama-anak-muda-sumedang-bupati-dony-pelayanan-publik-harus-terus-berinovasi_GwQ5Dw7BfQ.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tujuh ASN Dinkes Sumedang Resmi Dilantik sebagai Administrator Kesehatan, Dampak Penataan Organisasi Puskesmas</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/tujuh&#45;asn&#45;dinkes&#45;sumedang&#45;resmi&#45;dilantik&#45;sebagai&#45;administrator&#45;kesehatan&#45;dampak&#45;penataan&#45;organisasi&#45;puskesmas&#45;Kzn77sG6Sr/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/tujuh&#45;asn&#45;dinkes&#45;sumedang&#45;resmi&#45;dilantik&#45;sebagai&#45;administrator&#45;kesehatan&#45;dampak&#45;penataan&#45;organisasi&#45;puskesmas&#45;Kzn77sG6Sr/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 24 Jul 2026 00:15:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang –&amp;nbsp; Sebanyak tujuh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan sebagai pejabat fungsional dalam prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang dipimpin Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, di Gedung Negara Sumedang, Kamis (23/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang –&nbsp;</strong> Sebanyak tujuh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan sebagai pejabat fungsional dalam prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang dipimpin Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, di Gedung Negara Sumedang, Kamis (23/7/2026).</p><p>Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Hj. Ai Andriani, menjelaskan bahwa ketujuh ASN yang dilantik merupakan bagian dari proses penyesuaian jabatan di lingkungan puskesmas sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat.</p><p>"Hari ini ada tujuh orang di lingkungan Dinas Kesehatan yang dilantik pada jabatan fungsional. Mereka merupakan peralihan dari jabatan struktural Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) puskesmas menjadi jabatan fungsional Administrator Kesehatan," ujarnya.</p><p>Menurut Ai Andriani, perubahan tersebut merupakan dampak diberlakukannya Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat, yang mengubah struktur organisasi puskesmas.</p><p>"Dalam regulasi baru tersebut, jabatan Kepala Subbagian Tata Usaha di puskesmas sudah tidak ada lagi. Struktur organisasi kini menggunakan sistem penanggung jawab klaster, sehingga jabatan struktural di puskesmas secara bertahap dialihkan menjadi jabatan fungsional sesuai kompetensi masing-masing pegawai," jelasnya.</p><p>Ia mengungkapkan, Kabupaten Sumedang saat ini memiliki 35 puskesmas. Sebelum pelantikan, masih terdapat 14 Kepala Subbagian Tata Usaha yang berstatus definitif.&nbsp;</p><p>Dengan dilantiknya tujuh orang pada kesempatan ini, kini tersisa tujuh pejabat struktural yang masih menjalani proses penyesuaian.</p><p>"Dari 14 pejabat yang masih definitif, hari ini tujuh orang telah dialihkan ke jabatan fungsional. Sisanya sebanyak tujuh orang masih dalam proses karena terdapat beberapa tahapan yang harus ditempuh sebelum peralihan jabatan dapat dilakukan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki," katanya.</p><p>Ai Andriani berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab pada jabatan barunya sebagai Administrator Kesehatan.</p><p>"Kami berharap rekan-rekan yang hari ini dilantik dapat segera beradaptasi dengan perubahan dari jabatan manajerial ke jabatan fungsional. Dengan kompetensi yang dimiliki, semoga mereka dapat melaksanakan tugas secara maksimal dan terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Sumedang," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/tujuh-asn-dinkes-sumedang-resmi-dilantik-sebagai-administrator-kesehatan-dampak-penataan-organisasi-puskesmas_5smqDuhR1j.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>37 ASN Dilantik dan Diambil Sumpah Jabatan Fungsional, Wabup Sumedang Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/37&#45;asn&#45;dilantik&#45;dan&#45;diambil&#45;sumpah&#45;jabatan&#45;fungsional&#45;wabup&#45;sumedang&#45;tekankan&#45;integritas&#45;dan&#45;pelayanan&#45;prima&#45;U2d4UthK04/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/37&#45;asn&#45;dilantik&#45;dan&#45;diambil&#45;sumpah&#45;jabatan&#45;fungsional&#45;wabup&#45;sumedang&#45;tekankan&#45;integritas&#45;dan&#45;pelayanan&#45;prima&#45;U2d4UthK04/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 24 Jul 2026 00:05:09 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Sebanyak 37 Pegawai Negeri Sipil (PNS) resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2026.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Sebanyak 37 Pegawai Negeri Sipil (PNS) resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2026.&nbsp;</p><p>Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, di Gedung Negara Sumedang, Kamis (23/7/2026).</p><p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati M. Fajar Aldila menyampaikan ucapan selamat mewakili Bupati Sumedang kepada seluruh ASN yang telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya.</p><p>"Atas nama Bapak Bupati Sumedang dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, saya mengucapkan selamat kepada 37 orang yang hari ini telah diambil sumpah dan janjinya sebagai pejabat fungsional. Semoga Bapak dan Ibu menjalankan amanah ini dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, dan semangat untuk membawa Kabupaten Sumedang semakin maju," ujarnya.</p><p>Ia menjelaskan, dari total 37 pejabat fungsional yang dilantik, sebanyak 15 orang berasal dari hasil penyesuaian jabatan, sedangkan 21 orang melalui mekanisme perpindahan jabatan.</p><p>Wabup mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dengan penuh optimisme, tenang, dan siap mengemban amanah yang diberikan.</p><p>Menurutnya, kualitas Aparatur Sipil Negara menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan pembangunan daerah.&nbsp;</p><p>Ia menegaskan bahwa ASN merupakan garda terdepan dalam mewujudkan visi pembangunan Sumedang menuju Indonesia Emas 2045.</p><p>"Untuk memajukan suatu daerah dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas serta tata kelola pemerintahan yang adaptif, kreatif, inovatif, dan memiliki integritas tinggi. ASN adalah garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita tersebut," katanya.</p><p>Dalam kesempatan itu, Fajar juga mengingatkan pentingnya budaya kerja yang berorientasi pada data.</p><p>"Good data, good decision, good result." Menurutnya, data yang baik akan menghasilkan keputusan yang tepat, dan keputusan yang tepat akan melahirkan hasil pembangunan yang optimal.</p><p>Ia menilai jabatan fungsional yang baru diisi berada pada sektor-sektor strategis, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pelayanan publik hingga pengadaan barang dan jasa, yang menjadi penentu arah pembangunan Kabupaten Sumedang ke depan.</p><p>Selain itu, Wakil Bupati menekankan agar jabatan yang diemban tidak dipandang sebagai seremoni semata, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan.</p><p>"Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat dan kepada Allah SWT. Jangan pernah melupakan sumpah jabatan yang telah diucapkan hari ini," tegasnya.</p><p>Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas. Apabila menemukan pelanggaran atau tindakan yang tidak sesuai aturan, ASN diminta tidak melakukan pembiaran.</p><p>"Kalau ada rekan yang melakukan hal-hal negatif, laporkan. Jangan pernah didiamkan karena pembiaran justru akan menjadi masalah yang lebih besar di kemudian hari," ujarnya.</p><p>Selain integritas, Fajar mendorong seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi di tengah perubahan regulasi, perkembangan teknologi, serta meningkatnya tuntutan pelayanan masyarakat.</p><p>"Jangan pernah berhenti belajar. Menuntut ilmu tidak dibatasi usia. Yang terpenting adalah niat untuk terus meningkatkan kapasitas diri," katanya.</p><p>Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat budaya kerja kolaboratif. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai hanya oleh satu organisasi perangkat daerah, tetapi membutuhkan sinergi seluruh SKPD.</p><p>"Jangan mengedepankan ego sektoral. Ketika program bisa dikolaborasikan, hasilnya akan jauh lebih optimal dan manfaatnya lebih besar bagi masyarakat," ungkapnya.</p><p>Di bidang pelayanan publik, Wakil Bupati meminta seluruh pejabat fungsional memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.</p><p>Ia kembali mengingatkan tagline pembangunan Kabupaten Sumedang tahun 2026, yakni "Sumedang Kadalek, Karampak, Karasa", yang bermakna setiap program pemerintah harus terlihat, berdampak, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.</p><p>"Setiap ikhtiar yang kita lakukan harus terlihat hasilnya, berdampak nyata, dan dirasakan masyarakat. Di situlah peran penting ASN, khususnya pejabat fungsional," katanya.</p><p>Di akhir arahannya, Fajar berharap para pejabat fungsional mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung percepatan pembangunan daerah serta memperkuat birokrasi yang efektif dan responsif.</p><p>"Tunjukkan bahwa jabatan fungsional mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat birokrasi. Selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini telah dilantik. Semoga semakin bersemangat memberikan pengabdian terbaik bagi Kabupaten Sumedang," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/37-asn-dilantik-dan-diambil-sumpah-jabatan-fungsional-wabup-sumedang-tekankan-integritas-dan-pelayanan-prima_4JOjqzu9ss.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Rakerda PAN Sumedang Rekomendasikan M. Fajar Aldila Maju sebagai Calon Bupati Sumedang 2030&#45;2035</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/rakerda&#45;pan&#45;sumedang&#45;rekomendasikan&#45;m&#45;fajar&#45;aldila&#45;maju&#45;sebagai&#45;calon&#45;bupati&#45;sumedang&#45;2030&#45;2035&#45;84ymf926ix/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/rakerda&#45;pan&#45;sumedang&#45;rekomendasikan&#45;m&#45;fajar&#45;aldila&#45;maju&#45;sebagai&#45;calon&#45;bupati&#45;sumedang&#45;2030&#45;2035&#45;84ymf926ix/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 23 Jul 2026 00:30:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sumedang resmi mengeluarkan rekomendasi politik untuk mengusung Ketua DPD PAN Sumedang yang juga Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, sebagai calon Bupati Sumedang periode 2030&#45;2035.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sumedang resmi mengeluarkan rekomendasi politik untuk mengusung Ketua DPD PAN Sumedang yang juga Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, sebagai calon Bupati Sumedang periode 2030-2035.</p><p>Rekomendasi tersebut merupakan salah satu hasil keputusan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PAN Kabupaten Sumedang yang digelar di GOR Tadjimalela Sumedang, Rabu (22/7/2026).</p><p>Sekretaris DPD PAN Kabupaten Sumedang yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Sumedang, Bagus Noorrochmat, menyampaikan bahwa keputusan tersebut menjadi amanat organisasi setelah pelaksanaan Rakerda dan pelantikan pengurus DPC PAN serta relawan PAN Kabupaten Sumedang.</p><p>"Kegiatan hari ini merupakan amanat dari DPP PAN yang mengharuskan dilaksanakannya Rakerda sekaligus pelantikan DPC PAN Kabupaten Sumedang dan pelantikan relawan oleh Anggota DPR RI Neng Farah Puteri Nahlia," ujar Bagus.</p><p>Ia mengatakan, kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua DPW PAN Jawa Barat, Ahmad Najib Qodratullah, dan berjalan dengan lancar.</p><p>Menurut Bagus, setelah rangkaian pelantikan selesai, DPD PAN Sumedang menggelar rapat pleno yang membahas sejumlah agenda strategis partai ke depan.</p><p>"Salah satu hasil terpenting dari Rakerda ini adalah keluarnya rekomendasi bahwa DPD PAN Kabupaten Sumedang mengusulkan M. Fajar Aldila yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Sumedang untuk diusung menjadi calon Bupati Sumedang periode 2030-2035," katanya.</p><p>Bagus menegaskan, rekomendasi tersebut menjadi langkah awal bagi PAN Sumedang dalam mempersiapkan agenda politik mendatang.&nbsp;</p><p>Selanjutnya, partai akan melakukan penguatan struktur organisasi hingga tingkat bawah.</p><p>"Kerja-kerja politik berikutnya adalah memperkuat struktur partai mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga tingkat RT. Targetnya seluruh struktur tersebut harus selesai dan terkonsolidasi sampai Desember 2026," jelasnya.</p><p>Ia menambahkan, penguatan organisasi menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan PAN Sumedang dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.</p><p>Dengan keluarnya rekomendasi tersebut, PAN Sumedang mulai mempersiapkan langkah strategis untuk mengusung M. Fajar Aldila sebagai kandidat kepala daerah pada Pemilihan Bupati Sumedang periode 2030-2035.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/rakerda-pan-sumedang-rekomendasikan-m-fajar-aldila-maju-sebagai-calon-bupati-sumedang-2030-2035_fMreZl1oM5.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PAN Sumedang Bidik 7 Kursi DPRD, M. Fajar Aldila: Kami Siap Menang 2029</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/pan&#45;sumedang&#45;bidik&#45;7&#45;kursi&#45;dprd&#45;m&#45;fajar&#45;aldila&#45;kami&#45;siap&#45;menang&#45;2029&#45;4Vqewtwzz3/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/pan&#45;sumedang&#45;bidik&#45;7&#45;kursi&#45;dprd&#45;m&#45;fajar&#45;aldila&#45;kami&#45;siap&#45;menang&#45;2029&#45;4Vqewtwzz3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 23 Jul 2026 00:15:29 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sumedang yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menargetkan PAN mampu meraih tujuh kursi DPRD Kabupaten Sumedang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sumedang yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menargetkan PAN mampu meraih tujuh kursi DPRD Kabupaten Sumedang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.</p><p>Target tersebut disampaikan Fajar saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pelantikan DPC Relawan DPD PAN Kabupaten Sumedang yang digelar di GOR Tadjimalela Sumedang, Rabu (22/7/2026).</p><p>Dalam kesempatan itu, Fajar menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan pengurus PAN dari tingkat daerah hingga pusat yang hadir dalam kegiatan tersebut.&nbsp;</p><p>Menurutnya, semangat kader menjadi modal penting dalam memperkuat konsolidasi partai menghadapi Pemilu 2029.</p><p>"Hari ini PAN Kabupaten Sumedang memiliki empat kursi di DPRD. Alhamdulillah, dengan empat kursi tersebut PAN mampu mengantarkan kadernya menjadi Wakil Bupati Sumedang. Insyaallah pada Pemilu 2029 kami menargetkan tujuh kursi DPRD Kabupaten Sumedang," ujar Fajar yang disambut tepuk tangan para kader.</p><p>Ia optimistis target tersebut dapat diwujudkan melalui kerja bersama seluruh kader dan relawan.&nbsp;</p><p>Menurutnya, semakin besar kekuatan PAN di legislatif, semakin besar pula peluang untuk menghadirkan kepemimpinan yang lebih kuat di Kabupaten Sumedang.</p><p>Selain menargetkan peningkatan perolehan kursi, Fajar juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya bagi petani dan pelaku usaha kecil.</p><p>Ia juga mengingatkan masyarakat, terutama kalangan ibu rumah tangga, agar menghindari praktik pinjaman berbunga tinggi seperti Bank Emok dan memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang disediakan pemerintah melalui Bank Sumedang.</p><p>"Jauhi Bank Emok, dekati Bank Sumedang. Pemerintah daerah terus berupaya memberikan akses pembiayaan yang lebih ringan dan aman bagi masyarakat," katanya.</p><p>Fajar juga meminta seluruh kader dan relawan PAN aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pinjaman online ilegal, judi online, serta dampak negatif penyalahgunaan teknologi digital.</p><p>"Kita harus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari pinjol ilegal, judi online, hingga konten negatif di dunia digital. Ini menjadi bagian dari gerakan PAN dalam membantu masyarakat," tegasnya.</p><p>Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW PAN Jawa Barat, Ahmad Najib Qodratullah, mengapresiasi soliditas kader PAN Kabupaten Sumedang di bawah kepemimpinan M. Fajar Aldila.&nbsp;</p><p>Ia menilai konsolidasi organisasi berjalan baik dan optimistis target tujuh kursi dapat diwujudkan.</p><p>Najib menjelaskan, DPW PAN Jawa Barat memiliki tiga fokus utama, yakni program PAN Bantu Rakyat, target Jabar 100 Persen dengan keterwakilan kursi di seluruh daerah pemilihan, serta penguatan konsolidasi organisasi hingga tingkat desa dan ranting.</p><p>"Target minimal dari DPW untuk Kabupaten Sumedang adalah enam kursi karena terdapat enam daerah pemilihan. Namun Ketua DPD PAN Sumedang mencanangkan tujuh kursi. Dengan kerja keras dan kekompakan seluruh kader, saya optimistis target tersebut bisa tercapai," ujarnya.</p><p>Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PAN dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IX, Farah Puteri Nahlia, mengajak seluruh kader dan relawan untuk menjaga semangat kebersamaan hingga Pemilu 2029.</p><p>Menurutnya, politik harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, bukan sekadar retorika.</p><p>"Kalau semangat ini terus dijaga sampai 2029, saya yakin target tujuh kursi bisa tercapai. Politik yang baik bukan yang paling banyak berbicara, tetapi yang paling banyak memberi arti dan manfaat bagi masyarakat," kata Farah.</p><p>Ia menegaskan bahwa kader dan relawan PAN harus terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat musim kampanye, melainkan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.</p><p>Farah juga menekankan bahwa keberhasilan politik akan lahir dari kepercayaan masyarakat yang dibangun melalui pelayanan dan kerja nyata.</p><p>"Kita jadikan Sumedang sebagai contoh bahwa politik dapat dijalankan dengan akal yang jernih, hati yang teduh, dan tangan yang selalu siap membantu masyarakat. Karena bagi PAN, memenangkan pemilu harus diawali dengan memenangkan kepercayaan rakyat melalui kerja nyata," pungkasnya.</p><p>Rakerda tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan struktur dan relawan PAN Kabupaten Sumedang dalam mempersiapkan agenda politik menuju Pemilu 2029.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pan-sumedang-bidik-7-kursi-dprd-m-fajar-aldila-kami-siap-menang-2029_Nq7Y9aHI62.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>KONI Sumedang Buka Kesempatan Pengadaan Barang dan Jasa, Budi Arrianto: Kami Libatkan Pihak Ketiga Secara Terbuka</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/koni&#45;sumedang&#45;buka&#45;kesempatan&#45;pengadaan&#45;barang&#45;dan&#45;jasa&#45;budi&#45;arrianto&#45;kami&#45;libatkan&#45;pihak&#45;ketiga&#45;secara&#45;terbuka&#45;i0lTh17BbE/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/koni&#45;sumedang&#45;buka&#45;kesempatan&#45;pengadaan&#45;barang&#45;dan&#45;jasa&#45;budi&#45;arrianto&#45;kami&#45;libatkan&#45;pihak&#45;ketiga&#45;secara&#45;terbuka&#45;i0lTh17BbE/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 14:00:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumedang, Budi Arrianto, mengumumkan adanya proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan KONI Kabupaten Sumedang yang akan melibatkan pihak ketiga.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumedang, Budi Arrianto, mengumumkan adanya proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan KONI Kabupaten Sumedang yang akan melibatkan pihak ketiga.</p><p>Hal tersebut disampaikan Budi Arrianto usai menghadiri kegiatan Pelatihan Medis Cabang Olahraga Binaan KONI Kabupaten Sumedang yang digelar di Aula Hanjuang Hegar, Sumedang, Minggu (19/7/2026).</p><p>Budi mengatakan, pengumuman tersebut disampaikan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk para pelaku usaha yang ingin berpartisipasi dalam proses pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkan KONI Kabupaten Sumedang.</p><p>"Ini salah satu pengumuman dari saya sebagai Ketua KONI. Kebetulan hadir juga pimpinan KONI, ada sekretaris, wakil ketua satu, dan bendahara. Bahwa di KONI sekarang akan mengadakan pengadaan barang dan jasa," ujar Budi.</p><p>Ia mengajak pihak-pihak yang berminat untuk mengikuti proses tersebut agar dapat menghubungi KONI Kabupaten Sumedang atau Ketua Tim Pengadaan Barang dan Jasa.</p><p>"Kami umumkan melalui rekan-rekan media, siapapun yang ingin turut serta silakan datang ke KONI atau menghubungi Ketua Tim Pengadaan Barang dan Jasa," katanya.</p><p>Budi menegaskan, dalam proses pengadaan tersebut KONI Kabupaten Sumedang hanya berperan sebagai penerima manfaat, sementara pelaksanaan pengadaan akan dilakukan oleh pihak ketiga sesuai mekanisme yang berlaku.</p><p>"Di KONI sekarang kami serahkan kepada pihak ketiga. Kami di KONI hanya sebagai penerima manfaat. Kami tidak mengurusi pengusaha maupun proses pengerjaannya, karena itu ada pihak yang menangani," jelasnya.</p><p>Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen KONI Kabupaten Sumedang dalam menjalankan proses pengadaan secara profesional dan melibatkan pihak yang memiliki kapasitas sesuai kebutuhan.</p><p>Ia berharap keterbukaan informasi ini dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang memenuhi persyaratan untuk ikut berpartisipasi.</p><p>"Siapa tahu dari rekan-rekan media atau masyarakat ada yang ingin ikut dalam program ini, silakan datang ke KONI atau menghubungi Ketua Tim Pengadaan Barang dan Jasa," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/koni-sumedang-buka-kesempatan-pengadaan-barang-dan-jasa-budi-arrianto-kami-libatkan-pihak-ketiga-secara-terbuka_6bI45imq1j.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>88 Peserta dari 44 Cabor Ikuti Pelatihan Medis KONI Kabupaten Sumedang Jelang Porprov Jabar 2026</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/88&#45;peserta&#45;dari&#45;44&#45;cabor&#45;ikuti&#45;pelatihan&#45;medis&#45;koni&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;jelang&#45;porprov&#45;jabar&#45;2026&#45;cqi9cJnLXb/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/88&#45;peserta&#45;dari&#45;44&#45;cabor&#45;ikuti&#45;pelatihan&#45;medis&#45;koni&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;jelang&#45;porprov&#45;jabar&#45;2026&#45;cqi9cJnLXb/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 13:00:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Sebanyak 88 peserta yang terdiri dari pelatih dan tenaga sport medis dari 44 cabang olahraga (cabor) mengikuti Pelatihan Medis Cabang Olahraga Binaan KONI Kabupaten Sumedang.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Sebanyak 88 peserta yang terdiri dari pelatih dan tenaga sport medis dari 44 cabang olahraga (cabor) mengikuti Pelatihan Medis Cabang Olahraga Binaan KONI Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Kegiatan tersebut digelar di Aula Hanjuang Hegar, Sumedang, Minggu (19/7/2026).</p><p>Pelatihan ini dihadiri jajaran pengurus KONI Kabupaten Sumedang serta para peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing cabang olahraga.&nbsp;</p><p>Kegiatan juga menghadirkan tiga narasumber, yakni dr. Adisa Yusuf Reksoprodjo, dr. H. Rahmatullah Sidik, dan dr. Fatrika Dewi, yang memberikan materi mengenai penanganan cedera olahraga dan kesiapan medis dalam mendukung prestasi atlet.</p><p>Ketua KONI Kabupaten Sumedang, Budi Arrianto, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan salah satu program kerja KONI Kabupaten Sumedang yang telah dirancang sejak awal tahun sebagai bagian dari rangkaian persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.</p><p>"Program ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah kami laksanakan sejak Februari. Awalnya kami menggelar berbagai agenda pembinaan, termasuk pelatihan pelatih rugby karena Sumedang mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah kegiatan yang ditugaskan KONI Jawa Barat. Setelah pelatihan pelatih selesai, hari ini kami melaksanakan pelatihan bagi tenaga medis cabang olahraga," ujar Budi.</p><p>Menurutnya, keberadaan tenaga medis memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung prestasi atlet, meski sering kali luput dari perhatian publik.</p><p>"Ketika seorang atlet naik podium menerima medali dan lagu Indonesia Raya berkumandang, perhatian biasanya tertuju kepada atlet dan pelatih. Padahal ada sosok pahlawan yang jarang terlihat, yakni tenaga medis. Mereka memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga kondisi atlet hingga mampu meraih prestasi," katanya.</p><p>Budi menjelaskan, pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan penanganan pertama terhadap cedera olahraga.&nbsp;</p><p>Menurutnya, penanganan awal menjadi faktor yang sangat menentukan proses pemulihan atlet.</p><p>"Penanganan pertama terhadap cedera adalah hal yang paling menentukan. Setelah atlet dibawa ke rumah sakit tentu sudah ada dokter yang menangani lebih lanjut. Namun, tindakan awal justru dilakukan oleh tenaga medis yang berada di masing-masing cabang olahraga. Karena itu kami memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kompetensi mereka," ungkapnya.</p><p>Ia mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang hampir mencapai 100 persen kehadiran.&nbsp;</p><p>Budi berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal bagi seluruh tenaga medis cabang olahraga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada atlet, khususnya menjelang Porprov Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.</p><p>"Dengan pelatihan ini kami berharap seluruh tenaga medis memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik sehingga dapat memberikan penanganan cepat dan tepat apabila terjadi cedera saat latihan maupun pertandingan. Semoga ini menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan atlet Sumedang dalam meraih prestasi di Porprov Jawa Barat 2026," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/88-peserta-dari-44-cabor-ikuti-pelatihan-medis-koni-kabupaten-sumedang-jelang-porprov-jabar-2026_a1zaBEtFKm.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Camat Buahdua Raih Juara III Anugerah ASN Berprestasi 2026, Inovasi &quot;Dalang Yamin&quot; Permudah Pelayanan Masyarakat</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/camat&#45;buahdua&#45;raih&#45;juara&#45;iii&#45;anugerah&#45;asn&#45;berprestasi&#45;2026&#45;inovasi&#45;dalang&#45;yamin&#45;permudah&#45;pelayanan&#45;masyarakat&#45;6Qo0yziAwU/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/camat&#45;buahdua&#45;raih&#45;juara&#45;iii&#45;anugerah&#45;asn&#45;berprestasi&#45;2026&#45;inovasi&#45;dalang&#45;yamin&#45;permudah&#45;pelayanan&#45;masyarakat&#45;6Qo0yziAwU/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 00:45:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Camat Buahdua H. Kiki Hakiki mengaku bersyukur atas raihan Juara III Anugerah ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 untuk kategori Jabatan Pimpinan Tinggi dan Administrator.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Camat Buahdua H. Kiki Hakiki mengaku bersyukur atas raihan Juara III Anugerah ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 untuk kategori Jabatan Pimpinan Tinggi dan Administrator.&nbsp;</p><p>Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Anugerah ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (16/7/2026).</p><p>Usai menerima penghargaan, Kiki Hakiki menyampaikan rasa syukur dan mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Kecamatan Buahdua.</p><p>"Alhamdulillah, hari ini saya merasa sangat bersyukur dan berbahagia karena dipercaya meraih Juara III Anugerah ASN Berprestasi Tahun 2026. Penghargaan ini bukan milik saya pribadi, tetapi hasil kerja bersama tim yang solid di Kecamatan Buahdua," ujarnya.</p><p>Kiki menjelaskan, penghargaan tersebut tidak terlepas dari inovasi pelayanan yang dikembangkan pihaknya, yaitu "Dalang Yamin" (Datang Langsung Pelayanan Yakin Melayani).&nbsp;</p><p>Inovasi ini hadir untuk memastikan pelayanan publik dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan.</p><p>"Melalui inovasi Dalang Yamin, kami hadir langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan warga memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, mudah, dan akurat, termasuk bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, maupun masyarakat yang karena kondisi tertentu tidak dapat datang langsung ke kantor kecamatan," jelasnya.</p><p>Menurut Kiki, inovasi tersebut lahir dari semangat menghadirkan pelayanan publik yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.</p><p>"Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan terus berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Buahdua," katanya.</p><p>Ia menilai penyelenggaraan Anugerah ASN Berprestasi menjadi motivasi positif bagi seluruh aparatur sipil negara untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan.</p><p>"Ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena memotivasi seluruh ASN untuk terus berkarya dan berinovasi. Yang terpenting bukan sekadar meraih juara, tetapi bagaimana kita mampu hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya," ungkapnya.</p><p>Kiki menegaskan bahwa penghargaan hanyalah bonus, sedangkan tujuan utama seorang aparatur sipil negara adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p><p>"Juara adalah bonus. Yang paling penting bagi kami sebagai ASN adalah bagaimana mampu menghadirkan kemudahan, kenyamanan, dan kepuasan bagi masyarakat melalui pelayanan yang semakin baik. Itulah esensi pengabdian sebagai pelayan publik," pungkasnya.</p><p>Anugerah ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Sumedang kepada aparatur yang menunjukkan dedikasi, kompetensi, kepemimpinan, dan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/camat-buahdua-raih-juara-iii-anugerah-asn-berprestasi-2026-inovasi-dalang-yamin-permudah-pelayanan-masyarakat_1605xAu3jD.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Sumedang Dorong Budaya Inovasi Melalui Anugerah ASN Berprestasi 2026</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;dorong&#45;budaya&#45;inovasi&#45;melalui&#45;anugerah&#45;asn&#45;berprestasi&#45;2026&#45;3xfwq8d9mQ/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;dorong&#45;budaya&#45;inovasi&#45;melalui&#45;anugerah&#45;asn&#45;berprestasi&#45;2026&#45;3xfwq8d9mQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 00:10:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir memberikan pengarahan pada Kegiatan Anugerah ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (16/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir memberikan pengarahan pada Kegiatan Anugerah ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (16/7/2026).</p><p>Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi, serta para peserta Anugerah ASN Berprestasi dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.</p><p>Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa Anugerah ASN Berprestasi merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk membangun budaya kerja yang inovatif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.</p><p>"Alhamdulillah hari ini kita dapat melaksanakan kegiatan yang sangat strategis bagi kemajuan Kabupaten Sumedang, yaitu Anugerah ASN Berprestasi Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan ikhtiar pemerintah daerah untuk terus meningkatkan semangat, motivasi, dan kualitas ASN agar terus berinovasi, berprestasi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat," ujar Dony.</p><p>Menurutnya, kemajuan daerah hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh aparatur sipil negara yang memiliki kompetensi, kreativitas, semangat berinovasi, dan kemampuan menghasilkan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan.</p><p>"ASN yang kompeten, inovatif, dan memiliki semangat untuk terus berkarya akan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, kualitas penyelenggaraan pemerintahan, dan kualitas pembangunan di Kabupaten Sumedang," katanya.</p><p>Bupati menegaskan, ajang Anugerah ASN Berprestasi tidak sekadar menjadi kompetisi atau pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi sarana untuk melahirkan inspirasi bagi ASN lainnya agar terus meningkatkan kapasitas dan budaya kerja.</p><p>"ASN yang berprestasi harus menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya. Semangat untuk berinovasi harus terus ditumbuhkan sehingga menjadi budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang," tuturnya.</p><p>Dony juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan perhatian terhadap ASN yang berprestasi sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam pengembangan karier.</p><p>"Prestasi yang diraih ASN tentunya akan menjadi salah satu referensi dalam pengembangan karier. Selain itu, inovasi yang dihasilkan jangan berhenti di atas kertas, tetapi harus segera diimplementasikan di perangkat daerah masing-masing agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tegasnya.</p><p>Ia menambahkan, inovasi yang lahir dari ASN harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara nyata.</p><p>"Penghargaan ini bukan sekadar simbol. Yang paling penting adalah bagaimana inovasi tersebut dapat dieksekusi dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Itulah tujuan utama dari Anugerah ASN Berprestasi," ujarnya.</p><p>Bupati juga mengingatkan bahwa ASN merupakan wajah pemerintah di mata masyarakat. Oleh karena itu, kualitas pelayanan yang diberikan akan menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah.</p><p>"Ketika masyarakat merasakan pelayanan yang cepat, mudah, ramah, dan berkualitas, maka di situlah kualitas ASN Sumedang tercermin. Karena itu saya berharap seluruh ASN terus meningkatkan kompetensi, menghasilkan karya dan inovasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.</p><p>Melalui Anugerah ASN Berprestasi Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap semakin banyak aparatur yang terdorong untuk berinovasi, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan berbagai terobosan yang berdampak positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/bupati-sumedang-dorong-budaya-inovasi-melalui-anugerah-asn-berprestasi-2026_VjvPGEvb3h.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kepala Disdik Sumedang Raih Anugerah ASN Berprestasi 2026, Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Pelayanan Publik</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/kepala&#45;disdik&#45;sumedang&#45;raih&#45;anugerah&#45;asn&#45;berprestasi&#45;2026&#45;inovasi&#45;jadi&#45;kunci&#45;tingkatkan&#45;pelayanan&#45;publik&#45;l3REiNYFmz/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/kepala&#45;disdik&#45;sumedang&#45;raih&#45;anugerah&#45;asn&#45;berprestasi&#45;2026&#45;inovasi&#45;jadi&#45;kunci&#45;tingkatkan&#45;pelayanan&#45;publik&#45;l3REiNYFmz/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 16 Jul 2026 17:30:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dr. Eka Ganjar Kurniawan mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya usai menerima Anugerah ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (16/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dr. Eka Ganjar Kurniawan mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya usai menerima Anugerah ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (16/7/2026).</p><p>Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi, serta para peserta Anugerah ASN Berprestasi dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.</p><p>Usai menerima penghargaan, Dr. Eka Ganjar Kurniawan mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>"Perasaan saya tentu sangat luar biasa dan bahagia mendapatkan Anugerah ASN Berprestasi ini. Namun, kebahagiaan yang paling utama bagi saya adalah ketika inovasi yang saya gagas benar-benar mampu memberikan kontribusi, berdampak, dan bermanfaat bagi masyarakat. Itulah kebahagiaan yang sesungguhnya," ujarnya.</p><p>Menurut Eka, penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai gagasan dan inovasi di bidang pendidikan.</p><p>Ia berharap penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat memotivasi seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus mengembangkan kompetensi serta melahirkan berbagai inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.</p><p>"Saya berharap seluruh ASN di Kabupaten Sumedang terus meningkatkan kompetensi, terus melahirkan gagasan-gagasan baru, menciptakan inspirasi, dan menghasilkan inovasi yang berdampak. Dengan demikian, kualitas kompetensi ASN akan semakin meningkat dan pelayanan kepada masyarakat pun akan semakin baik," katanya.</p><p>Anugerah ASN Berprestasi Tahun 2026 menjadi salah satu bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Sumedang kepada aparatur yang dinilai memiliki dedikasi, kinerja, serta inovasi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.</p><p>Melalui penghargaan tersebut, diharapkan semakin banyak ASN yang terdorong untuk membangun budaya kerja yang inovatif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan, sehingga mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumedang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/kepala-disdik-sumedang-raih-anugerah-asn-berprestasi-2026-inovasi-jadi-kunci-tingkatkan-pelayanan-publik_Q038pEjZ9i.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Sumedang Dorong Penguatan Pengawasan Partisipatif Menuju Pemilu 2029 yang Bermartabat</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/wabup&#45;sumedang&#45;dorong&#45;penguatan&#45;pengawasan&#45;partisipatif&#45;menuju&#45;pemilu&#45;2029&#45;yang&#45;bermartabat&#45;71Ilg3Xn84/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/wabup&#45;sumedang&#45;dorong&#45;penguatan&#45;pengawasan&#45;partisipatif&#45;menuju&#45;pemilu&#45;2029&#45;yang&#45;bermartabat&#45;71Ilg3Xn84/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 16 Jul 2026 11:00:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila memberikan materi pada kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumedang mengusung tema &quot;Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat&quot;, di Kantor Bawaslu Kabupaten Sumedang, Rabu (15/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila memberikan materi pada kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumedang mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat", di Kantor Bawaslu Kabupaten Sumedang, Rabu (15/7/2026).</p><p>Dalam paparannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pesta demokrasi akan kembali digelar pada tahun 2029 dan 2030 sehingga diperlukan kesiapan seluruh elemen, termasuk Bawaslu, dalam menjaga kualitas demokrasi.</p><p>"Pesta demokrasi akan terus berlanjut pada tahun 2029 dan 2030. Karena itu, peran Bawaslu sangat penting dalam mengantisipasi berbagai kegiatan maupun program yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip-prinsip demokrasi, baik di tingkat nasional maupun di Kabupaten Sumedang," ujar Fajar.</p><p>Menurutnya, pengawasan yang kuat dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.</p><p>Wabup juga mengapresiasi inisiatif Bawaslu Kabupaten Sumedang yang secara konsisten menyelenggarakan Pendidikan Pengawas Partisipatif sebagai upaya meningkatkan literasi demokrasi masyarakat.</p><p>"Saya mengapresiasi gagasan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang digelar Bawaslu Sumedang. Mudah-mudahan masyarakat Sumedang semakin cerdas dan dewasa dalam menentukan pilihan ketika pesta demokrasi digelar nanti," katanya.</p><p>Fajar berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan masyarakat yang tidak hanya memiliki hak pilih, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi dengan turut mengawasi jalannya setiap tahapan pemilu secara objektif dan bertanggung jawab.</p><p>Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sumedang Ade Adrianta Sinulingga mengatakan, Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Bawaslu sebagai bagian dari pendidikan politik kepada masyarakat.</p><p>"Bawaslu secara kelembagaan memiliki tanggung jawab moral untuk melaksanakan pendidikan politik, khususnya menjelang penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Tahun 2029," ujar Ade.</p><p>Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki Bawaslu dalam melakukan pengawasan di seluruh tahapan pemilu.</p><p>Karena itu, Bawaslu mengajak berbagai elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan generasi muda, untuk berperan aktif sebagai pengawas partisipatif.</p><p>"Kami menyadari keterbatasan SDM yang dimiliki Bawaslu. Oleh karena itu, kami merasa perlu merangkul mahasiswa dan masyarakat agar bersama-sama melakukan pengawasan sehingga pelaksanaan pemilu dapat berlangsung lebih berkualitas, jujur, dan demokratis," jelasnya.</p><p>Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengawasan pemilu, sehingga dapat ikut menjaga integritas serta kualitas demokrasi di Kabupaten Sumedang menuju Pemilu dan Pilkada Tahun 2029 yang bermartabat.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/wabup-sumedang-dorong-penguatan-pengawasan-partisipatif-menuju-pemilu-2029-yang-bermartabat_R1waO24JSK.jpe" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Masuki Masa Purna Tugas, 120 ASN Sumedang Terima SK Pensiun dari BKPSDM</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/masuki&#45;masa&#45;purna&#45;tugas&#45;120&#45;asn&#45;sumedang&#45;terima&#45;sk&#45;pensiun&#45;dari&#45;bkpsdm&#45;pt3px9kQgr/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/masuki&#45;masa&#45;purna&#45;tugas&#45;120&#45;asn&#45;sumedang&#45;terima&#45;sk&#45;pensiun&#45;dari&#45;bkpsdm&#45;pt3px9kQgr/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 15 Jul 2026 16:30:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Pensiun bukanlah akhir dari pengabdian seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), melainkan menjadi awal memasuki babak baru dalam perjalanan kehidupan.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Pensiun bukanlah akhir dari pengabdian seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), melainkan menjadi awal memasuki babak baru dalam perjalanan kehidupan.&nbsp;</p><p>Momen purna tugas menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi ASN dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.</p><p>Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 120 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 September 2026 dan 1 Oktober 2026.&nbsp;</p><p>Penyerahan tersebut dilaksanakan pada Selasa (14/7/2026).</p><p>Dalam sambutannya, BKPSDM Kabupaten Sumedang Ate Hadan Gunawan Hadi didampingi Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi ASN Elga Hidayat, &nbsp;menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.</p><p>Ucapan terima kasih diberikan atas berbagai kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai abdi negara, baik dalam mendukung program pemerintah maupun memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p><p>"Memasuki masa pensiun merupakan sebuah fase kehidupan yang patut disyukuri. Dedikasi, integritas, dan loyalitas yang telah diberikan selama bertahun-tahun menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Sumedang," disampaikan dalam sambutan tersebut.</p><p>BKPSDM berharap para ASN yang memasuki masa purna tugas tetap dapat berperan aktif di tengah masyarakat dengan pengalaman, pengetahuan, dan nilai-nilai positif yang telah dimiliki selama mengabdi sebagai aparatur pemerintahan.</p><p>Pemerintah Kabupaten Sumedang juga berharap masa pensiun dapat menjadi momentum untuk menjalani kehidupan yang lebih berkualitas, tetap produktif, serta terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/masuki-masa-purna-tugas-120-asn-sumedang-terima-sk-pensiun-dari-bkpsdm_Lqgth0FuIq.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Sumedang Ajak OPD Perluas Pemanfaatan QRIS untuk Percepat Digitalisasi Transaksi Daerah</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/wabup&#45;sumedang&#45;ajak&#45;opd&#45;perluas&#45;pemanfaatan&#45;qris&#45;untuk&#45;percepat&#45;digitalisasi&#45;transaksi&#45;daerah&#45;MQm9R8X5df/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/wabup&#45;sumedang&#45;ajak&#45;opd&#45;perluas&#45;pemanfaatan&#45;qris&#45;untuk&#45;percepat&#45;digitalisasi&#45;transaksi&#45;daerah&#45;MQm9R8X5df/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 15 Jul 2026 15:00:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS, Sumedang – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus memperluas pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi transaksi di Kabupaten Sumedang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS, Sumedang – </strong>Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus memperluas pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi transaksi di Kabupaten Sumedang.</p><p>Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Pondokan Hanjuang Hegar, Rabu (15/7/2026).</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemanfaatan QRIS harus terus dikembangkan dan tidak hanya diterapkan dalam sektor pelayanan publik, tetapi juga diperluas untuk mendukung transaksi non-tunai di berbagai bidang, termasuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.</p><p>"Digitalisasi transaksi melalui QRIS menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Karena itu, seluruh OPD diharapkan terus mendorong implementasinya secara masif," ujar Fajar.</p><p>Menurutnya, semakin luas penggunaan QRIS akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi, sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pembayaran yang lebih cepat, aman, dan tercatat secara digital.</p><p>"Transformasi digital dalam sistem pembayaran merupakan kebutuhan yang harus terus dikembangkan. Dengan ekosistem digital yang kuat, pelayanan kepada masyarakat akan semakin mudah dan optimal," katanya.</p><p>Melalui kegiatan HLM TP2DD Tahun 2026 yang dipimpin oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumedang sebagai leading sector, Pemerintah Kabupaten Sumedang melakukan evaluasi terhadap capaian elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.</p><p>Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyusun berbagai langkah strategis dalam mempercepat implementasi digitalisasi daerah, termasuk penguatan koordinasi antarinstansi dan peningkatan partisipasi seluruh perangkat daerah.</p><p>Wakil Bupati berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumedang, Bank Indonesia, perbankan, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna membangun ekosistem digital yang inklusif.</p><p>"Dengan kolaborasi yang baik, digitalisasi transaksi akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern di Kabupaten Sumedang," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/wabup-sumedang-ajak-opd-perluas-pemanfaatan-qris-untuk-percepat-digitalisasi-transaksi-daerah_2vgiK9U75n.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Sumedang Beri Motivasi Finalis Mojang Jajaka 2026: Jadilah Role Model yang Menginspirasi</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;beri&#45;motivasi&#45;finalis&#45;mojang&#45;jajaka&#45;2026&#45;jadilah&#45;role&#45;model&#45;yang&#45;menginspirasi&#45;vKpHIY1up4/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;beri&#45;motivasi&#45;finalis&#45;mojang&#45;jajaka&#45;2026&#45;jadilah&#45;role&#45;model&#45;yang&#45;menginspirasi&#45;vKpHIY1up4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 15 Jul 2026 15:00:35 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS, Sumedang – Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir memberikan sambutan sekaligus pengarahan kepada para finalis Mojang Jajaka Sumedang Tahun 2026 dalam kegiatan karantina yang berlangsung di Gedung Sumedang Creative Centre, Rabu (15/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS, Sumedang – </strong>Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir memberikan sambutan sekaligus pengarahan kepada para finalis Mojang Jajaka Sumedang Tahun 2026 dalam kegiatan karantina yang berlangsung di Gedung Sumedang Creative Centre, Rabu (15/7/2026).</p><p>Dalam arahannya, Bupati mengajak seluruh finalis untuk mensyukuri kesempatan yang telah diberikan karena tidak semua generasi muda memperoleh peluang menjadi bagian dari ajang Mojang Jajaka Sumedang.</p><p>"Adik-adik harus bersyukur karena telah diberikan kesempatan dan kepercayaan menjadi finalis Mojang Jajaka Sumedang. Dari sekitar 1,2 juta penduduk Kabupaten Sumedang, hanya sekitar 30 orang yang terpilih menjadi finalis. Ini merupakan kesempatan yang sangat istimewa," ujar Dony.</p><p>Menurutnya, rasa syukur menjadi modal penting dalam menjalani seluruh rangkaian karantina.&nbsp;</p><p>Dengan bersyukur, seseorang akan memiliki hati yang tenang, nyaman, dan mampu mengikuti setiap proses pembelajaran dengan maksimal.</p><p>Bupati menjelaskan, karantina Mojang Jajaka bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan menjadi wadah pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas diri.</p><p>"Manfaatkan kegiatan ini sebagai sarana menimba ilmu. Di sini adik-adik akan memperoleh banyak pengetahuan baru yang sebelumnya mungkin belum diketahui. Pengetahuan itu akan menjadi bekal dalam menjalankan peran sebagai duta generasi muda Kabupaten Sumedang," katanya.</p><p>Selain menambah wawasan, lanjut Dony, proses karantina juga menjadi tempat membangun karakter, akhlak, serta sikap kepemimpinan para finalis.</p><p>"Di sini pola pikir, pola sikap, dan pola tindak akan ditempa. Mojang Jajaka harus menjadi role model, figur yang mampu memberikan inspirasi dan teladan bagi masyarakat, khususnya generasi muda," ungkapnya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Dony juga menekankan pentingnya membangun karakter positif yang dimulai dari hati.</p><p>Ia menjelaskan konsep positive feeling, positive thinking, positive saying, dan positive acting sebagai fondasi pembentukan karakter seseorang.</p><p>"Berawal dari hati yang positif akan melahirkan pikiran yang positif. Pikiran positif akan menghasilkan ucapan yang positif, kemudian diwujudkan dalam tindakan yang positif. Jika dilakukan secara konsisten, tindakan positif akan menjadi kebiasaan, dan kebiasaan itulah yang membentuk karakter serta jati diri seseorang," jelasnya.</p><p>Menurut Bupati, karakter yang baik akan menjadi pembeda seseorang sekaligus menentukan masa depan.</p><p>"Karakter adalah jati diri kita. Karakter yang kuat dan positif akan membawa seseorang pada masa depan yang lebih baik," ujarnya.</p><p>Dony juga mengingatkan bahwa setiap orang harus mampu mengendalikan dirinya sendiri. Pengendalian diri, katanya, merupakan kunci dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.</p><p>"Kendali ada pada diri kita sendiri. Mau rajin atau malas, mau semangat atau menyerah, mau bersikap positif atau negatif, semuanya ditentukan oleh diri kita. Jangan mudah menyalahkan orang lain sebelum melakukan evaluasi terhadap diri sendiri," tegasnya.</p><p>Ia menambahkan, setiap orang pasti memiliki persoalan hidup. Namun yang terpenting adalah bagaimana menyikapi setiap kondisi dengan bijaksana.</p><p>"Setiap orang memiliki masalahnya masing-masing. Yang membedakan adalah cara kita memaknainya. Hadapi setiap kondisi dengan tenang, berpikir positif, dan jangan mudah dikuasai emosi. Respon yang baik akan menghasilkan solusi yang baik pula," pesannya.</p><p>Di akhir arahannya, Bupati berharap seluruh finalis Mojang Jajaka Sumedang 2026 mampu memanfaatkan masa karantina sebagai proses pembelajaran yang berharga sehingga nantinya tampil sebagai duta daerah yang berkarakter, berintegritas, berwawasan luas, serta mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Sumedang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/bupati-sumedang-beri-motivasi-finalis-mojang-jajaka-2026-jadilah-role-model-yang-menginspirasi_ycd0Wso95i.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Program PKW Platinum 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta di Sumedang Terima Bantuan Usaha dan Legalitas Berwirausaha</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/program&#45;pkw&#45;platinum&#45;2026&#45;resmi&#45;ditutup&#45;25&#45;peserta&#45;di&#45;sumedang&#45;terima&#45;bantuan&#45;usaha&#45;dan&#45;legalitas&#45;berwirausaha&#45;xrQEvVq8Fr/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/program&#45;pkw&#45;platinum&#45;2026&#45;resmi&#45;ditutup&#45;25&#45;peserta&#45;di&#45;sumedang&#45;terima&#45;bantuan&#45;usaha&#45;dan&#45;legalitas&#45;berwirausaha&#45;xrQEvVq8Fr/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 15 Jul 2026 14:30:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS, Sumedang – Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Direktorat Kursus dan Pelatihan untuk jenis keterampilan Pastry, Bakery, dan Street Food resmi ditutup di Gedung Sumedang Creative Centre, Kabupaten Sumedang, Rabu (15/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS, Sumedang – </strong>Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Direktorat Kursus dan Pelatihan untuk jenis keterampilan Pastry, Bakery, dan Street Food resmi ditutup di Gedung Sumedang Creative Centre, Kabupaten Sumedang, Rabu (15/7/2026).</p><p>Program yang diselenggarakan oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan Lembaga Pendidikan Komputer Manajemen Actual (LPKMA) Kabupaten Sumedang ini diikuti sebanyak 25 peserta yang telah menyelesaikan pelatihan selama 350 jam pelajaran (JPL) atau sekitar 44 hari.</p><p>Kegiatan penutupan dihadiri secara daring melalui Zoom oleh Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Dr. Yaya Sutarya, serta dihadiri langsung oleh Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, jajaran Dinas Pendidikan, Disnakertrans, Dinas Kesehatan, DPMPTSP, anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Kepala Lapas Kelas IIB Sumedang, pelaku UMKM, orang tua peserta, dan sejumlah tamu undangan lainnya.</p><p>Dalam laporannya, Ketua Penyelenggara Program PKW sekaligus Direktur LPKMA Kabupaten Sumedang, Hj. Eti Rusmiati, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program hingga selesai sesuai target.</p><p>"Hari ini merupakan penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum Tahun 2026. Alhamdulillah pelatihan selama 350 jam atau 44 hari telah selesai dilaksanakan dengan baik," ujarnya.</p><p>Menurut Hj. Eti, pada akhir program seluruh peserta tidak hanya menerima sertifikat pelatihan, tetapi juga mendapatkan dukungan lengkap untuk memulai usaha.</p><p>"Bantuan yang diberikan meliputi peralatan usaha seperti kompor, oven, mixer, loyang, peralatan produksi, bahan-bahan pembuatan kue, serta legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat pelatihan, sertifikat penjamah makanan siap saji, hingga pendampingan usaha," jelasnya.</p><p>Ia berharap seluruh lulusan mampu menjadi wirausahawan yang mandiri, memiliki mental yang kuat, menjaga integritas, dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.</p><p>Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi Kemendikdasmen yang telah mempercayakan Kabupaten Sumedang sebagai penerima Program PKW Platinum.</p><p>Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, ia menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen atas dukungan program yang dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di daerah.</p><p>Bupati juga memberikan apresiasi kepada LPKMA yang dinilai sebagai salah satu lembaga kursus legendaris di Sumedang yang mampu bertahan dan terus berkembang hingga saat ini.</p><p>Menurutnya, keberhasilan LPKMA tidak terlepas dari enam faktor utama, yakni terus meningkatkan pengetahuan, memiliki pengalaman panjang dalam dunia pendidikan, membangun jaringan yang luas, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, terus mencetak prestasi, serta menjaga integritas.</p><p>"Integritas adalah modal utama. Ketika kepercayaan sudah dimiliki, maka kepercayaan itu harus dijaga. Reputasi dibangun dalam waktu lama, tetapi bisa rusak hanya karena satu kesalahan," tegasnya.</p><p>Kepada para peserta, Bupati berpesan agar memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan sebagai bekal membangun usaha yang sukses.</p><p>Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Dr. Yaya Sutarya, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang dan LPKMA yang dinilai berhasil melaksanakan program sesuai ketentuan.</p><p>Ia menjelaskan bahwa di Kabupaten Sumedang saat ini terdapat tujuh lembaga kursus yang menjalankan program profesional pemerintah, terdiri atas Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW), dengan total sekitar 155 peserta serta dukungan anggaran sekitar Rp899 juta.</p><p>"LPKMA dipercaya menjalankan Program PKW karena memiliki rekam jejak yang baik. Tidak banyak lembaga kursus yang memperoleh kesempatan mengakses program PKW Platinum karena proses seleksinya sangat ketat," katanya.</p><p>Dr. Yaya menegaskan bahwa setelah pelatihan selesai, lembaga penyelenggara harus tetap melakukan pendampingan kepada alumni agar usaha yang dirintis dapat berkembang.</p><p>Menurutnya, keterlibatan perbankan, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan para alumni PKW.</p><p>Ia juga menjelaskan berbagai kebijakan terbaru Kemendikdasmen dalam penguatan pendidikan nonformal, di antaranya evaluasi kinerja LKP oleh pemerintah daerah, percepatan akreditasi lembaga, kemudahan penyelenggaraan uji kompetensi, hingga penguatan program peningkatan kompetensi untuk mendukung dunia kerja dan kewirausahaan.</p><p>Selain itu, pemerintah juga terus mendorong lulusan pendidikan formal maupun nonformal agar memiliki daya saing, baik untuk berwirausaha maupun bekerja di dalam dan luar negeri.</p><p>"Kami berharap dari Sumedang lahir pengusaha-pengusaha baru yang sukses. Kalau nanti ada alumni PKW yang mampu membuka dua atau tiga cabang usaha, kami akan undang ke Jakarta untuk diberikan penghargaan dan tambahan modal usaha," ungkapnya.</p><p>Pada kesempatan tersebut juga dilakukan sejumlah penyerahan simbolis, di antaranya Piagam Penghargaan kepada mitra kerja dari Direktur LPKMA kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, penyerahan alat dan bahan rintisan usaha kepada peserta Program PKW, penyerahan sertifikat pelatihan PKW, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta sertifikat penjamah makanan siap saji kepada seluruh peserta.</p><p>Melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum Tahun 2026 ini diharapkan para lulusan tidak hanya memiliki keterampilan di bidang pastry, bakery, dan street food, tetapi juga mampu membangun usaha secara mandiri, membuka lapangan pekerjaan baru, serta berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sumedang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/program-pkw-platinum-2026-resmi-ditutup-25-peserta-di-sumedang-terima-bantuan-usaha-dan-legalitas-berwirausaha_t4Btb32X0Y.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>MPLS 2026 Dimulai, 352 Siswa Baru SMPN 1 Sumedang Ditempa Lewat Edukasi dan Karakter</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/mpls&#45;2026&#45;dimulai&#45;352&#45;siswa&#45;baru&#45;smpn&#45;1&#45;sumedang&#45;ditempa&#45;lewat&#45;edukasi&#45;dan&#45;karakter&#45;w6aeRj9sgP/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/mpls&#45;2026&#45;dimulai&#45;352&#45;siswa&#45;baru&#45;smpn&#45;1&#45;sumedang&#45;ditempa&#45;lewat&#45;edukasi&#45;dan&#45;karakter&#45;w6aeRj9sgP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 11:00:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS, Sumedang – Sebanyak 352 siswa&#45;siswi baru SMP Negeri 1 Sumedang mengikuti rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang digelar di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci, Sumedang, Selasa (14/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS, Sumedang – </strong>Sebanyak 352 siswa-siswi baru SMP Negeri 1 Sumedang mengikuti rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang digelar di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci, Sumedang, Selasa (14/7/2026).</p><p>Kegiatan MPLS tersebut diisi dengan berbagai materi edukatif yang menghadirkan narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Bank BJB, serta Sekolah Lingkungan Ramah Anak (SLRA).&nbsp;</p><p>Materi yang diberikan meliputi kesiapsiagaan bencana, pencegahan penyalahgunaan narkoba, literasi keuangan, hingga pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.</p><p>Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 1 Sumedang, Ahmad Saepi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027 yang bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter positif sejak awal memasuki jenjang pendidikan.</p><p>"Pelaksanaan MPLS berlangsung selama lima hari, mulai hari Senin hingga Jumat. Untuk hari Kamis dan Jumat, kegiatan akan diisi dengan perkemahan sebagai bagian dari pembentukan karakter, kemandirian, dan kebersamaan para peserta didik," ujarnya.</p><p>Ia menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan didukung oleh guru-guru pembimbing serta pengurus OSIS kelas VIII dan IX yang turut berperan sebagai panitia pendamping peserta didik baru.&nbsp;</p><p>Selain itu, kehadiran narasumber dari berbagai instansi diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada para siswa.</p><p>Menurut Ahmad Saepi, materi yang disampaikan oleh BPBD, BNNK, SLRA, dan Bank BJB diharapkan mampu membekali peserta didik dengan pengetahuan dan sikap yang bermanfaat, baik dalam kehidupan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.</p><p>Pihak sekolah berharap seluruh rangkaian MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses.&nbsp;</p><p>Melalui kegiatan ini, para siswa baru diharapkan mampu menjalin kerja sama, saling mengenal, serta membangun hubungan pertemanan yang harmonis tanpa adanya perundungan maupun tindakan negatif dari siapa pun, termasuk dari kakak tingkat.</p><p>Dengan mengusung semangat kebersamaan, SMP Negeri 1 Sumedang berkomitmen menjadikan MPLS sebagai momentum awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah anak, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/mpls-2026-dimulai-352-siswa-baru-smpn-1-sumedang-ditempa-lewat-edukasi-dan-karakter_kR0WnsV0f8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wakil Bupati Sumedang Luncurkan Gerakan ASN Berdampak, Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/wakil&#45;bupati&#45;sumedang&#45;luncurkan&#45;gerakan&#45;asn&#45;berdampak&#45;satu&#45;asn&#45;lindungi&#45;satu&#45;pekerja&#45;rentan&#45;PzjThUPgXl/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/wakil&#45;bupati&#45;sumedang&#45;luncurkan&#45;gerakan&#45;asn&#45;berdampak&#45;satu&#45;asn&#45;lindungi&#45;satu&#45;pekerja&#45;rentan&#45;PzjThUPgXl/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 17:30:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS, Sumedang – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila membuka Sosialisasi Gerakan Peduli Pekerja Informal Melalui BPJS Ketenagakerjaan di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (13/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS, Sumedang – </strong>Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila membuka Sosialisasi Gerakan Peduli Pekerja Informal Melalui BPJS Ketenagakerjaan di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (13/7/2026).</p><p>Gerakan tersebut merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mengimplementasikan Surat Edaran Bupati Sumedang Nomor 64 Tahun 2026 tentang ASN Peduli Pekerja Rentan.&nbsp;</p><p>Melalui program yang diinisiasi dengan semangat ASN Berdampak, setiap aparatur sipil negara (ASN) diimbau menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi minimal satu pekerja rentan di lingkungan sekitarnya.</p><p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati M. Fajar Aldila menegaskan bahwa gerakan tersebut menjadi bukti kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian ASN kepada masyarakat.</p><p>"Melalui gerakan ASN Berdampak, satu ASN peduli satu pekerja rentan, kita harus memastikan setiap kebijakan benar-benar membumi, yakni kadeuleu, karampa, karasa. Terlihat jelas siapa yang kita bantu, tersentuh langsung oleh sistem yang kita bangun, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil. Inilah wajah pembangunan yang sesungguhnya, pembangunan yang menghadirkan rasa aman bagi masyarakat," ujar Fajar.</p><p>Ia menjelaskan, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Sumedang telah mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pekerja rentan.</p><p>Melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), pemerintah daerah telah melindungi 6.199 pekerja sektor tembakau.&nbsp;</p><p>Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memberikan perlindungan kepada 27.926 pekerja informal di Kabupaten Sumedang.</p><p>Tak hanya itu, dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) telah mengakomodasi 5.000 pekerja, sementara gerakan mandiri masyarakat telah mencakup 10.496 pekerja.&nbsp;</p><p>Pemerintah Kabupaten Sumedang juga terus melanjutkan program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para Ketua RT/RW dan kader Posyandu.</p><p>Meski demikian, menurut Fajar, keterbatasan kemampuan APBD menjadi tantangan dalam memperluas cakupan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja rentan.</p><p>"Jumlah ASN di Kabupaten Sumedang mencapai kurang lebih 10 ribu orang. Jika gerakan ini berjalan optimal, di mana satu ASN melindungi minimal satu pekerja rentan, maka pada tahun 2026 kita dapat menyelamatkan sekitar 10 ribu pekerja beserta masa depan keluarganya," katanya.</p><p>Fajar mengajak seluruh ASN untuk menjadi motor penggerak dalam menyukseskan program tersebut dengan mendata dan mendaftarkan pekerja rentan yang berada di lingkungan terdekat.</p><p>"Saya mengajak seluruh ASN untuk bergerak bersama. Data dan daftarkan minimal satu pekerja rentan di sekitar kita, bisa asisten rumah tangga, petugas keamanan lingkungan, pedagang mikro, petugas kebersihan, maupun profesi lainnya yang belum memiliki perlindungan BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya.</p><p>Menurutnya, gerakan tersebut bukan sekadar program administratif, melainkan bentuk kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal.</p><p>"Ketika pemerintah mampu menggerakkan kepedulian seluruh ASN, maka kekuatan gotong royong itulah yang akan menjadi solusi. Dari satu ASN lahir satu perlindungan, dari satu perlindungan lahir ketenangan bagi satu keluarga, dan dari ribuan keluarga yang terlindungi akan lahir Sumedang yang semakin kuat, sejahtera, dan maju," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/wakil-bupati-sumedang-luncurkan-gerakan-asn-berdampak-satu-asn-lindungi-satu-pekerja-rentan_8Zi12Ypb22.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kabar Baik! Pembangunan Jalan Burujul–Gendereh Dimulai Agustus 2026, Bupati Dony: Mohon Doa Agar Selesai Tahun Ini</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/kabar&#45;baik&#45;pembangunan&#45;jalan&#45;burujulgendereh&#45;dimulai&#45;agustus&#45;2026&#45;bupati&#45;dony&#45;mohon&#45;doa&#45;agar&#45;selesai&#45;tahun&#45;ini&#45;E5kTT8NTJ6/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/kabar&#45;baik&#45;pembangunan&#45;jalan&#45;burujulgendereh&#45;dimulai&#45;agustus&#45;2026&#45;bupati&#45;dony&#45;mohon&#45;doa&#45;agar&#45;selesai&#45;tahun&#45;ini&#45;E5kTT8NTJ6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 17:22:56 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS, Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan pembangunan ruas jalan Burujul–Gendereh di Kecamatan Buahdua akan mulai dikerjakan pada Agustus 2026.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS, Sumedang – </strong>Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan pembangunan ruas jalan Burujul–Gendereh di Kecamatan Buahdua akan mulai dikerjakan pada Agustus 2026.&nbsp;</p><p>Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, saat meninjau kondisi ruas jalan tersebut, Senin (13/7/2026).</p><p>Peninjauan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Buahdua.</p><p>"Pembangunan ruas jalan Burujul–Gendereh akan dimulai pada Agustus 2026. Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam meningkatkan konektivitas serta memberikan akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat," ujar Bupati Dony.</p><p>Menurutnya, pembangunan akan difokuskan pada ruas jalan mulai dari Pertigaan Citaleus menuju Hariang hingga jalur Gendereh–Mekar Mukti.&nbsp;</p><p>Ruas tersebut merupakan jalur strategis yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian.</p><p>"Melalui pembangunan ini, kami berharap mobilitas masyarakat semakin lancar sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga," katanya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony juga memastikan bahwa perbaikan ruas jalan Burujul–Sanca, yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat, akan kembali dilaksanakan secara bertahap pada tahun ini.</p><p>"InsyaAllah jalan Burujul–Sanca juga akan kembali diperbaiki secara bertahap. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan Burujul–Sanca maupun Burujul–Gendereh dapat selesai sesuai rencana pada tahun ini," ucapnya.</p><p>Bupati berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.</p><p>"Kami memohon doa serta dukungan seluruh masyarakat agar pekerjaan berjalan sesuai jadwal, tidak menemui kendala, dan selesai tepat waktu sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga," ungkapnya.</p><p>Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama pelaksanaan proyek agar proses pembangunan dapat berlangsung dengan baik.</p><p>Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumedang, Deni Syafarat, menjelaskan bahwa penanganan ruas jalan Burujul–Gendereh akan mencakup panjang sekitar 600 meter dengan dukungan anggaran dari APBD Kabupaten Sumedang.</p><p>"Panjang penanganan sekitar 600 meter. InsyaAllah pekerjaan akan dimulai pada Agustus 2026 dengan pagu anggaran sebesar Rp622.543.793," jelas Deni.</p><p>Dengan dimulainya pembangunan ruas jalan Burujul–Gendereh, Pemerintah Kabupaten Sumedang optimistis akses transportasi di Kecamatan Buahdua akan semakin baik.&nbsp;</p><p>Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, pembangunan tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Buahdua dan sekitarnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/kabar-baik-pembangunan-jalan-burujulgendereh-dimulai-agustus-2026-bupati-dony-mohon-doa-agar-selesai-tahun-ini_w3tfwFl9U1.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Usai Resmikan TK Negeri Sartika, Bupati Sumedang Tinjau Hasil Rehabilitasi SDN Sempora di Buahdua</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/usai&#45;resmikan&#45;tk&#45;negeri&#45;sartika&#45;bupati&#45;sumedang&#45;tinjau&#45;hasil&#45;rehabilitasi&#45;sdn&#45;sempora&#45;di&#45;buahdua&#45;9MsYRVfFhz/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/usai&#45;resmikan&#45;tk&#45;negeri&#45;sartika&#45;bupati&#45;sumedang&#45;tinjau&#45;hasil&#45;rehabilitasi&#45;sdn&#45;sempora&#45;di&#45;buahdua&#45;9MsYRVfFhz/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 14:10:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS, Sumedang – Usai meresmikan TK Negeri Sartika di Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir melanjutkan agenda kerjanya dengan meninjau SDN Sempora, Senin (13/07/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS, Sumedang – </strong>Usai meresmikan TK Negeri Sartika di Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir melanjutkan agenda kerjanya dengan meninjau SDN Sempora, Senin (13/07/2026).</p><p>Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung hasil rehabilitasi satu ruang kelas yang telah selesai dikerjakan melalui anggaran Tahun 2025.&nbsp;</p><p>Dalam kesempatan itu, Bupati juga berdialog dengan kepala sekolah, guru, serta memberikan motivasi kepada para siswa.</p><p>Kepala SDN Sempora, Tati, mengaku bersyukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Sumedang terhadap sekolah yang dipimpinnya, terutama melalui program rehabilitasi ruang kelas.</p><p>"Alhamdulillah, kami sangat senang dengan adanya perhatian dari pemerintah. Semoga SDN Sempora ke depan semakin maju," ujar Tati.</p><p>Menurutnya, dalam kunjungan tersebut Bupati memberikan sejumlah arahan kepada warga sekolah, khususnya terkait pentingnya membangun budaya hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan sejak usia dini.</p><p>"Pak Bupati menyampaikan kepada anak-anak tentang pentingnya penghijauan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta membiasakan membuang sampah pada tempatnya," katanya.</p><p>Meski telah mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan, Tati berharap perhatian pemerintah juga diberikan terhadap pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di SDN Sempora.</p><p>"Harapan kami, SDN Sempora semakin diperhatikan, terutama dari sisi tenaga pendidik karena guru kami masih kurang," ungkapnya.</p><p>Ia menjelaskan, saat ini SDN Sempora hanya memiliki satu guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), yakni dirinya sebagai kepala sekolah.&nbsp;</p><p>Sementara tenaga pendidik lainnya terdiri dari empat guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan satu guru paruh waktu.</p><p>Kunjungan Bupati ke SDN Sempora menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memastikan hasil pembangunan sektor pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/usai-resmikan-tk-negeri-sartika-bupati-sumedang-tinjau-hasil-rehabilitasi-sdn-sempora-di-buahdua_yftkUI8R1f.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis, PLN Sumedang Sukses Lakukan Penyalaan Tambah Daya Rest Area Tol Cipali KM 164B</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/dorong&#45;pertumbuhan&#45;ekonomi&#45;dan&#45;bisnis&#45;pln&#45;sumedang&#45;sukses&#45;lakukan&#45;penyalaan&#45;tambah&#45;daya&#45;rest&#45;area&#45;tol&#45;cipali&#45;km&#45;164b&#45;U6ZMdAw6Xv/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/dorong&#45;pertumbuhan&#45;ekonomi&#45;dan&#45;bisnis&#45;pln&#45;sumedang&#45;sukses&#45;lakukan&#45;penyalaan&#45;tambah&#45;daya&#45;rest&#45;area&#45;tol&#45;cipali&#45;km&#45;164b&#45;U6ZMdAw6Xv/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 14:05:52 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang sukses melaksanakan penyalaan tambah daya listrik untuk salah satu titik vital jalur trans&#45;Jawa, yaitu Rest Area Tol Cipali KM 164B.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang</strong> – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang sukses melaksanakan penyalaan tambah daya listrik untuk salah satu titik vital jalur trans-Jawa, yaitu Rest Area Tol Cipali KM 164B.</p><p>Fasilitas yang dikelola oleh PT Lintas Marga Sadaya ini resmi naik daya dari 345 kVA menjadi 520 kVA.</p><p>Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah mengatajan, langkah strategis tersebut merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan layanan yang optimal, andal, dan efektif guna mendukung sektor bisnis dan infrastruktur publik.</p><p>"Peningkatan kapasitas listrik ini diharapkan mampu mendongkrak operasional rest area yang menjadi urat nadi pergerakan masyarakat dan logistik, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar," ujarnya, Senin (13/7/2026).</p><p>Ramdani juga menyampaikan, jika proses penambahan daya tersebut berjalan dengan lancar berkat kolaborasi yang baik antara PLN dan pihak pengelola.</p><p>"Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang cepat, efektif, dan andal bagi para pelaku usaha. Rest Area KM 164B ini memiliki peran strategis di jalur Tol Cipali. Dengan daya yang kini lebih besar, kami memastikan kebutuhan listrik untuk tenant, UMKM, fasilitas pengisian kendaraan listrik, serta penerangan di area ini dapat terpenuhi secara optimal tanpa kendala," terangnya.</p><p>Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhamad Joharifin, menegaskan bahwa PLN siap berdiri di garda terdepan untuk mendukung pertumbuhan dunia bisnis di Jawa Barat.</p><p>Menurutnya, listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerang, melainkan sebagai penggerak roda perekonomian nasional.</p><p>"Peningkatan daya untuk kebutuhan rest area adalah bukti nyata kontribusi PLN dalam mendorong ekosistem bisnis yang produktif. Ketika fasilitas publik dan pusat bisnis mendapatkan pasokan listrik yang andal, perputaran ekonomi di dalamnya akan semakin cepat," paparnya.</p><p>"Tenant-tenant lokal dan UMKM dapat beroperasi maksimal, yang pada akhirnya berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat luas," sambung Joharifin.</p><p>Melalui sinergi ini, lanjut Joharifin, PT Lintas Marga Sadaya selaku pengelola kini dapat mengembangkan fasilitas rest area dengan lebih fleksibel dan inovatif, memberikan kenyamanan ekstra bagi para pengguna jalan tol yang melintas.</p><p>"PLN terus membuka pintu kolaborasi bagi para pelaku industri dan bisnis lainnya untuk melakukan tambah daya maupun pasang baru dengan layanan yang mudah, transparan, dan responsif melalui aplikasi PLN Mobile maupun koordinasi langsung dengan unit layanan setempat," tuturnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/dorong-pertumbuhan-ekonomi-dan-bisnis-pln-sumedang-sukses-lakukan-penyalaan-tambah-daya-rest-area-tol-cipali-km-164b_jOaVm6q8ej.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Sumedang Resmikan TK Negeri Sartika di Buahdua, Dukung Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;resmikan&#45;tk&#45;negeri&#45;sartika&#45;di&#45;buahdua&#45;dukung&#45;peningkatan&#45;pendidikan&#45;anak&#45;usia&#45;dini&#45;hHNSxVJ0i3/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;resmikan&#45;tk&#45;negeri&#45;sartika&#45;di&#45;buahdua&#45;dukung&#45;peningkatan&#45;pendidikan&#45;anak&#45;usia&#45;dini&#45;hHNSxVJ0i3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 11:00:03 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS, Sumedang – Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir meresmikan secara langsung TK Negeri Sartika yang ditandai dengan pengguntingan pita di Dusun Palasah RT 01 RW 03, Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Senin (13/07/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS, Sumedang – </strong>Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir meresmikan secara langsung TK Negeri Sartika yang ditandai dengan pengguntingan pita di Dusun Palasah RT 01 RW 03, Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Senin (13/07/2026).</p><p>Peresmian tersebut menjadi momentum bersejarah karena merupakan peresmian perdana TK Negeri Sartika sejak resmi berstatus sekolah negeri berdasarkan Keputusan Bupati Sumedang yang diterbitkan pada April 2026.</p><p>Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dr. Eka Ganjar Kurniawan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang, jajaran Forkopimcam Buahdua, para kepala desa se-Kecamatan Buahdua, Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan, para Ketua RT/RW se-Desa Ciawitali, serta tokoh masyarakat.</p><p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, mengatakan pembangunan TK Negeri Sartika merupakan hasil bantuan Pemerintah Pusat yang direalisasikan pada tahun 2025.&nbsp;</p><p>Selanjutnya, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Sumedang menetapkan status sekolah tersebut menjadi TK Negeri.</p><p>"Alhamdulillah, pada hari ini TK Negeri Sartika resmi diresmikan oleh Bapak Bupati Sumedang. Gedung ini dibangun melalui bantuan Pemerintah Pusat pada tahun 2025, kemudian pada April 2026 telah diterbitkan Keputusan Bupati tentang penegrian TK Negeri Sartika," ujarnya.</p><p>Ia menjelaskan, pada tahun ajaran 2026/2027 sekolah tersebut telah membuka penerimaan peserta didik baru dan telah menerima sekitar 17 siswa.</p><p>"Insya Allah jumlah siswa akan terus bertambah seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan di TK Negeri Sartika," katanya.</p><p>Terkait tenaga pendidik, Eka menjelaskan untuk sementara jabatan kepala sekolah masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) sambil menunggu proses pengangkatan kepala sekolah definitif. Adapun tenaga pengajar berasal dari beberapa TK di wilayah Kecamatan Buahdua.</p><p>Ia juga mengungkapkan, nama "Sartika" tetap dipertahankan sebagai bentuk penghargaan terhadap masyarakat yang sebelumnya telah mendirikan Kober Sartika di lokasi tersebut.</p><p>"Ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah merintis pendidikan anak usia dini di sini. Karena itu, nama Sartika tetap digunakan dan kini menjadi TK Negeri Sartika," jelasnya.</p><p>Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya fasilitas pendidikan tersebut.&nbsp;</p><p>Menurutnya, kehadiran TK Negeri Sartika merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.</p><p>"Kita patut bersyukur karena hari ini hadir sebuah tempat yang sangat penting untuk menyiapkan masa depan anak-anak. Pendidikan usia dini merupakan investasi terbaik dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, dan berkualitas," ungkapnya.</p><p>Bupati mengatakan keberadaan TK Negeri Sartika menjadi kebanggaan masyarakat Ciawitali, terlebih lokasinya berada di wilayah perbatasan Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Indramayu.</p><p>Ia mengapresiasi sinergi Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Pemerintah Kecamatan Buahdua, Pemerintah Desa Ciawitali, serta seluruh masyarakat yang bergotong royong mulai dari penyediaan lahan hingga terwujudnya pembangunan sekolah tersebut.</p><p>"Kalau kita memiliki niat baik, Insya Allah selalu ada jalannya. Sekarang sekolah ini sudah berdiri, tugas kita bersama adalah menjaga, merawat, dan memaksimalkan pemanfaatannya demi masa depan anak-anak kita," katanya.</p><p>Dony juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi dimulai dari keluarga.&nbsp;</p><p>Ia menegaskan orang tua merupakan madrasah pertama bagi anak dalam membentuk karakter, akhlak, dan kebiasaan yang baik.</p><p>"Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Pendidikan karakter dimulai dari rumah melalui keteladanan orang tua, kemudian dilanjutkan di sekolah dengan lingkungan belajar yang ramah anak. Guru harus mendidik dengan hati, karena ketika bekerja dengan hati, hubungan dengan anak akan terbangun dengan baik," tuturnya.</p><p>Bupati berharap keberadaan TK Negeri Sartika mampu menjadi pusat pendidikan anak usia dini yang berkualitas serta melahirkan generasi penerus Kabupaten Sumedang yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/bupati-sumedang-resmikan-tk-negeri-sartika-di-buahdua-dukung-peningkatan-pendidikan-anak-usia-dini_79agLE2b64.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Usai Resmikan TK Negeri Sartika, KH. Kiki Hakiki Paparkan Komitmen Pembangunan Infrastruktur di Buahdua</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/usai&#45;resmikan&#45;tk&#45;negeri&#45;sartika&#45;kh&#45;kiki&#45;hakiki&#45;paparkan&#45;komitmen&#45;pembangunan&#45;infrastruktur&#45;di&#45;buahdua&#45;d8kNZE54lX/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/usai&#45;resmikan&#45;tk&#45;negeri&#45;sartika&#45;kh&#45;kiki&#45;hakiki&#45;paparkan&#45;komitmen&#45;pembangunan&#45;infrastruktur&#45;di&#45;buahdua&#45;d8kNZE54lX/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 10:30:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS, Sumedang – Usai menghadiri peresmian TK Negeri Sartika yang berlokasi di Dusun Palasah RT 01 RW 03, Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Senin (13/07/2026), Camat Buahdua KH. Kiki Hakiki menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus rencana program yang akan terus diprioritaskan di wilayah Kecamatan Buahdua.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS, Sumedang – </strong>Usai menghadiri peresmian TK Negeri Sartika yang berlokasi di Dusun Palasah RT 01 RW 03, Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Senin (13/07/2026), Camat Buahdua KH. Kiki Hakiki menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus rencana program yang akan terus diprioritaskan di wilayah Kecamatan Buahdua.</p><p>Dalam keterangannya, KH. Kiki Hakiki mengungkapkan rasa syukur karena selama masa kepemimpinannya berbagai program pembangunan telah direalisasikan, khususnya di sektor infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.</p><p>"Alhamdulillah, selama kepemimpinan saya di Buahdua beberapa kegiatan pembangunan sudah dapat dilaksanakan. Pembangunan di Kecamatan Buahdua terus berjalan, termasuk peningkatan infrastruktur jalan kabupaten," ujarnya.</p><p>Ia menjelaskan, sejumlah ruas jalan strategis akan segera diperbaiki melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran Murni.&nbsp;</p><p>Di antaranya ruas Jalan Burujul–Gendereh, Jalan Hariang–Karangbungur, serta lanjutan ruas jalan menuju Buahdua dan wilayah sekitarnya.</p><p>Selain infrastruktur jalan, perhatian juga diberikan pada sektor pendidikan.&nbsp;</p><p>Menurutnya, sejumlah gedung sekolah dasar yang sebelumnya mengalami kerusakan telah selesai diperbaiki melalui program rehabilitasi (Repit) tahun 2025 yang bersumber dari anggaran Pemerintah Kabupaten Sumedang.</p><p>"Alhamdulillah, beberapa SD yang mengalami kerusakan sudah diperbaiki melalui program Repit tahun 2025 dari anggaran Kabupaten Sumedang. Selain itu, beberapa SD lainnya juga akan mendapatkan bantuan rehabilitasi melalui anggaran APBN," katanya.</p><p>KH. Kiki Hakiki menegaskan, pemerintah akan terus memfokuskan pembangunan di Kecamatan Buahdua pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana, khususnya di bidang pendidikan, infrastruktur jalan, dan kesehatan.</p><p>Di sektor kesehatan, ia menyebut Puskesmas Buahdua kini telah memperoleh fasilitas pelayanan rawat inap anak, sehingga layanan kesehatan dasar bagi masyarakat menjadi semakin lengkap.</p><p>"Alhamdulillah, Puskesmas Buahdua kini sudah mendapatkan bantuan fasilitas rawat inap anak. Dengan demikian, pelayanan kesehatan di Puskesmas Buahdua semakin lengkap. Harapan kami, pelayanan dasar kepada masyarakat terus meningkat, baik dari sisi kualitas maupun aksesibilitas," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/usai-resmikan-tk-negeri-sartika-kh-kiki-hakiki-paparkan-komitmen-pembangunan-infrastruktur-di-buahdua_67r4Ir6jDU.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Libur Usai, Sekolah Dimulai: Disdik Sumedang Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/libur&#45;usai&#45;sekolah&#45;dimulai&#45;disdik&#45;sumedang&#45;ajak&#45;ayah&#45;antar&#45;anak&#45;di&#45;hari&#45;pertama&#45;masuk&#45;sekolah&#45;0v0dY4hptq/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/libur&#45;usai&#45;sekolah&#45;dimulai&#45;disdik&#45;sumedang&#45;ajak&#45;ayah&#45;antar&#45;anak&#45;di&#45;hari&#45;pertama&#45;masuk&#45;sekolah&#45;0v0dY4hptq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 20:00:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS, Sumedang – Setelah menikmati libur panjang usai berakhirnya Tahun Ajaran 2025/2026, peserta didik di Kabupaten Sumedang akan kembali memulai aktivitas belajar pada Tahun Ajaran 2026/2027.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS, Sumedang – </strong>Setelah menikmati libur panjang usai berakhirnya Tahun Ajaran 2025/2026, peserta didik di Kabupaten Sumedang akan kembali memulai aktivitas belajar pada Tahun Ajaran 2026/2027.&nbsp;</p><p>Mengawali momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang menghadirkan inovasi di bidang pendidikan melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak Pertama Sekolah (GAMAS).</p><p>Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Sumedang Nomor 66 Tahun 2026 yang menginstruksikan seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan gerakan mengantar anak ke sekolah oleh ayah pada hari pertama masuk sekolah.</p><p>Gerakan ini diharapkan mampu memperkuat ikatan emosional antara orang tua, anak, dan lingkungan sekolah sehingga peserta didik memulai tahun ajaran baru dengan rasa percaya diri, aman, dan penuh semangat.</p><p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, mengatakan kehadiran seorang ayah pada hari pertama sekolah memiliki dampak psikologis yang positif terhadap perkembangan mental dan kepercayaan diri anak.</p><p>"Kehadiran ayah di hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar, tetapi menjadi bentuk dukungan emosional yang sangat berarti bagi anak dalam memasuki lingkungan belajar yang baru," ujar Eka Ganjar, Minggu (12/7/2026).</p><p>Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Dinas Pendidikan mengimbau seluruh masyarakat, terutama aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMD, maupun karyawan swasta di Kabupaten Sumedang agar diberikan kelonggaran waktu sehingga dapat mengantarkan anak mereka ke sekolah pada hari pertama.</p><p>Selain mengawal pelaksanaan GAMAS, Eka Ganjar juga memberikan motivasi kepada para guru dan tenaga kependidikan agar terus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.</p><p>"Saya meminta Bapak dan Ibu guru untuk selalu menjaga semangat, memelihara kesabaran, dan menunjukkan dedikasi yang tidak pernah padam," katanya.</p><p>Menurutnya, guru saat ini dituntut tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi sosok yang mampu menginspirasi dan membimbing peserta didik dengan pendekatan yang humanis.</p><p>"Mari kita terus menjadi guru yang menginspirasi, membimbing dengan ketulusan hati, dan menumbuhkan mimpi anak-anak kita," tambahnya.</p><p>Tak hanya menyampaikan pesan kepada para pendidik, Kepala Dinas Pendidikan Sumedang juga memberikan semangat kepada para peserta didik baru yang akan memulai perjalanan pendidikan di jenjang berikutnya.</p><p>"Selamat datang di Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Ini adalah awal perjalanan baru kalian. Beranilah bertanya, beranilah mencoba, dan jangan pernah takut gagal. Jadikan sekolah sebagai tempat terbaik untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan versi terbaik dari diri kalian," pesannya.</p><p>Menutup pesannya, Eka Ganjar mengajak seluruh ekosistem pendidikan di Kabupaten Sumedang untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.</p><p>"Mari kita mulai tahun ajaran ini dengan semangat tinggi, disiplin yang kuat, dan sikap saling menghargai. Dengan kolaborasi guru yang hebat, dukungan orang tua, serta murid yang penuh semangat, kita mampu mewujudkan masa depan Sumedang yang cerdas dan berkarakter. Selamat belajar dan mengajar, sukses untuk kita semua," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/libur-usai-sekolah-dimulai-disdik-sumedang-ajak-ayah-antar-anak-di-hari-pertama-masuk-sekolah_1W53Ffor6Y.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Isi Liburan Sekolah, Komunitas Layangan Sumedang Gelar Kejuaraan Aduan Layangan Antar Pelajar Se&#45;Kabupaten Sumedang</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/judul&#45;isi&#45;liburan&#45;sekolah&#45;komunitas&#45;layangan&#45;sumedang&#45;gelar&#45;kejuaraan&#45;aduan&#45;layangan&#45;antar&#45;pelajar&#45;se&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;i0CYFvbI3t/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/judul&#45;isi&#45;liburan&#45;sekolah&#45;komunitas&#45;layangan&#45;sumedang&#45;gelar&#45;kejuaraan&#45;aduan&#45;layangan&#45;antar&#45;pelajar&#45;se&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;i0CYFvbI3t/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 15:20:09 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Komunitas dan Penghobi Layangan Kabupaten Sumedang menggelar Kejuaraan Aduan Layangan Antar Pelajar Se&#45;Kabupaten Sumedang memperebutkan Piala Kadistik, yang berlangsung di Arena Pacuan Kuda Sumedang, Sabtu (11/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Komunitas dan Penghobi Layangan Kabupaten Sumedang menggelar Kejuaraan Aduan Layangan Antar Pelajar Se-Kabupaten Sumedang memperebutkan Piala Kadistik, yang berlangsung di Arena Pacuan Kuda Sumedang, Sabtu (11/7/2026).</p><p>Kegiatan yang menjadi ajang mengisi masa liburan sekolah tersebut dibuka oleh Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Enjang Supriadi, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Acara juga dihadiri Sekretaris DPRD Kabupaten Sumedang beserta para peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumedang.</p><p>Ketua Penyelenggara, Rikhalmi Kadrial atau yang akrab disapa Iko, mengatakan kejuaraan ini digelar sebagai wadah positif bagi para pelajar untuk mengisi waktu libur sekolah sekaligus melestarikan permainan tradisional.</p><p>"Ini untuk mengisi liburan pelajar. Karena itu kami mengadakan Lomba Aduan Layangan khusus pelajar se-Kabupaten Sumedang memperebutkan Piala Kadistik," ujar Iko.</p><p>Ia menjelaskan, kejuaraan tersebut diikuti 128 peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Sumedang dengan rentang usia mulai dari 6 tahun hingga 18 tahun.</p><p>Menurutnya, panitia telah menetapkan aturan teknis agar pertandingan berlangsung adil.&nbsp;</p><p>Layangan yang digunakan berukuran 95 sentimeter, sementara panjang benang diatur oleh panitia agar seluruh layangan diterbangkan pada ketinggian yang sama.</p><p>Adapun gelasan dan layangan disiapkan masing-masing peserta.</p><p>Iko juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, khususnya Kepala Dinas Pendidikan, yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.</p><p>Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya bermain layangan secara aman.</p><p>"Kami terus mengingatkan agar bermain layangan dilakukan di tempat yang aman, jauh dari jalan raya dan jaringan listrik sehingga tidak membahayakan diri sendiri maupun mengganggu fasilitas umum," katanya.</p><p>Iko mengungkapkan, dirinya telah beberapa kali menggelar kegiatan serupa.&nbsp;</p><p>Bahkan pada tahun 2016 pernah menyelenggarakan kejuaraan layangan tingkat nasional di Kiara Payung yang diikuti peserta dari berbagai daerah, seperti Palembang, Surabaya, dan sejumlah kota di Jawa Timur.</p><p>Ke depan, pihaknya berharap dapat kembali menggelar kejuaraan tingkat nasional dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.</p><p>"Mudah-mudahan ke depan, jika mendapat dukungan dari Bupati dan pemerintah daerah, kami ingin kembali mengadakan event nasional di Sumedang," ujarnya.</p><p>Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap olahraga tradisional.</p><p>"Harapan kami, anak-anak bisa terus membudayakan olahraga tradisional layang-layang dan tidak selalu terpaku pada gadget," tambahnya.</p><p>Sementara itu, Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Enjang Supriadi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Komunitas dan Penghobi Layangan Kabupaten Sumedang yang telah menyelenggarakan kegiatan positif bagi para pelajar.</p><p>"Kami mewakili pimpinan Dinas Pendidikan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Kejuaraan Aduan Layangan ini. Kegiatan ini sangat positif dalam mengisi masa liburan pelajar menjelang tahun ajaran baru," katanya.</p><p>Menurut Enjang, permainan layangan merupakan bagian dari budaya dan kenangan masa kecil yang perlu terus dilestarikan melalui kegiatan yang aman, tertib, dan terorganisasi.</p><p>Ia juga mengapresiasi pemilihan lokasi di Arena Pacuan Kuda Sumedang yang dinilai aman karena jauh dari jalan raya maupun jaringan listrik.</p><p>"Kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Bermain layangan harus dilakukan di tempat yang aman sehingga tidak membahayakan masyarakat maupun pengguna jalan," ujarnya.</p><p>Lebih lanjut, Enjang berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu alternatif bagi pelajar untuk mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai.</p><p>"Ini merupakan salah satu media positif bagi anak-anak untuk menyalurkan hobi, berinteraksi, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap gadget," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/judul-isi-liburan-sekolah-komunitas-layangan-sumedang-gelar-kejuaraan-aduan-layangan-antar-pelajar-se-kabupaten-sumedang_j53i7Oa8pO.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pamulihan Raih Juara Umum MTQ ke&#45;49 Kabupaten Sumedang, Wabup Fajar Serahkan Piala dan Piagam Penghargaan</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/pamulihan&#45;raih&#45;juara&#45;umum&#45;mtq&#45;ke&#45;49&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;wabup&#45;fajar&#45;serahkan&#45;piala&#45;dan&#45;piagam&#45;penghargaan&#45;8Phm26YdvT/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/pamulihan&#45;raih&#45;juara&#45;umum&#45;mtq&#45;ke&#45;49&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;wabup&#45;fajar&#45;serahkan&#45;piala&#45;dan&#45;piagam&#45;penghargaan&#45;8Phm26YdvT/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:00:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Kecamatan Pamulihan berhasil keluar sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur&apos;an (MTQ) ke&#45;49 Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 dengan perolehan nilai 35.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Kecamatan Pamulihan berhasil keluar sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 dengan perolehan nilai 35.&nbsp;</p><p>Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila pada acara penutupan MTQ ke-49 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, Kamis (9/7/2026).</p><p>Selain meraih Juara Umum, Kecamatan Pamulihan juga menjadi kecamatan dengan raihan gelar terbanyak pada penyelenggaraan MTQ tahun ini.&nbsp;</p><p>Sementara itu, Kecamatan Sumedang Selatan menempati peringkat terbaik kedua dengan nilai 26, disusul Kecamatan Tanjungsari di peringkat ketiga dengan nilai 22.</p><p>Adapun perolehan nilai kecamatan lainnya yakni Jatinangor (12 poin), Jatigede (9 poin), Tanjungmedar (8 poin), Ujungjaya (8 poin), Tanjungkerta (7 poin), Situraja (6 poin), Buahdua (6 poin), Cimalaka (5 poin), Paseh (5 poin), Jatinunggal (5 poin), Cimanggung (4 poin), Tomo (2 poin), serta Conggeang dan Rancakalong yang masing-masing memperoleh 1 poin.</p><p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan MTQ ke-49 yang berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat.</p><p>"Alhamdulillah, seluruh rangkaian pelaksanaan MTQ tahun ini telah berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Para qari dan qariah, hafiz dan hafizah telah menampilkan kemampuan terbaiknya sehingga terpilih putra-putri terbaik Kabupaten Sumedang yang insyaallah akan mewakili daerah pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat," ujar Fajar.</p><p>Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Sumedang.</p><p>Kepada para juara, Fajar berpesan agar terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri. Ia berharap prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur'an Tingkat Provinsi Jawa Barat.</p><p>"Prestasi ini merupakan buah dari ketekunan, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam mempelajari serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an. Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat provinsi," katanya.</p><p>Fajar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, peserta, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-49.</p><p>Ia memberikan penghargaan khusus kepada Kecamatan Pamulihan sebagai tuan rumah yang dinilai berhasil menyelenggarakan MTQ secara meriah, tertib, aman, dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah serta masyarakat.</p><p>"Terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga seluruh perlombaan dapat terlaksana dengan baik. Semoga kita dapat kembali bertemu pada MTQ tahun 2027 dengan semangat yang lebih baik lagi," pungkasnya.</p><p>Pada kesempatan tersebut juga diumumkan hasil penilaian Pawai Ta'aruf. Kecamatan Pamulihan kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara Umum I, disusul Kecamatan Rancakalong sebagai Juara Umum II, dan Kecamatan Buahdua sebagai Juara Umum III. Sementara itu, Kecamatan Wado dinobatkan sebagai Juara Favorit.</p><p>Penutupan MTQ ke-49 berlangsung meriah dan dihadiri para kafilah dari seluruh kecamatan, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang memadati lokasi acara sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam di Kabupaten Sumedang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pamulihan-raih-juara-umum-mtq-ke-49-kabupaten-sumedang-wabup-fajar-serahkan-piala-dan-piagam-penghargaan_9L9riR3jfC.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>MGMP Pendidikan Pancasila Sumedang Gelar Workshop Penguatan Kompetensi Guru Berbasis E&#45;Platform Civic Crowdfunding</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/mgmp&#45;pendidikan&#45;pancasila&#45;sumedang&#45;gelar&#45;workshop&#45;penguatan&#45;kompetensi&#45;guru&#45;berbasis&#45;e&#45;platform&#45;civic&#45;crowdfunding&#45;L0rnggwC0N/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/mgmp&#45;pendidikan&#45;pancasila&#45;sumedang&#45;gelar&#45;workshop&#45;penguatan&#45;kompetensi&#45;guru&#45;berbasis&#45;e&#45;platform&#45;civic&#45;crowdfunding&#45;L0rnggwC0N/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:00:34 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – MGMP Pendidikan Pancasila Sumedang Gelar Workshop Penguatan Kompetensi Guru Berbasis E&#45;Platform Civic Crowdfunding]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>MGMP Pendidikan Pancasila Sumedang Gelar Workshop Penguatan Kompetensi Guru Berbasis E-Platform Civic Crowdfunding</p><p>Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila Kabupaten Sumedang menggelar workshop bertema "Penguatan Kompetensi Guru Melalui Gerakan Sosial-Kultural Berbasis E-Platform Civic Crowdfunding dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila" di Aula Tampomas PPS Kabupaten Sumedang, Kamis (9/7/2026).</p><p>Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung bekerja sama dengan MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dani Setiawan, serta menghadirkan narasumber dari UPI Bandung, pengawas MGMP Pendidikan Pancasila, dan diikuti 60 guru Pendidikan Pancasila jenjang SMP se-Kabupaten Sumedang.</p><p>Ketua MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Sumedang, Okie Gerit, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan pemanfaatan e-platform civic crowdfunding sebagai inovasi pembelajaran yang mampu menghubungkan materi Pendidikan Pancasila dengan kehidupan nyata peserta didik.</p><p>"Ini merupakan kegiatan PKM dari UPI kepada MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Sumedang jenjang SMP. Tujuannya mengenalkan e-platform civic crowdfunding sebagai teknologi pembelajaran agar Pendidikan Pancasila menjadi lebih menarik, inovatif, dan relevan dengan kehidupan nyata," ujarnya.</p><p>Ia menjelaskan, workshop menghadirkan sejumlah akademisi dari UPI, termasuk dua profesor, serta narasumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Peserta berasal dari empat wilayah MGMP SMP di Kabupaten Sumedang dengan total sebanyak 60 guru.</p><p>Menurut Okie, melalui kegiatan tersebut diharapkan kompetensi guru Pendidikan Pancasila semakin meningkat sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, kontekstual, serta mampu membangun karakter peserta didik sesuai nilai-nilai Pancasila.</p><p>Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dani Setiawan, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan.</p><p>"Dinas Pendidikan menyampaikan terima kasih kepada UPI dan MGMP Pendidikan Pancasila yang telah menggagas kegiatan peningkatan kompetensi guru ini. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang," katanya.</p><p>Dani menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan memiliki dua tugas utama, yaitu meningkatkan pemerataan akses pendidikan serta meningkatkan mutu pendidikan.&nbsp;</p><p>Indikator keberhasilannya diukur melalui meningkatnya angka partisipasi sekolah serta capaian literasi, numerasi, dan karakter peserta didik.</p><p>Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Kompetensi Lulusan, terdapat delapan dimensi kompetensi lulusan yang harus dicapai, dengan tiga fokus utama, yakni membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia, memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila, dan memiliki kemampuan literasi serta numerasi yang baik.</p><p>Menurutnya, guru Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin kompleks.</p><p>"Kami berharap Bapak dan Ibu guru dapat memanfaatkan workshop ini untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan pembelajaran. Kemitraan antara UPI dan MGMP ini menjadi langkah positif dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang," ujarnya.</p><p>Melalui workshop tersebut, para peserta mendapatkan penguatan konsep sekaligus praktik pemanfaatan teknologi digital berbasis civic crowdfunding sebagai media pembelajaran yang mendorong partisipasi sosial, kolaborasi, serta implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta sesi praktik yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi para guru dalam mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih adaptif, kreatif, dan sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/mgmp-pendidikan-pancasila-sumedang-gelar-workshop-penguatan-kompetensi-guru-berbasis-e-platform-civic-crowdfunding_Oc9W81f3Nm.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Care Beyond Claim Jadi Langkah Pemkab Sumedang Kurangi Pengangguran dan Ciptakan Wirausaha Baru</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/care&#45;beyond&#45;claim&#45;jadi&#45;langkah&#45;pemkab&#45;sumedang&#45;kurangi&#45;pengangguran&#45;dan&#45;ciptakan&#45;wirausaha&#45;baru&#45;dYJ2AcCnhk/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/care&#45;beyond&#45;claim&#45;jadi&#45;langkah&#45;pemkab&#45;sumedang&#45;kurangi&#45;pengangguran&#45;dan&#45;ciptakan&#45;wirausaha&#45;baru&#45;dYJ2AcCnhk/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 09 Jul 2026 14:30:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) resmi membuka Pelatihan Kerja Program Care Beyond Claim di Gedung Creative Center Sumedang, Rabu (9/7/2026).&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) resmi membuka Pelatihan Kerja Program Care Beyond Claim di Gedung Creative Center Sumedang, Rabu (9/7/2026).&nbsp;</p><p>Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Disnakertrans Kabupaten Sumedang, BPJS Ketenagakerjaan Sumedang, dan Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Kabupaten Sumedang sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran.</p><p>Kegiatan dibuka oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat Deny Yusyulian.&nbsp;</p><p>Turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sumedang, Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumedang H. Taufik Hidayat Slamat, serta para peserta pelatihan.</p><p>Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta BLK, ASN Peduli, kader Posyandu, petugas SPPG, petani tembakau, serta Ketua RT dan RW sebagai bentuk perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Sumedang.</p><p>Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumedang, H. Taufik Hidayat Slamat, mengatakan pelatihan dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.</p><p>"Peserta tidak hanya mendapatkan materi pelatihan sesuai bidang keahlian, tetapi juga pendampingan serta sertifikat kompetensi yang dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri," ujarnya.</p><p>Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, mengurangi angka pengangguran, serta mendukung terwujudnya masyarakat Sumedang yang lebih sejahtera.</p><p>Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menegaskan pentingnya penerapan konsep link and match dalam setiap program pelatihan kerja.&nbsp;</p><p>Ia menekankan bahwa pelatihan harus terhubung langsung dengan kebutuhan dunia usaha dan industri sehingga mampu menghasilkan penempatan kerja yang nyata.</p><p>"Kalau melatih barista, maka harus dihubungkan dengan kafe-kafe yang membutuhkan tenaga kerja. Begitu juga pelatihan pengolahan hasil perikanan harus dikaitkan dengan rumah makan, restoran, atau pelaku usaha yang menjadi pasarnya," kata Dony.</p><p>Menurutnya, dunia usaha dan industri harus dilibatkan secara aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan pelatihan agar lulusan memiliki peluang kerja yang jelas setelah menyelesaikan program.</p><p>Selain membuka peluang kerja, Pemkab Sumedang juga mendorong lahirnya wirausahawan baru.&nbsp;</p><p>Salah satunya melalui kemudahan akses pembiayaan usaha, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga yang terjangkau.</p><p>"Pelatihan harus benar-benar berdaya guna dan berhasil guna. Tujuan akhirnya adalah mengurangi pengangguran, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.</p><p>Melalui Program Care Beyond Claim, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan kerja, terserap di dunia usaha dan industri, maupun mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p>Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Deny Yusyulian, menjelaskan bahwa Program Care Beyond Claim merupakan bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan yang tidak hanya memberikan manfaat ketika peserta mengalami risiko kerja, tetapi juga berupaya membangun kembali kesejahteraan keluarga peserta.</p><p>"Sering kali BPJS Ketenagakerjaan dipandang hanya sebatas memberikan santunan ketika risiko terjadi. Padahal, lebih dari itu, BPJS Ketenagakerjaan merupakan jembatan untuk membantu masyarakat bangkit kembali dan meningkatkan kesejahteraan mereka," ujarnya.</p><p>Ia mengatakan, ahli waris peserta yang meninggal dunia menjadi salah satu sasaran program pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan agar mampu mandiri secara ekonomi.</p><p>"Hari ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Dinas Tenaga Kerja dan BLK Kabupaten Sumedang dalam memberikan pelatihan kepada para penerima manfaat. Setiap peserta yang terlindungi program ini membawa harapan bagi keluarganya, termasuk kepastian pendidikan anak-anak mereka agar tidak terputus," katanya.</p><p>Deny mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kerja.</p><p>"Kami berharap dari pelatihan ini akan lahir entrepreneur baru. Ketika usaha mereka berkembang, mereka tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Inilah tujuan besar kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/care-beyond-claim-jadi-langkah-pemkab-sumedang-kurangi-pengangguran-dan-ciptakan-wirausaha-baru_Ox8mPlRWfo.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Forum UMKM Sumedang Mantapkan Pengurus dan Korcam Lewat Pelatihan Manajerial Bersama CCEP Indonesia</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/forum&#45;umkm&#45;sumedang&#45;mantapkan&#45;pengurus&#45;dan&#45;korcam&#45;lewat&#45;pelatihan&#45;manajerial&#45;bersama&#45;ccep&#45;indonesia&#45;8IjreOr3P1/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/forum&#45;umkm&#45;sumedang&#45;mantapkan&#45;pengurus&#45;dan&#45;korcam&#45;lewat&#45;pelatihan&#45;manajerial&#45;bersama&#45;ccep&#45;indonesia&#45;8IjreOr3P1/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 10:30:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Forum UMKM Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pelatihan Manajerial Usaha bekerja sama dengan Coca&#45;Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) yang dibuka langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Forum UMKM Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pelatihan Manajerial Usaha bekerja sama dengan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) yang dibuka langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.&nbsp;</p><p>Kegiatan mengusung tema "Pengelolaan UMKM Kecamatan dan Pengembangan Produk UMKM Berkualitas Kabupaten Sumedang" hasil kolaborasi Forum Silaturahmi dan Komunikasi UMKM Unggulan Kabupaten Sumedang (FSKU) bersama CCEP Indonesia.</p><p>Pelatihan yang berlangsung di Pendopo PPS Kabupaten Sumedang, Rabu (8/7/2026), diikuti oleh pengurus Forum UMKM, koordinator kecamatan (Korcam) UMKM dari 26 kecamatan, serta perwakilan pelaku usaha yang aktif mengembangkan produknya melalui gerai UMKM.</p><p>Ketua Forum UMKM Kabupaten Sumedang, Nurul Millah, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial para pengurus Forum UMKM sehingga semakin profesional dalam menjalankan organisasi dan mampu memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha.</p><p>"Melalui pelatihan ini kami ingin memperkuat kapasitas para pengurus Forum UMKM dan koordinator kecamatan agar semakin profesional dalam bekerja. Selain pembekalan bagi pengurus, kami juga menghadirkan beberapa perwakilan pelaku usaha yang aktif mengembangkan produknya melalui gerai UMKM," ujarnya.</p><p>Menurut Nurul, sasaran utama kegiatan tersebut adalah meningkatkan kualitas kepemimpinan dan kemampuan manajerial pengurus Forum UMKM hingga tingkat kecamatan.&nbsp;</p><p>Dengan demikian, keberadaan Forum UMKM benar-benar dirasakan manfaatnya sebagai mitra strategis bagi para pelaku usaha di setiap wilayah.</p><p>"Harapannya para pengurus hingga tingkat kecamatan semakin kuat sehingga mampu membantu pelaku UMKM di wilayahnya masing-masing. Kami ingin UMKM di Kabupaten Sumedang merasakan bahwa forum ini benar-benar hadir sebagai mitra yang bermanfaat dan mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak," katanya.</p><p>Ia juga mengajak seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Sumedang untuk memanfaatkan keberadaan Koordinator Kecamatan UMKM yang kini telah terbentuk di seluruh wilayah.</p><p>"Silakan para pelaku usaha yang berada di setiap kecamatan bergabung dan berkoordinasi dengan Korcam UMKM. Melalui mereka, pelaku usaha dapat memperoleh fasilitasi dalam berbagai kegiatan maupun dukungan pemasaran untuk meningkatkan dan mengembangkan usahanya," jelasnya.</p><p>Nurul menyampaikan apresiasi kepada CCEP Indonesia atas dukungan yang terus diberikan kepada Forum UMKM Kabupaten Sumedang.</p><p>"Kolaborasi bersama CCEP Indonesia sangat bermanfaat bagi pengembangan UMKM di Kabupaten Sumedang. Kami mengucapkan terima kasih kepada CCEP Indonesia yang selalu membersamai Forum UMKM sehingga semakin maju. Terima kasih juga kepada Bapak Bupati Sumedang yang telah berkenan hadir dan membuka kegiatan ini," ungkapnya.</p><p>Sementara itu, Regional Public Affairs Manager Coca-Cola Europacific Partners Indonesia, Nurlida Fatmikasari, menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah sehingga perlu terus diperkuat, terutama dari sisi manajerial organisasi.</p><p>"Di tengah perkembangan dunia usaha yang begitu cepat, UMKM harus mampu beradaptasi. Kami berharap melalui pelatihan ini kemampuan manajerial para koordinator kecamatan semakin meningkat, kepemimpinan organisasi semakin kuat, komunikasi semakin efektif, serta mampu menghasilkan produk-produk berkualitas dan memiliki daya saing tinggi," katanya.</p><p>Ia menilai Forum UMKM Kabupaten Sumedang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam membina dan mengembangkan pelaku usaha di 26 kecamatan.</p><p>"Kami berharap pelatihan ini memberikan manfaat besar, memperkuat kapasitas para pengurus koordinator kecamatan, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan UMKM Sumedang yang unggul dan berdaya saing," ujarnya.</p><p>Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Forum UMKM Kabupaten Sumedang yang terus berupaya meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan.</p><p>"Saya menyampaikan apresiasi kepada Forum UMKM Kabupaten Sumedang yang terus berupaya meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM. Saya yakin pelatihan seperti ini akan memberikan manfaat besar dan berdampak positif terhadap perkembangan UMKM ke depan," kata Dony.</p><p>Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Coca-Cola Europacific Partners Indonesia atas komitmennya dalam mendukung pembinaan UMKM di Kabupaten Sumedang.</p><p>"Terima kasih kepada Coca-Cola Europacific Partners Indonesia atas partisipasi dan kolaborasi yang selama ini telah dilakukan dalam membina dan mendampingi UMKM. Hasilnya sudah mulai dirasakan oleh para pelaku usaha. Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak karena untuk memajukan UMKM dibutuhkan kerja sama, peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan penguatan kapasitas para pelaku usaha," tuturnya.</p><p>Melalui pelatihan ini diharapkan Forum UMKM Kabupaten Sumedang semakin solid, profesional, dan mampu menjadi motor penggerak pengembangan UMKM di seluruh kecamatan sehingga mampu melahirkan produk-produk unggulan yang berkualitas serta memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/forum-umkm-sumedang-mantapkan-pengurus-dan-korcam-lewat-pelatihan-manajerial-bersama-ccep-indonesia_kkA5onf5e1.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Semarak Pembukaan MTQ ke&#45;49 Kabupaten Sumedang, 26 Kecamatan Siap Lahirkan Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/semarak&#45;pembukaan&#45;mtq&#45;ke&#45;49&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;26&#45;kecamatan&#45;siap&#45;lahirkan&#45;generasi&#45;qurani&#45;menuju&#45;indonesia&#45;emas&#45;2045&#45;vT753loi2p/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/semarak&#45;pembukaan&#45;mtq&#45;ke&#45;49&#45;kabupaten&#45;sumedang&#45;26&#45;kecamatan&#45;siap&#45;lahirkan&#45;generasi&#45;qurani&#45;menuju&#45;indonesia&#45;emas&#45;2045&#45;vT753loi2p/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 07 Jul 2026 16:00:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Semarak pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke&#45;49 Tingkat Kabupaten Sumedang berlangsung meriah di Lapangan Haurgombong, Kecamatan Pamulihan, Selasa (7/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Semarak pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang berlangsung meriah di Lapangan Haurgombong, Kecamatan Pamulihan, Selasa (7/7/2026).</p><p>&nbsp;Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan pembukaan ajang tahunan yang menjadi wadah syiar Islam sekaligus pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Sumedang.</p><p>Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan tari kolosal yang dibawakan sekitar 300 siswa madrasah se-Kecamatan Pamulihan.</p><p>Selain itu, ribuan peserta pawai kafilah dari 26 kecamatan turut memeriahkan defile yang menjadi pembuka rangkaian pelaksanaan MTQ ke-49.</p><p>Mengusung tema "Peduli Lingkungan untuk Mewujudkan Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045", MTQ tahun ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pengembangan prestasi, tetapi juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai implementasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>Pelaksanaan MTQ ke-49 berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Juli 2026, dengan diikuti peserta dari kalangan anak-anak hingga remaja yang berasal dari 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Berbagai cabang perlombaan dipertandingkan, mulai dari seni baca Al-Qur'an hingga hafalan Al-Qur'an.&nbsp;</p><p>Para juara nantinya akan mewakili Kabupaten Sumedang pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat.</p><p>Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengatakan MTQ memiliki makna yang sangat penting sebagai sarana mengagungkan, memuliakan, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat.</p><p>"MTQ adalah ikhtiar untuk meneguhkan tekad kita menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam membangun pribadi, keluarga, lingkungan, hingga membangun daerah yang kita cintai," ujar Dony.</p><p>Menurutnya, penyelenggaraan MTQ juga menjadi momentum untuk terus menggemakan syiar Al-Qur'an hingga ke seluruh pelosok Kabupaten Sumedang.</p><p>&nbsp;Ia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk mempelajari, memahami, mengamalkan Al-Qur'an, sekaligus mencetak qari dan qariah berprestasi.</p><p>"Bagaimana anak-anak dan cucu-cucu kita terus termotivasi ingin belajar Al-Qur'an, memahami Al-Qur'an, mengamalkan Al-Qur'an, dan menjadi qari-qariah yang berprestasi," katanya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony juga menetapkan empat indikator keberhasilan penyelenggaraan MTQ ke-49.</p><p>Pertama, sukses penyelenggaraan dengan menghadirkan pelaksanaan MTQ yang semakin berkualitas, menjadi standar penyelenggaraan di masa mendatang, serta mampu menarik antusiasme masyarakat untuk hadir.</p><p>Kedua, sukses prestasi melalui lahirnya qari dan qariah terbaik yang siap mengharumkan nama Kabupaten Sumedang pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat hingga tingkat nasional.</p><p>Ketiga, sukses ekonomi dengan meningkatnya perputaran ekonomi masyarakat selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.</p><p>Keempat, sukses administrasi melalui pengelolaan kegiatan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.</p><p>Dengan semangat Al-Qur'an dan kepedulian terhadap lingkungan, MTQ ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/semarak-pembukaan-mtq-ke-49-kabupaten-sumedang-26-kecamatan-siap-lahirkan-generasi-qurani-menuju-indonesia-emas-2045_gbsx18nSlp.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumedang Capai 87 Persen, Bupati Pastikan Beroperasi September 2026</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/pembangunan&#45;sekolah&#45;rakyat&#45;di&#45;sumedang&#45;capai&#45;87&#45;persen&#45;bupati&#45;pastikan&#45;beroperasi&#45;september&#45;2026&#45;szGfqaqFtP/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/pembangunan&#45;sekolah&#45;rakyat&#45;di&#45;sumedang&#45;capai&#45;87&#45;persen&#45;bupati&#45;pastikan&#45;beroperasi&#45;september&#45;2026&#45;szGfqaqFtP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:24:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang terus menunjukkan progres yang menggembirakan.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang terus menunjukkan progres yang menggembirakan.&nbsp;</p><p>Hingga awal Juli 2026, pembangunan telah mencapai 87 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026.</p><p>Kepastian tersebut disampaikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang. Senin, 06/07/2026.</p><p>Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh para peserta didik.</p><p>"Secara umum progres pembangunannya sudah mencapai 87 persen. Insyaallah pada bulan September semuanya sudah siap sehingga peserta didik bisa mulai belajar di sini dengan fasilitas yang sangat baik," ujar Bupati.</p><p>Dony menjelaskan, selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK).&nbsp;</p><p>Setelah pembangunan selesai, seluruh peserta didik akan dipindahkan ke kompleks Sekolah Rakyat yang baru, termasuk siswa angkatan baru.</p><p>Dengan penambahan peserta didik tersebut, jumlah siswa diperkirakan akan mencapai lebih dari 500 orang.</p><p>Menurut Bupati, Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan yang memiliki fasilitas lengkap dan modern.&nbsp;</p><p>Berbagai sarana yang disediakan antara lain ruang kelas, asrama, ruang belajar, kantin, tempat ibadah, aula berkapasitas besar, hingga fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola berstandar FIFA, lapangan basket, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.</p><p>"Anak-anak dari keluarga kurang mampu kini memiliki kesempatan menikmati pendidikan dengan fasilitas yang luar biasa. Ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa," katanya.</p><p>Dony menilai, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Selain itu, program tersebut diyakini menjadi salah satu langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas.</p><p>"Boleh jadi orang tuanya belum beruntung, tetapi anak-anaknya memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik, lebih sukses, dan lebih sejahtera melalui pendidikan berkualitas," tuturnya.</p><p>Di akhir peninjauan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas lahirnya program Sekolah Rakyat yang dinilai memberikan harapan baru bagi masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera.</p><p>"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas program Sekolah Rakyat. Program ini menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh pendidikan terbaik dengan fasilitas yang setara," pungkasnya.</p><p>Pemerintah Kabupaten Sumedang optimistis kehadiran Sekolah Rakyat akan menjadi tonggak penting dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas sekaligus mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pembangunan-sekolah-rakyat-di-sumedang-capai-87-persen-bupati-pastikan-beroperasi-september-2026_xOinUL7S86.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Sumedang Tinjau Pembangunan Bendung Cariang, Progres Capai 10 Persen Ditargetkan Rampung 2027</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;tinjau&#45;pembangunan&#45;bendung&#45;cariang&#45;progres&#45;capai&#45;10&#45;persen&#45;ditargetkan&#45;rampung&#45;2027&#45;2bqy9eoCh5/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/bupati&#45;sumedang&#45;tinjau&#45;pembangunan&#45;bendung&#45;cariang&#45;progres&#45;capai&#45;10&#45;persen&#45;ditargetkan&#45;rampung&#45;2027&#45;2bqy9eoCh5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:15:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Pembangunan Bendung Cariang di Desa Ujungjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang terus berjalan.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Pembangunan Bendung Cariang di Desa Ujungjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang terus berjalan.&nbsp;</p><p>Hingga awal Juli 2026, progres pembangunan telah mencapai 10 persen dan ditargetkan rampung pada 2027.</p><p>Untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir meninjau langsung lokasi pembangunan bendung tersebut, Senin (6/7/2026).</p><p>Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa Bendung Cariang merupakan salah satu infrastruktur strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung sektor pertanian di wilayah utara Kabupaten Sumedang.</p><p>"Bendung ini sangat penting artinya bagi pengairan di Ujungjaya karena mengairi lebih dari 1.603 hektare sawah. Dulu bendung ini rusak, sekarang sedang dibangun kembali," ujar Dony.</p><p>Ia menjelaskan, Bendung Cariang akan menjadi sumber irigasi bagi sekitar 1.603 hektare lahan pertanian yang tersebar di lima hingga enam desa di Kecamatan Ujungjaya.&nbsp;</p><p>Keberadaan bendung tersebut diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem irigasi sekaligus menjaga produktivitas pertanian masyarakat.</p><p>Menurut Dony, pembangunan saat ini masih berada pada tahap awal dengan progres sekitar 10 persen.&nbsp;</p><p>Tahapan berikutnya akan difokuskan pada pembangunan badan bendung beserta konstruksi penguatnya hingga ditargetkan selesai pada 2027.</p><p>Meski proses pembangunan masih berlangsung, Bupati memastikan kebutuhan air bagi para petani tetap menjadi perhatian utama.&nbsp;</p><p>Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama pelaksana proyek, pemerintah kecamatan, dan kelompok tani telah berkoordinasi untuk menjamin distribusi air irigasi tetap berjalan selama masa konstruksi.</p><p>"Alhamdulillah, kami memastikan air tetap dibendung terlebih dahulu kemudian dialirkan ke jaringan irigasi, sehingga sawah masyarakat masih bisa diolah meskipun bendung sedang dibangun," katanya.</p><p>Bupati menambahkan, pembangunan Bendung Cariang merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pertanian guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.</p><p>Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kelancaran pembangunan hingga selesai sesuai target.</p><p>"Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pembangunan Bendung Cariang berjalan lancar hingga selesai pada 2027. Insyaallah, setelah rampung bendung ini akan semakin memperkuat layanan irigasi bagi ribuan hektare sawah dan meningkatkan kesejahteraan para petani," pungkasnya.</p><p>Dengan selesainya pembangunan Bendung Ciariang nanti, diharapkan sistem irigasi di Kecamatan Ujungjaya semakin optimal sehingga mampu meningkatkan intensitas tanam, produktivitas hasil pertanian, serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumedang.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/bupati-sumedang-tinjau-pembangunan-bendung-cariang-progres-capai-10-persen-ditargetkan-rampung-2027_sc658w0t3c.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sekda Sumedang Terima 64 Mahasiswa KKN IPB, Dorong Inovasi Pertanian dan Pemberdayaan Masyarakat</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/sekda&#45;sumedang&#45;terima&#45;64&#45;mahasiswa&#45;kkn&#45;ipb&#45;dorong&#45;inovasi&#45;pertanian&#45;dan&#45;pemberdayaan&#45;masyarakat&#45;44zh7uf501/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/sekda&#45;sumedang&#45;terima&#45;64&#45;mahasiswa&#45;kkn&#45;ipb&#45;dorong&#45;inovasi&#45;pertanian&#45;dan&#45;pemberdayaan&#45;masyarakat&#45;44zh7uf501/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 13:25:52 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, menerima sebanyak 64 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor (IPB) di Pendopo PPS Kabupaten Sumedang, Senin (6/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, menerima sebanyak 64 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor (IPB) di Pendopo PPS Kabupaten Sumedang, Senin (6/7/2026).</p><p>Mahasiswa KKN tersebut akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama 40 hari dengan mengusung tema "Pengembangan Berkelanjutan Masyarakat Agromaritim untuk Mencapai Socio-Resilience".</p><p>Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Pengembangan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, Dr. Yuni Puji Hastuti, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang yang telah menjadi lokasi pelaksanaan KKN IPB tahun 2026.</p><p>"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang yang telah menerima mahasiswa KKN IPB. Terpilihnya Sumedang sebagai lokus KKN merupakan sebuah kehormatan sekaligus bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan masyarakat," ujarnya.</p><p>Sementara itu, Sekda Sumedang Dr. Hj. Tuti Ruswati mengatakan, dipilihnya Kabupaten Sumedang sebagai lokasi KKN IPB menjadi kebanggaan sekaligus momentum memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.</p><p>Menurutnya, visi Sumedang Simpati (Sejahtera, Agamis, Maju, Profesional, dan Kreatif Ekonominya) menuju Indonesia Emas 2045 tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah daerah, melainkan membutuhkan sinergi seluruh unsur pembangunan.</p><p>"Fondasi pembangunan Kabupaten Sumedang adalah inovasi dan kolaborasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami selalu membangun kerja sama melalui konsep pentahelix, yakni bersama akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah, dan media," kata Tuti.</p><p>Ia menjelaskan, sebanyak 64 mahasiswa IPB akan ditempatkan di enam kecamatan, yakni Cimalaka, Conggeang, Darmaraja, Situraja, Wado, dan Jatigede, yang tersebar di delapan desa, yaitu Desa Licin, Ciberum Wetan, Conggeang Kulon, Tarunajaya, Cienteng, Situraja, Wado, dan Cilangkap.</p><p>Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan pemanfaatan potensi wilayah sekitar Waduk Jatigede.</p><p>"Sumedang memiliki sektor unggulan di bidang pertanian dan peternakan yang menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Karena itu, kehadiran mahasiswa IPB sangat relevan untuk membantu meningkatkan produktivitas masyarakat melalui inovasi dan pendampingan," ungkapnya.</p><p>Tuti juga berharap mahasiswa dapat memberikan solusi bagi masyarakat di kawasan penyangga Waduk Jatigede yang hingga kini masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan pasca-pembangunan waduk.</p><p>"Kami berharap adik-adik mampu menghadirkan inovasi sehingga masyarakat dapat memanfaatkan potensi Waduk Jatigede untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. Walaupun hanya 40 hari, saya yakin pengabdian ini akan menjadi pengalaman berharga sekaligus meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.</p><p>Lebih lanjut, Tuti menegaskan bahwa sektor pertanian dan peternakan masih menjadi salah satu kunci dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Sumedang.</p><p>Ia menyebutkan angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang masih berada di kisaran 8,81 persen, sehingga dibutuhkan berbagai inovasi agar sektor pertanian semakin modern dan mampu menarik minat generasi muda.</p><p>"PR kita adalah bagaimana mencetak petani milenial yang profesional dan berpenghasilan tinggi. Di Sumedang sudah ada contoh petani milenial yang sukses dengan pendapatan puluhan juta rupiah per bulan. Kami ingin semakin banyak anak muda yang tertarik mengembangkan sektor pertanian dan peternakan dengan pendekatan modern," katanya.</p><p>Di akhir sambutannya, Sekda mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN IPB dan berharap program pengabdian tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pencapaian indikator pembangunan Kabupaten Sumedang.</p><p>"Mudah-mudahan kolaborasi ini mampu memberikan kontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan, peningkatan pendapatan masyarakat, serta mendorong lahirnya petani-petani modern di Kabupaten Sumedang. Selamat datang dan selamat mengabdi di Kabupaten Sumedang," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/sekda-sumedang-terima-64-mahasiswa-kkn-ipb-dorong-inovasi-pertanian-dan-pemberdayaan-masyarakat_twqt8LrgmV.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Menteri PKP Tekankan Transparansi Program BSPS di Sumedang, Serapan 42.508 Unit Jadi Perhatian</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/menteri&#45;pkp&#45;tekankan&#45;transparansi&#45;program&#45;bsps&#45;di&#45;sumedang&#45;serapan&#45;42508&#45;unit&#45;jadi&#45;perhatian&#45;yokUv1BM7d/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/menteri&#45;pkp&#45;tekankan&#45;transparansi&#45;program&#45;bsps&#45;di&#45;sumedang&#45;serapan&#45;42508&#45;unit&#45;jadi&#45;perhatian&#45;yokUv1BM7d/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 18:00:03 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan pentingnya transparansi, tata kelola yang baik, dan percepatan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Jawa Barat saat menghadiri kunjungan lokasi bedah rumah BSPS sekaligus pelaporan Program Tender Rakyat di Lingkungan Kelurahan Regolwetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Minggu (5/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan pentingnya transparansi, tata kelola yang baik, dan percepatan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Jawa Barat saat menghadiri kunjungan lokasi bedah rumah BSPS sekaligus pelaporan Program Tender Rakyat di Lingkungan Kelurahan Regolwetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Minggu (5/7/2026).</p><p>Dalam kegiatan tersebut hadir Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Camat Sumedang Selatan, Lurah Kotakulon, Kepala Balai P3KP Jawa II beserta jajaran Satker PKP Jawa Barat, serta masyarakat penerima manfaat BSPS.</p><p>Dalam arahannya, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa alokasi BSPS di Kabupaten Sumedang mengalami peningkatan sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.</p><p>"Tahun lalu sekitar 6.300 unit, tahun ini menjadi lebih dari 42.000 unit. Ini merupakan program bedah rumah dari pemerintahan Presiden Prabowo dan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Sumedang maupun Jawa Barat," ujar Maruarar.</p><p>Menurutnya, program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas karena menggerakkan sektor konstruksi, tenaga tukang, toko bangunan, warung makan hingga pelaku UMKM.</p><p>Menteri PKP juga menegaskan bahwa pelaksanaan BSPS harus bebas dari praktik pungutan liar maupun korupsi.</p><p>"Tidak boleh ada pungutan. Kalau ada yang meminta uang, foto, video, laporkan dan viralkan. Program ini harus benar-benar untuk rakyat," tegasnya.</p><p>Ia menjelaskan, melalui skema Tender Rakyat, masyarakat dilibatkan dalam membandingkan harga material bangunan secara terbuka sehingga memperoleh harga terbaik.&nbsp;</p><p>Selisih anggaran yang diperoleh dapat dimanfaatkan kembali untuk menambah kebutuhan material rumah penerima manfaat.</p><p>Maruarar juga meminta seluruh jajaran Balai dan Satuan Kerja PKP memastikan tata kelola program berjalan sesuai aturan serta mengedepankan keterbukaan kepada publik.</p><p>"Kalau kita tidak korupsi, kenapa harus takut terbuka. Jangan mengaku bersih kalau tidak berani terbuka. Semua harus transparan," katanya.</p><p>Ia menegaskan bahwa tidak akan ada perlindungan bagi aparatur yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi.</p><p>"Kalau ada staf kami yang korupsi, akan diproses secara hukum. Tidak ada bantuan hukum bagi yang korupsi," ujarnya.</p><p>Selain itu, Maruarar meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong penggunaan produk lokal seperti genteng Jatiwangi dan keramik Plered agar Jawa Barat tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga menjadi daerah produksi yang mampu menggerakkan UMKM.</p><p>Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan kuota BSPS di Kabupaten Sumedang mengalami lonjakan dari sekitar 300 unit pada tahun sebelumnya menjadi 2.060 unit pada tahun 2026.</p><p>Menurutnya, program BSPS menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumedang.</p><p>"Program ini tidak hanya memperbaiki rumah, tetapi juga kami integrasikan dengan pelatihan kerja, kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, pendataan anak putus sekolah, hingga akses Kredit Usaha Layak Daerah (Kurda) dengan bunga hanya tiga persen per tahun melalui Bank Sumedang," katanya.</p><p>Ia menambahkan, penyaluran Kurda telah mencapai sekitar Rp8 miliar.</p><p>"Harapannya rumahnya selesai, usahanya berkembang, pendapatannya meningkat, sehingga masyarakat menjadi lebih sejahtera," ujarnya.</p><p>Di kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyebut peningkatan alokasi BSPS di Jawa Barat tahun 2026 mencapai sekitar 666 persen, dari sekitar 6.000 unit menjadi 42.508 unit.</p><p>Namun demikian, ia mengakui serapan program masih menjadi tantangan.</p><p>"Arahan Pak Menteri jelas, serapan harus dipercepat. Hari Senin kami akan melakukan konsolidasi bersama 27 Sekretaris Daerah dan 27 Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman kabupaten/kota agar bersama Kepala Balai memastikan target 42.508 unit dapat terserap seluruhnya pada tahun 2026," kata Herman.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/menteri-pkp-tekankan-transparansi-program-bsps-di-sumedang-serapan-42508-unit-jadi-perhatian_FIQm14ecBQ.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Peserta PKW Platinum 2026 Antusias Ikuti Pelatihan Bakery, Pastry, dan Street Food di LPKMA Sumedang</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/peserta&#45;pkw&#45;platinum&#45;2026&#45;antusias&#45;ikuti&#45;pelatihan&#45;bakery&#45;pastry&#45;dan&#45;street&#45;food&#45;di&#45;lpkma&#45;sumedang&#45;CiujuwelkL/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/peserta&#45;pkw&#45;platinum&#45;2026&#45;antusias&#45;ikuti&#45;pelatihan&#45;bakery&#45;pastry&#45;dan&#45;street&#45;food&#45;di&#45;lpkma&#45;sumedang&#45;CiujuwelkL/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 04 Jul 2026 11:00:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Suasana penuh semangat terlihat saat puluhan peserta mengikuti Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum 2026.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Suasana penuh semangat terlihat saat puluhan peserta mengikuti Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum 2026.&nbsp;</p><p>Bertempat di aula LPKMA Sumedang. Sabtu, 04/06/2026.</p><p>Program PKW Platinum dilaksanakan selama 350 Jam Pelajaran (JPL), yang terdiri atas 48 JPL materi soft skill dan 302 JPL praktik.&nbsp;</p><p>Selain mendapatkan pelatihan bakery, pastry, dan street food, para peserta juga dibekali materi penjamah makanan sebagai bekal dalam menjalankan usaha kuliner yang memenuhi standar keamanan pangan.</p><p>Salah seorang peserta, Rama Kurnia Wada, warga Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, mengaku mengikuti program tersebut untuk mencari pengalaman baru di dunia usaha yang sebelumnya belum pernah ia tekuni.</p><p>"Saya ingin mendapatkan pengalaman baru karena sebelumnya belum pernah terjun ke dunia wirausaha. Selama mengikuti pelatihan ini saya mendapatkan banyak pengetahuan, terutama di bidang bakery, pastry, street food, hingga kewirausahaan. Yang sebelumnya saya belum tahu, sekarang jadi lebih memahami bagaimana memulai dan mengembangkan usaha," ujarnya.</p><p>Rama mengatakan, selama kurang lebih 44 hari mengikuti pelatihan, dirinya tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga pengalaman berharga serta teman-teman baru.</p><p>"Kesan saya sangat menyenangkan. Instrukturnya ramah sehingga proses belajar terasa nyaman. Saya juga mendapatkan banyak pengalaman yang sebelumnya belum pernah saya ketahui," katanya.</p><p>Ia berharap Program PKW Platinum dapat terus diselenggarakan setiap tahun agar semakin banyak masyarakat yang memiliki potensi dan semangat berwirausaha memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan.</p><p>"Semoga program ini terus ada setiap tahun. Banyak orang yang punya kemampuan tetapi terkendala modal maupun kesempatan. Program ini sangat membantu masyarakat yang ingin berkembang dan memulai usaha," tambahnya.</p><p>Hal senada disampaikan peserta lainnya, Salsabila Khoerunnisa, warga Lingkungan Bebedahan, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Sumedang.&nbsp;</p><p>Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus meningkatkan keterampilannya dalam mengolah berbagai jenis makanan.</p><p>"Kesannya seru sekali karena bisa bertemu banyak teman baru dan instrukturnya juga menyenangkan. Awalnya saya sebenarnya kurang bisa memasak, tetapi setelah mengikuti pelatihan ini kemampuan saya jauh lebih meningkat. Kami belajar mulai dari pastry hingga sekarang praktik membuat aneka street food," ungkapnya.</p><p>Salsabila mengaku telah memiliki usaha kuliner berupa cireng isi dan dimsum goreng.&nbsp;</p><p>Melalui pelatihan ini, ia ingin mengembangkan usahanya dengan menambah produk baru di bidang bakery.</p><p>"Saya memang sudah punya usaha kecil-kecilan. Setelah ikut pelatihan ini, saya jadi punya cita-cita membuka usaha bakery dan menerima pesanan kue ulang tahun. Ilmu yang saya dapat di sini menjadi bekal untuk mengembangkan usaha yang sudah saya jalankan," tuturnya.</p><p>Melalui Program PKW Platinum 2026, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan teknis dalam bidang kuliner, tetapi juga mampu membangun jiwa kewirausahaan sehingga dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian keluarga maupun masyarakat.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/peserta-pkw-platinum-2026-antusias-ikuti-pelatihan-bakery-pastry-dan-street-food-di-lpkma-sumedang_3kp7dwV9Wo.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Disnakertrans Jabar dan BPJS Ketenagakerjaan Sumedang Jadi Narasumber Pembinaan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/disnakertrans&#45;jabar&#45;dan&#45;bpjs&#45;ketenagakerjaan&#45;sumedang&#45;jadi&#45;narasumber&#45;pembinaan&#45;pencegahan&#45;perselisihan&#45;hubungan&#45;industrial&#45;k2C3ma7iA3/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/disnakertrans&#45;jabar&#45;dan&#45;bpjs&#45;ketenagakerjaan&#45;sumedang&#45;jadi&#45;narasumber&#45;pembinaan&#45;pencegahan&#45;perselisihan&#45;hubungan&#45;industrial&#45;k2C3ma7iA3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 04 Jul 2026 10:30:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pembinaan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial, Pembinaan Syarat Kerja, serta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang berlangsung di Emaki Hotel, Jatinangor, Kamis (2/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pembinaan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial, Pembinaan Syarat Kerja, serta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang berlangsung di Emaki Hotel, Jatinangor, Kamis (2/7/2026).</p><p>Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 peserta yang merupakan perwakilan pekerja dan pengusaha dari 25 perusahaan di Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Dalam pelaksanaannya, Disnakertrans menghadirkan narasumber dari Mediator Hubungan Industrial Disnakertrans Provinsi Jawa Barat serta BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sumedang.</p><p>Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kabupaten Sumedang, Nisye Sumanika Permatasari, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk mencegah dan meminimalisasi terjadinya perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha.</p><p>"Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah atau meminimalisir perselisihan antara pekerja dengan pengusaha. Lebih jauh lagi, diharapkan mampu menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan," ujar Nisye.</p><p>Selain itu, pembinaan syarat kerja juga bertujuan meningkatkan kepatuhan perusahaan dalam menerapkan berbagai ketentuan ketenagakerjaan, termasuk memberikan perlindungan kepada pekerja melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.</p><p>Menurut Nisye, sasaran kegiatan ini adalah seluruh perusahaan di Kabupaten Sumedang, baik dari unsur pekerja maupun pengusaha.&nbsp;</p><p>Dengan adanya pembinaan tersebut, diharapkan para pekerja semakin memahami hak dan kewajibannya sesuai peraturan ketenagakerjaan, sementara pemberi kerja dapat melaksanakan seluruh ketentuan yang berlaku.</p><p>"Harapannya, pekerja dapat memahami aturan yang ada, sedangkan pemberi kerja mampu melaksanakan ketentuan tersebut dengan baik. Dengan demikian akan terbangun sinergi antara pekerja dan pengusaha sehingga tercipta hubungan industrial yang kondusif dan produktif," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/disnakertrans-jabar-dan-bpjs-ketenagakerjaan-sumedang-jadi-narasumber-pembinaan-pencegahan-perselisihan-hubungan-industrial_o4Ry1sIPgP.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tak Sekadar Naik Kelas, UMKM Sumedang Disiapkan Jadi Pemasok Toko Modern</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/tak&#45;sekadar&#45;naik&#45;kelas&#45;umkm&#45;sumedang&#45;disiapkan&#45;jadi&#45;pemasok&#45;toko&#45;modern&#45;tH6IdmOfx1/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/tak&#45;sekadar&#45;naik&#45;kelas&#45;umkm&#45;sumedang&#45;disiapkan&#45;jadi&#45;pemasok&#45;toko&#45;modern&#45;tH6IdmOfx1/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 03 Jul 2026 22:00:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian bekerja sama dengan Alfamart menggelar Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi UMKM Pemasok, Jumat (3/7/2026).&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian bekerja sama dengan Alfamart menggelar Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi UMKM Pemasok, Jumat (3/7/2026).&nbsp;</p><p>Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, Ayuh Hidayat.</p><p>Dalam sambutannya, Ayuh Hidayat mengatakan pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing produk UMKM agar mampu memenuhi standar pasar modern.</p><p>"Hari ini kami bekerja sama dengan Alfamart mengadakan pelatihan manajemen ritel sekaligus kurasi produk UMKM. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini para pelaku UMKM di Kabupaten Sumedang semakin bersemangat mengembangkan usahanya dan semakin banyak produk yang dapat masuk ke pasar maupun toko-toko modern," ujarnya.</p><p>Menurut Ayuh, Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mendorong pelaku UMKM agar naik kelas melalui berbagai program pembinaan.&nbsp;</p><p>Dari sekitar 13 ribu pelaku UMKM yang telah tervalidasi, pemerintah menargetkan sedikitnya lima persen di antaranya dapat meningkat kapasitas usahanya setiap tahun.</p><p>Ia menjelaskan, saat ini pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan dan validasi pelaku UMKM.&nbsp;</p><p>Pasalnya, terdapat perbedaan jumlah data antara yang dimiliki pemerintah daerah dengan data berdasarkan Nomor Induk Berusaha (NIB).</p><p>"Saat ini kami sedang melakukan validasi data pelaku UMKM. Data yang ada di kementerian maupun berdasarkan NIB jumlahnya berbeda dengan data yang kami miliki. Bisa saja seseorang sudah memiliki NIB, tetapi usahanya belum aktif. Karena itu kami terus melakukan pendataan agar memperoleh data yang benar-benar valid," jelasnya.</p><p>Hingga saat ini, kata Ayuh, jumlah pelaku UMKM yang telah tervalidasi mencapai sekitar 13 ribu usaha.&nbsp;</p><p>Ke depan, pemerintah menargetkan pendataan tersebut dapat mencakup hingga sekitar 42 ribu pelaku UMKM di Kabupaten Sumedang.</p><p>Selain pembinaan, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga memberikan dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha melalui kerja sama dengan Bank Sumedang.&nbsp;</p><p>Melalui program Kredit Usaha Daerah (Kurda), pelaku UMKM dapat memperoleh akses permodalan dengan bunga ringan.</p><p>"Kami telah bekerja sama dengan Bank Sumedang melalui program Kurda. Bunganya hanya tiga persen karena sembilan persennya disubsidi oleh pemerintah daerah. Pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp5 juta hingga Rp100 juta," ungkapnya.</p><p>Ayuh berharap, setelah mengikuti proses kurasi bersama Alfamart, semakin banyak produk UMKM Sumedang yang memenuhi standar sehingga dapat menjadi pemasok bagi jaringan ritel modern.</p><p>Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperluas pemasaran produk lokal melalui pusat oleh-oleh milik daerah yang kini hadir dengan identitas baru.</p><p>"Kami juga memiliki pusat oleh-oleh Kabupaten Sumedang yang kini berganti nama menjadi PAOS atau Pusat Oleh-Oleh Sumedang. Kehadiran PAOS diharapkan menjadi etalase bagi produk-produk unggulan UMKM sekaligus memperkuat promosi produk lokal kepada masyarakat maupun wisatawan," pungkasnya.</p><p>Pelatihan manajemen ritel dan kurasi UMKM ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas, daya saing, serta memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan Kabupaten Sumedang sehingga mampu bersaing di pasar modern dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/tak-sekadar-naik-kelas-umkm-sumedang-disiapkan-jadi-pemasok-toko-modern_BrxYvy6EXO.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wakil Bupati Sumedang Paparkan Capaian Pembangunan di Hadapan Tim Penilai PPD 2026</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/wakil&#45;bupati&#45;sumedang&#45;paparkan&#45;capaian&#45;pembangunan&#45;di&#45;hadapan&#45;tim&#45;penilai&#45;ppd&#45;2026&#45;SXeEaJDoV8/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/wakil&#45;bupati&#45;sumedang&#45;paparkan&#45;capaian&#45;pembangunan&#45;di&#45;hadapan&#45;tim&#45;penilai&#45;ppd&#45;2026&#45;SXeEaJDoV8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:30:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Penilaian Tahap II Wawancara dan Verifikasi Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Bupati Lantai 2 Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (2/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Penilaian Tahap II Wawancara dan Verifikasi Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Bupati Lantai 2 Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (2/7/2026).</p><p>Kedatangan tim juri disambut langsung oleh Wakil Bupati Sumedang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang beserta jajaran perangkat daerah.</p><p>Tim penilai terdiri dari Prof. Dr. Gabriel Lele, Guru Besar Tata Kelola Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Benedictus Raksaka Mahi, Ph.D., Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Dr. Alex Octavianus, Direktur Pengendalian dan Evaluasi Kebijakan Strategis III Kementerian PPN/Bappenas RI, serta Dr. rer. nat. Jayadi, S.Si., MSE., MA., Direktur Pembangunan Indonesia Barat Kementerian PPN/Bappenas RI.</p><p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati M. Fajar Aldila menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh tim penilai yang telah hadir di Kabupaten Sumedang.</p><p>"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan selamat datang kepada tim penilai Penghargaan Pembangunan Daerah di Kabupaten Sumedang. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan suatu kehormatan bagi kami," ujarnya.</p><p>Fajar juga memperkenalkan Kabupaten Sumedang sebagai City of Knowledge atau Kota Pengetahuan.&nbsp;</p><p>Menurutnya, julukan tersebut mencerminkan komitmen Sumedang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sekaligus diselingi gurauan khas mengenai ikon kuliner daerah.</p><p>"Sebagaimana tagline kami, Sumedang adalah City of Knowledge. Konon katanya, semakin sering makan tahu Sumedang, semakin pintar. Mudah-mudahan itu juga menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia," katanya disambut senyum para peserta.</p><p>Ia turut menyampaikan salam dari Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, yang berhalangan hadir karena tengah mengikuti agenda di Kementerian Dalam Negeri.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah harus didasarkan pada data yang akurat dan berkualitas.&nbsp;</p><p>Ia mengutip prinsip yang selalu disampaikan Bupati Sumedang, yakni Good Data, Good Decision, Good Result.</p><p>"Data yang baik akan menghasilkan keputusan yang baik, dan keputusan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang baik. Karena itu, kami berharap seluruh perangkat daerah dapat mempertanggungjawabkan setiap indikator pembangunan, baik makro maupun mikro, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan program," tegasnya.</p><p>Fajar juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak cepat berpuas diri atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih.</p><p>"Apapun pencapaian yang kita raih, jangan pernah membuat kita berbangga diri. Hakikatnya kita sebagai aparatur pemerintah adalah melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. Semangat melayani inilah yang harus terus kita jaga," ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai strategi, salah satunya dengan membuka akses kesempatan kerja ke luar negeri.</p><p>"Alhamdulillah, pada tahun lalu sekitar 150 warga Sumedang berhasil kami fasilitasi untuk bekerja di Jepang. Kami tidak ingin hanya menunggu investasi datang membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga proaktif membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui berbagai program yang tersedia," ungkapnya.</p><p>Melalui proses Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap berbagai inovasi, capaian pembangunan, serta tata kelola pemerintahan yang telah dilaksanakan dapat memperoleh apresiasi sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/wakil-bupati-sumedang-paparkan-capaian-pembangunan-di-hadapan-tim-penilai-ppd-2026_bR3nQMjipu.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sonia Sugian: DPRD Sumedang Terima Aspirasi Forum Masyarakat Peduli Terkait Usulan Perda Pencegahan Penyimpangan Seksual</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/sonia&#45;sugian&#45;dprd&#45;sumedang&#45;terima&#45;aspirasi&#45;forum&#45;masyarakat&#45;peduli&#45;terkait&#45;usulan&#45;perda&#45;pencegahan&#45;penyimpangan&#45;seksual&#45;TC42M2TJnc/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/sonia&#45;sugian&#45;dprd&#45;sumedang&#45;terima&#45;aspirasi&#45;forum&#45;masyarakat&#45;peduli&#45;terkait&#45;usulan&#45;perda&#45;pencegahan&#45;penyimpangan&#45;seksual&#45;TC42M2TJnc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 16:15:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Sonia Sugian, menyampaikan bahwa DPRD menerima audiensi dari Forum Masyarakat Peduli Sumedang yang menyampaikan aspirasi terkait keresahan masyarakat atas dugaan maraknya penyimpangan seksual di Kabupaten Sumedang.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Sonia Sugian, menyampaikan bahwa DPRD menerima audiensi dari Forum Masyarakat Peduli Sumedang yang menyampaikan aspirasi terkait keresahan masyarakat atas dugaan maraknya penyimpangan seksual di Kabupaten Sumedang.&nbsp;</p><p>Audiensi berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Selasa (30/6/2026).</p><p>Sonia mengatakan, aspirasi yang disampaikan forum menjadi perhatian DPRD karena berkaitan dengan perlindungan generasi muda dan upaya menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat.</p><p>"Kami dari Komisi III menerima audiensi dari Forum Masyarakat Peduli Sumedang yang menyampaikan keresahan mereka terhadap kondisi yang terjadi di Kabupaten Sumedang saat ini. Menurut aspirasi yang mereka sampaikan, fenomena LGBT sudah mulai menyasar kalangan anak-anak dan remaja sehingga perlu mendapat perhatian bersama," ujar Sonia.</p><p>Ia mengapresiasi langkah Forum Masyarakat Peduli Sumedang yang dinilainya aktif menyampaikan aspirasi kepada DPRD.</p><p>"Saya memberikan apresiasi kepada Forum Masyarakat Peduli Sumedang yang begitu inspiratif menyampaikan aspirasinya kepada kami. Hal ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap masa depan generasi muda Sumedang yang nantinya akan menjadi penentu masa depan bangsa," katanya.</p><p>Menurut Sonia, upaya menjaga kualitas generasi muda menjadi penting, terutama di tengah momentum bonus demografi menuju Indonesia Emas.</p><p>"Generasi muda merupakan aset bangsa. Karena itu, berbagai persoalan sosial yang dinilai dapat memengaruhi perkembangan mental dan moral generasi perlu mendapat perhatian melalui langkah-langkah pencegahan, edukasi, dan pembinaan," ujarnya.</p><p>Sonia menambahkan, DPRD pada prinsipnya mendukung pembahasan regulasi daerah yang mengatur upaya pencegahan berbagai bentuk penyimpangan seksual sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan.</p><p>"Kami di DPRD mendukung pembentukan Peraturan Daerah yang mengatur upaya pencegahan penyimpangan seksual. Bukan hanya terkait LGBT sebagaimana aspirasi yang disampaikan masyarakat, tetapi juga bentuk-bentuk penyimpangan seksual lainnya dan praktik prostitusi yang dinilai sebagai persoalan sosial yang perlu ditangani secara komprehensif," ucapnya.</p><p>Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.</p><p>"Peran keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga pemerintah harus berjalan bersama. Dengan sinergi tersebut diharapkan masyarakat merasa lebih aman, tenteram, serta yakin bahwa aspirasi mereka didengar dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada," pungkas Sonia.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/sonia-sugian-dprd-sumedang-terima-aspirasi-forum-masyarakat-peduli-terkait-usulan-perda-pencegahan-penyimpangan-seksual_lojWilSqk2.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Audiensi di DPRD, Forum Masyarakat Ormas Peduli Sumedang Dorong Payung Hukum Pencegahan Penyimpangan Seksual</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/audiensi&#45;di&#45;dprd&#45;forum&#45;masyarakat&#45;ormas&#45;peduli&#45;sumedang&#45;dorong&#45;payung&#45;hukum&#45;pencegahan&#45;penyimpangan&#45;seksual&#45;yQ6nVC5e0X/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/audiensi&#45;di&#45;dprd&#45;forum&#45;masyarakat&#45;ormas&#45;peduli&#45;sumedang&#45;dorong&#45;payung&#45;hukum&#45;pencegahan&#45;penyimpangan&#45;seksual&#45;yQ6nVC5e0X/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 16:00:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – Forum Masyarakat Ormas Peduli Sumedang menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Sumedang guna menyampaikan aspirasi terkait maraknya dugaan kasus pelecehan seksual serta aktivitas kelompok LGBT yang menurut mereka menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>Forum Masyarakat Ormas Peduli Sumedang menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Sumedang guna menyampaikan aspirasi terkait maraknya dugaan kasus pelecehan seksual serta aktivitas kelompok LGBT yang menurut mereka menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.&nbsp;</p><p>Audiensi berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Selasa (30/6/2026).</p><p>Audiensi dipimpin oleh Koordinator Forum Masyarakat Ormas Peduli Sumedang, Ust. Dedi Mulyadi, yang menyampaikan harapan agar DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat menyusun Peraturan Daerah (Perda) sebagai dasar hukum dalam upaya pencegahan, pembinaan, dan penyadaran terhadap perilaku seksual yang dinilai menyimpang.</p><p>"Sehubungan adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh kelompok LGBT, serta banyaknya grup gay di media sosial yang diklaim berasal dari wilayah Sumedang, kami memandang perlu adanya langkah nyata dari pemerintah untuk melindungi masyarakat melalui upaya pencegahan dan penyadaran. Karena itu kami beraudiensi dengan DPRD agar dapat dibentuk Perda sebagai payung hukum," ujar Dedi.</p><p>Audiensi diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang sekaligus Koordinator Komisi III Fraksi PDI Perjuangan, Atang Setiawan, didampingi Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PKS drg.&nbsp;</p><p>Rahmat Juliadi, Anggota Komisi III Fraksi PDI Perjuangan Heti Andorina, serta Anggota Komisi III Fraksi Partai Golkar Sonia Sugian.&nbsp;</p><p>Turut hadir perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi mengaku bersyukur karena aspirasi yang disampaikan mendapat respons positif dari DPRD.</p><p>"Alhamdulillah hari ini kami mendapat tanggapan yang baik. Aspirasi ini akan dikaji dan menurut DPRD proses pembentukan perda secara normatif membutuhkan waktu maksimal sekitar enam bulan. Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan mengenai bahaya perilaku LGBT dapat segera direalisasikan sehingga dapat meminimalisasi penyebarannya, khususnya di kalangan generasi muda di Sumedang," katanya.</p><p>Ia juga menyebut forum menerima berbagai laporan dugaan kasus pencabulan dan sodomi yang menurutnya menimbulkan keresahan masyarakat.&nbsp;</p><p>Menurut Dedi, belum adanya regulasi daerah membuat upaya penanganan dinilai belum optimal.</p><p>"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendorong DPRD agar perda ini dapat segera terbentuk sehingga pemerintah memiliki payung hukum dalam melakukan pembinaan maupun langkah-langkah pencegahan," ujarnya.</p><p>Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Atang Setiawan, mengatakan DPRD menerima aspirasi yang disampaikan Forum Masyarakat Ormas Peduli Sumedang dan akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan.</p><p>"Hari ini DPRD menerima audiensi dari Forum Masyarakat Ormas Peduli Sumedang. Intinya mereka menyampaikan aspirasi agar Pemerintah Daerah bersama DPRD menyusun regulasi berupa Peraturan Daerah terkait penanganan perilaku seksual menyimpang yang menurut mereka semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Sumedang," ujar Atang.</p><p>Namun demikian, Atang menegaskan bahwa upaya penanggulangan persoalan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata.</p><p>"Persoalan ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh stakeholder, mulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, lingkungan kerja, hingga masyarakat secara umum. Selain itu, penggunaan media sosial juga perlu mendapat perhatian karena dinilai memiliki pengaruh terhadap kelompok usia yang rentan," katanya.</p><p>Ia menambahkan, usulan pembentukan perda sebenarnya telah bergulir sejak tahun 2018.&nbsp;</p><p>Menurutnya, forum berharap dalam waktu sekitar dua pekan ke depan dapat kembali dilakukan pertemuan yang juga dihadiri oleh Bupati Sumedang guna memperkuat pembahasan terkait usulan tersebut.</p><p>"Mudah-mudahan Bupati dapat hadir sehingga aspirasi masyarakat dapat dibahas bersama pemerintah daerah. Mengenai target enam bulan, itu merupakan estimasi sesuai tahapan normatif pembentukan Perda. Kami bukan mengulur waktu, tetapi memang proses pembentukan regulasi harus melalui mekanisme yang berlaku," pungkas Atang.</p><p>Audiensi berlangsung dalam suasana kondusif dan ditutup dengan komitmen DPRD untuk mengkaji seluruh masukan yang disampaikan Forum Masyarakat Ormas Peduli Sumedang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/audiensi-di-dprd-forum-masyarakat-ormas-peduli-sumedang-dorong-payung-hukum-pencegahan-penyimpangan-seksual_TCL1675vLW.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Sumedang Gerakkan Roda UMKM dan Bantu Sesama Lewat Program &apos;Berbagi Saling Menguatkan&apos;</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/pln&#45;sumedang&#45;gerakkan&#45;roda&#45;umkm&#45;dan&#45;bantu&#45;sesama&#45;lewat&#45;program&#45;berbagi&#45;saling&#45;menguatkan&#45;bkQ3QtSxLH/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/pln&#45;sumedang&#45;gerakkan&#45;roda&#45;umkm&#45;dan&#45;bantu&#45;sesama&#45;lewat&#45;program&#45;berbagi&#45;saling&#45;menguatkan&#45;bkQ3QtSxLH/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 10:10:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – PLN UP3 Sumedang melaksanakan program kemanusiaan yang bertajuk &apos;Berbagi Saling Menguatkan&apos;. Hal itu dilakukan sebagai komitmen nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang</strong> – PLN UP3 Sumedang melaksanakan program kemanusiaan yang bertajuk 'Berbagi Saling Menguatkan'. Hal itu dilakukan sebagai komitmen nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).</p><p>Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah mengatakan, program inovatif tersebut mengusung konsep ganda (double-impact).</p><p>"Yaitu dengan membeli produk makanan dari para pedagang kecil atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang kemudian dibagikan kembali secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Sumedang," ujarnya, Selasa (30/6/2026).</p><p>Langkah ini, lanjut Ramdani, dirancang sebagai bentuk bantuan langsung yang tepat sasaran, sekaligus menjadi katalisator bagi para pelaku usaha kecil agar tetap berdaya dan mampu mengakselerasi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.</p><p>Ia juga menyampaikan, program tersebut lahir dari empati dan keinginan PLN untuk hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi yang konkret dan menyentuh dua sisi sekaligus.</p><p>"Melalui program ini, kami ingin memastikan bantuan yang diberikan oleh PLN tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Dengan membeli dagangan para pelaku UMKM, kami memberikan stimulus langsung agar roda ekonomi mereka terus berputar," katanya.</p><p>"Di sisi lain, makanan yang dibeli tersebut menjadi berkah bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini adalah wujud nyata kepedulian sosial yang tulus dan tepat sasaran," sambung Ramdani.</p><p>Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut memberikan apresiasi penuh atas konsistensi pelaksanaan program 'Berbagi Saling Menguatkan' di seluruh unit PLN Distribusi Jawa Barat .</p><p>Sugeng menegaskan, PLN berkomitmen penuh untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi lokal melalui program TJSL yang berkelanjutan.</p><p>"Kami di PLN UID Jawa Barat terus mendorong seluruh unit untuk mengimplementasikan program TJSL yang kreatif dan berdampak luas. Hal ini merupakan potret hadirnya BUMN sebagai pilar pelindung sekaligus penggerak ekonomi," paparnya.</p><p>Tak hanya itu, Sugeng juga menjelaskan jika program tersebut merupakan upaya untuk mendorong majunya roda UMKM yang sangat krusial untuk percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat. Kami berharap aksi ini dapat menginspirasi sinergi yang lebih luas ke depannya," terangnya.</p><p>Diketahui, program 'Berbagi Saling Menguatkan' tersebut mendapat sambutan hangat dari para pedagang kecil dan warga penerima manfaat.</p><p>PLN juga berkomitmen untuk terus konsisten menjalankan program-program TJSL yang berorientasi pada kemandirian ekonomi masyarakat, sejalan dengan transformasi PLN yang tidak hanya fokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga aktif menjadi motor penggerak kesejahteraan bangsa.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pln-sumedang-gerakkan-roda-umkm-dan-bantu-sesama-lewat-program-berbagi-saling-menguatkan_9K4JLyk1a7.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>LPKMA Sumedang Bekali Peserta PKW Platinum dengan Sertifikasi Keamanan Pangan dan Legalitas</title>
                <link>https://sumedang.wahananews.co/utama/lpkma&#45;sumedang&#45;bekali&#45;peserta&#45;pkw&#45;platinum&#45;dengan&#45;sertifikasi&#45;keamanan&#45;pangan&#45;dan&#45;legalitas&#45;zdsqBAhY9G/0</link>
                <comments>https://sumedang.wahananews.co/utama/lpkma&#45;sumedang&#45;bekali&#45;peserta&#45;pkw&#45;platinum&#45;dengan&#45;sertifikasi&#45;keamanan&#45;pangan&#45;dan&#45;legalitas&#45;zdsqBAhY9G/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 29 Jun 2026 14:00:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Iwan R. Purnama]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, Sumedang – LPKMA Kabupaten Sumedang terus memperkuat kompetensi peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, Sumedang – </strong>LPKMA Kabupaten Sumedang terus memperkuat kompetensi peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum.&nbsp;</p><p>Bertempat di Aula LPKMA Sumedang, Senin (29/6/2026), para peserta mendapatkan pelatihan keamanan pangan siap saji yang menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang.</p><p>Pimpinan LPKMA Kabupaten Sumedang, Hj. Eti Rusmiati, mengatakan bahwa Program PKW Platinum dirancang tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis membuat produk kuliner, tetapi juga memberikan pengetahuan mengenai standar keamanan pangan serta legalitas usaha agar siap menjadi wirausaha mandiri.</p><p>"Program PKW Platinum ini dilaksanakan selama 350 jam pelajaran (JPL), terdiri atas 48 JPL materi soft skill dan 302 JPL praktik. Hari ini peserta mendapatkan materi penjamah makanan karena selain belajar pastry dan bakery, mereka juga dibekali keterampilan street food," ujarnya.</p><p>Menurut Eti, setelah menyelesaikan pelatihan, peserta tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga akan mendapatkan bantuan berupa peralatan dan bahan usaha, pendampingan usaha, hingga fasilitasi pengurusan berbagai legalitas.</p><p>"Peserta akan difasilitasi pengurusan Sertifikat Penjamah Makanan atau PIRT, Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga sertifikasi halal. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak memulai usaha. Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa pelatihan PKW ini benar-benar dirancang untuk mencetak wirausaha baru," tegasnya.</p><p>Ia menjelaskan, LPKMA bekerja sama dengan berbagai instansi untuk mendukung program tersebut.&nbsp;</p><p>Dinas Kesehatan memberikan pelatihan keamanan pangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mendampingi pengurusan NIB, sementara sertifikasi halal difasilitasi melalui pendamping UMKM.</p><p>Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, drg. Hana Zaitunah, menjelaskan bahwa pelatihan keamanan pangan bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengolahan makanan yang aman dan layak dikonsumsi.</p><p>"Dinas Kesehatan memberikan pelatihan keamanan pangan siap saji bagi para penjamah pangan. Peserta dibekali berbagai materi, mulai dari kebijakan keamanan pangan, potensi cemaran makanan, pentingnya menjaga kebersihan diri (personal hygiene), kebersihan lingkungan, hingga sanitasi peralatan memasak dan peralatan makan," jelasnya.</p><p>Menurut Hana, pemahaman tersebut sangat penting agar produk makanan yang dihasilkan memenuhi standar keamanan sehingga aman didistribusikan maupun dikonsumsi masyarakat.</p><p>Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan mengikuti seluruh tahapan pelatihan, mulai dari pre-test, mengikuti seluruh materi yang diberikan, hingga post-test sebagai evaluasi akhir.</p><p>"Peserta harus mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Setelah dinyatakan lulus sesuai nilai minimal yang ditentukan, mereka akan memperoleh Sertifikat Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan," katanya.</p><p>Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam proses produksi makanan sehingga dapat menghasilkan produk yang sehat, higienis, aman, dan memiliki daya saing di pasaran.</p><p>Melalui Program PKW Platinum, LPKMA Sumedang berupaya menciptakan wirausaha baru yang tidak hanya memiliki keterampilan produksi, tetapi juga memahami aspek keamanan pangan, legalitas usaha, serta mampu menghasilkan produk kuliner yang berkualitas dan terpercaya di tengah masyarakat.</p><p><strong>[Redaktur: Ajat Sudrajat]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/lpkma-sumedang-bekali-peserta-pkw-platinum-dengan-sertifikasi-keamanan-pangan-dan-legalitas_M7ikTU9176.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->