WAHANANEWS.CO, Sumedang - Sebanyak 352 siswa-siswi Kelas IX SMP Negeri 5 Sumedang resmi dilepas dalam kegiatan Pelepasan Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung di halaman Kampus SMPN 5 Sumedang, Senin (15/6/2026).
Mengusung tema “Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, namun setiap kenangan akan selalu abadi dalam ingatan” dengan tagline “Menjaga Ikatan, Mengejar Mimpi”, acara berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri para siswa, orang tua, dewan guru, komite sekolah, serta tamu undangan.
Baca Juga:
SMAN 1 Sumedang Lepas 388 Siswa Kelas XII, Digelar Sederhana dan Penuh Makna
Dalam prosesi pelepasan, perwakilan siswa dan siswi Kelas IX menjalani prosesi simbolis pelepasan atribut sekolah yang dilakukan langsung oleh Kepala SMPN 5 Sumedang.
Atribut tersebut kemudian diserahkan kembali kepada orang tua siswa yang diwakili oleh Komite Sekolah sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan para siswa di tingkat SMP.
Suasana haru semakin terasa ketika jajaran guru dan pegawai SMPN 5 Sumedang memberikan bunga kepada Kepala Sekolah, Enung Titin Agustikawati, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi menjelang berakhirnya masa jabatan beliau.
Baca Juga:
SMP Ar Rafi’ BHS Sumedang Gelar Screw Students Creativity Show & Expo 2026
Dalam sambutannya, Enung Titin Agustikawati menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMPN 5 Sumedang atas kerja sama yang terjalin selama ini.
“Yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Lima Akur atas kerja sama yang luar biasa. Sehingga pada hari ini kita bisa melaksanakan kegiatan pelepasan dengan baik dan lebih meriah dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pelepasan tahun ini sengaja dibuat sederhana dengan tetap mengedepankan makna kebersamaan dan kesederhanaan, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang melarang kegiatan perpisahan dengan biaya tinggi.
Menurutnya, penggunaan kebaya, jas, maupun kostum yang berlebihan dapat menimbulkan beban biaya bagi orang tua serta berpotensi memunculkan kesenjangan sosial di antara siswa.
“Saya setuju dengan kebijakan tersebut karena selain memerlukan biaya yang cukup besar, juga dapat menimbulkan rasa minder bagi siswa yang tidak mampu. Karena itu, kami memilih menyelenggarakan kegiatan ini secara sederhana, namun tetap bermakna,” katanya.
Pada kesempatan itu, Enung juga menyampaikan pesan penuh haru kepada para lulusan.
“Rasanya baru kemarin kalian datang dengan seragam putih biru yang masih kebesaran, membawa rasa malu-malu dan tawa polos di gerbang sekolah ini. Hari ini kalian berdiri sebagai pribadi yang lebih dewasa dan siap melangkah menuju masa depan yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Ia mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tantangan baru yang harus dihadapi dengan semangat dan optimisme.
“Lulus dari sekolah ini bukan akhir dari sebuah cerita, melainkan gerbang besar menuju petualangan sesungguhnya. Jangan pernah takut menghadapi dunia dan masa depan yang baru. Selamat atas kelulusan kalian, terbanglah tinggi, tetap rendah hati, dan buatlah orang tua bangga. Doa kami senantiasa menyertai kalian,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Komite SMPN 5 Sumedang, H. Uu Mulyana, mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di SMPN 5 Sumedang dan melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Ia berpesan kepada siswa yang belum diterima di sekolah negeri agar tidak berkecil hati karena masih banyak peluang untuk meraih kesuksesan melalui sekolah swasta.
“Jangan merasa prihatin apabila belum diterima di sekolah negeri. Masih ada tahapan berikutnya dan masih banyak pilihan sekolah yang berkualitas. Pada prinsipnya kurikulum SMA maupun SMK, baik negeri maupun swasta, sama. Yang membedakan adalah bagaimana kita belajar dan berusaha,” ujarnya.
H. Uu Mulyana juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekolah, para guru, dan seluruh tenaga kependidikan yang telah membimbing para siswa hingga lulus.
“Kami dari Komite SMP Negeri 5 Sumedang mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kepala Sekolah dan seluruh guru yang telah mendidik dan membimbing putra-putri kami hingga menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 5 Sumedang,” katanya.
Ia pun mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjaga nama baik almamater di manapun berada.
“Kalian tetap alumni SMP Negeri 5 Sumedang, baik nanti melanjutkan ke SMA maupun SMK. Jagalah nama baik almamater dan tunjukkan prestasi yang membanggakan. Jangan sampai memalukan keluarga besar SMP Negeri 5 Sumedang,” pesannya.
Acara pelepasan berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum berharga bagi para siswa untuk mengenang perjalanan selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMPN 5 Sumedang, sebelum melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan masa depan yang lebih cerah.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]