WAHANANEWS.CO, Sumedang – Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara, bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sumedang tersebut diikuti oleh jajaran aparatur dari DPMD Kabupaten Sumedang, Dinas Sosial Kabupaten Sumedang, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Harganas Ke - 31, Kota Binjai Raih Empat Penghargaan Sekaligus
Peringatan Harganas tahun ini mengusung tema "Ayah bukan sekadar pelengkap, kehadiranmu adalah pilar kekuatan anak.
Semoga para ayah di seluruh Indonesia semakin hadir membersamai tumbuh kembang buah hati." Tema tersebut menegaskan pentingnya peran ayah dalam membangun keluarga yang harmonis sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Dian Sukmara membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Baca Juga:
Puncak Peringatan Ke- 31 Hari Keluarga Nasional Provinsi Sumut, Pemko Binjai Raih Berbagai Penghargaan
Dalam sambutannya ditegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh keluarga Indonesia untuk kembali memperkuat fondasi keluarga sebagai tempat yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi unggul.
"Keluarga merupakan benteng pertama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di era VUCA yang penuh gejolak, ketidakpastian, kompleksitas, dan perubahan yang sangat cepat, keluarga harus menjadi institusi yang kokoh agar mampu melindungi anak-anak dari berbagai ancaman, baik sosial, ekonomi, maupun perkembangan teknologi digital," demikian kutipan sambutan yang disampaikan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa ketahanan keluarga memiliki peran strategis dalam menyongsong bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.