WAHANANEWS.CO, Sumedang – Lembaga pendidikan mental aritmetika ASMA (Adil Sempoa Mandiri) Cabang Sumedang menggelar Olimpiade Daerah Sempoa dan Miwisuda ASMA Tahun 2026 bertema "Generasi Cerdas Numerasi Berakhlak Islami" di Gedung Creative Centre Sumedang, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi ajang evaluasi kemampuan siswa sekaligus momentum pelepasan peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan hingga level tertinggi di ASMA.
Baca Juga:
Prabowo Isyaratkan Penghargaan Bonus Atlet di Asian Games Berpotensi Lebih Besar
Ratusan siswa bersama orang tua dan para guru dari berbagai unit ASMA di Kabupaten Sumedang turut hadir memeriahkan acara bertajuk Gebyar Anak Sholeh, Cerdas dan Kreatif tersebut.
Perlu diketahui, ASMA (Adil Sempoa Mandiri) merupakan lembaga pendidikan kursus mental aritmetika atau sempoa berskala nasional.
Program pembelajarannya dirancang untuk membantu anak mengembangkan kemampuan berhitung, meningkatkan fungsi kognitif, konsentrasi, serta membangun kemandirian dalam belajar.
Baca Juga:
Kunjungi KONI Pusat, Erick Thohir Tekankan Pentingnya Kolaborasi Menuju PON hingga Olimpiade
Ketua Pelaksana kegiatan, Ati Rohaeti, mengatakan bahwa Olimpiade Daerah merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk evaluasi hasil belajar siswa selama satu tahun.
"Kegiatan ini merupakan Olimpiade Daerah tingkat Kabupaten Sumedang yang bertujuan mengevaluasi kemampuan siswa selama belajar satu tahun. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengasah kemampuan mereka agar berani berkompetisi dengan teman-teman lainnya. Dari kompetisi ini tentu akan ada yang menjadi juara, namun yang paling penting adalah proses belajarnya," ujarnya.
Ati menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi kelulusan atau miwisuda bagi siswa yang telah menyelesaikan pembelajaran hingga Level 7 dan lulus ujian utama.
Setelah itu dilanjutkan dengan lomba mental aritmetika yang diikuti siswa-siswi ASMA se-Kabupaten Sumedang.
Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar kemenangan.
"Harapan kami, anak-anak memperoleh pengalaman, meningkatkan rasa percaya diri, dan memiliki keberanian untuk berkompetisi, khususnya di bidang aritmetika. Kemenangan bukanlah tujuan utama, tetapi proses belajar yang mereka jalani," katanya.
Sementara itu, Direktur ASMA Cabang Sumedang, Ike Medyawati Setiarini, mengungkapkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 120 siswa yang berasal dari 12 unit ASMA di Kabupaten Sumedang.
"Hari ini kami melaksanakan Miwisuda dan Olimpiade ASMA Cabang Sumedang yang diikuti oleh 120 siswa dari 12 unit. Untuk miwisuda tahun ini terdapat 23 siswa yang telah lulus hingga Level 7," jelas Ike.
Ia menyebutkan, ke-12 unit ASMA Cabang Sumedang tersebut berada di Tanjungsari (Firazh), As Shofwa, SD IT Khaira Ummah, Cibeureum, Cimalaka, Conggeang, Gasfaro, Pascal, Sawala, Ganeas, Ganesha Pratama, dan Tanjungkerta.
Menurut Ike, ASMA Cabang Sumedang telah berdiri sejak tahun 2000 dan kini memasuki usia 26 tahun dengan jumlah sekitar 300 siswa aktif.
Ia menambahkan, Olimpiade Daerah dan miwisuda merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi atas perkembangan siswa sekaligus motivasi untuk terus berprestasi.
"Harapan kami, perjuangan anak-anak yang belajar dari Level 1 hingga Level 7 dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi masa depan mereka. Alhamdulillah, banyak alumni ASMA yang kini telah berhasil, bahkan beberapa di antaranya menjadi guru ASMA," pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan Olimpiade Daerah dan Miwisuda 2026 ini, ASMA Sumedang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul dalam kemampuan numerasi, memiliki daya pikir yang baik, serta tetap berlandaskan nilai-nilai akhlak Islami sesuai dengan tema yang diusung, "Generasi Cerdas Numerasi Berakhlak Islami."
[Redaktur: Ajat Sudrajat]