WAHANANEWS.CO, Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Sumedang menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumedang yang digelar di Cafe Sore Space, Sumedang, Jumat malam (24/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta tersebut mengusung tema "Melepas Perasaan, Merayakan Muda". Acara berlangsung dalam suasana hangat dengan rangkaian seremoni pemotongan tumpeng, penyampaian pesan kebangsaan kepada para pemuda, hingga hiburan musik dan pemutaran film yang disesuaikan dengan minat generasi muda.
Baca Juga:
Usai Resmikan TK Negeri Sartika, Bupati Sumedang Tinjau Hasil Rehabilitasi SDN Sempora di Buahdua
Ketua KNPI Kabupaten Sumedang yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Muhammad Ridzki Kharisma, mengatakan tema yang diusung merupakan upaya KNPI untuk membuka ruang yang lebih luas bagi seluruh pemuda, tidak hanya mereka yang aktif dalam organisasi kepemudaan.
"Selama ini KNPI sering dipandang eksklusif karena hanya berinteraksi dengan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Melalui kegiatan ini kami ingin lebih dekat dengan para pemuda yang belum aktif berorganisasi, sehingga semakin banyak anak muda yang dapat disentuh dan dilibatkan," ujarnya.
Menurut Ridzki, langkah tersebut sejalan dengan pesan Bupati Sumedang mengenai pentingnya membangun revolusi kesadaran pemuda melalui aksi nyata yang berdampak positif bagi masyarakat.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Resmikan TK Negeri Sartika di Buahdua, Dukung Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini
Ia juga menyoroti berbagai persoalan yang melibatkan kalangan muda, termasuk fenomena kenakalan remaja dan tindak kriminal yang dilakukan oleh usia muda.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa sepenuhnya disalahkan kepada para pemuda.
"Kami juga harus melakukan introspeksi. Bisa jadi edukasi yang kami berikan kepada pemuda masih belum optimal. Kalau pembinaan dan edukasi berjalan lebih baik, saya yakin semakin banyak pemuda yang memiliki cara berpikir positif dan terarah," katanya.
Ridzki mengajak seluruh generasi muda untuk mempersiapkan masa depan dengan menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
"Tugas kita sebagai anak muda adalah menjamin masa depan kita masing-masing. Jadilah pribadi yang mandiri, berkecukupan, membangun keluarga yang baik, tidak meresahkan masyarakat, dan memberi manfaat bagi sesama. Itu sudah merupakan kontribusi yang luar biasa," pesannya.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan ucapan selamat atas usia ke-53 KNPI.
Ia berharap organisasi kepemudaan tersebut semakin solid, matang, serta menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda di Kabupaten Sumedang.
"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-53 KNPI. Semoga KNPI semakin menjadi organisasi yang solid, semakin matang, dan menjadi rumah besar bagi para pemuda yang mampu melahirkan gagasan, karya, serta pengabdian terbaik bagi masyarakat," ujar Dony.
Menurutnya, KNPI tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpun, tetapi juga harus mampu menggerakkan potensi pemuda sehingga melahirkan inovasi dan karya yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ia menegaskan perlunya revolusi kesadaran pemuda, yakni perubahan pola pikir yang diwujudkan melalui tindakan nyata.
"Revolusi kesadaran harus mentransformasikan kesadaran menjadi aksi nyata yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika keberadaan KNPI memberikan dampak, maka tanpa diminta pun para pemuda akan datang, bergabung, dan mencintai organisasi ini," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Dony juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks, terutama akibat perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang berlangsung sangat cepat.
Karena itu, menurutnya, para pemuda harus terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan, pelatihan, workshop, organisasi, maupun berbagai pengalaman yang mampu memperluas wawasan dan jejaring.
"Kalau dunia berubah dengan cepat, maka kita juga harus mampu beradaptasi. Tingkatkan kompetensi, terus belajar, bangun jaringan, dan yang paling penting adalah menjaga integritas serta karakter," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya memiliki visi yang jelas, berpikiran terbuka, dan berani mengeksekusi gagasan, bukan hanya berhenti pada diskusi dan penyusunan konsep.
"Sering kali kita memiliki banyak ide, banyak proposal, tetapi berhenti pada wacana. Yang dibutuhkan adalah keberanian mengeksekusi. Open mind, open heart, dan open will harus dimiliki agar gagasan benar-benar menjadi karya nyata," tegasnya.
Di hadapan para peserta, Dony menyampaikan bahwa setiap pemuda harus mulai menyiapkan diri sebagai calon pemimpin masa depan.
Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki visi jauh ke depan, mampu menginspirasi, terbuka terhadap kritik dan masukan, adaptif terhadap perubahan zaman, serta terus berorientasi pada pencapaian yang melampaui target.
"Pemimpin harus memberikan harapan, bukan ratapan. Pemimpin juga harus mampu mengidentifikasi perubahan yang ingin diwujudkan, memiliki visi, menginspirasi, berpikiran terbuka, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan terus progresif dalam mencapai tujuan," ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Dony mengajak seluruh kader KNPI untuk memanfaatkan organisasi sebagai ruang belajar, berkolaborasi, memperkuat jejaring, sekaligus mengabdikan diri kepada masyarakat.
"Siapkan diri mulai sekarang. Matangkan diri di rumah besar KNPI. Jadikan setiap forum sebagai ruang belajar dan ruang tumbuh. Saya yakin dari para pemuda yang hadir malam ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Kabupaten Sumedang," pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]