WAHANANEWS.CO, Sumedang – Puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Kabupaten Sumedang berlangsung meriah di halaman Pusdai Islamic Center Sumedang, Sabtu (25/7/2026). Mengusung tema "Terwujudnya Gerakan Koperasi Kabupaten Sumedang yang Kuat, Mandiri, Modern, dan Berdaya Saing dalam Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan dan Berkelanjutan" dengan semangat "Simpatina Kadeuleu, Karampa, Karasa", kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan gerak jalan sehat dan senam bersama yang diikuti ratusan insan koperasi.
Baca Juga:
Komisi IX DPR Minta Aktor Intelektual Dugaan Fraud BPJS Kesehatan Dibongkar Hingga Tuntas
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan sosial seperti pengobatan gratis, donor darah, layanan BPJS Ketenagakerjaan, Bank Syariah Indonesia (BSI), hingga stan pelayanan koperasi.
Acara semakin semarak dengan pembagian santunan kepada anak yatim, penyerahan piagam penghargaan kepada koperasi dan tokoh koperasi berprestasi, hiburan rakyat, serta pembagian door prize.
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sumedang, Aa Kartiwa, optimistis gerakan koperasi di Sumedang akan semakin maju di masa mendatang.
Baca Juga:
Care Beyond Claim Jadi Langkah Pemkab Sumedang Kurangi Pengangguran dan Ciptakan Wirausaha Baru
Menurutnya, kepengurusan yang ada saat ini memiliki kapasitas dalam tata kelola organisasi, pengembangan bisnis, hingga advokasi hukum.
"Kami yakin gerakan koperasi akan lebih baik dari hari ini. Kepengurusan yang ada memiliki kemampuan dalam tata kelola, bisnis, dan advokasi hukum. Tantangan ke depan, termasuk hadirnya Koperasi Desa Merah Putih, harus dijawab dengan penguatan kelembagaan yang baik," ujarnya.
Ia menegaskan, koperasi harus dibangun tidak hanya dari sisi kelembagaan, tetapi juga dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menciptakan tata kelola koperasi yang profesional.
"Saya meminjam istilah Majelis Pakar, bangunlah jiwa, bangunlah badan. Jiwa berarti membangun semangat gotong royong, saling membantu, dan kepedulian. Sedangkan badan berarti memperkuat kelembagaan dan tata kelola usaha yang terintegrasi sehingga koperasi menjadi pilar ekonomi sirkular di Kabupaten Sumedang," katanya.
Aa Kartiwa juga berharap koperasi di Kabupaten Sumedang mampu menjadi percontohan di tingkat nasional.
Ia mengapresiasi para tokoh dan koperasi berprestasi yang menerima penghargaan sebagai bentuk motivasi agar terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Dr. H. Asep Sumaryana, mengucapkan selamat Hari Koperasi ke-79 kepada seluruh insan koperasi.
Ia berharap momentum ini semakin membangkitkan semangat untuk membangun koperasi yang lebih maju.
"Kami mengucapkan selamat Hari Koperasi. Mudah-mudahan semangat dan spirit membangun koperasi terus tumbuh. DPRD siap mendukung Dekopinda dan seluruh gerakan koperasi agar semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, Ayuh Hidayat, menyebut pelaksanaan Hari Koperasi tahun ini menjadi tantangan untuk menghadirkan kegiatan yang lebih besar pada tahun mendatang.
"Insyaallah tahun depan puncak Hari Koperasi harus lebih meriah dengan melibatkan seluruh anggota koperasi di Kabupaten Sumedang. Kami ingin menjadikan Sumedang sebagai kabupaten koperasi yang maju, kuat, dan menjadi kebanggaan Jawa Barat," katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus mendorong peningkatan kualitas koperasi agar semakin profesional dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sementara itu, sambutan Bupati Sumedang yang dibacakan Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sumedang, Asep Uus Ruspandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi serta jajaran Dekopinwil Jawa Barat yang telah mendukung kemajuan gerakan koperasi di Kabupaten Sumedang.
Dalam sambutannya disebutkan, peringatan Hari Koperasi ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun koperasi yang sehat, mandiri, modern, dan berdaya saing.
Saat ini Kabupaten Sumedang memiliki 1.083 koperasi, dengan sekitar 600 koperasi aktif. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah agar koperasi semakin kuat sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen memberikan pendampingan, fasilitasi, pendidikan, dan pelatihan kepada koperasi agar mampu naik kelas menjadi koperasi yang sehat, mandiri, modern, dan memiliki daya saing tinggi," ujar Asep Uus membacakan sambutan Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa semangat pembangunan Sumedang MembuMI melalui nilai Kadeuleu, Karampa, Karasa harus tercermin dalam gerakan koperasi, yakni menghadirkan hasil yang nyata, cepat beradaptasi terhadap perubahan, dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga memberikan penghargaan kepada koperasi berprestasi dan tokoh koperasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memajukan gerakan koperasi.
Selain itu, koperasi-koperasi di Sumedang turut menunjukkan kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan berbagai bantuan sosial lainnya.
Dengan semangat Hari Koperasi ke-79, Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Dekopinda berharap koperasi semakin menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan sumber daya manusia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]