WAHANANEWS.CO, Sumedang – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang sukses melaksanakan penyalaan tambah daya listrik untuk salah satu titik vital jalur trans-Jawa, yaitu Rest Area Tol Cipali KM 164B.
Fasilitas yang dikelola oleh PT Lintas Marga Sadaya ini resmi naik daya dari 345 kVA menjadi 520 kVA.
Baca Juga:
Target PLTS 100 GW Dikebut Dua Tahun, ALPERKLINAS: PLN Perlu Dukungan Semua Elemen Bangsa
Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah mengatajan, langkah strategis tersebut merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan layanan yang optimal, andal, dan efektif guna mendukung sektor bisnis dan infrastruktur publik.
"Peningkatan kapasitas listrik ini diharapkan mampu mendongkrak operasional rest area yang menjadi urat nadi pergerakan masyarakat dan logistik, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar," ujarnya, Senin (13/7/2026).
Ramdani juga menyampaikan, jika proses penambahan daya tersebut berjalan dengan lancar berkat kolaborasi yang baik antara PLN dan pihak pengelola.
Baca Juga:
Kolaborasi PLN dan Polri Perkuat Keandalan Listrik, ALPERKLINAS: Kepentingan Masyarakat Harus Menjadi Prioritas
"Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang cepat, efektif, dan andal bagi para pelaku usaha. Rest Area KM 164B ini memiliki peran strategis di jalur Tol Cipali. Dengan daya yang kini lebih besar, kami memastikan kebutuhan listrik untuk tenant, UMKM, fasilitas pengisian kendaraan listrik, serta penerangan di area ini dapat terpenuhi secara optimal tanpa kendala," terangnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhamad Joharifin, menegaskan bahwa PLN siap berdiri di garda terdepan untuk mendukung pertumbuhan dunia bisnis di Jawa Barat.
Menurutnya, listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerang, melainkan sebagai penggerak roda perekonomian nasional.
"Peningkatan daya untuk kebutuhan rest area adalah bukti nyata kontribusi PLN dalam mendorong ekosistem bisnis yang produktif. Ketika fasilitas publik dan pusat bisnis mendapatkan pasokan listrik yang andal, perputaran ekonomi di dalamnya akan semakin cepat," paparnya.
"Tenant-tenant lokal dan UMKM dapat beroperasi maksimal, yang pada akhirnya berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat luas," sambung Joharifin.
Melalui sinergi ini, lanjut Joharifin, PT Lintas Marga Sadaya selaku pengelola kini dapat mengembangkan fasilitas rest area dengan lebih fleksibel dan inovatif, memberikan kenyamanan ekstra bagi para pengguna jalan tol yang melintas.
"PLN terus membuka pintu kolaborasi bagi para pelaku industri dan bisnis lainnya untuk melakukan tambah daya maupun pasang baru dengan layanan yang mudah, transparan, dan responsif melalui aplikasi PLN Mobile maupun koordinasi langsung dengan unit layanan setempat," tuturnya.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]