WAHANANEWS.CO, Sumedang - DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat menggelar diskusi politik internal partai yang berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang, Senin (18/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus partai, kader, anggota fraksi, serta tokoh internal partai. Hadir pula Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Bidang Komunikasi, Adian Napitupulu, yang memberikan pemaparan terkait kondisi politik nasional, ekonomi, dan sosial budaya di Indonesia.
Baca Juga:
Singgung Peredaran Obat Tipe G Jelang Ramadhan, Anim Imamuddin Ajak Warga Kolaborasi
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang, Atang Setiawan, mengatakan Kabupaten Sumedang mendapat kehormatan atas kunjungan Adian Napitupulu dalam rangkaian agenda diskusi politik di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.
“Alhamdulillah Sumedang mendapat kunjungan dari Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Bidang Komunikasi, Bapak Adian Napitupulu. Beliau sengaja berkeliling ke seluruh kabupaten/kota dalam rangka diskusi politik berkaitan dengan kondisi politik, ekonomi, maupun sosial budaya di Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.
Menurut Atang, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran politik bagi kader partai dalam menyikapi kondisi bangsa saat ini.
Baca Juga:
Tour of Duty Fraksi PDI-P, Lima Belas Anggota DPR Dirotasi
“Ajang diskusi ini merupakan ajang pembelajaran bagi kader-kader partai dalam rangka menyikapi kondisi negara hari ini,” katanya.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu nasional menjadi sorotan, mulai dari kebijakan pemerintah, mekanisme penganggaran APBN, hingga dampak kenaikan nilai dolar terhadap rupiah terhadap kehidupan masyarakat.
“Tadi dibahas mengenai kebijakan-kebijakan fundamental dan populis dari Presiden. Kami juga diberikan penjelasan mengenai mekanisme penganggaran APBN dan dikaitkan dengan kondisi faktual di lapangan, termasuk program MBG,” jelas Atang.
Selain itu, kata dia, diskusi juga menyoroti dampak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Melonjaknya kenaikan dolar terhadap rupiah secara langsung maupun tidak langsung berdampak terhadap seluruh segmen kebutuhan dasar masyarakat, termasuk masyarakat di desa,” ungkapnya.
Atang menambahkan, materi yang disampaikan Adian Napitupulu dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono mendapat respons positif dari peserta diskusi.
“Dua jam durasi diskusi terasa sangat cepat karena cara penyampaiannya menarik dan mudah dimengerti,” katanya.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang untuk mengukuhkan sejumlah badan dan sayap partai di tingkat kabupaten.
Beberapa badan partai yang dikukuhkan di antaranya Badan Riset dan Analisis Kebijakan (BARAK) yang dipimpin Dadang Kusna, Badan Ekonomi Kreatif dipimpin Yadi Mulyadi, Baitul Muslimin Indonesia dipimpin KH Eman Sulaeman, Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat dipimpin Dahlia Sobana, Badan Penanggulangan Bencana dipimpin Deasy, Badan Saksi Pemilu Nasional dipimpin Dede Juariyah, serta Badan Kebudayaan Nasional yang dipimpin Abah Akok.
Sementara untuk organisasi sayap partai, Relawan Perjuangan Demokrasi diketuai Dimpu Silaban. Adapun beberapa sayap organisasi lainnya masih dalam proses pembentukan dan pengukuhan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]