WAHANANEWS.CO, Sumedang – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menghadiri sekaligus memberikan materi pada kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumedang Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Asrama Haji Pusdai Islamic Center Sumedang, Senin malam (10/8/2026).
Baca Juga:
Wakil Bupati Sumedang Tutup SPARTAN 3x3 Spendasu Championship 2026, Motivasi Generasi Muda Raih Prestasi Lewat Olahraga
Pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka Kabupaten Sumedang dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan para peserta sebelum menjalankan tugas pada rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang, Asep Rahmat Hidayat, mengatakan proses seleksi calon Paskibraka telah dilakukan sejak April 2026.
“Alhamdulillah, malam hari ini saya hadir di Islamic Center. Untuk Paskibraka ini kita sudah melakukan beberapa seleksi mulai April. Alhamdulillah, mulai tanggal 9 sampai tanggal 18 Paskibraka Kabupaten Sumedang mengikuti pemusatan,” ujar Asep.
Baca Juga:
Peringati HUT ke-64 PWRI, Pensiunan Didorong Terus Berkarya untuk Pembangunan
Menurutnya, para calon Paskibraka nantinya akan menjalankan tugas penting dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, khususnya dalam prosesi pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026.
Namun, kata Asep, pemusatan Paskibraka tidak semata-mata ditujukan untuk membentuk kemampuan teknis baris-berbaris maupun pengibaran bendera.
Lebih dari itu, para peserta dipersiapkan menjadi generasi muda yang mampu menjadi teladan atau role model sekaligus duta Pancasila di lingkungan masing-masing.
“Bukan hanya nanti anak-anak itu dididik untuk bisa baris-baris, tetapi Paskibraka ini memang diharapkan menjadi role model, menjadi duta-duta Pancasila,” katanya.
Asep menjelaskan, selama pemusatan berlangsung, peserta mendapatkan jadwal latihan teknis sekaligus pembekalan dari sejumlah tokoh dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumedang.
Pada pagi hari, para peserta difokuskan pada latihan teknis sebagai persiapan pengibaran bendera.
Sementara di sela-sela agenda latihan, mereka mendapatkan berbagai materi yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan dan karakter.
“Pada pemusatan ini ada beberapa rundown acara. Pagi-pagi mereka fokus terhadap latihan untuk pengibaran, tetapi juga kita lakukan beberapa materi yang disampaikan para tokoh,” ungkapnya.
Sejumlah unsur Forkopimda turut dilibatkan sebagai narasumber. Sebelumnya, Bupati Sumedang juga telah hadir memberikan materi kepada para calon Paskibraka.
Pada Senin malam, pembekalan diberikan oleh unsur DPRD Kabupaten Sumedang, termasuk Ketua Komisi I, serta Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila.
Sementara itu, dari jajaran Polres Sumedang sebelumnya telah memberikan pembekalan yang diwakili oleh Kasi Humas. Materi juga diberikan oleh Kasdim 0610/Sumedang.
Asep menambahkan, Kejaksaan Negeri Sumedang dijadwalkan turut memberikan materi kepada para peserta.
Pembekalan tersebut akan berkaitan dengan kepemudaan, pemahaman hukum, persoalan pidana, serta pencegahan korupsi.
“Insya Allah besok sudah ada konfirmasi langsung, Pak Kajari juga akan memberikan materi yang berkaitan dengan bagaimana pemuda itu harus tampil dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan masalah pidana, hukum dan korupsi,” ujarnya.
Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang juga dijadwalkan hadir sebagai narasumber dalam rangkaian pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut.
Asep berharap proses pemusatan dapat melahirkan anggota Paskibraka yang memiliki kemampuan teknis, karakter kuat, nasionalisme tinggi, serta pemahaman terhadap ideologi Pancasila.
“Pada pemusatan ini kami mengharapkan Paskibra menjadi generasi muda yang nantinya menjadi role model, punya nasionalisme yang tinggi, ideologi Pancasila tertanam dalam jiwa-jiwa mereka,” katanya.
Menurutnya, peran Paskibraka tidak berhenti setelah mereka menunaikan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus mendatang.
Para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjadi duta-duta Pancasila yang ikut membantu Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mengajak generasi muda untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
“Setelah selesai pengibaran bendera, mereka itu akan menjadi duta-duta Pancasila yang akan membantu Pemerintah Kabupaten Sumedang mengajak generasi muda yang ada di lingkungannya, di sekolahnya, ataupun di masyarakat untuk menyosialisasikan bahwa persatuan dan kesatuan bisa utuh setelah ada ideologi Pancasila di jiwa-jiwa bangsa Indonesia,” pungkas Asep.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]