WAHANANEWS.CO, Sumedang - Jamaah haji Kloter 29 KJT asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telah menyelesaikan prosesi lontar Jumrah Aqabah di Mina dengan lancar dan khusyuk.
Kegiatan ibadah tersebut dilaksanakan bersama jajaran pembimbing dan tokoh agama dari sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Baca Juga:
Pemkab Kolaka Sewa Enam Pesawat Wings Air Angkut 431 Calon Haji 2026
Turut mendampingi jamaah dalam pelaksanaan ibadah tersebut di antaranya Prof. Dr. KH. Muhyidin Abdul Qodir Al Manafi, MA dari KBIHU As Syifa, KH. Asep Fu’ad Adnan, M.Ag dari KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, Dra. Hj. Aam Salamah dari KBIHU Intania, Drs. H. Shohibin, Ph.D dari PHD Kabupaten Sumedang, KH. Alan Sudirman, M.Ag dari KBIHU Bina Insan sekaligus PHD Kabupaten Sumedang, serta KH. Yahya Kamal, M.Pd.I dari PHD Kabupaten Tasikmalaya.
Hal tersebut disampaikan oleh pimpinan KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang di Mina, Rabu (27/05/2026).
Jamaah haji Indonesia bersama jutaan umat Islam dari berbagai negara di dunia melaksanakan prosesi melontar Jumrah Aqabah di Mina yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Baca Juga:
107 Jamaah Haji Asal Tapteng Tiba di Tanah Air, 1 Meninggal di Madinah
Dalam balutan pakaian ihram, para jamaah menjalankan salah satu rangkaian wajib haji tersebut dengan penuh semangat, tertib, dan kekhusyukan.
Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari, KH. Asep Fu’ad Adnan, M.Ag mengatakan bahwa prosesi lontar jumrah memiliki makna spiritual yang sangat mendalam bagi jamaah haji.
“Prosesi melontar jumrah ini menjadi simbol penolakan terhadap godaan setan dan menjadi momentum spiritual yang mendalam bagi seluruh jamaah. Para jamaah berharap ibadah ini menjadi penyempurna haji mereka serta membawa keberkahan bagi keluarga dan kampung halaman,” ujarnya.