WAHANANEWS.CO, Sumedang - Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang melalui Kelompok Kerja Pengawas TK (KKPTK) bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah TK menggelar Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah TK dalam Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan sebagai Upaya Mewujudkan Pembelajaran yang Bermakna dan Mendukung Tumbuh Kembang Anak secara Optimal.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tampomas PPS, Kabupaten Sumedang, Jumat (14/8/2026), dan dibuka oleh Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Larang Pelajar SMA-SMK Bawa Motor ke Sekolah, Pemprov Jabar Keluarkan Aturan Resmi
Kegiatan diikuti oleh seluruh kepala sekolah TK se-Kabupaten Sumedang.
Ketua Kelompok Kerja Pengawas TK Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Chandrawati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas kepala sekolah, khususnya dalam menyusun dan mengembangkan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang sesuai dengan karakteristik masing-masing satuan pendidikan.
“Hari ini ada kegiatan peningkatan kapasitas untuk kepala sekolah, bekerja sama dengan KKPTK dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah TK. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja pengawas dalam memberikan pendampingan, pelatihan, dan bimbingan bagi kepala sekolah,” ujar Chandrawati.
Baca Juga:
Larang Pelajar SMA-SMK Bawa Motor ke Sekolah, Pemprov Jabar Keluarkan Aturan Resmi
Menurutnya, pelaksanaan bimbingan teknis tersebut juga dilatarbelakangi hasil supervisi yang dilakukan para pengawas TK di lapangan.
Dari hasil supervisi, masih ditemukan sejumlah hal dalam penyusunan kurikulum satuan pendidikan yang perlu diperbaiki dan disempurnakan.
“Kegiatan hari ini terkait pengembangan kurikulum satuan pendidikan. Ini dilatarbelakangi hasil supervisi pengawas TK, di mana di lapangan masih ada kurikulum yang perlu dilakukan perbaikan-perbaikan,” katanya.
Selain hasil supervisi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman kepala sekolah terhadap kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan, termasuk perubahan regulasi yang menjadi landasan dalam pengembangan kurikulum.
Chandrawati mengungkapkan, antusiasme kepala sekolah dalam mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi.
Hal itu terlihat dari kehadiran seluruh kepala sekolah TK di Kabupaten Sumedang.
“Alhamdulillah, kepala sekolah mendukung dan semuanya hadir dalam kegiatan ini,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui bimbingan teknis tersebut para kepala sekolah memiliki wawasan dan kemampuan yang semakin baik dalam menyusun Kurikulum Satuan Pendidikan.
Kurikulum yang disusun, kata Chandrawati, diharapkan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi benar-benar mencerminkan kondisi dan karakteristik masing-masing sekolah.
“Harapannya, dengan adanya kegiatan ini para kepala sekolah memiliki wawasan tentang bagaimana penyusunan kurikulum yang sesuai dengan lingkungan sekolahnya atau karakter sekolahnya, budaya dan adat kebiasaan di sekolahnya, serta sesuai dengan kebutuhan anak,” jelasnya.
Dengan demikian, kurikulum yang diterapkan di setiap satuan pendidikan diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak.
“Sehingga mampu meningkatkan kemampuan anak sesuai dengan perkembangan peserta didik,” pungkas Chandrawati.
Bimbingan teknis ini menjadi salah satu langkah strategis Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dalam memperkuat kapasitas kepala sekolah TK, sekaligus mendorong terwujudnya pengelolaan pendidikan anak usia dini yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan serta perkembangan anak.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]