WAHANANEWS.CO, Sumedang – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumedang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Tahun 2026 dengan mengusung tema "Pensiunan adalah Aset Berharga Pembangunan" serta tagline "Purnatugas Yes, Purnabakti No".
Kegiatan berlangsung di Villa Brigjen (Purn) Udin Supidin, Madalaherang, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga:
Menkeu Pastikan Gaji ke-13 Abdi Negara-Pensiunan Bakal Cair, Ini Besaran dan Jadwalnya
Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban dengan dihadiri Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, mantan Bupati Sumedang H. Misbach, Asda Administrasi, BKPSDM, Bakesbangpol, para pengurus PWRI, anggota PWRI dari berbagai wilayah, serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, mantan Bupati Sumedang H. Misbach memberikan cinderamata berupa sebuah batu akik dan jam tangan kepada Ketua PWRI Kabupaten Sumedang H. Zaenal Alimin sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi.
Ketua PWRI Kabupaten Sumedang, H. Zaenal Alimin, mengatakan bahwa PWRI merupakan organisasi pensiunan yang memiliki keanggotaan bersifat stelsel pasif, sehingga setiap ASN, pensiunan BUMN, BUMD hingga perangkat desa yang telah memasuki masa purna tugas secara otomatis menjadi anggota PWRI.
Baca Juga:
Pensiunan Kemlu Gugat UU ASN ke MK, Soroti Hilangnya Gaji Pokok PNS di Luar Negeri
"PWRI merupakan organisasi pensiunan yang keanggotaannya bersifat stelsel pasif. Jadi siapa pun yang telah purna tugas sebagai ASN, BUMN, BUMD bahkan perangkat desa secara otomatis menjadi anggota PWRI. Karena itu sampai hari ini kami belum memiliki data pasti mengenai jumlah anggota," ujarnya.
Ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-64 PWRI yang sepenuhnya terlaksana melalui swadaya para anggota dan donatur.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan donasi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Ini merupakan bukti keikhlasan dan kepedulian anggota terhadap organisasi," katanya.
Zaenal juga memberikan apresiasi kepada Kerukunan Wanita Wredatama (Kerta Wredatama) yang telah mempersiapkan penampilan seni selama hampir satu tahun hingga mampu tampil memukau pada acara tersebut.
Menurutnya, tema HUT PWRI tahun ini memiliki makna mendalam bahwa para pensiunan bukanlah beban pemerintah, melainkan aset yang masih memiliki pengalaman, kemampuan, dan potensi besar untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat.
"Tagline Purnatugas Yes, Purnabakti No mengandung arti bahwa kita memang selesai menjalankan tugas sebagai aparatur sesuai ketentuan, tetapi pengabdian kepada masyarakat dan kepada Allah SWT tidak pernah berhenti selama hayat masih dikandung badan," ungkapnya.
Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, Khairunnas anfa'uhum linnas, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Zaenal menuturkan, banyak anggota PWRI yang hingga kini masih aktif di berbagai organisasi sosial dan keagamaan, seperti PMI, Baznas, Majelis Ulama Indonesia (MUI), lembaga kemasyarakatan, hingga organisasi kepemudaan dan olahraga.
Menurutnya, masa pensiun seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Ia juga memaparkan sejumlah program PWRI Kabupaten Sumedang yang telah berjalan, di antaranya pengajian bulanan bekerja sama dengan Baznas yang rutin diikuti sekitar 90 peserta, pembentukan Sekolah Lansia dengan lebih dari 60 peserta, kegiatan senam rutin, hingga program wisata rekreasi bagi para lansia.
"Di Sekolah Lansia, para peserta mendapatkan materi tentang kesehatan, kemandirian, silaturahmi, hingga bagaimana menjalani masa lanjut usia dengan bahagia dan produktif. Alhamdulillah antusiasme peserta sangat baik," jelasnya.
Selain itu, PWRI juga tengah memperluas pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan maupun unit-unit pensiunan dari berbagai instansi agar keberadaan organisasi semakin dirasakan manfaatnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengucapkan selamat ulang tahun ke-64 kepada seluruh keluarga besar PWRI Kabupaten Sumedang.
"Selamat ulang tahun ke-64 PWRI Kabupaten Sumedang. Semoga semakin maju dan terus menjadi organisasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ucapnya.
Dalam sambutannya, Fajar mengajak seluruh anggota PWRI untuk terus berkontribusi sesuai pengalaman dan kemampuan yang dimiliki.
Ia juga memohon doa agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang mampu menjalankan amanah dengan baik.
"Mohon doanya agar kami menjadi pemimpin yang amanah. Kita melihat banyak berita tentang kepala daerah yang tersandung persoalan hukum. Karena itu kami ingin menjaga amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya," katanya.
Fajar juga mengajak para tokoh dan para pensiunan untuk ikut membantu pemerintah dalam membina generasi muda agar terhindar dari berbagai persoalan sosial seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, hingga tindak kriminalitas yang belakangan marak terjadi.
"Tolong bantu pemerintah daerah untuk mencerdaskan generasi muda. Mari kita sama-sama menjaga anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang negatif dan menjadi generasi yang membanggakan," ujarnya.
Melalui tema "Pensiunan adalah Aset Berharga Pembangunan", PWRI Kabupaten Sumedang menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk terus berkarya, berbagi pengalaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]