WAHANANEWS.CO, Sumedang - Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, H. Agus Wahidin, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Program Pembangunan Tiga Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Agus usai menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Fasilitasi dan Sosialisasi Program Pembangunan Tiga Juta Rumah dalam rangka Kemitraan Bersama DPR RI, yang digelar di Aula Tampomas PPS, Kabupaten Sumedang, Kamis (11/6/2026).
Baca Juga:
Pemerintah Perkuat Pengawasan BSPS, Anggaran Rp10 Triliun Ditargetkan Perbaiki 400 Ribu Rumah
Agus menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam rangka mendukung implementasi program perumahan nasional.
“Pada hari ini, Kamis 11 Juni 2026, dalam rangka sosialisasi dan fasilitasi program Bapak Presiden Prabowo tentang 3 juta rumah, DPR RI, Kemendagri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Pemda Sumedang berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan di Aula Tampomas,” ujar Agus.
Ia menambahkan, sejumlah narasumber turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan dari Direktorat SUPD Kemendagri, anggota DPR RI Dapil Jawa Barat IX (Sumedang, Majalengka, Subang), serta dirinya sebagai Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan.
Baca Juga:
Pemerintah Salurkan BSPS 2026, 19 Rumah di Humbang Hasundutan Siap Diperbaiki
Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk perwakilan penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan, serta masyarakat yang telah memanfaatkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau rumah subsidi.
Menurut Agus, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program perumahan pemerintah dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Tujuannya agar bantuan pemerintah ini tepat sasaran dan optimal, sehingga masyarakat yang sebelumnya belum memiliki rumah bisa memiliki rumah, dan yang rumahnya tidak layak huni menjadi layak huni,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa program perumahan ini merupakan bentuk nyata implementasi semangat gotong royong sebagaimana instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan sektor perumahan rakyat.
“Kolaborasi ini sangat bermanfaat dan sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, yaitu gotong royong membangun rumah untuk rakyat. Semua pihak harus bersama-sama membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki rumah layak huni,” tambahnya.
Agus juga menegaskan bahwa Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menjadi leading sector dalam pelaksanaan program tersebut, dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan di tingkat pusat maupun daerah.
Ia menyebutkan bahwa kehadirannya di Sumedang merupakan bagian dari tugas kementerian dalam melakukan sosialisasi, fasilitasi, dan monitoring pelaksanaan program, sekaligus sebagai bentuk keterikatan dirinya sebagai putra daerah.
“Saya ditugaskan oleh Bapak Menteri dan Ibu Dirjen untuk hadir di Sumedang, selain sebagai putra daerah, juga untuk mensosialisasikan, memfasilitasi, dan memonitor agar program perumahan ini tepat sasaran dan berjalan optimal,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]