Prosesi ijab kabul berlangsung lancar dan penuh haru di hadapan keluarga besar serta para tamu undangan yang memenuhi ruangan.
Doa-doa terbaik mengalir untuk kedua mempelai agar dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta senantiasa dilimpahi keberkahan.
Baca Juga:
Herman Suryatman: Sabilulungan Kunci Keberhasilan Jabar Maju
Selain menjadi momen sakral, pernikahan ini juga menjadi ajang silaturahmi hangat antara unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan keluarga besar kedua mempelai.
Menariknya, momentum pernikahan ini sekaligus menjadi teladan nyata bagi masyarakat mengenai pelaksanaan akad nikah di KUA.
Saat menghadiri simulasi acara yang digelar pada Jumat (22/5/2026) di lokasi yang sama, Sekda Jabar, Herman Suryatman, sempat menyampaikan pesan khusus terkait pelaksanaan pernikahan di KUA.
Baca Juga:
Herman Suryatman Siap Tancap Gas Setelah Dilantik Jadi Sekda Jabar
Merujuk pada edaran Gubernur Jawa Barat, Herman mengajak masyarakat untuk tidak ragu melangsungkan prosesi ijab kabul di Kantor Urusan Agama.
Menurutnya, fasilitas dan pelayanan KUA saat ini sudah sangat representatif dan memadai.
“Nikah di KUA itu keren. Prinsipnya ‘Duit Weuteuh, Hirup Jeujeuh’ (uang tetap utuh, hidup tertata). Jangan sampai setelah selesai pesta pernikahan, kita justru meninggalkan beban utang,” ujar Herman.