WAHANANEWS.CO, Sumedang - Wakil Bupati Sumedang menghadiri sekaligus memberikan sambutan dan pengarahan pada acara Penarikan Peserta Program Alumni Pejuang Digital Kabupaten Sumedang yang berlangsung di Pendopo PPS Kabupaten Sumedang, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut menandai berakhirnya pelaksanaan Program Alumni Pejuang Digital yang telah berlangsung selama tiga bulan dan menyasar puluhan sekolah dasar di berbagai wilayah Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Tahun Ini, Kemendikdasmen Target Revitalisasi 71.744 Gedung Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, menjelaskan bahwa Program Alumni Pejuang Digital merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), LVDP, dan Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia.
"Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan pelepasan para Alumni Pejuang Digital. Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah yang mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan program ini," ujar Eka.
Menurutnya, program tersebut dilaksanakan selama tiga bulan, mulai April hingga Juni 2026, dengan melibatkan 48 sekolah dasar yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Abdul Fikri Faqih Ingatkan Ancaman Krisis Guru akibat Penghapusan Non-ASN
"Program ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital di bidang pendidikan. Para Alumni Pejuang Digital ditempatkan di sekolah-sekolah yang menjadi sasaran program dan umumnya berasal dari wilayah yang dekat dengan sekolah tersebut," katanya.
Eka menjelaskan, selama pelaksanaan program, para peserta melakukan pendampingan kepada tenaga pendidik dan satuan pendidikan dalam meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.
Hasilnya, terjadi peningkatan kemampuan digital para guru yang sebelumnya masih memiliki keterbatasan dalam penggunaan teknologi informasi.
"Pada awal program, masih ada tenaga pendidik yang kemampuan digitalnya terbatas. Setelah mendapatkan pendampingan dari Alumni Pejuang Digital, kemampuan tersebut mengalami peningkatan yang cukup baik," jelasnya.
Selain meningkatkan kompetensi digital, program ini juga berhasil menumbuhkan rasa percaya diri para tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar mengajar.
"Kepercayaan diri guru meningkat. Dampaknya juga dirasakan oleh peserta didik yang menjadi lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran. Proses belajar menjadi lebih hidup dan benar-benar berpusat pada siswa," tambahnya.
Eka menuturkan, materi yang diberikan selama program disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah.
Para Alumni Pejuang Digital terlebih dahulu melakukan komunikasi dan diskusi dengan pihak sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan yang perlu ditingkatkan.
"Selama satu minggu pertama mereka melakukan observasi, komunikasi, dan diskusi dengan sekolah. Setelah itu baru menyusun langkah-langkah pendampingan sesuai kebutuhan sekolah masing-masing. Namun esensi utamanya tetap bagaimana mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan," ungkapnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap transformasi digital di sektor pendidikan dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik, serta menciptakan peserta didik yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi di era digital.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]