WAHANANEWS.CO, Sumedang - Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara, mewakili Bupati Sumedang, memberikan sambutan dan pengarahan pada kegiatan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kewirausahaan dari Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor, Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang dilaksanakan di Sekretariat KPA Kabupaten Sumedang, Rabu (28/01/2026).
Bantuan ATENSI tersebut diberikan kepada 50 orang penerima manfaat khusus penyandang Orang Dengan HIV/AIDS (ODHIV) se-Kabupaten Sumedang, dengan total nilai bantuan mencapai Rp278.941.800.
Baca Juga:
Serapan Anggaran Kemensos 2025 Tembus 97 Persen, Gus Ipul Harap Kesejahteraan Warga Meningkat
Bantuan difokuskan pada pengembangan kewirausahaan, di antaranya usaha salon, jajanan anak, bongsang, make up wedding, menjahit, serta jualan sayur keliling.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang, Tim Jajaran Wilayah Kerja Sumedang Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor Kemensos RI, Direktur RSUD Wirahadikusumah Sumedang, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Tim PKK Kabupaten Sumedang, Direktur Utama Bank Sumedang, Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Sumedang, serta para penerima manfaat.
Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Sumedang, Hj. Retno Ernawati, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil pengajuan dari LKS Perada Peduli Generasi Muda kepada Kementerian Sosial RI.
Baca Juga:
Tanggapi Mensos, Denny Sumargo Nilai Penggalangan Dana Bencana Sebaiknya Berizin
Dari hasil asesmen terhadap 100 ODHIV yang rutin berobat di wilayah perkotaan baik di rumah sakit maupun puskesmas ditetapkan 50 orang yang dinilai layak menerima bantuan.
“Penerima manfaat ini mayoritas merupakan ODHIV yang rutin menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan wilayah kota. Harapannya, mereka tetap disiplin berobat, menjaga kesehatannya, tidak putus obat, dan bantuan usaha yang diberikan bisa membantu meningkatkan kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian bantuan diberikan dalam bentuk barang usaha, seperti mesin jahit dan perlengkapan salon, guna mendukung keberlanjutan usaha penerima manfaat.
Dari total penerima, terdapat tujuh orang yang menerima bantuan kewirausahaan dalam bentuk sarana usaha.
Sementara itu, sambutan Bupati Sumedang yang dibacakan oleh Asda Pemkesra Dr. Dian Sukmara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, khususnya Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor, atas perhatian dan dukungannya kepada masyarakat Kabupaten Sumedang melalui Program ATENSI.
“Program ATENSI bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi merupakan ikhtiar nyata negara dalam memulihkan, menguatkan, dan memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok rentan, termasuk Orang Dengan HIV/AIDS,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, juga ditekankan nilai kearifan lokal Sumedang silih asah, silih asih, jeung silih asuh sebagai ruh dari kegiatan tersebut.
Nilai tersebut mengajarkan pentingnya saling menguatkan, menyayangi tanpa stigma, serta mendampingi agar bantuan yang diberikan benar-benar membawa keberlanjutan dan kemandirian.
Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam program rehabilitasi sosial ini dapat terus diperkuat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, bermanfaat, dan berkelanjutan.
“Kepada para penerima manfaat, terimalah bantuan ini sebagai penyemangat, bukan ketergantungan; sebagai modal awal, bukan tujuan akhir. Pemerintah hadir untuk mendampingi, namun keberdayaan tetap tumbuh dari kekuatan diri dan keluarga,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]