"BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan saat terjadi risiko, tetapi juga berupaya mendukung keberlanjutan kehidupan peserta dan keluarganya. Program persiapan kerja ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan agar para penerima manfaat memiliki keterampilan baru, lebih percaya diri, dan siap kembali memasuki dunia kerja maupun berwirausaha," ujar Rony.
Menurut Rony, keberhasilan pelaksanaan program ini merupakan hasil sinergi yang erat antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Balai Latihan Kerja, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga:
Arnod Sihite Aklamasi Pimpin FSP PPMI SPSI, Ini 10 Poin Perjuangan Kesejahteraan Buruh
"Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik serta meningkatkan taraf hidup keluarganya," tambahnya.
Melalui Program Persiapan Kerja ini, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap para penerima manfaat tidak hanya memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang lebih baik, maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu menjadi pribadi yang produktif dan berdaya saing sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi daerah.
Baca Juga:
Pelatihan Fire Walk Tuai Sorotan, Komisi IX Ingatkan Fokus pada Profesionalisme dan Pelayanan Publik
[Redaktur: Ajat Sudrajat]