WAHANANEWS.CO, Sumedang – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Sumedang. Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan menambah dua Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri baru pada tahun 2027, yakni SMA Negeri Paseh dan SMA Negeri Pamulihan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir usai menghadiri prosesi Pelantikan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Kabupaten Sumedang yang digelar di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026).
Baca Juga:
Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Hadiri Harlah ke-53 KNPI, Dony Gaungkan Revolusi Kesadaran Pemuda
"Ada kabar baik untuk masyarakat Sumedang. Insyaallah tahun depan akan ada tambahan dua SMA Negeri di Kabupaten Sumedang, yaitu SMA Negeri Paseh dan SMA Negeri Pamulihan. Kami berharap masyarakat yang akan melanjutkan ke SMA bisa mempersiapkan diri," ujar Dony.
Dony menjelaskan, pembangunan SMA Negeri Paseh akan mulai dilaksanakan pada tahun ini dengan pembangunan infrastruktur pendukung terlebih dahulu.
Sementara pembangunan ruang kelas ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun depan.
Baca Juga:
Kabar Baik! Pembangunan Jalan Burujul–Gendereh Dimulai Agustus 2026, Bupati Dony: Mohon Doa Agar Selesai Tahun Ini
Sedangkan untuk SMA Negeri Pamulihan, saat ini masih dalam tahap proses perencanaan.
Pemerintah menargetkan proses tersebut dapat diselesaikan pada tahun ini sehingga pembangunan fisik dapat dimulai pada tahun 2027.
"Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar seluruh prosesnya berjalan lancar sesuai dengan rencana. Mudah-mudahan tahun depan Sumedang benar-benar memiliki dua SMA Negeri baru yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat, Sriyuda, membenarkan rencana pembangunan dua SMA Negeri tersebut.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan tahapan pembangunan, dimulai dari pembangunan infrastruktur pendukung untuk SMA Negeri Paseh pada tahun ini, sedangkan pembangunan ruang kelas akan dilaksanakan pada tahun depan.
"Untuk SMA Negeri Pamulihan, pada perubahan anggaran tahun ini akan disiapkan proses perencanaannya. Setelah proses perencanaan selesai, insyaallah pembangunan fisiknya dapat dilaksanakan pada tahun depan," jelas Sriyuda.
Ia menambahkan, kehadiran dua SMA Negeri baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Sumedang.
Berdasarkan data yang dimiliki KCD Pendidikan Wilayah VIII, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Sumedang saat ini mencapai 9,2 tahun, sementara Angka Partisipasi Sekolah (APS) masih berada di kisaran 86 persen.
Artinya, masih terdapat sekitar 14 persen lulusan SMP di Kabupaten Sumedang yang belum melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau sederajat.
"Dengan hadirnya dua SMA Negeri baru ini, kami berharap akses pendidikan semakin terbuka sehingga dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumedang," pungkas Sriyuda.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]