WAHANANEWS.CO, Sumedang - Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang digelar di Gedung Negara Sumedang, Senin (9/2/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan semangat kebangsaan, serta dihadiri insan pers, jajaran pemerintah daerah, dan sejumlah undangan lainnya.
Baca Juga:
Sumedang Walker Meriahkan HUT ke-22 SMANTISU, Dibuka Langsung Bupati Sumedang
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumedang, Ade Hadeli, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Pers Nasional diperingati setiap tanggal 9 Februari berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional.
“Hari Pers Nasional merupakan bentuk pengakuan negara terhadap peran strategis pers yang memiliki kontribusi besar dalam menyebarluaskan informasi dan mendukung program-program pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penetapan tanggal 9 Februari bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang didirikan pada 9 Februari 1946.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Bahas Pencegahan dan Mitigasi Bencana dalam Rakor Forkopimda
Dalam sejarah perjuangan bangsa, pers nasional tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi kekuatan moral yang membangkitkan semangat persatuan dan perjuangan bangsa.
“Sejak awal berdirinya, pers memiliki jati diri sebagai kekuatan moral yang berpihak pada kebenaran, kepentingan masyarakat, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Ade Hadeli menambahkan, di tengah tantangan era digital yang menuntut kecepatan informasi, pers tetap dituntut menjaga akurasi, etika, dan profesionalitas.
Menurutnya, Hari Pers Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas peran pers dalam mengawal demokrasi dan pembangunan bangsa.
“Memasuki usia 80 tahun, PWI dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari derasnya arus informasi hingga maraknya hoaks. Oleh karena itu, peningkatan kualitas wartawan melalui penguatan kode etik dan kompetensi menjadi hal yang mutlak,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers atas kerja keras, dedikasi, serta peran strategisnya dalam kehidupan demokrasi.
“Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi memiliki fungsi luar biasa sebagai pilar demokrasi, penjaga kebenaran, dan penyeimbang kekuasaan,” ujar Bupati.
Ia menilai tema Hari Pers Nasional 2026, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, sangat relevan dengan tantangan saat ini.
Menurutnya, pers yang sehat adalah pers yang menjunjung tinggi etika, berimbang, bertanggung jawab, serta cepat namun tetap akurat dalam menyampaikan informasi.
“Pers yang sehat itu kritis, tetapi tetap konstruktif. Cepat menyampaikan informasi, tetapi tidak mengorbankan akurasi,” katanya.
Bupati juga menekankan bahwa ekonomi yang berdaulat lahir dari bawah, ditopang oleh UMKM dan kreativitas lokal.
Dalam hal ini, pers memiliki peran penting dalam mempromosikan potensi daerah dan mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
“Pers di Sumedang telah banyak berikhtiar mempromosikan UMKM dan kreativitas lokal melalui pemberitaan yang objektif dan jujur. Ekonomi yang kuat itu lahir dari bawah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa bangsa yang kuat lahir dari masyarakat yang tercerahkan melalui informasi yang berkualitas.
Oleh karena itu, pers yang sehat akan melahirkan manusia yang kuat, ekonomi yang berdaulat, dan pada akhirnya bangsa yang kuat.
“Ketika pers menghadirkan pemberitaan yang menginspirasi dan mencerahkan, maka dampaknya bukan hanya di dunia, tetapi juga bernilai ibadah. Itulah makna di atas makna dari profesi pers,” tuturnya.
Bupati juga mengapresiasi peran pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik.
“Pers telah mengkritisi dan mengingatkan para pemegang kebijakan. Ketika kritik itu diterima dan menghasilkan kebijakan yang lebih baik, maka manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkasnya.
Sementara Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sumedang Asep Kurnia menyampaikan bahwa dirinya ditugaskan langsung oleh pimpinan DPRD Kabupaten Sumedang untuk menghadiri peringatan Hari Pers Nasional yang ke-80 tersebut.
“Hari ini saya ditugaskan oleh pimpinan DPRD untuk menghadiri kegiatan peringatan Hari Pers Nasional ke-80. Bagi DPRD, keberadaan media, khususnya pers, sangat membantu dalam menyampaikan berbagai program DPRD kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pers memiliki peran strategis dalam menjaga agar suara masyarakat tetap tersampaikan dan menjadi perhatian dalam setiap kebijakan yang diambil DPRD.
“Program-program DPRD tentu harus mengedepankan dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Di sinilah peran pers menjadi sangat penting agar suara masyarakat tersebut benar-benar terjaga,” katanya.
Asep Kurnia juga menyinggung tema Hari Pers Nasional 2026, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, yang dinilainya sejalan dengan semangat membangun sinergi antara media dan lembaga legislatif.
“Tema pers sehat, ekonomi berdaulat, dan bangsa yang kuat menjadi tema sentral kita hari ini. Kerja sama dan sinergisitas antara media dan DPRD harus terus terjaga,” ungkapnya.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara insan pers dan DPRD akan berdampak positif terhadap tersampaikannya berbagai tugas dan fungsi DPRD kepada masyarakat, mulai dari fungsi legislasi, penganggaran, hingga pengawasan.
“Dengan terjaganya komunikasi antara teman-teman pers dan DPRD, maka berbagai program legislasi, anggaran, dan pengawasan yang menjadi tugas DPRD dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Asep Kurnia mengucapkan selamat Hari Pers Nasional dan berharap insan pers terus menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Selamat ulang tahun untuk pers. Terus jaga profesionalitas. Semakin profesional pers, maka semakin membantu pengawasan terhadap tugas-tugas kami di DPRD, dan pada akhirnya masyarakat akan merasakan manfaatnya,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]