WAHANANEWS, Sumedang – Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir meresmikan secara langsung TK Negeri Sartika yang ditandai dengan pengguntingan pita di Dusun Palasah RT 01 RW 03, Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Senin (13/07/2026).
Peresmian tersebut menjadi momentum bersejarah karena merupakan peresmian perdana TK Negeri Sartika sejak resmi berstatus sekolah negeri berdasarkan Keputusan Bupati Sumedang yang diterbitkan pada April 2026.
Baca Juga:
Usai Resmikan TK Negeri Sartika, Bupati Sumedang Tinjau Hasil Rehabilitasi SDN Sempora di Buahdua
Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dr. Eka Ganjar Kurniawan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang, jajaran Forkopimcam Buahdua, para kepala desa se-Kecamatan Buahdua, Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan, para Ketua RT/RW se-Desa Ciawitali, serta tokoh masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, mengatakan pembangunan TK Negeri Sartika merupakan hasil bantuan Pemerintah Pusat yang direalisasikan pada tahun 2025.
Selanjutnya, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Sumedang menetapkan status sekolah tersebut menjadi TK Negeri.
Baca Juga:
Forum UMKM Sumedang Mantapkan Pengurus dan Korcam Lewat Pelatihan Manajerial Bersama CCEP Indonesia
"Alhamdulillah, pada hari ini TK Negeri Sartika resmi diresmikan oleh Bapak Bupati Sumedang. Gedung ini dibangun melalui bantuan Pemerintah Pusat pada tahun 2025, kemudian pada April 2026 telah diterbitkan Keputusan Bupati tentang penegrian TK Negeri Sartika," ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun ajaran 2026/2027 sekolah tersebut telah membuka penerimaan peserta didik baru dan telah menerima sekitar 17 siswa.
"Insya Allah jumlah siswa akan terus bertambah seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan di TK Negeri Sartika," katanya.
Terkait tenaga pendidik, Eka menjelaskan untuk sementara jabatan kepala sekolah masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) sambil menunggu proses pengangkatan kepala sekolah definitif. Adapun tenaga pengajar berasal dari beberapa TK di wilayah Kecamatan Buahdua.
Ia juga mengungkapkan, nama "Sartika" tetap dipertahankan sebagai bentuk penghargaan terhadap masyarakat yang sebelumnya telah mendirikan Kober Sartika di lokasi tersebut.
"Ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah merintis pendidikan anak usia dini di sini. Karena itu, nama Sartika tetap digunakan dan kini menjadi TK Negeri Sartika," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya fasilitas pendidikan tersebut.
Menurutnya, kehadiran TK Negeri Sartika merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
"Kita patut bersyukur karena hari ini hadir sebuah tempat yang sangat penting untuk menyiapkan masa depan anak-anak. Pendidikan usia dini merupakan investasi terbaik dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, dan berkualitas," ungkapnya.
Bupati mengatakan keberadaan TK Negeri Sartika menjadi kebanggaan masyarakat Ciawitali, terlebih lokasinya berada di wilayah perbatasan Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Indramayu.
Ia mengapresiasi sinergi Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Pemerintah Kecamatan Buahdua, Pemerintah Desa Ciawitali, serta seluruh masyarakat yang bergotong royong mulai dari penyediaan lahan hingga terwujudnya pembangunan sekolah tersebut.
"Kalau kita memiliki niat baik, Insya Allah selalu ada jalannya. Sekarang sekolah ini sudah berdiri, tugas kita bersama adalah menjaga, merawat, dan memaksimalkan pemanfaatannya demi masa depan anak-anak kita," katanya.
Dony juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi dimulai dari keluarga.
Ia menegaskan orang tua merupakan madrasah pertama bagi anak dalam membentuk karakter, akhlak, dan kebiasaan yang baik.
"Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Pendidikan karakter dimulai dari rumah melalui keteladanan orang tua, kemudian dilanjutkan di sekolah dengan lingkungan belajar yang ramah anak. Guru harus mendidik dengan hati, karena ketika bekerja dengan hati, hubungan dengan anak akan terbangun dengan baik," tuturnya.
Bupati berharap keberadaan TK Negeri Sartika mampu menjadi pusat pendidikan anak usia dini yang berkualitas serta melahirkan generasi penerus Kabupaten Sumedang yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]