WAHANANEWS.CO, Sumedang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila kepada Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Perguruan Tinggi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas Sebelas April (UNSAP) Sumedang, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNSAP Sumedang sebagai peserta sosialisasi.
Baca Juga:
Pemko Binjai Hadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Konektivitas Internet Guna Pemerataan Akses Digital di Provinsi Sumatera Utara
Hadir sebagai narasumber perwakilan dari Kodim 0610/Sumedang, Polres Sumedang, serta Wakil Dekan III FISIP UNSAP yang juga merupakan dosen di Universitas Sebelas April Sumedang.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sumedang, Asep Rahmat Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pemahaman ideologi Pancasila di kalangan generasi muda.
"Hari ini kami mengadakan sosialisasi ideologi Pancasila bagi kalangan mahasiswa. Alhamdulillah kegiatan ini dapat dilaksanakan di Universitas Sebelas April Sumedang. Kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dan Asta Cita Presiden Prabowo, di mana pemahaman terhadap ideologi Pancasila harus benar-benar ditanamkan, khususnya kepada generasi muda," ujarnya.
Baca Juga:
Resmi Jabat Kepala Kesbangpol Jakarta, Ini Yang Dilakukan Muhamad Matsani di Minggu Pertama
Menurut Asep, selain menyasar mahasiswa, Kesbangpol Kabupaten Sumedang juga secara bertahap melaksanakan sosialisasi serupa kepada pelajar tingkat SMA, SMP, dan jenjang pendidikan lainnya.
Ia menjelaskan, mahasiswa dipilih sebagai salah satu sasaran utama karena memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus agen sosial yang dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta membantu pemerintah menyosialisasikan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, para narasumber juga membahas berbagai tantangan penerapan ideologi Pancasila di era digital.
Mulai dari penyebaran paham radikalisme, intoleransi, hingga maraknya penyalahgunaan teknologi digital yang berdampak negatif bagi generasi muda.
Asep menuturkan, perkembangan teknologi informasi harus disikapi secara bijak agar tidak menjadi ancaman bagi masa depan mahasiswa.
"Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana mahasiswa mampu menyaring informasi di era digital. Mereka harus waspada terhadap penyebaran paham radikalisme, intoleransi, maupun berbagai pengaruh negatif lainnya. Kami juga mengingatkan agar mahasiswa tidak terjerumus pada praktik-praktik yang merugikan, seperti judi online maupun tindakan asusila yang banyak ditemukan di kalangan generasi muda," jelasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Kesbangpol Kabupaten Sumedang berharap wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila semakin tertanam dalam diri mahasiswa, sehingga mampu menjadi pelopor dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat yang besar. Apalagi peserta berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang sangat relevan dengan materi yang disampaikan. Semoga mereka dapat menjadi agen perubahan dan turut menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat luas," pungkas Asep.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]