WAHANANEWS.CO, Sumedang - Ketua DPD PGR Kabupaten Sumedang, H. Kamas Komara, terjun langsung meninjau lokasi bencana longsor di Kampung Cirangon, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kamis (9/4/2026).
Kehadiran H. Kamas Komara di lokasi bencana menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap warga terdampak, sekaligus memastikan kondisi riil di lapangan pascakejadian.
Baca Juga:
Buka Gudang BBM Ilegal di Zona Merah Pertamina di Tengah Pemukiman, Afrananta Tarigan Ancam Wartawan: Kita Mau Perang-Perangan Atau Gimana ?
Bersama sejumlah pengurus dan relawan, ia menyusuri area terdampak yang mengalami kerusakan pada permukiman warga, lahan pertanian, serta akses jalan lingkungan yang sempat tertutup material longsor.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi, mendengar kebutuhan mendesak, serta memberikan dukungan moril.
“Sebagai bagian dari elemen masyarakat, kami merasa terpanggil untuk hadir dan melihat langsung kondisi warga. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk meninjau, tetapi juga memastikan bahwa warga tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Baca Juga:
"Ingin Natal Terang, Warga Sibio Bio Tunggu Realisasi 'Mimpi Sinar PLN' Pasca Bencana"
Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor terjadi akibat intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (8/4/2026).
Curah hujan dengan durasi cukup lama menyebabkan kondisi tanah menjadi jenuh air dan labil, hingga akhirnya runtuh dan menimpa sebagian wilayah permukiman.
Pihak Kecamatan Sumedang Selatan menyampaikan bahwa kejadian tersebut berdampak pada sejumlah rumah warga serta mengganggu akses jalan lingkungan.
Selain itu, beberapa titik di sekitar lokasi masih dinilai rawan longsor susulan, terutama pada area dengan kontur tanah curam dan kondisi tanah yang belum stabil.
Informasi terbaru yang diterima sekitar pukul 11.30 WIB melalui pesan singkat menyebutkan bahwa masih terdapat satu warga yang belum ditemukan.
Sementara itu, seorang ibu bersama anaknya dilaporkan berhasil selamat dari peristiwa tersebut.
Selain melakukan peninjauan, DPD PGR Kabupaten Sumedang juga tengah melakukan pendataan kebutuhan warga terdampak sebagai langkah awal penyaluran bantuan. H. Kamas Komara menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi internal serta dengan berbagai pihak terkait guna menentukan bentuk bantuan yang tepat sasaran.
“Kami akan koordinasikan terlebih dahulu agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan, langkah tersebut penting agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan efektif, terarah, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga terdampak bencana.
Sementara itu, sebagian pengurus lainnya tengah menyiapkan dokumen administratif dan laporan kegiatan untuk disampaikan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Rakyat Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi.
Warga setempat menyambut baik kehadiran tersebut dan mengaku merasa diperhatikan di tengah situasi sulit.
Mereka berharap adanya langkah penanganan jangka panjang, terutama dalam perbaikan infrastruktur, normalisasi saluran air, serta penguatan tebing guna meminimalisir potensi longsor di masa mendatang.
Hingga saat ini, proses pencarian terhadap warga yang belum ditemukan masih terus dilakukan oleh pihak terkait bersama masyarakat setempat.
Sementara itu, sebagian warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman sebagai langkah antisipasi.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda potensi longsor di lingkungan sekitar.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]