WAHANANEWS, Sumedang – Setelah menikmati libur panjang usai berakhirnya Tahun Ajaran 2025/2026, peserta didik di Kabupaten Sumedang akan kembali memulai aktivitas belajar pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Mengawali momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang menghadirkan inovasi di bidang pendidikan melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak Pertama Sekolah (GAMAS).
Baca Juga:
LKP Prestatif Sumedang Bertahan Lebih dari Dua Dekade, Raih Berbagai Prestasi dan Terus Berkembang
Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Sumedang Nomor 66 Tahun 2026 yang menginstruksikan seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan gerakan mengantar anak ke sekolah oleh ayah pada hari pertama masuk sekolah.
Gerakan ini diharapkan mampu memperkuat ikatan emosional antara orang tua, anak, dan lingkungan sekolah sehingga peserta didik memulai tahun ajaran baru dengan rasa percaya diri, aman, dan penuh semangat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, mengatakan kehadiran seorang ayah pada hari pertama sekolah memiliki dampak psikologis yang positif terhadap perkembangan mental dan kepercayaan diri anak.
Baca Juga:
Di Bawah Terik Matahari, Orang Tua Murid Antusias Hadiri Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 1 Paseh
"Kehadiran ayah di hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar, tetapi menjadi bentuk dukungan emosional yang sangat berarti bagi anak dalam memasuki lingkungan belajar yang baru," ujar Eka Ganjar, Minggu (12/7/2026).
Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Dinas Pendidikan mengimbau seluruh masyarakat, terutama aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMD, maupun karyawan swasta di Kabupaten Sumedang agar diberikan kelonggaran waktu sehingga dapat mengantarkan anak mereka ke sekolah pada hari pertama.
Selain mengawal pelaksanaan GAMAS, Eka Ganjar juga memberikan motivasi kepada para guru dan tenaga kependidikan agar terus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
"Saya meminta Bapak dan Ibu guru untuk selalu menjaga semangat, memelihara kesabaran, dan menunjukkan dedikasi yang tidak pernah padam," katanya.
Menurutnya, guru saat ini dituntut tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi sosok yang mampu menginspirasi dan membimbing peserta didik dengan pendekatan yang humanis.
"Mari kita terus menjadi guru yang menginspirasi, membimbing dengan ketulusan hati, dan menumbuhkan mimpi anak-anak kita," tambahnya.
Tak hanya menyampaikan pesan kepada para pendidik, Kepala Dinas Pendidikan Sumedang juga memberikan semangat kepada para peserta didik baru yang akan memulai perjalanan pendidikan di jenjang berikutnya.
"Selamat datang di Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Ini adalah awal perjalanan baru kalian. Beranilah bertanya, beranilah mencoba, dan jangan pernah takut gagal. Jadikan sekolah sebagai tempat terbaik untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan versi terbaik dari diri kalian," pesannya.
Menutup pesannya, Eka Ganjar mengajak seluruh ekosistem pendidikan di Kabupaten Sumedang untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.
"Mari kita mulai tahun ajaran ini dengan semangat tinggi, disiplin yang kuat, dan sikap saling menghargai. Dengan kolaborasi guru yang hebat, dukungan orang tua, serta murid yang penuh semangat, kita mampu mewujudkan masa depan Sumedang yang cerdas dan berkarakter. Selamat belajar dan mengajar, sukses untuk kita semua," pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]