"Untuk sementara pembangunan ini menggunakan dana pribadi, bukan bantuan pemerintah. Alhamdulillah respons dari Bapak Bupati sangat positif. Mudah-mudahan ke depan ada perhatian lebih lanjut karena kami masih membutuhkan tambahan ruang kelas untuk menunjang kegiatan belajar mengajar," ujarnya.
Menurut Dede, saat ini Pondok Pesantren Miftahus Sa'adah masih mengalami keterbatasan sarana pendidikan, terutama ruang kelas yang memadai bagi para santri.
Baca Juga:
Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Hadiri Haflah Musyahadah dan Khotmil Qur'an Santri TKA-TPA BKPRMI se-Kabupaten Sumedang
Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen untuk mengembangkan lembaga pendidikan yang dipimpinnya agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Harapan kami, Pondok Pesantren Miftahus Sa'adah dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat. Kami juga berharap dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Sumedang," tuturnya.
Kegiatan Haflah Akhirussanah dan peresmian madrasah baru tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri para santri, wali santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah.
Baca Juga:
Bupati Dony Dorong BUMDes Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Melalui BUMDes-Hub, Desa Digital dan Desa Ekspor
Acara itu menjadi simbol komitmen Pondok Pesantren Miftahus Sa'adah dalam memperkuat pendidikan Islam dan pembinaan akhlak generasi muda di wilayah Sumedang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]