WAHANANEWS.CO, Sumedang - Sebanyak 15 peserta mengikuti Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tata Boga Tipe Silver 150 JP yang diselenggarakan oleh LPK Prestatif di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Elis Suprihatin Herliani.
Baca Juga:
SMP Negeri 5 Sumedang Gelar Milad ke-47, Usung Semangat “LIMA AKUR”
Program ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 34 Tahun 2026 tentang Penetapan Lembaga Penerima Bantuan Pemerintah Program PKW Tahun 2026 Tipe Silver Tahap VI.
Dalam keputusan tersebut, LPK Prestatif menjadi salah satu lembaga penerima bantuan pemerintah untuk pelatihan keterampilan bidang Pastry & Bakery (Bakery & Street Food).
Penanggung Jawab Program PKW LPK Prestatif Sumedang, Ati Rohaeti mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pelatihan dan pendidikan kewirausahaan kepada para peserta agar mampu mandiri secara ekonomi.
Baca Juga:
Pengurus KKRA/IGRA Sumedang Dilantik, Program PKB Guru RA Resmi Dibuka
“Hari ini kami melaksanakan pembukaan kegiatan Program Kecakapan Wirausaha kerja sama LKP Prestatif dengan Kemendikdasmen. Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada para peserta agar dididik dan dilatih untuk berwirausaha,” ujarnya.
Menurut Ati, para peserta nantinya akan mendapatkan materi teori dan praktik selama pelatihan berlangsung.
“Mereka diberikan teori dan praktik. Setelah lulus diharapkan menjadi wirausahawan yang mampu membuka peluang kerja, bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga bagi orang lain,” katanya.
Ia menjelaskan, mayoritas peserta berasal dari Kabupaten Sumedang. Untuk tahun 2026, pemerintah memberikan kuota sebanyak 15 peserta yang telah memenuhi persyaratan usia produktif.
“Kami diberi amanah oleh pemerintah untuk 15 peserta yang memenuhi syarat. Peserta berada pada rentang usia produktif sekitar 16 sampai 24 tahun,” jelasnya.
Ati menambahkan, program PKW yang dilaksanakan tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua oleh LPK Prestatif setelah sebelumnya digelar pada tahun 2024 dengan jumlah 20 peserta.
“LKP Prestatif menyelenggarakan program ini untuk kedua kalinya. Tahun 2024 sebanyak 20 peserta dan sekarang tahun 2026 sebanyak 15 peserta,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi usia produktif yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai kebutuhan dunia kerja.
“Harapan kami kepada pemerintah agar terus memberikan kegiatan-kegiatan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang belum mendapatkan pekerjaan atau kemampuan yang dimiliki belum sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja. Dengan program ini pemerintah hadir memberikan alternatif melalui pendidikan kewirausahaan agar mereka mandiri secara ekonomi dan mampu membuka peluang kerja,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Elis Suprihatin Herliani mengapresiasi upaya LPK Prestatif dalam mendapatkan program PKW Tipe Silver tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kursus Prestatif Kabupaten Sumedang yang telah berusaha mendapatkan program PKW jenis Silver ini. Tidak mudah untuk mendapatkannya dan saya ucapkan selamat,” katanya.
Elis berharap program tersebut mampu mencetak calon wirausahawan yang bertanggung jawab, disiplin, kreatif, dan inovatif.
“Mudah-mudahan nantinya bisa mencetak calon wirausahawan yang bertanggung jawab, disiplin, kreatif dan inovatif. Ini juga menjadi salah satu cara untuk memberikan mata pencaharian agar mereka mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak,” pungkasnya.