“Sejak pagi kami sudah menjemput langsung dari Kertajati. Jemaah tidak melalui asrama haji, tetapi langsung dibawa ke Sumedang sesuai kebijakan yang berlaku,” jelasnya.
Menurutnya, proses kepulangan jemaah melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, Kemenag, hingga instansi vertikal seperti Polres, Kodim, serta unsur lainnya demi kelancaran dan keselamatan jemaah.
Baca Juga:
Kloter 29 KJT Jawa Barat Kembali Laksanakan Ziarah di Madinah, Kunjungi Sejumlah Destinasi Bersejarah
“Alhamdulillah kami bersyukur kepada Allah SWT karena seluruh jemaah haji asal Kabupaten Sumedang kembali dengan utuh,” katanya.
Ia juga mengimbau para jemaah untuk beristirahat cukup dan menjaga kondisi kesehatan setelah menunaikan ibadah haji yang padat serta perjalanan panjang dari Tanah Suci.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang, H. Agus, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah haji tahun ini.
Baca Juga:
Raudhah Masjid Nabawi Sambut 210 Jamaah Haji Kloter 29 Kertajati
“Alhamdulillah jemaah haji asal Sumedang telah kembali, kecuali satu orang yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi dan nantinya akan dipulangkan melalui mekanisme tanazul ke kloter berikutnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa secara umum penyelenggaraan ibadah haji dari keberangkatan hingga kepulangan berjalan lancar.
Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, KH Asep Fu’ad Adnan, juga menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah.