Disinggung mengenai persiapan menghadapi Pilkada, Daniel mengatakan Partai Golkar masih memiliki waktu cukup panjang karena belum dapat dipastikan kapan pelaksanaan Pilkada berikutnya, apakah pada 2029 atau 2031.
Ia menegaskan Partai Golkar tidak kekurangan kader untuk dipersiapkan menjadi calon kepala daerah.
Baca Juga:
Hadiri Pemusatan Paskibraka Sumedang 2026, Wabup M. Fajar Aldila Tekankan Pentingnya Nasionalisme dan Nilai Pancasila
“Kalau Pilkada, kita belum tahu nih apakah 2029 atau 2031, jadi masih panjang. Tapi yang pasti kader Golkar atau Partai Golkar tidak kekurangan kader untuk mempersiapkan kader-kader terbaiknya yang maju Pilkada,” kata Daniel.
Menurutnya, saat ini DPD Partai Golkar Jawa Barat masih melakukan proses pengamatan dan persiapan.
Salah satu agenda utama yang dilakukan adalah konsolidasi organisasi di seluruh kabupaten dan kota.
Baca Juga:
Golkar Tegaskan Setia dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran
“Karena kami dari DPD Golkar Provinsi juga baru mendapatkan SK, kita konsolidasi ke seluruh kabupaten dan kota untuk pelaksanaan musda-musda, untuk mensolidkan kader-kader kita yang ada di bawah,” jelasnya.
Konsolidasi tersebut, lanjut Daniel, menjadi bagian dari persiapan Partai Golkar menghadapi agenda politik mendatang, khususnya Pemilu legislatif.
Setelah konsolidasi dan agenda organisasi tersebut selesai, barulah partai akan berkonsentrasi pada persiapan menghadapi Pilkada.