WAHANANEWS.CO, Sumedang - Sekitar 2 ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat serta luar provinsi memadati Kampus SMP Negeri 1 Sumedang dalam ajang Gebyar Scout Spensa (GSS) XIX Tahun 2026 tingkat nasional, Minggu (08/02/2026).
Kegiatan kepramukaan berskala nasional ini mengusung tema “Festival Prestasi Pramuka Pancawaluya Ceria dan Beraksi Hebat: Cageur, Bener, Pinter, Tur Singer”, dan diikuti oleh 448 regu yang berasal dari Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, hingga Jawa Tengah.
Baca Juga:
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Sumedang Soroti Kepercayaan Publik terhadap LP Ma’arif
Plt. Kepala SMP Negeri 1 Sumedang, Edeng Sutarya, mengatakan bahwa pelaksanaan GSS ke-19 ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMPN 1 Sumedang karena berhasil digelar pada tingkat nasional.
“Hari ini Gebyar Scout Spensa yang ke-19 dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sumedang. Pesertanya berjumlah 448 regu dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Tengah. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi Spensa dan SMP Negeri 1 Sumedang karena benar-benar kegiatan ini dilaksanakan pada tingkat nasional,” ujarnya.
Edeng juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, khususnya Dinas Pendidikan, atas dukungan dan fasilitasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Baca Juga:
Perkuat Tata Kelola Pendidikan, LP Ma’arif NU Sumedang Lantik Kepala Madrasah
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan GSS XIX 2026.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia, khususnya Kepala SMP Negeri 1 Sumedang dan Kwarcab Kabupaten Sumedang, yang telah memfasilitasi dan menyelenggarakan kegiatan ini,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa GSS merupakan kegiatan ke-19 dan salah satu pencetusnya adalah Edeng Sutarya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mempererat silaturahmi antar pelajar dari berbagai daerah dan provinsi.
“Melalui GSS ini, anak-anak bisa saling berkomunikasi, berkenalan, serta menumbuhkan nilai-nilai Pancawaluya dalam diri mereka. Jika nilai-nilai tersebut tertanam kuat, insya Allah Indonesia akan menjadi lebih baik dan lebih maju di masa depan,” tuturnya.
Dr. Eka Ganjar juga berpesan agar generasi muda menjadi pribadi yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer, sebagai karakter khas masyarakat Jawa Barat dan bangsa Indonesia dalam menyongsong masa depan.
GSS XIX 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, dan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Camat Sumedang Selatan, Kwarcab Sumedang, Babinkamtibmas, Babinsa Kelurahan Regolwetan, serta tamu undangan lainnya.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan, seperti drum band, tari penyambutan, Kabarin Scout Spensa, selebrasi peserta, penyambutan sound horeg, senam vampire, penampilan Band Spensa, tari tradisional, musik ensambel juara nasional, hingga pertunjukan musik akustik.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]