WAHANANEWS.CO, Sumedang - Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Dr. Dadan Rahadian, menyampaikan sambutan penuh semangat dan kritik konstruktif saat mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumedang pada kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang dirangkaikan dengan Pelantikan Kepala Madrasah di lingkungan LP Ma’arif NU Kabupaten Sumedang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pusat Pemerintahan Sumedang, Minggu (01/02/2026), dan dihadiri oleh pengurus LP Ma’arif, Kepala Madrasah, Guru, serta Tenaga Kependidikan.
Baca Juga:
Kemenag Sumedang Terbitkan Edaran Pembelajaran Pesantren Selama Ramadan 1447 H
Dalam sambutannya, Dr. Dadan menegaskan bahwa secara ideal madrasah-madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU seharusnya menjadi lembaga pendidikan unggulan dan diminati masyarakat luas.
Hal tersebut, menurutnya, sangat mungkin terwujud mengingat Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di tengah masyarakat.
“Seharusnya LP Ma’arif tidak perlu susah payah mencari siswa. Pengurus NU, pengurus Ma’arif, ISNU, PERGUNU, IPNU jumlahnya ratusan. Kalau masing-masing membawa satu anak saja, Insya Allah madrasah sudah penuh,” ujarnya dengan nada tegas.
Baca Juga:
Kemenag dan Disdik Sumedang Masih Tunggu Edaran Pusat Terkait Pembelajaran Ramadhan 1447 H
Namun demikian, ia mengungkapkan adanya persoalan mendasar yang perlu menjadi bahan introspeksi bersama, yakni masih rendahnya kepercayaan sebagian warga NU sendiri terhadap lembaga pendidikan Ma’arif.
“Pertanyaannya besar, kenapa anak-anak pengurus tidak disekolahkan ke Ma’arif? Ini harus kita pecahkan bersama. Ketidakpercayaan itu tidak datang tiba-tiba, tentu ada sebabnya, dan itu harus dijawab oleh kita semua, terutama para guru dan kepala madrasah,” tegasnya.
Dr. Dadan menekankan bahwa kepercayaan masyarakat akan tumbuh apabila lembaga pendidikan dikelola secara profesional sesuai standar.