WAHANANEWS.CO, Sumedang – Sebanyak 37 Pegawai Negeri Sipil (PNS) resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2026.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, di Gedung Negara Sumedang, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga:
Negara Rugi Rp9,17 Miliar, PNS Pemkab Bogor Terseret Korupsi RSUD
Dalam sambutannya, Wakil Bupati M. Fajar Aldila menyampaikan ucapan selamat mewakili Bupati Sumedang kepada seluruh ASN yang telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya.
"Atas nama Bapak Bupati Sumedang dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, saya mengucapkan selamat kepada 37 orang yang hari ini telah diambil sumpah dan janjinya sebagai pejabat fungsional. Semoga Bapak dan Ibu menjalankan amanah ini dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, dan semangat untuk membawa Kabupaten Sumedang semakin maju," ujarnya.
Ia menjelaskan, dari total 37 pejabat fungsional yang dilantik, sebanyak 15 orang berasal dari hasil penyesuaian jabatan, sedangkan 21 orang melalui mekanisme perpindahan jabatan.
Baca Juga:
Negara Bayar Pensiun Terlalu Lama, DPR Dorong Perombakan Sistem ASN
Wabup mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dengan penuh optimisme, tenang, dan siap mengemban amanah yang diberikan.
Menurutnya, kualitas Aparatur Sipil Negara menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa ASN merupakan garda terdepan dalam mewujudkan visi pembangunan Sumedang menuju Indonesia Emas 2045.
"Untuk memajukan suatu daerah dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas serta tata kelola pemerintahan yang adaptif, kreatif, inovatif, dan memiliki integritas tinggi. ASN adalah garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita tersebut," katanya.
Dalam kesempatan itu, Fajar juga mengingatkan pentingnya budaya kerja yang berorientasi pada data.
"Good data, good decision, good result." Menurutnya, data yang baik akan menghasilkan keputusan yang tepat, dan keputusan yang tepat akan melahirkan hasil pembangunan yang optimal.
Ia menilai jabatan fungsional yang baru diisi berada pada sektor-sektor strategis, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pelayanan publik hingga pengadaan barang dan jasa, yang menjadi penentu arah pembangunan Kabupaten Sumedang ke depan.
Selain itu, Wakil Bupati menekankan agar jabatan yang diemban tidak dipandang sebagai seremoni semata, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan.
"Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat dan kepada Allah SWT. Jangan pernah melupakan sumpah jabatan yang telah diucapkan hari ini," tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas. Apabila menemukan pelanggaran atau tindakan yang tidak sesuai aturan, ASN diminta tidak melakukan pembiaran.
"Kalau ada rekan yang melakukan hal-hal negatif, laporkan. Jangan pernah didiamkan karena pembiaran justru akan menjadi masalah yang lebih besar di kemudian hari," ujarnya.
Selain integritas, Fajar mendorong seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi di tengah perubahan regulasi, perkembangan teknologi, serta meningkatnya tuntutan pelayanan masyarakat.
"Jangan pernah berhenti belajar. Menuntut ilmu tidak dibatasi usia. Yang terpenting adalah niat untuk terus meningkatkan kapasitas diri," katanya.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat budaya kerja kolaboratif. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai hanya oleh satu organisasi perangkat daerah, tetapi membutuhkan sinergi seluruh SKPD.
"Jangan mengedepankan ego sektoral. Ketika program bisa dikolaborasikan, hasilnya akan jauh lebih optimal dan manfaatnya lebih besar bagi masyarakat," ungkapnya.
Di bidang pelayanan publik, Wakil Bupati meminta seluruh pejabat fungsional memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Ia kembali mengingatkan tagline pembangunan Kabupaten Sumedang tahun 2026, yakni "Sumedang Kadalek, Karampak, Karasa", yang bermakna setiap program pemerintah harus terlihat, berdampak, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Setiap ikhtiar yang kita lakukan harus terlihat hasilnya, berdampak nyata, dan dirasakan masyarakat. Di situlah peran penting ASN, khususnya pejabat fungsional," katanya.
Di akhir arahannya, Fajar berharap para pejabat fungsional mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung percepatan pembangunan daerah serta memperkuat birokrasi yang efektif dan responsif.
"Tunjukkan bahwa jabatan fungsional mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat birokrasi. Selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini telah dilantik. Semoga semakin bersemangat memberikan pengabdian terbaik bagi Kabupaten Sumedang," pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]