Setelah itu dilanjutkan dengan lomba mental aritmetika yang diikuti siswa-siswi ASMA se-Kabupaten Sumedang.
Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar kemenangan.
Baca Juga:
Prabowo Isyaratkan Penghargaan Bonus Atlet di Asian Games Berpotensi Lebih Besar
"Harapan kami, anak-anak memperoleh pengalaman, meningkatkan rasa percaya diri, dan memiliki keberanian untuk berkompetisi, khususnya di bidang aritmetika. Kemenangan bukanlah tujuan utama, tetapi proses belajar yang mereka jalani," katanya.
Sementara itu, Direktur ASMA Cabang Sumedang, Ike Medyawati Setiarini, mengungkapkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 120 siswa yang berasal dari 12 unit ASMA di Kabupaten Sumedang.
"Hari ini kami melaksanakan Miwisuda dan Olimpiade ASMA Cabang Sumedang yang diikuti oleh 120 siswa dari 12 unit. Untuk miwisuda tahun ini terdapat 23 siswa yang telah lulus hingga Level 7," jelas Ike.
Baca Juga:
Kunjungi KONI Pusat, Erick Thohir Tekankan Pentingnya Kolaborasi Menuju PON hingga Olimpiade
Ia menyebutkan, ke-12 unit ASMA Cabang Sumedang tersebut berada di Tanjungsari (Firazh), As Shofwa, SD IT Khaira Ummah, Cibeureum, Cimalaka, Conggeang, Gasfaro, Pascal, Sawala, Ganeas, Ganesha Pratama, dan Tanjungkerta.
Menurut Ike, ASMA Cabang Sumedang telah berdiri sejak tahun 2000 dan kini memasuki usia 26 tahun dengan jumlah sekitar 300 siswa aktif.
Ia menambahkan, Olimpiade Daerah dan miwisuda merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi atas perkembangan siswa sekaligus motivasi untuk terus berprestasi.