Terkait donasi kemanusiaan untuk Sumatera, Ayi mengungkapkan bahwa pada tahap pertama telah terkumpul Rp328 juta yang telah disalurkan melalui Gubernur. Selain itu, donasi tambahan juga terus bertambah.
“Kemarin sampai malam terkumpul sekitar Rp8 jutaan, ditambah donasi dari penjualan kaos sekitar Rp40 juta. Hari ini tim kami juga bergerak secara mobile melalui QRIS dan kotak amal agar penggalangan bisa lebih optimal dan meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera,” ungkapnya.
Baca Juga:
PMI Kabupaten Sumedang Gelar Musyawarah Kerja 2026, Bahas Evaluasi Program dan Inovasi Rutilahu
Menutup pernyataannya, Ayi berharap di usia ke-25 tahun ini, Baznas semakin dewasa dan matang sebagai lembaga.
“Baznas 25 tahun semakin dewasa. Kedewasaan ini semoga mampu menciptakan lembaga yang sakinah, mawaddah, warahmah, semakin sukses, dan terus memberikan manfaat serta maslahat bagi Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap Baznas di usia perak ini.
Baca Juga:
SMPN 2 Sumedang Gelar Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dalam Balutan Kemis Nyunda
“Semoga di milad ke-25-nya, Baznas semakin maju, semakin berkembang, semakin banyak menghimpun, dan semakin efektif dalam penyaluran. Sehingga betul-betul bisa memberikan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa indikator keberhasilan Baznas bukan hanya pada besarnya penghimpunan dana, tetapi juga pada dampak sosial yang dihasilkan.
“Lebih dari itu, kita ingin mengubah dari mustahik menjadi muzakki. Itulah indikator keberhasilan Baznas,” tutup Bupati.