Bupati juga menekankan bahwa kompetisi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran.
Melalui persaingan yang sehat, siswa dapat mengenali kelebihan dan kekurangan diri, sekaligus belajar dari peserta lainnya.
Baca Juga:
Bupati Dony Ahmad Munir: Tahun Depan Sumedang Miliki Dua SMA Negeri Baru
“Tidak akan ada kemajuan tanpa kompetisi. Dengan mengikuti kegiatan ini, anak-anak akan mengetahui kemampuan diri dan termotivasi untuk terus meningkatkan kualitasnya,” katanya.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh semangat juang, tanpa melupakan nilai sportivitas.
Ia juga menyampaikan harapannya agar para peserta dapat mengharumkan nama Sumedang di tingkat provinsi hingga nasional.
Baca Juga:
Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Hadiri Harlah ke-53 KNPI, Dony Gaungkan Revolusi Kesadaran Pemuda
“Yang paling berharga adalah pengalaman. Dalam setiap pertandingan mungkin ada yang menang dan kalah, tetapi bagi saya, semua adalah pemenang,” pungkasnya.
Ajang OSN, O2SN, FLS3N, dan FTBI ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menggali potensi pelajar serta mencetak generasi muda Sumedang yang unggul, kreatif, dan berprestasi di berbagai bidang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]