Bupati juga menekankan bahwa kompetisi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran.
Melalui persaingan yang sehat, siswa dapat mengenali kelebihan dan kekurangan diri, sekaligus belajar dari peserta lainnya.
Baca Juga:
Bupati Dony Dorong BUMDes Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Melalui BUMDes-Hub, Desa Digital dan Desa Ekspor
“Tidak akan ada kemajuan tanpa kompetisi. Dengan mengikuti kegiatan ini, anak-anak akan mengetahui kemampuan diri dan termotivasi untuk terus meningkatkan kualitasnya,” katanya.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh semangat juang, tanpa melupakan nilai sportivitas.
Ia juga menyampaikan harapannya agar para peserta dapat mengharumkan nama Sumedang di tingkat provinsi hingga nasional.
Baca Juga:
Bupati Dony Lepas 60 Peserta Pelatihan Jepang, Cetak SDM Sumedang Berdaya Saing Global
“Yang paling berharga adalah pengalaman. Dalam setiap pertandingan mungkin ada yang menang dan kalah, tetapi bagi saya, semua adalah pemenang,” pungkasnya.
Ajang OSN, O2SN, FLS3N, dan FTBI ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menggali potensi pelajar serta mencetak generasi muda Sumedang yang unggul, kreatif, dan berprestasi di berbagai bidang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]