Kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antara jemaah, ketua regu (karu), ketua rombongan (karom), serta petugas pendamping seperti TPHI, TBIH, TKHI, PHD, dan PIH, guna menciptakan koordinasi yang solid selama perjalanan ibadah.
Adapun jumlah jemaah haji Kabupaten Sumedang tahun 2026 tercatat sebanyak 95 orang, terdiri dari 93 jemaah reguler dan 2 petugas. Rinciannya, 44 laki-laki dan 49 perempuan, serta 2 petugas PHD.
Baca Juga:
Lewat Praktik Manasik, MyBaitullah Luncurkan Fitur ‘Tawaf Live’ ke Calon Jamaah Haji 2025
Dalam pelaksanaannya, Kabupaten Sumedang akan tergabung dalam satu kloter bersama Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Majalengka.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan manasik haji tersebut.
“Hari ini saya membuka secara resmi Manasik Haji Sumedang. Tahun ini terdapat 95 jemaah yang insyaallah sudah siap, baik secara lahir maupun batin. Manasik ini menjadi pembekalan penting untuk kesiapan fisik, mental, dan keilmuan,” ungkapnya.
Baca Juga:
Wali Kota Subulussalam Motivasi Calon Jamaah Haji Kloter ke-6, Doakan Kota Tercinta Keluar dari Krisis
Bupati juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga kekompakan, saling membantu, dan saling mendukung selama menjalankan ibadah haji.
“Jemaah haji Sumedang harus kompak, saling memperhatikan, dan menjadi teladan di tanah suci. Laksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Bupati turut menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Kabupaten Sumedang menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, religius, dan dijauhkan dari berbagai musibah.