Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menciptakan tata kelola koperasi yang profesional.
"Saya meminjam istilah Majelis Pakar, bangunlah jiwa, bangunlah badan. Jiwa berarti membangun semangat gotong royong, saling membantu, dan kepedulian. Sedangkan badan berarti memperkuat kelembagaan dan tata kelola usaha yang terintegrasi sehingga koperasi menjadi pilar ekonomi sirkular di Kabupaten Sumedang," katanya.
Baca Juga:
Komisi IX DPR Minta Aktor Intelektual Dugaan Fraud BPJS Kesehatan Dibongkar Hingga Tuntas
Aa Kartiwa juga berharap koperasi di Kabupaten Sumedang mampu menjadi percontohan di tingkat nasional.
Ia mengapresiasi para tokoh dan koperasi berprestasi yang menerima penghargaan sebagai bentuk motivasi agar terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Dr. H. Asep Sumaryana, mengucapkan selamat Hari Koperasi ke-79 kepada seluruh insan koperasi.
Baca Juga:
Care Beyond Claim Jadi Langkah Pemkab Sumedang Kurangi Pengangguran dan Ciptakan Wirausaha Baru
Ia berharap momentum ini semakin membangkitkan semangat untuk membangun koperasi yang lebih maju.
"Kami mengucapkan selamat Hari Koperasi. Mudah-mudahan semangat dan spirit membangun koperasi terus tumbuh. DPRD siap mendukung Dekopinda dan seluruh gerakan koperasi agar semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, Ayuh Hidayat, menyebut pelaksanaan Hari Koperasi tahun ini menjadi tantangan untuk menghadirkan kegiatan yang lebih besar pada tahun mendatang.