WAHANANEWS.CO, Sumedang - Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumedang Tahun 2026 resmi digelar selama dua hari.
Bertempat di Graha KH. Ahmad Dahlan Kampus SMK Muhammadiyah 1 Sumedang. Senin (16/02/2026).
Baca Juga:
Tagana Catat, 935 Jiwa Korban Terdampak Banjir di Depok
Kegiatan yang mengusung tema “Dari Darah Pejuang ke Cahaya Kokam, Menjaga Bangsa Mengawal Iman” ini dibuka oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumedang, H. Ahmad Syaripudin.
Turut hadir sebagai narasumber perwakilan dari Kodim, Polres, BPO KOKAM Wilayah Jawa Barat, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Ketua Pemuda Muhammadiyah sekaligus Panglima Daerah KOKAM Sumedang, Dodi Partawijaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Diklatsar KOKAM angkatan kedua yang menjadi bagian dari proses kaderisasi di tubuh Pemuda Muhammadiyah.
Baca Juga:
Pj Wali Kota Mojokerto Ajak Capaska Tanamkan Semangat Merah Putih
“Ini adalah kegiatan Klasar KOKAM atau Pendidikan dan Latihan Dasar KOKAM angkatan kedua. Di Pemuda Muhammadiyah ada beberapa tingkatan kaderisasi. Untuk akademiknya ada Baitul Arqam Dasar (BAD), sedangkan untuk KOKAM adalah kader lapangan yang tergabung dalam tim KOKAM,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Diklatsar dilaksanakan selama dua hari satu malam dengan merekrut peserta dari berbagai unsur, mulai dari kecamatan, organisasi otonom (Ortom), hingga simpatisan Muhammadiyah di Kabupaten Sumedang.
Menurut Dodi, kegiatan ini bersifat rutin dan dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari regenerasi kader.
Hal tersebut sejalan dengan arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah bahwa KOKAM merupakan pengawal dan penjaga aset persyarikatan Muhammadiyah.
“Di Sumedang terdapat puluhan Amal Usaha Muhammadiyah, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga Sekolah Tinggi Muhammadiyah. Selain itu, terdapat pula Pimpinan Cabang dan belasan TK Aisyiyah. KOKAM memiliki tanggung jawab untuk membantu mengamankan dan menjaga aset-aset tersebut,” jelasnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh tanggung jawab. Setelah Diklatsar, peserta akan mengikuti proses pembaretan sebagai simbol resmi menjadi anggota KOKAM.
“Menjadi KOKAM bukan sekadar mengenakan seragam, tetapi kesiapan untuk berkhidmat di Muhammadiyah dan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Dalam Sambitan Wakil Bupati Sumedang disampaikan oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kabupaten Sumedang, H. Ahmad Syaripudin, menegaskan bahwa KOKAM memiliki peran strategis dalam membentuk kader muda yang disiplin, tangguh, berakhlak mulia, serta memiliki semangat pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
“Diklatsar ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi proses pembinaan karakter, penanaman nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, loyalitas, serta semangat tolong-menolong,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, generasi muda tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental, spiritual, dan fisik.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemuda Muhammadiyah atas komitmennya dalam membina kader melalui Diklatsar KOKAM ini. Sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah merupakan kekuatan besar dalam membangun daerah yang aman, harmonis, dan berkemajuan,” katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab, serta menjadikan momentum ini sebagai sarana menempa diri dan memperkuat komitmen pengabdian.
Mengacu pada visi Sumedang SIMPATI menuju Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kabupaten Sumedang, lanjutnya, terus berupaya menyelaraskan program pembangunan dengan penguatan nilai-nilai religius, taat hukum, dan demokratis guna menciptakan generasi emas yang produktif dan unggul.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani persoalan sosial. KOKAM Pemuda Muhammadiyah adalah mitra strategis dalam membina generasi muda agar tumbuh sebagai pribadi yang bertakwa, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader KOKAM yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi pelopor kebaikan dan garda terdepan dalam menjaga persatuan serta membantu masyarakat di berbagai situasi.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]