WAHANANEWS.CO, Sumedang - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumedang menggelar Sosialisasi Sistem Aplikasi Persediaan (Pemutakhiran SICAPER) bagi petugas akuntansi dan pengelola pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Hotel Hanjuang Hegar Sumedang, Rabu (04/02/2026).
Baca Juga:
Anggaran Upah PPPK Paruh Waktu di Sumedang Tembus Rp. 55 Miliar per Tahun
Kepala Bidang Akuntansi BKAD Kabupaten Sumedang, Yoyoh Maryanah, mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk mewujudkan pencatatan persediaan yang lebih tertib dan teratur di seluruh perangkat daerah.
“Sosialisasi Sistem Aplikasi Persediaan atau SICAPER ini bertujuan agar pencatatan persediaan di setiap SKPD menjadi lebih tertib dan teratur, karena di setiap SKPD pasti terdapat persediaan,” ujarnya.
Yoyoh menjelaskan, pengelolaan persediaan sangat penting, terutama pada sektor pelayanan publik seperti rumah sakit yang memiliki persediaan obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya yang harus tercatat dengan baik dalam sistem.
Baca Juga:
Honor PPPK Paruh Waktu di Sumedang Masih Dalam Pembahasan
“Terutama di rumah sakit, ada obat-obatan yang masuk ke dalam persediaan. Hal ini perlu dikelola dan dicatat dengan baik dalam rangka tertib administrasi persediaan,” jelasnya.
Sosialisasi ini diikuti oleh peserta dari seluruh SKPD Kabupaten dan Kecamatan, serta RSUD Umar Wirahadikusumah, yang terdiri dari petugas akuntansi dan pengelola pemanfaatan Barang Milik Daerah.
Ia berharap, setelah mengikuti sosialisasi ini, seluruh peserta dapat menerapkan aplikasi SICAPER secara optimal mulai tahun 2026.