WAHANANEWS.CO, Sumedang - Program kotak kejujuran yang diterapkan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci, Kabupaten Sumedang, menunjukkan hasil positif.
Selama dua bulan terakhir, kotak kejujuran tersebut tidak pernah kosong, meskipun hanya dibuka satu kali dalam sepekan. Jumat, 30/01/2026.
Baca Juga:
GNN Sumedang Lakukan Penanaman 100 Pohon di DAS Cimanuk, Jaga Kelestarian Sungai Cipicung
Kotak kejujuran ini ditempatkan di pintu masuk kawasan Tahura Gunung Kunci melalui akses Cafe Kunci.
Tarif masuk yang ditetapkan yakni Rp10.000 untuk pengunjung umum dan Rp5.000 untuk pelajar.
Kepala Bidang Kehutanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang, Amalia Hermayanti, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil karena keterbatasan jumlah petugas di lapangan.
Baca Juga:
Perumda Tirta Medal Serahkan 300 Bibit Pohon untuk Lima Sumber Mata Air di Sumedang
“Sekarang kita membuka pintu masuk sementara dari arah Cafe karena keterbatasan pegawai, sehingga tidak ada petugas yang ditugaskan di sana. Dari situ kita berinisiatif membuat kotak kejujuran dan barcode pembayaran,” ujarnya.
Menurut Amalia, di lokasi tersebut juga dipasang spanduk yang menegaskan bahwa kawasan Tahura Gunung Kunci merupakan area wajib tiket.
Setiap pengunjung cafe yang hendak masuk ke kawasan Gunung Kunci diwajibkan mengisi kotak kejujuran atau melakukan pembayaran melalui barcode yang telah disediakan.