Eka menilai fasilitas di Makodim 0610/Sumedang sangat mendukung pelaksanaan kegiatan, terutama untuk tes lari dan kesamaptaan.
Kegiatan seleksi tersebut dilaksanakan selama dua hari. Pada hari pertama, peserta menjalani tes kesamaptaan dan psikotes.
Baca Juga:
100 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II di BLK Sumedang
Sedangkan pada hari kedua dilaksanakan tes fisik dan tes akademik yang meliputi kemampuan dasar bahasa Jepang serta matematika dasar.
Dari hasil seleksi awal, sebanyak 30 peserta dinyatakan gugur karena beberapa faktor, di antaranya buta warna, memiliki bekas tato, serta kondisi fisik lainnya yang tidak memenuhi persyaratan.
“Yang menentukan kelulusan awal itu pihak LPK sesuai standar yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Baca Juga:
Tekan Pengangguran, Disnakertrans Sumedang Hadirkan 2.750 Lowongan di Job Fair 2026
Empat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang dilibatkan dalam program tersebut yakni LPK Mirai, LPK Matahari Perdana, LPK MGP, dan LPK Fuji.
Peserta yang lolos nantinya akan mendapatkan pelatihan intensif selama empat bulan sebelum difasilitasi untuk bekerja di Jepang.
Eka berharap program tersebut terus mendapat dukungan pemerintah karena dinilai mampu membantu mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.