WAHANANEWS.CO, Sumedang - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, resmi menjadi kader Partai Gerindra.
Ia menerima langsung kartu tanda anggota dari Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Sugiono, dalam acara Gelar Ekosistem Budaya Kasumedangan “Ngajajap Rasa, Panghiap Ratu” yang digelar di halaman MPP Sumedang, Jumat malam (13/02/2026).
Baca Juga:
Bupati Sumedang Hadiri Peringatan Hari Pers Nasional 2026, Tekankan Peran Pers sebagai Pilar Demokrasi
Momentum tersebut disaksikan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Dedi Mulyadi dan Anggota Dewan Pembina Pusat Gerindra Maruarar Sirait.
Dony: Keputusan yang Dipertimbangkan Matang
Dalam sambutannya, Dony Ahmad Munir menyebut malam itu sebagai momen istimewa dalam perjalanan pengabdiannya.
Baca Juga:
IGRA Kabupaten Sumedang Gelar Musda VI, Evaluasi Program dan Pilih Kepengurusan Baru
Ia mengaku telah mempertimbangkan langkah tersebut secara matang dan penuh tanggung jawab.
“Saya telah mengambil langkah yang dipertimbangkan secara matang, dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab,” ujarnya.
Dony mengungkapkan sedikitnya empat pertimbangan utama yang melandasi keputusannya bergabung dengan Gerindra.
Pertama, ia melihat sosok Presiden RI sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai pemimpin visioner, progresif, dan memiliki komitmen kuat dalam membangun bangsa.
“Kedua, saya menilai Partai Gerindra memiliki komitmen kuat terhadap nasionalisme, kemandirian bangsa, ketahanan nasional, serta ekonomi kerakyatan. Program-program strategisnya konkret, mulai dari pembangunan desa, perluasan kesempatan kerja, ketahanan pangan, hingga program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, dan pembangunan rumah untuk rakyat,” paparnya.
Ketiga, Dony mengaku intens berdiskusi lebih dari satu tahun dengan sejumlah tokoh Gerindra terkait arah pembangunan bangsa dan daerah, yang kemudian menginspirasi keputusannya.
Keempat, ia menegaskan langkah ini merupakan ikhtiar memperluas ruang pengabdian demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumedang.
“Dengan jalan baru ini, saya yakin akan lebih banyak berkolaborasi dan bersinergi demi kemajuan Kabupaten Sumedang yang kita cintai,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Dony secara resmi mendeklarasikan diri bergabung dengan Gerindra.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya, Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang, menyatakan bergabung dengan Partai Gerindra,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk bersama-sama memenangkan Gerindra di Sumedang serta mendukung kembali Prabowo Subianto pada kontestasi nasional mendatang.
Dedi Mulyadi: Jangan Campur Urusan Partai dan Negara
Sementara itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa keputusan Dony telah melalui proses panjang dan pertimbangan serius.
“Berbulan-bulan, bertahun-tahun dipertimbangkan. Akhirnya Pak Dony menyatakan mengikuti jejak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar urusan kepartaian tidak bersentuhan dengan penggunaan anggaran negara.
“Tidak boleh ada satu rupiah pun uang negara digunakan untuk kepartaian. Urusan partai harus dipisahkan dari urusan pemerintahan,” tegasnya.
Dedi berharap kehadiran Dony semakin memperkuat soliditas Gerindra di Sumedang dengan tetap menjaga integritas dan keberpihakan kepada rakyat.
Maruarar: Kunjungan Perdana Sekjen ke Daerah
Maruarar Sirait menyebut kehadiran Sugiono di Sumedang sebagai kunjungan perdana ke kabupaten sejak menjabat Sekjen DPP Gerindra.
“Kalau acara ini tidak penting, tidak mungkin Sekjen datang ke Sumedang. Artinya ini momentum besar bagi konsolidasi partai,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kekompakan dalam menghadapi target politik ke depan, baik di level legislatif maupun pemilihan presiden mendatang.
“Kita harus kompak, solid, dan bergerak bersama untuk memenangkan Partai Gerindra dan Presiden Prabowo,” ujarnya.
Sugiono: Kader Gerindra Harus Kompak dan Satu Komando
Dalam arahannya, Sugiono menyampaikan rasa bahagia dapat hadir langsung dalam momentum tersebut.
Ia mengapresiasi nilai budaya yang ditampilkan dalam gelaran budaya malam itu, khususnya tentang keselarasan manusia, alam, dan nilai-nilai keagamaan.
Sugiono menegaskan filosofi kaderisasi di Gerindra yang menekankan disiplin, kekompakan, dan kesatuan langkah di bawah kepemimpinan partai.
“Di Gerindra, kita bergerak bersama, melangkah bersama, menuju tujuan yang sama. Tidak bisa satu ke kiri, satu ke kanan. Semua harus satu komando,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kader Gerindra adalah pejuang yang terjun ke dunia politik untuk membela rakyat kecil, kaum lemah, dan masyarakat yang membutuhkan keberpihakan.
Menurutnya, rekam jejak Dony dalam menjaga lingkungan, budaya, dan masyarakat Sumedang menjadi alasan kuat partai menerima dirinya sebagai kader.
“Bergabungnya Pak Dony adalah penguatan bagi Partai Gerindra. Semoga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumedang semakin meningkat,” pungkas Sugiono.
Dengan bergabungnya Dony Ahmad Munir, Gerindra menambah kekuatan politiknya di Kabupaten Sumedang, sekaligus menandai babak baru peta politik daerah menjelang agenda-agenda politik nasional mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]