Dalam keterangannya, Kepala PPSDM Kementerian HAM, Aditya Sarsito S., menegaskan bahwa meskipun gedung belum diresmikan, kegiatan pelatihan tetap berjalan normal.
“Ya, kantor ini sebenarnya belum diresmikan, tetapi tetap kami laksanakan pelatihan HAM untuk sekitar 500 guru ini karena hakikatnya gedung ini bukan hanya milik kementerian, melainkan milik masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga:
Kasus Penyekapan Perempuan 3 Tahun Jadi “Kejahatan Kemanusiaan”, KemenHAM Jabar Soroti Penanganan dan Pembiayaan Korban
Ia menambahkan bahwa PPSDM di Sumedang diharapkan menjadi pusat pengembangan kompetensi yang inklusif dan dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PPSDM Kementerian HAM Sumedang mulai menegaskan perannya sebagai pusat pelatihan yang terbuka dan kolaboratif, meskipun secara administratif gedung tersebut belum diresmikan secara seremonial.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]