Asep menambahkan, Kejaksaan Negeri Sumedang dijadwalkan turut memberikan materi kepada para peserta.
Pembekalan tersebut akan berkaitan dengan kepemudaan, pemahaman hukum, persoalan pidana, serta pencegahan korupsi.
Baca Juga:
Wakil Bupati Sumedang Tutup SPARTAN 3x3 Spendasu Championship 2026, Motivasi Generasi Muda Raih Prestasi Lewat Olahraga
“Insya Allah besok sudah ada konfirmasi langsung, Pak Kajari juga akan memberikan materi yang berkaitan dengan bagaimana pemuda itu harus tampil dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan masalah pidana, hukum dan korupsi,” ujarnya.
Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang juga dijadwalkan hadir sebagai narasumber dalam rangkaian pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut.
Asep berharap proses pemusatan dapat melahirkan anggota Paskibraka yang memiliki kemampuan teknis, karakter kuat, nasionalisme tinggi, serta pemahaman terhadap ideologi Pancasila.
Baca Juga:
Peringati HUT ke-64 PWRI, Pensiunan Didorong Terus Berkarya untuk Pembangunan
“Pada pemusatan ini kami mengharapkan Paskibra menjadi generasi muda yang nantinya menjadi role model, punya nasionalisme yang tinggi, ideologi Pancasila tertanam dalam jiwa-jiwa mereka,” katanya.
Menurutnya, peran Paskibraka tidak berhenti setelah mereka menunaikan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus mendatang.
Para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjadi duta-duta Pancasila yang ikut membantu Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mengajak generasi muda untuk menjaga persatuan dan kesatuan.