WAHANANEWS.CO, Sumedang - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang bersama BPJS Ketenagakerjaan Sumedang menggelar kegiatan Sosialisasi Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan serta Evaluasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2026 yang diikuti oleh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan mulai dari jenjang RA, MI, MTs hingga MA se-Kabupaten Sumedang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sarana Penunjang Pendidikan Kemenag Sumedang, Senin (22/6/2026).
Baca Juga:
Sidang MK Panas, MBG Dikritik Ganggu Belajar hingga Picu Sampah Plastik di Sekolah
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, H. Hamzah Rukmana, mengatakan pihaknya menyambut baik inisiatif BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan edukasi kepada para tenaga pendidik mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Hari ini kami menerima tamu dari BPJS Ketenagakerjaan Sumedang yang mengundang seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah, mulai dari RA hingga MA. Tujuannya untuk memberikan pemahaman terkait perlindungan ketenagakerjaan yang merupakan bentuk kehadiran negara bagi para pekerja," ujar Hamzah usai memberikan sambutan dan pengarahan.
Menurutnya, perlindungan ketenagakerjaan sangat penting karena setiap pekerja memiliki risiko yang tidak dapat diprediksi saat menjalankan tugasnya, baik risiko kecelakaan kerja, meninggal dunia, maupun kehilangan pekerjaan.
Baca Juga:
Kebersamaan guru TK Pembina Bandar di pagi hari fondasi penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif
"Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi saat seseorang bekerja. Oleh karena itu, kami pada prinsipnya menyambut baik program ini. Untuk hal-hal yang bersifat teknis, kami menyerahkannya kepada BPJS Ketenagakerjaan karena yang disampaikan tentu sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku," katanya.
Selain membahas perlindungan ketenagakerjaan, Hamzah juga menyinggung pelaksanaan PPDB di lingkungan madrasah yang hingga saat ini berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala yang berarti.
Ia menitipkan pesan kepada seluruh kepala madrasah agar terus mengawal implementasi Kurikulum Cinta yang menekankan pentingnya pembentukan akhlak, adab, serta karakter peserta didik.