Kawasan Rebana dinilai memiliki keunggulan untuk mendukung kebutuhan tersebut.
"Rebana sangat cocok untuk pengembangan data center karena membutuhkan ketersediaan air untuk pendingin dan dukungan energi terbarukan. Kita memiliki banyak waduk dan potensi pengembangan panel surya yang mendukung konsep ekonomi hijau atau green economy," jelasnya.
Baca Juga:
Diplomasi Tak Lagi Monopoli Pemerintah Pusat, BKSAP Ajak Daerah Aktif di Kancah Global
Helmy mengungkapkan bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi di kawasan Rebana sudah berada di atas rata-rata nasional maupun Jawa Barat.
Namun, menurutnya potensi tersebut masih dapat ditingkatkan secara signifikan.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari tujuh pemerintah kabupaten dan satu pemerintah kota yang tergabung dalam kawasan Rebana, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Subang, Indramayu, Kuningan, Cirebon, Kabupaten Cirebon, serta Kota Cirebon.
Baca Juga:
Andhika Tekankan Pentingnya Standardisasi Nasional untuk Dongkrak Daya Saing Produk Indonesia
"Rebana bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Jika investasi terus masuk, maka penyerapan tenaga kerja akan meningkat dan pelaku UMKM juga akan ikut tumbuh karena industri membutuhkan dukungan dari sektor usaha kecil dan menengah," ujarnya.
Helmy memastikan bahwa saat ini minat investasi ke Kawasan Rebana terus meningkat dan berbagai peluang investasi baru terus bermunculan.
Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara Forum Ekonomi Regional Jawa Barat yang telah menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan akademisi, dunia usaha, dan praktisi ekonomi.