"Forum seperti ini sangat penting karena melahirkan berbagai gagasan, konsep, dan rekomendasi yang dapat menjadi bahan dalam pengembangan ekonomi kawasan regional, khususnya di wilayah yang masuk dalam Kawasan Rebana," kata Dony.
Menurutnya, Kabupaten Sumedang memiliki tiga kecamatan yang termasuk dalam kawasan pengembangan Rebana dan memiliki potensi besar untuk menarik investasi.
Baca Juga:
Diplomasi Tak Lagi Monopoli Pemerintah Pusat, BKSAP Ajak Daerah Aktif di Kancah Global
Dony menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan perizinan yang cepat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Kami terus melakukan berbagai langkah untuk menarik investor, mulai dari mempermudah perizinan melalui Mal Pelayanan Publik, menyiapkan tenaga kerja yang kompeten melalui pelatihan kerja, hingga memberikan berbagai kemudahan sesuai regulasi yang berlaku," ujarnya.
Selain itu, Pemkab Sumedang juga berkomitmen menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah agar investor merasa nyaman untuk menanamkan modalnya.
Baca Juga:
Andhika Tekankan Pentingnya Standardisasi Nasional untuk Dongkrak Daya Saing Produk Indonesia
"Ketika investasi masuk, akan tercipta lapangan kerja baru, pendapatan masyarakat meningkat, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Karena itu, seluruh stakeholder harus bersama-sama mendukung masuknya investasi ke Kabupaten Sumedang," tuturnya.
Forum Ekonomi Regional Jawa Barat tersebut menjadi wadah diskusi strategis untuk membahas peluang pengembangan ekonomi kawasan Rebana sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]