WAHANANEWS.CO, Sumedang - Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Sumedang menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-VI yang berlangsung di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Sumedang, H. Saepul Amin, mewakili Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir.
Baca Juga:
ICMI ORDA Sumedang Gelar Musda dan FGD: Dorong Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Mandiri
Musda ini turut dihadiri Ketua Pokjawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sumedang H. Adang, Perwakilan PW IGRA Provinsi Jawa Barat H. Jaenal, serta Staf Pelaksana Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Sumedang, Astadi.
Ketua Panitia Musda VI IGRA Kabupaten Sumedang, Kartini, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musda merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat daerah yang diselenggarakan sebagai sarana evaluasi program kerja, penyusunan kebijakan organisasi, serta pemilihan kepengurusan IGRA periode selanjutnya.
“Musda ini juga menjadi bentuk pertanggungjawaban panitia atas pelaksanaan Musda IGRA tahun 2026 kepada seluruh anggota dan pihak terkait,” ujarnya.
Baca Juga:
Meriahkan Milad ke-23, IGRA Kabupaten Sumedang Gelar Beragam Lomba dan Kegiatan Sosial
Kartini menjelaskan, pelaksanaan Musda didasarkan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IGRA, program kerja pengurus IGRA daerah, serta keputusan pengurus daerah tentang pelaksanaan Musda IGRA tahun 2026.
Adapun tujuan kegiatan ini antara lain mengevaluasi pelaksanaan program kerja kepengurusan sebelumnya, menyusun program kerja periode berikutnya, memilih dan menetapkan pengurus IGRA daerah, serta mempererat silaturahmi dan meningkatkan solidaritas antaranggota.
Peserta Musda terdiri dari Pengurus IGRA Daerah, perwakilan IGRA Kecamatan, serta undangan dan tamu kehormatan.
Ketua PD IGRA Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Nanin Apriani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa periode kepengurusan 2021–2026 penuh dengan dinamika dan perjuangan yang dilalui bersama melalui kebersamaan, kolaborasi, dan persatuan seluruh jajaran IGRA.
“IGRA bukan milik pribadi, tetapi milik bersama. Tanpa dukungan dan perjuangan semua pihak, organisasi ini tidak akan berjalan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme guru RA, khususnya dalam menghadapi perubahan kurikulum dan tantangan pembelajaran anak usia dini.
Dr. Nanin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama dan jajaran pengawas atas pembinaan dan pendampingan yang selama ini diberikan kepada IGRA Kabupaten Sumedang.
Perwakilan PW IGRA Provinsi Jawa Barat, H. Jaenal, mengapresiasi terselenggaranya Musda di fasilitas pemerintahan.
Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Sumedang terhadap eksistensi dan penguatan IGRA.
“Musda ini bukan sekadar laporan pertanggungjawaban, tetapi juga momentum penting untuk menentukan kepemimpinan organisasi ke depan demi keberlangsungan dan kemajuan IGRA,” ujarnya.
Ketua Pokjawas Madrasah Kemenag Kabupaten Sumedang, H. Adang, turut memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus IGRA di bawah kepemimpinan Dr. Hj. Nanin Apriani yang telah membawa IGRA Kabupaten Sumedang tetap eksis di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Ia berpesan agar kepengurusan yang terpilih ke depan memiliki pola pikir yang berkembang, keterampilan yang mumpuni, serta mampu mengelola organisasi secara adaptif dan inovatif.
Musda VI IGRA Kabupaten Sumedang diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan Raudhatul Athfal serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Sumedang, H. Saepul Amin, menyampaikan bahwa IGRA merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Sumedang Simpati menuju Indonesia Emas 2045.
Guru RA memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini, baik dari aspek keimanan, akhlak, kecerdasan intelektual, maupun sosial.
“Pendidikan usia dini adalah fondasi utama pembangunan manusia. Guru RA bukan hanya pendidik, tetapi juga agen perubahan sosial dan penjaga moral bangsa,” ungkapnya.
Ia berharap Musda ini dapat menghasilkan keputusan yang amanah, visioner, serta mampu membawa IGRA Kabupaten Sumedang semakin solid, profesional, dan berdaya saing.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]