WAHANANEWS.CO, Sumedang - Usaha rumahan camilan tradisional milik Ibu Kesih di Dusun Citunggul, Desa Mekarmukti, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, terus bertahan dan berkembang sejak mulai dirintis pada tahun 2020.
Berlokasi di Dusun Citunggul RT 15 RW 04 Desa Mekarmukti, usaha yang dikenal dengan nama “Opak Gurih Ibu Kesih” ini memproduksi berbagai jenis makanan ringan khas tradisional.
Baca Juga:
Jelang Mudik Idulfitri 1447 H, PLN Ingatkan Pentingnya Cek Listrik Sebelum Tinggalkan Rumah
Saat ditemui di kediamannya, Selasa (17/03/2026), Kesih menuturkan bahwa sejak lima tahun terakhir dirinya memproduksi beberapa jenis camilan, seperti opak, rengginang, lenring, cingu, kicimpring, keripik singkong, hingga keripik pisang.
“Produknya ada opak, rengginang, lenring, keripik singkong, keripik pisang, tongreng dan lainnya,” ujar Kesih.
Untuk pemasaran, produk camilan tersebut sebagian dipasarkan ke wilayah Kecamatan Rancakalong, terutama pada hari-hari tertentu seperti hari pasar. Selain itu, banyak juga pesanan yang datang langsung dari masyarakat sekitar.
Baca Juga:
Kebakaran di Kedeberek Dairi, Empat Rumah Hangus, Satu Rusak
“Kalau pemasaran ada yang ke Rancakalong kalau hari pasar, ada juga yang beli langsung ke sini. Biasanya tergantung pesanan, misalnya pesan opak atau lenring,” katanya.
Kesih menjelaskan, harga produk yang dijual cukup terjangkau. Untuk kemasan kecil dijual mulai dari Rp. 10 ribu hingga Rp. 20 ribu per bungkus.
Sementara untuk opak dalam jumlah lebih besar, harga mentah dijual sekitar Rp. 50 ribu, sedangkan yang sudah matang bisa mencapai Rp. 60 ribu.