WAHANANEWS.CO, Sumedang - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir secara resmi membuka kegiatan Vidya Caryena III Tahun 2026 yang mengusung tema “Sekolah Ramah Lingkungan untuk Sumedang Simpati Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Tampomas PPS Kabupaten Sumedang, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga:
Bupati Sumedang Dorong Percepatan Penurunan Kematian Ibu dan Balita
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 20 insan pendidikan di Kabupaten Sumedang menerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam memajukan dunia pendidikan.
Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pendidikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku pendidikan berprestasi dari berbagai kategori.
Para penerima penghargaan berasal dari kalangan guru, kepala sekolah, pengawas, satuan pendidikan, tenaga kependidikan, hingga peserta didik berprestasi.
Baca Juga:
Hari Jadi Sumedang ke-448, Bupati hingga Sekda Pimpin Ziarah Makam Leluhur
Sejumlah nama yang menerima penghargaan di antaranya Cuniarti, Rina Herlina, Hj. Dian Nurmayanti, Egi Agustian, Nanang Suryana, Ipan Hidayatuloh, Aat Nurhayati, Ahmad Fikri Mazdan, Khodijah Mustaqimah, Wawat Karwati, dan Nina Nurbaeni.
Pada kategori satuan pendidikan, penghargaan diberikan kepada PKBM Insan Desa, SDN Malaka, dan SMPN 2 Tanjungsari.
Sementara itu, kategori peserta didik berprestasi diraih oleh Habil Wijaya Setiadi, serta siswa SMP Gilang Kencana Tirta, Richie Melvino Kosasih, dan Leonardo Cornelius Wiyanto.
Adapun pada kategori pegawai, penghargaan dedikatif dan inspiratif diberikan kepada Dayat Hidayatullah, Maman, dan Rida Fatimah Zakiyatul Huda.
Sementara penghargaan tokoh inspiratif diberikan kepada Dian Sukmara.
Dalam sambutannya, Bupati Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa Vidya Caryena bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan atas kontribusi nyata insan pendidikan dalam membangun masa depan bangsa.
“Kita sedang membangun karakter sekaligus membangun masa depan. Apa yang Bapak/Ibu lakukan hari ini adalah bagian dari sejarah, bentuk dedikasi yang patut dibanggakan melalui karya dan kontribusi nyata,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar capaian para penerima penghargaan dapat menjadi inspirasi bagi tenaga pendidik lainnya.
“Sekolah dan insan pendidikan harus menjadi resonansi yang menggetarkan, menginspirasi, dan menularkan semangat positif kepada yang lainnya,” tambahnya.
Menurutnya, keberadaan 7.319 guru ASN di Kabupaten Sumedang merupakan kekuatan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia pun mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas diri.
“Ilmu bukan hanya untuk dipelajari, tetapi harus diamalkan. Teruslah menjadi inspirasi dan jangan pernah berhenti belajar,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan Vidya Caryena III melibatkan berbagai unsur pendidikan serta menghadirkan narasumber inspiratif.
“Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga pendidik di Sumedang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan adanya penguatan kapasitas serta praktik baik yang bisa langsung diterapkan di lingkungan pendidikan,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]