WAHANANEWS.CO, Sumedang - Seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 memasuki tahap akhir yang digelar di Sacipa Sumedang, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang itu diikuti oleh ASN dari berbagai perangkat daerah. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian seleksi dan menunggu pelaksanaan tahap kedua pada sesi siang hari.
Baca Juga:
Pemkot Kendari Nonaktifkan Dua Lurah Terkait Dugaan Pesta Miras
Kepala BKPSDM Kabupaten Sumedang, Ate Hadan Adi Gunawan, mengatakan bahwa seleksi ASN Berprestasi Tahun 2026 telah melalui beberapa tahapan dan kini memasuki tahap keempat atau tahap terakhir.
"Hari ini merupakan tahapan terakhir dari Seleksi ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026. Sebelumnya telah dilaksanakan beberapa tahapan seleksi, mulai dari tes kompetensi dasar, tes esai dan video, hingga saat ini memasuki tahap akhir berupa wawancara, presentasi, dan adu gagasan," ujar Ate.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang untuk menggali potensi terbaik yang dimiliki para ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Baca Juga:
Pemkab Aceh Barat Upayakan Perpanjangan Masa Kerja 220 P3K hingga 2027
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menggali potensi-potensi ASN di Kabupaten Sumedang, tidak hanya PNS tetapi juga PPPK. Kami berharap dapat memunculkan kader-kader pembangunan daerah yang mampu memberikan motivasi dan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Sumedang," katanya.
Ate menjelaskan, proses penilaian dilakukan secara objektif oleh dewan juri yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari unsur pemerintahan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah, kalangan akademisi, hingga para profesional yang memiliki kompetensi di bidangnya.
"Para peserta dinilai oleh tim juri yang terdiri dari unsur pemerintahan, akademisi, dan profesional. Mereka akan menilai kemampuan, inovasi, gagasan, serta kontribusi para ASN yang memiliki potensi terbaik," jelasnya.