WAHANANEWS.CO, Sumedang - Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang dirangkaikan dengan Pelantikan Kepala Madrasah, bertempat di Aula Pusat Pemerintahan Sumedang, Minggu (01/02/2026).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara, yang hadir mewakili Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir.
Baca Juga:
Sumedang Walker Meriahkan HUT ke-22 SMANTISU, Dibuka Langsung Bupati Sumedang
Pelantikan Kepala Madrasah
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pelantikan kepala madrasah di lingkungan LP Ma’arif NU Kabupaten Sumedang oleh Ketua PCNU Kabupaten Sumedang KH. Idad Isti’dat.
Adapun kepala madrasah yang dilantik, yaitu:
1. Taufiq Budi Prasetyo, S.Pd. – MA Ma’arif Tanjungsari
Baca Juga:
Wabup Sumedang Temukan Fasilitas Sekolah Rusak Parah di SMPN 2 Situraja
2. Iin Fauziah, S.Pd.I – MTs Riyaadul Falaah
3. Lomrah Holisoh, M.Pd. – RA Rahayu
4. Sawabi Ihsan Ibnu Fadli, S.Pd.I – RA Al Badruniyah
5. Boy Davied Dianal Faza, S.Pd.I – MI Nagrak
6. Oting Zakiah, S.Pd.I – RA Al Mubarokah
Penguatan Tata Kelola dan Profesionalisme
Ketua Panitia H. Budiman dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja LP Ma’arif NU Kabupaten Sumedang dalam rangka penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan profesionalisme kepala sekolah dan guru, serta penguatan nilai-nilai ke-Ma’arifan dan ke-NU-an.
“Tujuan kegiatan ini antara lain melaksanakan pelantikan kepala sekolah sebagai bentuk pengesahan dan peneguhan amanah kepemimpinan, memberikan pembinaan kepada guru dan kepala sekolah terkait peran dan tanggung jawab dalam dunia pendidikan, serta meningkatkan kualitas SDM pendidik yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 350 guru dan tenaga kependidikan dari seluruh satuan pendidikan LP Ma’arif NU Kabupaten Sumedang. Peserta yang hadir juga mendapatkan sertifikat pembinaan sebanyak 20 JP.
Guru Ma’arif Penjaga Akhlak dan Investasi Peradaban
Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Sumedang H. Nuroni Octora dalam sambutannya menegaskan bahwa menjadi guru Ma’arif bukan semata-mata profesi, melainkan panggilan hati dan jiwa.
“Bapak Ibu adalah penjaga benteng akhlak di tengah gempuran informasi. Guru Ma’arif juga merupakan penerus perjuangan para ulama serta investasi peradaban bagi masa depan Sumedang,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa di era kecerdasan buatan (AI), peran guru tetap tidak tergantikan, terutama dalam memberikan kasih sayang, keteladanan, dan penguatan nilai sosial serta silaturahmi.
“AI bisa menjawab pertanyaan apa pun, tapi tidak bisa menggantikan cinta, adab, dan keteladanan dalam pendidikan,” tambahnya.
Ma’arif Memiliki Potensi Besar
Sementara itu, Asda Pemkesra Dr. Dian Sukmara menyampaikan apresiasi terhadap peran LP Ma’arif NU dalam dunia pendidikan. Menurutnya, Ma’arif memiliki potensi besar karena berakar kuat di tengah masyarakat.
“Jika LP Ma’arif mampu mensinergikan kultur masyarakat dengan profesionalisme guru yang berintegritas, maka Ma’arif akan menjadi lembaga pendidikan yang istimewa di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa LP Ma’arif memiliki karakter yang khas dan berbeda, serta siap untuk terus bergerak maju dan berkembang.
Pembinaan pendidik kali ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Suherman, Guru Besar Bimbingan dan Konseling Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, dengan mengusung tema “Mendidik Dengan Cinta: Menjadi Guru Yang Tak Hanya Mengajar Isi Buku, Tapi Mengukir Karakter di Dalam Kalbu.”
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Barat Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, serta Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sumedang Dr. Dadan Rahadian.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]